cover
Contact Name
Wayan Ordiyasa
Contact Email
wayanordi@gmail.com
Phone
+628122721205
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Respati
ISSN : 19072430     EISSN : 25803891     DOI : -
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi RESPATI ialah Jurnal Nasional bidang Informatika, Telekomunikasi, dan Elektronik. Jurnal terbitan berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta. Tujuan diterbitkannya Jurnal RESPATI adalah untuk memfasilitasi publikasi ilmiah dari hasil penelitian-penelitian di Indonesia serta ikut mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian bagi akademisi dan peneliti dalam bidang komputer dan informatika.
Articles 283 Documents
Penyembunyian Pesan Rahasia Pada Citra Digital Dengan Teknik Steganograpi Menggunakan Metode Least Significant Bit Ardiansyah, Achmad; Kurniasih, Mepa
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 13, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v13i3.258

Abstract

INTISARI Pesan merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu fakta yang digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan. Sangat pentingnya isi pesan yang menyebabkan pesan hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Pesan yang merupakan aset bernilai seharusnya dilindungi agar aman. Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Pesan yang dapat disembunyikan berupa teks, gambar, suara, dan video.Melindungi pesan yang dirahasiakan dari orang yang tidak berhak salah satunya adalah teknik steganografi yang dapat menyembunyikan data rahasia. Teknik steganografi menggunakan metode Least Significant Bit (LSB) untuk memodifikasi bit-bit yang termasuk bit LSB pada setiap byte warna pada sebuah pixel citra digital. Bit-bit LSB ini akan dimodifikasi dengan menggantikan setiap LSB yang ada dengan bit-bit informasi lain yang ingin disembunyikan. Dengan adanya citra digital kita bisa memanfaatkan utuk menyisipkan pesan pada citra digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar ukuran pixel citra dan jumlah karakter, maka akan semakin lama proses penyisipan dan ekstraksinya. Dengan stego-image yang diperoleh secara citra digital memiliki tampilan hampir sama sehingga tidak terlihat oleh sistem penglihatan manusia.Kata Kunc – Citra Digital, Least Significant Bit (LSB),  Steganografi , Pesan ABSTRACTMessage is the result of processing data into a form that is more useful for those who receive it which describes a fact that is used as a tool for making a decision. The importance of the contents of messages causes messages to only be accessed by certain people. Messages that are valuable assets should be protected to be safe. Steganography is the art and science of writing hidden messages or hiding messages in a way so that in addition to the sender and the recipient, no one knows or realizes that there is a secret message. Messages that can be hidden are in the form of text, images, sounds, and videos.Protecting confidential messages from unauthorized people is one of the Steganography Techniques that can hide confidential data. The steganography technique uses the LSB (Least Significant Bit) method to modify the bits including the LSB bit on each color byte in a digital image pixel. These LSB bits will be modified by replacing each existing LSB with other bits of information that you want to hide. With the presence of digital images we can use to insert messages in the digital image. The results of the study show that the larger the pixel size of the image and the number of characters, the longer the insertion process and its extraction will be. With stego-image obtained by digital imagery it has almost the same appearance so it is not visible to the human visual system.Keywords — Digital Image, Least Significant Bit (LSB), Steganography, Message
PERANCANGAN PULSE OXIMETRY DENGAN SISTEM ALARM PRIORITAS SEBAGAI VITAL MONITORING TERHADAP PASIEN Indriani, Desak Putri Puspita; Yudianingsih, Yudianingsih; Utari, Evrita Lusiana
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 9, No 27 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v9i27.86

Abstract

Pulse oximetry merupakan suatu metode non-invasive yaitu metode pengukuran dari luar tubuh untuk pengukuran nilai saturasi oksigen dan pulse rate yang merupakan parameter vital untuk pendeteksian lebih dini terhadap kekurangan oksigen tingkat lanjut. Metode non-invasive menggunakan prinsip penyerapan panjang gelombang cahaya merah (660 nm) dan inframerah (940 nm) yang dideteksi oleh photodioda sebagai detektor pada saat adanya aliran darah yang mengalir melewati pembuluh darah pada ujung jari tangan.Pengukuran saturasi darah dan pulse rate ini menggunakan sensor oksigen Nellcor DS100A dan mikrokontroler ATmega 8535 sebagai pengolah data serta LCD sebagai penampil data hasil pengukuran. Data yang dibaca oleh sensor akan dikirimkan ke mikrokontroler untuk diolah kemudian ditampilkan datanya pada LCD.Penelitian ini menambahkan suatu sistem alarm prioritas sebagai penanda kondisi yang tidak baik pada pasien sehingga kondisi pasien dapat terus teramati. Sistem alarm prioritas akan berfungsi ketika nilai dari saturasi oksigen berada di bawah nilai 92% dan nilai pulse rate kurang dari 60  pulsa  sehingga  memerlukan  penangan  lebih  lanjut  agar  tidak  terjadi  hal  yang membahayakan pasien. Kata kunci : pulse oximetry, saturasi oksigen, pulse rate, alarm prioritas, sensor oksigen, mikrokontroler atmega 8535, lcd. 
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Calon Peserta Lomba Siswa Berprestasi Hardita, Veny Cahya; Swardiana, I Wayan Pandu; Kusrini, Kusrini
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v14i1.276

Abstract

INTISARIKompetisi siswa berprestasi merupakan ajang setiap tahun untuk para siswa menengah kejuruan dalam unjuk kemampuan mereka dalam bidangnya. Banyaknya siswa dari berbagai jurusan yang mengikuti seleksi lomba kompetensi, sehingga dalam proses seleksi pelaksanaan menjadi kurang optimal dalam segi proses penilaian dan penentuan keputusan akhir. Sehingga diputuskan untuk menggunakan sistem pendukung keputusan pemilihan calon peserta lomba siswa berprestasi yang dapat digunakan untuk membantu sekolah dalam menentukan siswa mana yang layak untuk mengikuti kompetisi tersebut. Metode yang digunakan yaitu Simple Additive Weighting. Metode ini merupakan metode penjumlahan berbobot. Metode ini membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (x) ke suatu skala yang dapat dibandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Hasil penelitian yaitu berupa perangkingan siswa mana yang cocok sebagai calon peserta lomba. Dalam penelitian ini, siswa yang terpilih yaitu Siswa ketiga dengan nilai akhir perhitungan yaitu 13,5. Sistem yang dibangun pada penelitian ni telah sesuai dengan perhitungan manual sehingga sistem ini dikatakan telah berhasil diterapkan.Kata kunci— kompetisi siswa, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan. ABSTRACTOutstanding student competition is an event every year for middle students in demonstrating their abilities in their fields. The number of students from various departments participated in the competency selection process, so that in the implementation selection process it was less than optimal in terms of the assessment process and final decision making. So it was decided to use a decision support system for the selection of outstanding student candidates who could be used to assist schools in determining which students were eligible for the competition. The method used is Simple Additive Weighting. This method is a weighted addition method. This method requires the process of normalizing the decision matrix (x) to a scale that can be compared with all available alternative ratings. The results of the study are in the form of ranking which students are suitable as potential participants. In this study, the selected students were the third student with the final value of the calculation, 13.5. The system built on this research is in accordance with manual calculations so that the system is said to have been successfully implemented.Keywords— student contestants, Simple Additive Weighting, Decision Support System.
KONSEP PENGEMBANGAN KABUPATEN YANG CERDAS (Studi Kasus : Kabupaten Sleman, Yogyakarta) Winardi, Sugeng
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 12, No 34 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v12i34.105

Abstract

IntisariPertumbuhan penduduk yang relatif cepat di perkotaan menimbulkan berbagai permasalahan khas perkotaan, seperti penurunan kualitas pelayanan publik, berkurangnya ketersediaan lahan pemukiman, kemacetan di jalan raya, kesulitan mendapatkan tempat parkir, membengkaknya tingkat konsumsi energi, penumpukan sampah, peningkatan angka kriminal, dan masalah-masalah sosial lainnya.Solusi cerdas dilakukan dengan penerapan dan kolaborasi ekosistem kota yang masuk ke dalam konsep Smart City. Dalam konsep solusi Smart City, pemerintah, swasta, akademisi maupun masyarakat ikut terlibat untuk menjadikan kota menjadi lebih baik.
Evaluasi Tingkat Usability Website KPPN Kabupaten ABC Menggunakan Prinsip Usability Putra, Afrizal Yudano Perdana; W A, Bambang Soedijono; Sudarmawan, Sudarmawan
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v14i2.293

Abstract

INTISARIWebsite merupakan syarat satu alternatif bagi lembaga keuangan khususnya KPPN untuk mengenalkan profil serta memberi informasi terbaru kepada para penggunaannya. Karena pentingnya website sebagai sarana informasi dalam perkembangan teknologi, maka dibutuhkan evaluasi kualitas website agar proses pelayanannya tetap berjalan lancar. Namun, Belum terdapat standard khusus dan belum pernah dilakukannya evaluasi pada website KPPN. Usability adalah sebuah metode yang digunakan untuk menguji kebergunaan website dan mengetahui sejauh mana kebergunaan website tersebut. Evalusi website KPPN menggunakan prinsip usability yang akan digabungkan dengan metode system usability scale (SUS) ini diharapkan mendapatkan hasil yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan kuesioner. Metode analisis data digambarkan dengan hubungan data yang diambil menggunakan skala likert. Sehingga hasil data yang diperoleh bisa dianalisis menggunakan metode usabilty dan mamasukkan dalam lima atribut usability. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah website KPPN Kabupaten ABC memperoleh hasil sebebsar 79% dan termasuk dalam kategori baik. Namun perlu adanya perbaikan pada webiste agar pengguna mendapat kepuasan yang maksimal..Kata Kunci— Evaluasi, Website, Usability, Atribut, Metode.  ABSTRACTThe website is a requirement of the alternatives for financial institutions, especially the KPPN to introduce the profile and provide updated information to the user. Because of the importance of the website as a means of information in the development of technology, it is necessary to allow the evaluation of the quality of website services running smoothly. However, yet there are special standards and had never done an evaluation on the website of the KPPN. Usability is a method used to test the usefulness of the website and determine the extent of the usefulness of the website. Evaluation KPPN websites using usability principles that will be combined with the method of system usability scale (SUS) is expected to get a good result. This type of research is descriptive research with quantitative approach. Data collection methods used were interviews and questionnaires. The data analysis method described by relationship data taken using a Likert scale. So that the data obtained can be analyzed using methods usabilty and inclusion in the five attributes of usability. Results obtained from this study is the KPPN website ABC obtain the results isr 79% and included in both categories. But the need for improvement on web pages so that users get the maximum satisfaction.Keywords— Evaluation, Website, Usability, Atribut, Method.
Analisis Sistem Traffic Light Untuk Optimalisasi dan Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas Berbasis Android Siswaya, Siswaya; Sunardi, Sunardi; Yudhana, Anton
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 16, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v16i3.423

Abstract

INTISARI Sistem pengatur lampu lalu lintas banyak memanfaatkan pengatur waktu tetap yang sudah diprogram terlebih dahulu, akibatnya polisi lalu lintas tidak bisa intervensi saat kondisi macet. Kemajuan bidang elektronika memberikan harapan baru pada pengendalian lampu lalu lintas yang lebih efektif dan efisian. Gabungan Integrated Circuit (IC) dengan berbagai jenis perangkat lunak melahirkan sistem pengatur lalu lintas yang cerdas. Peningkatan kemampuan dan kehandalan dapat dilakukan dengan mengaplikasikan sejumlah sensor deteksi objek dan aplikasi android pada smartphone. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan inovasi pengatur lampu lalu lintas yang lebih akurat sehingga bisa mengatasi kemacetan lalu lintas dan dalam kondisi darurat.Pengaturan lalu lintas dilakukan dengan memasang beberapa sensor terhadap kendaraan yang lewat, setiap ruas jalan dipasang sensor untuk antrian kendaraan pendek (sensor jarak dekat/SD) dan antrian kendaraan panjang (sensor jarak jauh/SJ), sehingga lamanya lampu hijau menyala salah satunya ditentukan oleh kedua sensor tersebut, selain waktu standar yang telah dimasukkan dalam programnya. Perangkat pendukung lainnya antara lain bluetooth, chip mikrokontroler arduino, dan aplikasi yang terinstal pada smartphone sebagai kontrol dalam kondisi darurat. Dalam kondisi normal pengatur lalu lintas akan menggunakan program yang tertanam dalam chip mikrokontroler, tapi dalam kondisi lalu lintas padat maka sejumlah sensor akan berperan memberikan masukan ke chip untuk mengatur lama lampu hijau menyala, sehingga lalu lintas lancar. Dalam kondisi darurat ada kendaraan ambulan atau lainnya yang membutuhkan prioritas maka memanfaatkan aplikasi android pada smartphone.Kata kunci— Pengatur lalu lintas, sensor deteksi objek, Integrated Circuit (IC), mikrokontroler, android .  ABSTRACT The traffic light control system uses a lot of fixed timers that have been programmed in advance, as a result the traffic police cannot intervene in traffic jams. Advances in electronics provide new hope for more effective and efficient traffic light control. The combination of Integrated Circuit (IC) with various types of software gives birth to an intelligent traffic control system. Improved capability and reliability can be done by applying a number of object detection sensors and android applications on smartphones. The main objective of this research is to produce an innovation of a more accurate traffic light regulator so that it can overcome traffic jams and in emergency conditions.Traffic regulation is done by installing several sensors on passing vehicles, each road section is installed with sensors for short vehicle queues (close proximity sensors/SD) and long vehicle queues (remote sensors/SJ), so that the length of time the green light is on is one of them determined by the two sensors, in addition to the standard time that has been included in the program. Other supporting devices include bluetooth, arduino microcontroller chips, and applications installed on smartphones as controls in emergency conditions. Under normal conditions the traffic controller will use a program embedded in the microcontroller chip, but in heavy traffic conditions a number of sensors will play a role in providing input to the chip to regulate the length of time the green light is on, so that traffic flows smoothly. In an emergency, there is an ambulance or other vehicle that requires priority, then use the android application on a smartphone.Keywords —  Traffic controller, object detection sensor, Integrated Circuit (IC), microcontroller, android.
REVIEW: METODE PENGAMANAN DATA PADA PUBLIC INSTANT MESSENGER Wanda, Putra
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 31 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v11i31.121

Abstract

Abstrak –Saat ini, perkembangan Instant Messenger sangat pesat, salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah tentang keamanan pesan yang dikirim melalui Mobile Instant Messenger yang harus melewati jalur komunikasi internet. Ada banyak metode yang telah dikembangkan untuk meningkatkan aspek pengamanan data meliputi penggunaan algoritma kriptografi keamanan seperti RSA-Triple DES, penggunaan algoritma AES pada protokol Off The Record (OTR), penggunaan algoritma Kurva Hyper Elliptic serta penggunaan jaringan virtual pada skema pengamanan.Pada umumnya arsitektur komunikasi Instant Messenger dapat dibagi menjadi dua arsitektur yaitu arsitektur client server dan peer to peer (P2P). Makalah ini mendeskripsikan berbagai metode pengamanan yang telah dikembangkan untuk meningkatkan keamanan komunikasi pada Public Instant Messenger.Kata Kunci : Algortima, Keamanan, Mobile Banking
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMAAN BEASISWA PADA STMIK INDONESIA BANJARMASIN MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING Angkasa, Seradi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v12i3.321

Abstract

Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Beasiswa dapat diberikan oleh lembaga pemerintah, perusahaan ataupun yayasan. Pemberian beasiswa dapat dikategorikan pada pemberian cuma-cuma ataupun pemberian dengan ikatan kerja (biasa disebut ikatan dinas) setelah selesainya pendidikan. Lama ikatan dinas ini berbeda-beda, tergantung pada lembaga yang memberikan beasiswa tersebut.Sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan oleh sekolah STMIK Indonesia memperoleh beasiswa, maka diperlukan kriteria-kriteria untuk menentukan siapa yang akan terpilih untuk menerima beasiswa. Pembagian beasiswa dilakukan oleh pihak sekolah untuk membantu seseorang yang kurang mampu ataupun berprestasi selama menempuh studinya. Untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan.Salah satu metode yang dapat digunakan untuk Sistem Pendukung Keputusan adalah dengan menggunakan pencocokan profile (profile macthing).Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternatif terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan mengggunakan metode pencocokan profil (profile matching). Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksudkan yaitu yang berhak menerima beasiswa berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Penelitian dilakukan dengan menentukan asppek dan sub aspek berserta mencari nilai bobot untuk setiap sub aspek, mencari GAP antara profile dengan keadaan data dari siswa dengan menggunakan metode ini ditentukan presentasi kedua unsur aspek dan ditotal kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu mahasiswa terbaik.Kata kunci: Beasiswa, Profile maching, GAP
TI-BISNIS DENGAN METODE VAN HOUT STUDI KASUS DI BANK X Aji, Abraham; Suyoto, Suyoto; Rahayu, Sapty
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 29 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v10i29.137

Abstract

AbstrakSalah satu faktor penting untuk mencapai apa yang menjadi sasaran bisnis perusahaan adalah keselarasan antara strategi TI dan strategi bisnis. Dengan terciptanya keselarasan strategis TI-bisnis diharapkan bisnis akan mampu untuk bisa tetap kompetitif dalam lingkungan yang terus berubah. Namun hal ini tidak mudah mengingat belum semua perusahaan telah mampu mengangkat nilai TI dan mendapat keluaran yang bersifat strategis, meski perusahaan sudah melakukan pembelanjaan dan menggelontorkan dana yang besar untuk TI. Bank X sebagai salah satu badan usaha swakelola milik pemeirntah yang bergerak di sektor perbankan telah menerapkan TI sebagai salah satu alat untuk mengotomasasi dan mengefisienkan proses bisnis yang ada. Persaingan yang ketat dalam industri perbankan menuntut bank X untuk juga bisa memanfaatkan TI sedemikian rupa sehingga apa yang menjadi sasaran bisnis bank dapat tercapai. Berdasarkan kebutuhan tersebut maka pada kesempatan ini peneliti mencoba melakukan penelitian untuk mengukur konsep keselarasan strategis TI-bisnis di bank X. Saat ini bank X telah mencapai level 3 (tiga) di mana pada level tersebut bank X telah menyelaraskan strategi TI dan bisnis dengan melakukan standarisasi dalam tata kelola, proses-proses dan komunikasi untuk mencapai sasaran bisnis.Kata kunci: Van Hout, kematangan, keselarasan strategis, strategi, TI, bisnis
ANALISIS SWOT PADA WEBSITE PINTER JAWA UNTUK MENENTUKAN PELUANG BELAJAR BUDAYA JAWA Devita Ika Fahmasari, Yuli Astuti,
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 12, No 34 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v12i34.14

Abstract

The state of Indonesian culture, especially Javanese culture is even more alarming. Frequency of use of the Java language within the family declined replaced by the use of Bahasa Indonesia. If left not impossible Java language will be extinct. Besides 75 kinds of puppets also already extinct. Given the situation we need a culture of learning media so that the public Java Indonesia still has knowledge of Javanese culture from extinction. Thus it was established as a Java Pinter Website Learning Media Javanese culture. Website Pinter system design in Java using the system flowchart and DFD and ERD database design using SWOT analysis as the analysis stage to find out opportunities and threats. Keywords: Javanese culture, opportunities, SWOT    INTISARIKeadaan Budaya Indonesia khususnya budaya Jawa semakin memprihatinkan. Frekuensi pengguanaan Bahasa Jawa dalam lingkungan keluarga semakin menurun tergantikan oleh penggunaan Bahasa Indonesia. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin Bahasa Jawa akan mengalami kepunahan. Selain itu 75 jenis wayang juga sudah mengalami kepunahan. Dengan adanya keadaan tersebut maka dibutuhkan suatu media pembelajaran budaya jawa agar masyarakat Indonesia tetap memiliki pengetahuan Budaya Jawa agar tidak punah. Maka dari itu dibuatlah Website Pinter Jawa ini sebagai Media Pembelajaran Budaya Jawa.Perancangan sistem pada Website Pinter Jawa menggunakan flowchart sistem dan DFD perancangan database menggunakan ERD dan analisis SWOT sebagai tahapan analisis untuk mengetahui peluang dan ancamannya. Kata Kunci: budaya jawa, peluang, SWOT