Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Dakwatuna is Dawah and Islamic communication Journal. It has been published since 2015 provides a forum for scientific communication of thought and research of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management. Published twice a year, February and August. The editors welcome articles and research reports in the study of Islamic Counseling Guidance, Islamic Broadcasting Communication, Dawah Management.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS"
:
14 Documents
clear
PERAN JIWA DALAM MERAIH KESEMPURNAAN HIDUP PERSPEKTIF SERAT WULANGREH
Prafitralia, Anisah
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.45 KB)
Manusia merupakan makhluk monodualis. Makna dari monodualis ialah selain sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk sosial. Makhluk individu merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang terdiri dari 2 unsur, yaitu unsur jasmani (badan) dan unsur rohani (jiwa). Setiap jasmani mengalami pertumbuhan, jiwa manusia juga mengalami perkembangan. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, manusia mulai fokus hanya pada pemenuhan kebutuhan jasmani daripada kebahagiaan yang sesungguhnya. Manusia mulai menilai segala sesuatu dari segi fisik daripada kekayaan jiwa. Sementara hak dan kebutuhan jiwa mereka abaikan. Allah SWT memberikan bekal yang sama pada setiap manusia. Namun, manusia berkembang menjadi manusia yang berbeda satu dengan lainnya. Jiwa merupakan pengendali bagi manusia. Tidak semua manusia mampu mengendalikan diri untuk tetap berada dalam kebaikan, apalagi saat beradu dengan godaan yang ada di sekitarnya. Bagaimana jiwa mampu mengantarkan manusia mencapai kesempurnaan hidup tercantum dalam Serat wulangreh. Serat Wulangreh merupakan kitab Jawa kuno yang ditulis oleh Sunan Pakubuwana IV, yang sebagian besar isinya dipengaruhi oleh ajaran Islam. Pemahaman mengenai peran jiwa dalam Serat Wulangreh bisa digunakan sebagai sarana untuk memahami individu (khususnya Jawa) dalam Bimbingan dan Konseling berbasis budaya (Indigenus Healing).
KONTEKSTUALISASI DAKWAH MELALUI ZAKAT PERSPEKTIF UMAR BIN KHATTAB
Ahmad Hafidz Lubis, Achmad Farid,
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.768 KB)
Dakwah tidak hanya sekedar berpidato di atas mimbar tanpa ada tindakan konkret. Dakwah memiliki cakupan yang sangat luas. Menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekitar kita termasuk dalam kategori dakwah. Membuat sistem yang berpengaruh pada kemajuan dan kemaslahatan umat manusia secara umum dan umat Islam secara khusus juga termasuk dakwah. Khalifah Umar bin Khattab melakukan itu selama masa kepemimpinannya. Beliau memimpin dengan berpegang teguh pada asas keadilan dan tentunya tidak keluar dari koridor yang sudah ditetapkan oleh Al-Qur?an dan Hadits. Tulisan ini akan menelaah metode dakwah Khalifah Umar bin Khattab melalui kebijakan dan pengelolaan zakat di masa pemerintahannya.
REPRESENTASI ISLAM DI FILM AMERIKA SERIKAT
Rachman, Rio Febrian
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.643 KB)
Artikel ini membahas wajah Islam di film Amerika Serikat. Tujuannya, melihat bagaimana wajah Islam direpresentasikan di sejumlah film box office dan peraih Oscar melalui unsur sinematik dan unsur naratif. Pada prinsipnya, representasi Islam memang tampak dalam empat film yang dijadikan bahan kajian kali ini (The Hurt Locker, Zero Dark Thirty, Argo, dan Robocop). Namun, representasi pada unsur naratif ternyata memberikan definisi tentang wajah Islam yang berbeda dengan wajah Islam yang telah ada dan berkembang sebelumnya. Diperlukan kebijaksanaan dari para penonton untuk menyikapi suguhan film yang potensial menciptakan distorsi definisi seperti ini.
PSIKOLOGI ISLAMI MEMBENTUK KARAKTER REMAJA DI ERA GLOBALISASI
Darajat, Muhaiminah
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.5 KB)
Seiring dengan perkembangan zaman dimana muncul teknologi canggih banyak persoalan-persoalan yang terjadi pada masyarakat khususnya pada remaja. Masa remaja sebagai periode perkembangan pada kenyataannya merupakan suatu periode yang sarat dengan perubahan dan rentan munculnya masalah. Untuk itu pemahaman yang baik akan perkembangan zaman dengan berbagai pengetahuan positif serta penanganan yang tepat terhadap remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja dalam menghadapi perubahan zaman. Maka salah satu tugas penting Psikologi Islam sekarang ini ialah menghapuskan kesenjangan pada proses perkembangan remaja. Yang diimaksud kesenjangan adalah, ketika fase pertumbuhan ke arah dewasa tersebut diimbangi dengan pengetahuan yang memadai, terutama pengetahuan agama.
KISAH NABI NUH A.S DAN KONTRIBUSINYA DALAM DAKWAH ISLAMIYAH
Farid, Muhammad;
Ghafur, Abdul
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.722 KB)
Agama mengajarkan norma-norma dakwah islamiyah dalam proses kehidupan ini menuju kehidupan manusia yang kaaffah yang bertujuan membentuk manusia agamis dengan menerapkan tiga ajaran agama yaitu Aqidah, Syariah dan Akhlaq seperti yang digambarkan dalam kisah Nabi Nuh As. Karenanya sebagai ummat nabi Muhammad SAW harus bisa menggali dan mengkaji rahasia-rahasia yang terpendam dalam kisah para nabi, termasuk kisah nabi Nuh As. Dakwah nabi Nuh As dapat dijadikan rujukan dalam dakwah Islamiyah, antara lain bahwa harus bersungguh-sungguh dalam menyampaikan nilai dakwah agama Islam, mengutamakan yang paling benar daripada yang benar dan mengutamakan yang paling penting daripada yang penting, mempunyai pandangan yang luas, mempunyai tsaqofah Islamiyah, menyampaikan konsep targhib atau punishment, melindungi ummat sepanjang masa.
DAKWAH DENGAN AUDIO VISUAL ( Efektifitas Dakwah Islamiyah Mengunakan Media Teknologi Audio Visual Pada Masyarakat)
Sidiq, Muhammad Abdul Halim
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.387 KB)
Seiring dengan perkembangan zaman , kemajuan teknologi komunikasi semakin meningkat dan menyebar ke seluruh pelosok daerah terutama teknologi audio visual yang semakin mudah di akses oleh masyarakat.Akan tetapi dengan berbagai kemajuan teknologi ini umat Islam khususnya para tokoh masyarakat belum dapat menerapkannya sebagai sarana berdakwah yang apabila mengunakan media massa ini efek yang ditimbulkan akan lebih mengena dan jangkauannya lebih menyeluruh dibandingkan mengunakan media konvensional yang hanya mengena pada sebagian kelompok saja.Komunikasi efektif mempunyai berbagai nuansa dan variasi sesuai dengan kepentingan dan tujuanya. Walaupun pada prinsinya tujuanya sama, yakni bagaimana pesan komunikasi yang di sampaikan dapat di serap, di hayati, dan diumpanbalikan oleh khalayaknya secara positif,, lahanya bisa berbeda ? beda. Komunikasi efektif bagi seorang manejer tujuanya profitable dalam kaitan bisnis, komunikasi efektif bagi seorang guru tujuanya menyukseskan proses belajar mengajar, komuniaksi efektif bagi seorang artis tujuanya membuat penonton puas dengan pertunjukanya. Walaupun terdapat nuansa ? nuansa dalam ilmu terapan komunikasi efektif , pada hakikatnya, ia tetap berpuncak pada prinsip ? prinsip ilmu komunikasi.Semakin ketat persaingan dan derasnya arus informasi khususnya dari pengaruh orang-orang non muslim di dunia Audio Visual, menuntut umat Islam harus lebih kreatif dalam mengolah suatu ide agar menjadi sesuatu produk yang berguna bagi kemajuan pengetahuan ummat Islam dan media yang di gunakan harus lebih modern yang mempunyai jangkauan yang lebih luas lagi. Untuk itu pengguasaan terhadap dunia Audio Visual, menjadi hal yang sangat penting dan sangat dibutuhkan khususnya dalam dunia penyiaran Islam.
MEDIA MASSA SEBAGAI WUJUD REFORMASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT ISLAM
Masyhuri, Kahar
Dakwah Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.244 KB)
Indonesia masih dihadapkan pada berbagai persoalan, terutama dalam wujud reformasi masyarakat Islam pada saat ini, mulai dari lembaga-lembaga pendidikan, agama, seni dan kebudayaan yang merupakan bagian dari alat kekuasaan negara yang bekerja secara ideologis guna membangun kepatuhan khalayak terhadap kelompok yang berkuasa. Salah satunya adalah pengaruh Media Massa sebagai wujud reformasi terhadap masyarakat Islam, pengaruh media massa baik pengaruh negatif maupun positif amat berdampak besar terhadap perubahan lembaga-lembaga pendidikan, agama, seni dan kebudayaan. Untuk itu media massa seharusnya diupayakan dapat menjadi sarana dalam menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat Islam, sehingga dapat diketahui media massa sebagai wujud reformasi apakah membawa dampak pencerdasan atau pembodohan masyarakat Islam, dan setiap masyarakat dapat mebedakan mana yang baik dan buruknya media massa sehingga pengaruh negatif dapat diminimalisir, sementara pengaruh yang positif dapat dioptimalkan. Hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan untuk meminimalisir dampak dari munculnya media massa di kalangan masyarakat, baik dampak yang positif atau negatif adalah dengan selalu menyimak, memperhatikan dan menggaris bawahi keseluruhan cerita realitas, pesan, informasi dan opini yang disampaikan oleh media massa.
PERAN JIWA DALAM MERAIH KESEMPURNAAN HIDUP PERSPEKTIF SERAT WULANGREH
Anisah Prafitralia
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Manusia merupakan makhluk monodualis. Makna dari monodualis ialah selain sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk sosial. Makhluk individu merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang terdiri dari 2 unsur, yaitu unsur jasmani (badan) dan unsur rohani (jiwa). Setiap jasmani mengalami pertumbuhan, jiwa manusia juga mengalami perkembangan. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, manusia mulai fokus hanya pada pemenuhan kebutuhan jasmani daripada kebahagiaan yang sesungguhnya. Manusia mulai menilai segala sesuatu dari segi fisik daripada kekayaan jiwa. Sementara hak dan kebutuhan jiwa mereka abaikan. Allah SWT memberikan bekal yang sama pada setiap manusia. Namun, manusia berkembang menjadi manusia yang berbeda satu dengan lainnya. Jiwa merupakan pengendali bagi manusia. Tidak semua manusia mampu mengendalikan diri untuk tetap berada dalam kebaikan, apalagi saat beradu dengan godaan yang ada di sekitarnya. Bagaimana jiwa mampu mengantarkan manusia mencapai kesempurnaan hidup tercantum dalam Serat wulangreh. Serat Wulangreh merupakan kitab Jawa kuno yang ditulis oleh Sunan Pakubuwana IV, yang sebagian besar isinya dipengaruhi oleh ajaran Islam. Pemahaman mengenai peran jiwa dalam Serat Wulangreh bisa digunakan sebagai sarana untuk memahami individu (khususnya Jawa) dalam Bimbingan dan Konseling berbasis budaya (Indigenus Healing).
KONTEKSTUALISASI DAKWAH MELALUI ZAKAT PERSPEKTIF UMAR BIN KHATTAB
Achmad Farid, Ahmad Hafidz Lubis
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dakwah tidak hanya sekedar berpidato di atas mimbar tanpa ada tindakan konkret. Dakwah memiliki cakupan yang sangat luas. Menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekitar kita termasuk dalam kategori dakwah. Membuat sistem yang berpengaruh pada kemajuan dan kemaslahatan umat manusia secara umum dan umat Islam secara khusus juga termasuk dakwah. Khalifah Umar bin Khattab melakukan itu selama masa kepemimpinannya. Beliau memimpin dengan berpegang teguh pada asas keadilan dan tentunya tidak keluar dari koridor yang sudah ditetapkan oleh Al-Qur’an dan Hadits. Tulisan ini akan menelaah metode dakwah Khalifah Umar bin Khattab melalui kebijakan dan pengelolaan zakat di masa pemerintahannya.
REPRESENTASI ISLAM DI FILM AMERIKA SERIKAT
Rio Febriannur Rachman
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas wajah Islam di film Amerika Serikat. Tujuannya, melihat bagaimana wajah Islam direpresentasikan di sejumlah film box office dan peraih Oscar melalui unsur sinematik dan unsur naratif. Pada prinsipnya, representasi Islam memang tampak dalam empat film yang dijadikan bahan kajian kali ini (The Hurt Locker, Zero Dark Thirty, Argo, dan Robocop). Namun, representasi pada unsur naratif ternyata memberikan definisi tentang wajah Islam yang berbeda dengan wajah Islam yang telah ada dan berkembang sebelumnya. Diperlukan kebijaksanaan dari para penonton untuk menyikapi suguhan film yang potensial menciptakan distorsi definisi seperti ini.