cover
Contact Name
Wayan Ordiyasa
Contact Email
wayanordi@gmail.com
Phone
+628122721205
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Respati
ISSN : 19072430     EISSN : 25803891     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi RESPATI ialah Jurnal Nasional bidang Informatika, Telekomunikasi, dan Elektronik. Jurnal terbitan berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta. Tujuan diterbitkannya Jurnal RESPATI adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian-penelitian di Indonesia serta ikut mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti dalam bidang komputer dan informatika.
Articles 283 Documents
Analisis dan Perancangan Keamanan Data Teks Menggunakan Algoritma Kriptografi DES (Data Encryption Standard) Buulolo, Novelius; Sindar, Anita
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.373

Abstract

INTISARIDalam mengirim pesan ataupun pertukaran informasi menggunakan koneksi internet melalui alat komunikasi, data tersebut bisa dibaca oleh orang lain. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan keamanan komputer untuk menjaga data dari pihak yang tidak berwenang. Permasalahan yang muncul adanya data atau dokumen yang tidak aman pada software, keamanan data pada software maka perlu diterapkan algoritma kriptografi DES dalam merancang aplikasi untuk menjaga kerahasiaan data. Data dienkrip dalam blok-blok 64 bit menggunakan kunci 56 bit. DES mentransformasikan input 64 bit dalam beberapa tahap enkripsi ke dalam output 64 bit, dengan tahapan dan kunci yang sama. . Kata kunci— Keamanan Data, Algortima DES, Cipherteks, Plainteks ABSTRACTIn sending messages or exchanging information using an internet connection via communication tools, the data can be read by other people. To solve this problem, computer security is needed to protect data from unauthorized parties. Problems that arise are data or documents that are not secure in the software, data security in the software, it is necessary to apply the DES cryptographic algorithm in designing applications to maintain data confidentiality. Data is encrypted in 64-bit blocks using a 56-bit key. DES transforms 64-bit input in several encryption steps into 64-bit output with the same stages and keys.  Keywords— Data Security, DES Algorithm, Ciphertext, Plaintext
Sistem Pendeteksi Dini Kerusakan Jaringan listrik Berbasis Internet Of Think dengan Data Logger Andika Agus Slameto, Qory Aprilistania Putri,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i2.395

Abstract

INTISARI Dalam penelitian ini menjelaskan sistem yang digunakan untuk mendeteksi kerusakan jaringan listrik sejak dini. Sistem ini dibuat untuk mengatasi masalah dimana tidak ada notifikasi ke penyedia layanan listrik, dalam hal ini PLN, terkait kerusakan jaringan listrik yang mengalami kerusakan. Notifikasi ke petugas PLN merupakan hal yang sangat penting terkait dengan waktu respon petugas dalam menangani permasalahan kerusakan jaringan listrik. Semakin cepat petugas mendapatkan informasi terkait kerusakan jaringan listrik, maka semakin cepat pula penanganan terhadap kerusakan tersebut. Sistem yang dibuat ini akan memonitor hal-hal yang terkait dengan jaringan listrik seperti tegangan dan arus listrik, serta kondisi cuaca disekitar lokasi kejadian kerusakan. Dan juga sistem ini akan memberikan peringatan kepada petugas jika terjadi kerusakan sehingga petugas akan mengetahuinya secara rela time. Secara umum sistem ini terdiri dari sensor cuaca untuk mengetahui kondisi terakhir alat, sensor tegangan, modul relay, dan data logger yang digabungkan dengan ntp client untuk mencatat data tegangan dan cuaca media penyimpanan dengan SD card serta memberikan report untuk penunjang informasi petugas jaringan lisrik. Dari sensor yang terpasang akan digunakan sebagai pendeteksian dini yang dijadikan data input untuk diolah mikrokontroller.Kata kunci— IoT, Sensor, Mikrokontroler, Data Logger, Relay, Jaringan Listrik. ABSTRACTThis study describes a system used to detect damage to the power grid early on. This system is designed to solve a problem where there is no notification to the electricity service provider, in this case PLN, regarding the damage to the electricity network. Notification to PLN officers is very important related to the response time of officers in dealing with problems with damage to the electricity network. The sooner the officers get information related to the damage to the electricity network, the faster the damage will be handled. This system will monitor matters related to the electricity network such as voltage and electric current, as well as weather conditions around the location of the damage. And also this system will give a warning to officers if there is damage so that officers will know about it voluntarily. In general, this system consists of a weather sensor to find out the latest condition of the device, a voltage sensor, a relay module, and a data logger that is combined with the NPT client to record the voltage and weather data of storage media with an SD card and to provide reports to support information on electricity network officers. From the installed sensor will be used as early detection which is used as input data to be processed by the microcontroller.Kata kunci—  IoT, Sensors, Microcontrollers, Data Loggers, Relays, Electrical Networks. 
Analisis Perbandingan Quality Of Service (Qos) Pada Performa Bandwidth Jaringan Dengan Metode Hierarchical Token Bucket (Htb) Dan Per Connection Queque (Pcq). Tambunan, Adytia A.; Lukman, Lukman
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.362

Abstract

INTISARIQuality of Service (QoS) adalah cara cerdas untuk mengalokasikan bandwidth yang tersedia. Penggunaan manajemen bandwidth sebagai parameter Quality of Service tidak hanya membatasi tetapi menjaga kualitas bandwidth, sehingga semua pengguna yang terhubung dalam satu jaringan mendapatkan kualitas internet yang merata dan stabil. Ada beberapa cara untuk mengaplikasikan bandwidth managemen untuk meningkatkan Quality of Service, salah satunya yakni menggunakan mikrotik.Ada banyak metode manajemen   bandwidth yang dapat digunakan atau diterapkan pada jaringan yang menggunakan router mikrotik. Adapun yang paling sering digunakan dalam jaringan berskala menengah atau pun besar seperti metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan Per Connection Queue (PCQ).Penelitian ini akan melakukan analisis variabel Quality of Service (QoS) terhadap performa bandwidth dengan membandingkan dua metode antrian yaitu metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan metode Per Connection Queue (PCQ).  Penelitian dilakukan untuk mengetahui metode manakah lebih baik untuk di implementasikan oleh administrator jaringan agar efesien dan tepat untuk digunakan.Kata kunci: Manajemen Bandwidth, QOS, PCQ, HTB, Mikrotik. ABSTRACTQuality of Service (QoS) is a smart way to allocate available bandwidth. The use of bandwidth management as a Quality of Service parameter not only limits but maintains bandwidth quality, so that all users connected in one network get an even and stable internet quality. There are several ways to apply bandwidth management to improve Quality of Service, one of which is using a proxy.There are many bandwidth management methods that can be used or applied to networks that use a proxy router. As for what is most often used in medium or large scale networks such as the Hierarchical Token Bucket (HTB) and Per Connection Queue (PCQ) methods.This study will analyze the Quality of Service (QoS) variable on bandwidth performance by comparing two queuing methods, namely the Hierarchical Token Bucket (HTB) method and the Per Connection Queue (PCQ) method. The study was conducted to determine which method is better for network administrators to implement in order to be efficient and appropriate to use.Keywords: Bandwidth Management, QOS, PCQ, HTB, Mikrotik.
Klasifikasi Penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Menggunakan Metode Naive Bayes Alfiah, Nurul
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i1.386

Abstract

INTISARIPKH (Program Keluarga Harapan) merupakan sebuah program bantuan sosial bersyarat yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Dalam implementasinya di wilayah kecamatan Cimanggu masih belum optimal dikarenakan PKH ini banyak yang belum tepat sasaran dalam menentukan siapa penerima PKH yang berhak untuk mendapatkannya. Konsep Data Minning akan mempermudah dalam mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan Algoritma Naive Bayes Classification dan metode CRISP-DM (Croos Industry Standard Process for Data Minning) penelitian ini diharapkan dapat membantu pemerintah khususnya Dinas Sosial Kabupaten Cilacap dalam menentukan siapa penerima PKH yang berhak untuk mendapatkannya. Kata Kunci – Data Minning, Program Keluarga Harapan (PKH), Naive Bayes, CRISP-DM ABSTRACTPKH (Program Keluarga Harapan) is a conditional social assistance program issued by the government in an effort to alleviate poverty. In its implementation in the Cimanggu subdistrict, it is still not optimal because many PKH have not been on target in determining who PKH recipients are entitled to get it. The concept of Data Minning will make it easier to solve this problem. By using the Naive Bayes Classification Algorithm and the CRISP-DM (Croos Industry Standard Process for Data Minning) method, this research is expected to help the government, especially the Cilacap Regency Social Service, in determining who PKH recipients are entitled to get it. Keywords – Data Minning, Program Keluarga Harapan (PKH), Naive Bayes, CRISP-DM
Penerapan Data Mining untuk Memprediksi Minat Nasabah Terhadap Produk Asuransi Meninggal Dunia dengan Metode Naïve Bayes (Studi Kasus : PT. BNI Life Insurance) Muhammad Syafrullah, Ari Hidayatullah, Ena Mudiawati,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i2.406

Abstract

INTISASIPendapatan untuk perusahaan asuransi ditentukan oleh jumlah premi yang dibayar oleh nasabah. faktor penting nasabah berupa premi, premi ditentukan dalam persentase atau tarif tertentu. Pada perusahaan asuransi pasti memiliki jumlah data, dan data tersebut sangat penting bagi perusahaan untuk mengetahui kriteria nasabah yang berminat pada asurnsi yang dipasarkan. Dengan adanya informasi dari  data  nasabah  yang  ada,  perusahaan  asuransi  dapat  mengambil  suatu keputusan dalam menerapkan stragi perusahaan diantarnya yaitu menjual produk- produk promo untuk meninggatkan pendapatan perusahaan. Data mining merupakan suatu teknologi yang dapat membantu perusahaan dalam menemukan suatu yang sangat penting dari sekumpulan data. Data mining dapat membentu sautu pola atau membuat suatu sifat perilaku bisnisa yang berguna untuk pengambilan keputusan. Dengan menggunakan metode algoritma Naive Bayes diharapkan bisa membantu perusahaan dalam pengelolaan data nasabah dengan cara mengklasifikasi data nasabah untuk memprediksi minat nasabah dengan tingkat akurasi melebihi 80% dalam memilih produk asuransi meninggal dunia. Kata Kunci: asuransi, baïve bayes, prediksi, data mining.   ABSTRACTIncome for insurance companies is determined by the amount of premium paid by the customer. Important factors for customers in the form of premiums, premiums are determined in certain percentages or rates. The insurance company certainly has the amount of data, and the data is very important for companies to know the criteria of customers who are interested in the insurance marketed. With the information from existing customer data, the insurance company can make a decision in implementing the company's strategy, which is to sell promo products to increase company revenue. Data mining is a technology that can help companies find a very important set of data. Data mining can form a pattern or create a nature of business behavior that is useful for decision making. By using the Naive Bayes algorithm method, it is expected to be able to assist companies in managing customer data by classifying customer data to predict customer interest with an accuracy rate exceeding 80% in choosing a death insurance product. Keywords: insurance, baïve bayes, predictions, data mining..
Penerapan Sistem Pengarsipan Digital Sebagai Pendukung Pengelolaan Arsip Digital Pada Program Studi (Studi Kasus: Program Studi D3 Manajemen Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta) Sahal, Ahmad; Winardi, Sugeng
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.422

Abstract

INTISARIPerkembangan ilmu  Ilmu Teknologi Informasi saat ini sangat cepat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk efisiansi dalam pengolahan suatu arsip dengan memanfaatkan arsip dalam bentuk arsip digital. Penelitian ini selain merancang Sistem Informasi Kearsipan Data Digital pada Program Studi juga diharapkan dapat di terapkan secara nyata hasilnya.Skema pengembangan suatu aplikasi yang digunakan untuk rancangan sistem kearsipan digital, menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Pembuatan prototype yang dibangun dengan Computer Aided Software Engineering (CASE) yang berfungsi memasukkan persyaratan, mengkonversi mereka ke model data, mengubah model data ke database, dan menghasilkan kode semua dalam satu perangkat, akan tetapi dalam hal ini masih dalam tahap rancangan dan prototipe, walaupun pada dasarnya dapat di implementasikan.Dari penelitian yang sudah dilakukan telah dihasilkan Sistem Pengarsipan Digital yang berupa software Aplikasi secara multi user yang dapat digunakan untuk membangun kearsipan digital di program studi dan dapat di Implementasikan.Kata Kunci: Prototype Arsip Digital, database,Impelementasi Web base  ABSTRACTThe development of Information Technology Science is currently very fast, so it can be used for efficiency in processing an archive by utilizing archives in the form of digital archives. In addition to designing a Digital Data Archive Information System in the Study Program, this research is also expected to be able to implement real results.Schematic of developing an application that is used to design a digital archive system, using the Rapid Application Development (RAD) method. Prototyping built with Computer Aided Software Engineering (CASE) which enters requirements, enters their data into the model, converts the data model to a database, and generates code all in one device, but in this case it is still in the design and prototype stages, although basically can be implemented.From the research that has been done, a Digital Archiving System has been produced in the form of multi-user application software that can be used to build digital archives in study programs and can be implemented.Keywords: Digital Archive Prototype, database, Web base implementation
Analisis Dan Perancangang Optimasi Sistem Inspection Report Dengan Metode Subquery Di Department Quality Assurance Pt. Jvc Electronics Indonesia Priatna, Apit; Yusuf, Arif Maulana; Noviana, Nurul Ayuningtyas
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.417

Abstract

 INTISARISeiring dengan banyaknya wacana untuk perbaikan sistem yang berjalan yaitu dengan merubah sistem yang tadinya manual menjadi otomatis atau terkomputerisasi, ternyata dibutuhkan kinerja sistem yang mendukung aktifitas user secara cepat. PT. JVC Electronics Indonesia merupakan perusahaan asing yang bergerak dibidang elektronik, yang tentu saja selalu melakukan perbaikan pada sistem kerjanya. Objek penelitian yang penulis ambil yaitu di departemen QA (Quality Assurance). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengoptimalkan kinerja sistem yang sedang berjalan. Selama pelaksanaan penelitian, penulis menemukan adanya permasalahan pada kinerja sistem yang berbasis web di QA. Pada sistem yang berjalan sekarang ditemukan adanya masalah yang dihadapi user karena kinerja website yang lambat. Hal ini terjadi karena pada saat itu terdapat transaksi tambahan pada website, yaitu proses pengambilan data bulan sebelumnya oleh admin.Kata kunci— Sistem informasi, inspection report, quality assurance, optimasi. ABSTRACTAlong with many discourse to improve the running system by changing the system from manual to automated or computerized, evidently it needs performance of system which support user activity rapidly. PT. JVC Electronics Indonesia is one of foreign company in electronics field, and of course always do improvement in their work system. The research object that the author take is in QA (Quality Assurance) Department. The purpose of this research is to optimaze  the work system of running system. During doing the research, the authors found a problem on system performance of web-based in QA. On current system found a problem which faced by user due to the slow performance of website. It caused by at the same time there are the additional transactions on the website, that is data collection process of previous month which conduct by admin.Kata kunci—  Information System, Inspection report, Quality Assurance, Optimazing.
Penerapan IPTV pada Local Area Network Slameto, Andika Agus; Juniardy, Aziz
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v14i1.264

Abstract

INTISARIIPTV merupakan protikol internet yang digunakan untuk mengirimkan siaran televisi digital melalui jalur internet. IPTV mengacu pada Protokol Televisi berbasis Internet di mana internet digunakan untuk menyampaikan program siaran langsung TV dan Video atau sesuai permintaan. IPTV adalah sistem di mana layanan televisi digital dikirimkan ke pelanggan melalui teknologi protokol Internet melalui media koneksi broadband atau internet.  Dimana siaran televisi digital dapat disaksikan melalui media streaming yang dapat diakses melalui internet dari berbagai jenis perangkat mobile. Karena layanan dikirim melalui koneksi internet maka tentu saja membutuhkan bandwith agar dapat mengakses siaran televisi digital tersebut. Yang sudah tentu akan membutuhkan bandwith yang tidak sedikit karena pada umumnya siaran televisi memakan waktu yang lama. Belum lagi bandwith yang dibutuhkan sesuai dengan kualitas gambar yang digunakan. Semakin baik kualitas gambar maka semakin besar pula bandwith yang digunakan. Oleh karena itu diperlukan sebuah metode bagaimana cara mengakses siaran televisi digital tanpa harus menggunakan bandwith internet yaitu dengan cara akses secara lokal. Untuk melakukan akses secara lokal dibutuhkan mekanisme pendistribusian sinyal satelit yang ditangkap melalui dua protokol yaitu MPEG-TS dan SAT>IP. Dari dua protokol ini nantinya akan dibandingkan mana yang terbaik untuk distribusi siaran televisi digital secara lokal menggunakan standar QoS (Quality of Service) dengan berbagai parameternya..Kata kunci— IPTV, MPEG-TS, SAT>IP, QoS, Tiphon ABSTRACTIPTV is an internet protocol that is used to send digital television broadcasts through the internet. IPTV refers to the Internet-based Television Protocol where the internet is used to deliver live TV and Video programs or on demand. IPTV is a system in which digital television services are sent to customers through Internet protocol technology through a broadband or internet connection media. Where digital television broadcasts can be watched through streaming media that can be accessed via the internet from various types of mobile devices. Because the service is sent via an internet connection, of course, it requires bandwidth to be able to access the digital television broadcasts. Which of course will require a lot of bandwidth because in general television broadcasts take a long time. Not to mention the bandwidth needed in accordance with the quality of images used. The better the image quality, the greater the bandwidth used. Therefore we need a method of how to access digital television broadcasts without having to use internet bandwidth by accessing it locally. To access locally, a mechanism for distributing satellite signals is needed through two protocols, MPEG-TS and SAT> IP. From these two protocols, it will be compared which one is best for the distribution of digital television broadcasts locally using QoS (Quality of Service) standards with various parameters..Keyword—  IPTV, MPEG-TS, SAT>IP, QoS, Tiphon.
PENERAPAN METODE MORFOLOGI GRADIEN UNTUK PERBAIKAN KUALITAS DETEKSI TEPI PADA CITRA MOTIF BATIK Sutikno, Arif; Utami, Emma; Sunyoto, Andi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 9, No 26 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v9i26.91

Abstract

Perkembangan motif batik khususnya di lingkungan industri sentra batik Laweyan Surakarta semakin berkembang pesat. Kualitas motif batik yang dihasilkan tidak lepas dari kreatifitas dan inovasi desainer dalam melakukan pengolahan citra digital termasuk didalamnya proses pendeteksian tepi pada citra batik. Kenyataan yang terjadi, kualitas deteksi tepi motif batik yang dihasilkan desainer belum optimal, karena aplikasi pengolahan citra yang digunakan terbatas seperti misalnya Corel dan sejenisnya. Sebagai upaya perbaikan kualitas deteksi tepi pada citra motif batik, penelitian ini bertujuan menemukan metode deteksi tepi yang akurat dan hemat waktu. Analisis deteksi tepi dilakukan terhadap empat metode yaitu Prewitt,  Sobel, Canny, dan morfologi gradien. Tingkat akurasi dan kecepatan waktu proses yang dihasilkan dari keempat metode tersebut akan dibandingkan, sehingga akan ditemukan metode deteksi tepi motif batik yang berkualitas. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa metode Canny dan morfologi gradien mampu menghasilkan akurasi yang sangat tinggi dari metode Prewitt dan Sobel di mana akurasi Canny sebesar 90,91% dan morofologi gradien sebesar 86,36%. Hasil perbandingan antara metode Canny dan morfologi gradien jika diukur dari indikator kecepatan waktu proses,  metode morfologi gradien mampu menghasilkan waktu proses yang lebih cepat dibandingkan metode Canny, dimana Canny menghasilkan waktu proses rata-rata sebesar 2,54 detik sedangkan metode morfologi gradien menghasilkan waktu proses rata-rata sebesar 1,86 detik. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini diperoleh kesimpulan, metode morfologi gradien mampu menghasilkan tingkat akurasi yang sangat tinggi dan waktu proses yang cepat. Kata kunci: Citra Motif Batik, Metode Deteksi Tepi, Morfologi Gradien
Web Services Menggunakan Format JSON Buwono, Robby Cokro
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v14i2.282

Abstract

INTISARISistem informasi dibuat untuk membantu kegiatan di suatu organisasi dan pengambilan keputusan para pimpinannya. Sistem informasi sudah banyak dibuat organisasi namun data atau informasi yang dihasilkan selalu berdiri sendiri sehingga mengakibatkan kesulitan mendapatkan informasi yang terkait antar sistem informasi pada organisasi tersebut, terjadi duplikasi informasi dan menjadikan informasi tidak berupa kesatuan yang lengkap dan utuh.Web sebagai sarana penyampaian informasi yang sederhana dari satu tempat ke tempat lain melalui jaringan komputer. Web dapat dimanfaatkan pula sebagai sarana interoperabilitas dan berbagi informasi antara sistem informasi di suatu organisasi. Suatu klien sistem informasi yang berada pada jaringan komputer dapat meminta layanan data berupa web services kepada server sistem informasi yang menyediakan layanan data yang diminta dengan cara mudah.JavaScript Object Notation (JSON) merupakan seperangkat aturan untuk memformat data berbasis teks yang ringan digunakan pada pertukaran data. Layanan web (web services) pada komunikasi antar sistem informasi untuk bertukar informasi dapat menggunakan JSON agar mendapatkan kemudahan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan untuk mendapatkan integritas data yang dihasilkan dari berbagai sistem informasi pada organisasi tersebut.Peneliti melakukan pengembangan web services untuk berbagi data antar suatu sistem informasi yang dibutuhkan oleh sistem informasi yang lainnya dengan format menggunakan JSON. Peneliti mengharapkan adanya web services dengan format JSON yang dapat membantu sistem informasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan mendapatkan integritas data yang dihasilkan antara sistem informasi tersebut.Kata kunci— web services, JSON, interoperabilitas, sistem informasi. ABSTRACTInformation systems are made to assist activities in an organization and the decisions of its leaders. Many information systems have been created by the organization, but the data or information produced always stands alone, resulting in difficulties in getting information related to information systems in the organization, duplication of information and making the information, not in the form of a complete and intact unit.The web as a means of delivering simple information from one place to another through computer networks. The web can also be used as a means of interoperability and information sharing between information systems in an organization. An information system client located on a computer network can request data services in the form of web services to an information system server that provides requested data services in an easy way.JavaScript Object Notation (JSON) is a set of rules for formatting lightweight text-based data used in data exchange. Web services (web services) on communication between information systems to exchange information can use JSON to get the ease of getting the information needed and to obtain data integrity generated from various information systems in the organization.The researcher develops web services to share data between information systems needed by other information systems in a format using JSON. The researcher expects the existence of web services with JSON format that can help information systems to get the information needed and get the integrity of the data generated between the information systems.Kata kunci—  web services, JSON, interoperability, information systems.