cover
Contact Name
Erwin Prayogi
Contact Email
magrobis@unikarta.ac.id
Phone
+6282242076446
Journal Mail Official
magrobis@unikarta.ac.id
Editorial Address
Jln. Gunung Kombeng No. 27, Tenggarong, Kalimantan TImur
Location
Kab. kutai kartanegara,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Magrobis
ISSN : 14120828     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Magrobis merupakan publikasi ilmiah yang memuat masalah dan problematika dalam ilmu-ilmu pertanian secara luas. Bidang utama yang terkait dengan ilmu-ilmu pertanian yaitu agribisnis dan agroteknologi. Topik publikasi ilmiah yang dapat diterima yaitu ekonomi pertanian, rantai pasar pertanian, penilaian sumberdaya pertanian, pengolahan hasil pertanian, social ekonomi pertanian, sistem produksi pertanian, nutrisi pangan pertanian, polusi dan manajemen pertanian, kewirausahaan, pembangunan dan perdesaan pertanian, komunikasi pertanian, generasi pertanian muda, gender. Manuskrip yang dapat diterima oleh jurnal Magrobis adalah naskah asli dan bukan naskah yang sudah diterbitkan atau dikirimkan ke beberapa tempat publikasi lain. Jurnal ini mencakup naskah penelitian asli, ulasan artikel dan artikel pendek yang memiliki topik berhubungan dengan agribisnis dan agroteknologi.
Articles 207 Documents
PENGARUH AKTIVATOR MOL IKAN TERHADAP pH, C/N RASIO, UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO PUPUK ORGANIK CAIR ASAL LIMBAH PASAR Raden, Ince; Fadli, Mohamad
Jurnal Magrobis Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.31 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan pH, C/N rasio, unsur hara makro dan unsur hara mikro Pupuk Organik Cair (POC) asal limbah pasar dengan menggunakan MOL ikan. Metode penelitian dilaksanakan secara deskriptif dengan hanya membandingkan peubah yang diamati antara sistem fermentasi aerob dan anaerob. Peubah yang diamati adalah pH, C/N rasio, N-total, P2O5, K2O, Catotal, Mg, S, Fe, Mn, Co, Cu, B, dan Zn. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang difermentasi aerob memiliki pH (5.14) dan N-Total (0,02 %) lebih tinggi dibandingkan anaerob, sebaliknya sistem fermentasi anaerob memberikan nilai kandungan bahan kimia atau unsur hara yang lebih tinggi dibandingkan kondisi aerob pada peubah C/N rasio (22,14), C/N rasio (4,19%), P2O5 (0,0095%), Ca-Total (86,695 ppm), Mg (520.6 ppm), dan S (700,00 ppm). Sementara itu K2O merupakan unsur hara yang memiliki nilai 0,051% yang sama antara kondisi aerob maupun anaerob.Key word : Mol ikan, aerob, anaerob, POC
UJI KINERJA ALAT PENGERING HYBRID TIPE LORONG UNTUK PENGERINGAN BIJI KAKAO (Theobroma caccao Linn) Rianti, Risa; Kahar, Kahar; Anisum, Anisum
Jurnal Magrobis Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.06 KB)

Abstract

Research aimed determine the total energy received by the hybrid solar tunnel dryer, and to determine the efficiency of the hybrid solar tunnel dryer. The research method was an experiment method. Date retrieve procedures include: intensity of solar radiation, the room temperature of drying, furnaces temperature and ambient temperature. The research result shows that the total heating energy of material is 45.73 kJ, evaporation energy of material is 694.40 kJ, and the air heating energy is 25.21 kJ. The thermal efficiency of hybrid dryer is 14.09%, furnace efficiency is 18.78% and total efficiency is 15.82%. Keywords: hybrid solar tunnel dryer, efficiency, total energy.
Upaya Pengelolaan Dan Upaya Pemantauan Lingkungan Pada Lahan Yang Diakibatkan Oleh Kegiatan Penambangan Batubara Amperadi, Tri Budi; Sundoyo, Sundoyo
Jurnal Magrobis Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.781 KB)

Abstract

Tujuan dari penyelidikan upaya-upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan adalah mengetahui tahapan-tahapan rencana kegiatan penambangan batubara sejak dari tahap persiapan, tahap operasi hingga tahap pasca operasi, komponen-komponen lingkungan yang diperkirakan akan terkena dampak, serta upaya-upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang berkenaan dengan kualitas lahan yang diakibatkan aktifitas penambangan .Tahapan penelitian, metode dan hasil yang diharapkan berupa studi pendahuluan : studi pustaka, analisis peta geologi, peta rupa bumi, citra landsat dan Reconnaissance, kunjungan lokasi terpilih dan representatif, inventaris data yang akan di-ambil. Tahap pelaksanaan penelitian berupa pengamatan litologi, peng-ukuran, pengambilan contoh batubara, pengamatan ling-kungan, wawancara, dokumentasi, penelitian laboratorium, pengambilan data sekunder dan tahap Pembuatan LaporanPengusahaan pertambangan karena sifat kegiatannya pada dasarnya selalu menimbulkan perubahan pada alam lingkungannya. Dibalik perubahan pada alam dan lingkungannya, suatu kenyataan pula bahwa usaha pertambangan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan manusia dengan menyediakan bahan baku untuk industri, energi dan lain lain. Rencana upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan adalah mengetahui tahapan-tahapan rencana kegiatan penambangan batubara sejak dari tahap persiapan, tahap operasi hingga tahap pasca operasi. Reklamasi pada lahan paska tambang yang lebih menguntungkan adalah dengan menanam tanaman produksi, sesuai dengan Peta RTRW Kabupaten Kutai Kartanegara.Kata Kunci : Pengelolaan, pemantauan, lahan Tambang, Reklamasi, lingkungan
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum L.) Terhadap Waktu Pemberian Dan Konsentrasi Herbafarm Rahmawati, Eka; Karno, Karno; Agustina, Risqi Amalia
Jurnal Magrobis Vol 15, No 2 (2015): 2015
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.792 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil cabai merah terhadap waktu pemberian dan konsentrasi herbafarm. Penelitian dilaksanakan di Jl. Jelawat No.37 Kelurahan Timbau Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur dari bulan September 2012 sampai Januari tahun 2013.Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) sebagai petak utama (main plot) adalah waktu pemberian pupuk Herbafarm dan sebagai anak petak (sub plot) adalah konsentrasi pupuk Herbafarm, masing-masing perlakuan dalam penelitian ini di ulang 3 kali. Faktor petak utama dalam penelitian yaitu waktu pemberian pupuk Herbafarm (W) yaitu w1 (5 hari sekali), w2 (10 hari sekali) dan w3 (15 hari sekali) sedangakan faktor anak petak penelitian adalah konsentrasi Herbafarm (K) yaitu k0 sebagai tanpa pupuk (Kontrol), k1 (4 cc L-1 air), k2 (6 cc L-1 air) dan k3 (8 cc L-1 air)Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons pertumbuhan dan hasil cabai merah terhadap waktu pemberian dan konsentrasi herbafarm berpengaruh sangat nyata terhadap umur tanaman saat berbunga, sedangkan berpengaruh nyata terhadap bobot buah per tanaman dan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah cabang. Hasil per tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan k3 (8 cc L-1 air) memberikan rata-rata bobot per buah 117,11 g. Hasil sidik ragam pengaruh pemberian herbafarm terhadap hasil bobot buah pertanaman (g) melalui persamaan linier maka didapatkan kurva kuadratik dengan persamaan ? = 104.962 + 0,028x dan r2 = 0,61. Pengaruh waktu pemberian pupuk herbafarm dengan dosis 8 cc L-1 air dan dengan waktu 15 hari sekali setelah tanam, dapat di anjurkan karena mampu memperoleh hasil yang tinggi.Kata Kunci : Respons, cabai merah, herbafarm
PENGARUH PEMBERIAN KAPUR DOLOMIT DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR CAKRA BORNEO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Ardaniah, Ardaniah
Jurnal Magrobis Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.292 KB)

Abstract

The Onion red (Allium cepa L.) is a horticultural commodity belonging to spice vegetables. Spices vegetables are much needed, especially as a complement to cooking spices enhance taste and enjoyment of cuisine. In addition to cooking spices, red onions can also be used as a traditional medicine that is beneficial to health. The use of dolomite lime is able to increase the pH of the soil to be ideal and the plant becomes healthy, then liquid organic fertilizer can increase crop production.. This study aims to analyze the influence of interaction and dolomite lime single factor and concentration of liquid borneo liquid organic fertilizer on the growth and yield of shallot crop (Allium cepa L.). The research was carried out at Pama Daya Taka Business Development Institute, Sungai Terik Village, Batu Sopang Subdistrict, Paser Regency. This study used two factorial Randomized Block Design (RAK), the first factor was the Dolomite Lime treatment and the second factor was concentration Organic Fertilizer Liquid Cakra Borneo. Based on the results of the study showed that the treatment of lime dolomite and concentration of liquid organic fertilizers Cakra Borneo no significant effect on all parameters observed. While for interaction result between treatment of Lime of Dolomite and Dosage of Organic Fertilizer of Cakra Borneo Liquid have significant effect on leaf number parameter at age 3 MST. Keywords: Red onion, dosage, dolomite lime and POC Cakra Borneo
Pengaruh Bokashi Dan POC Bintang Kuda Laut Terhadap Petumbuhan Dan Hasil Terung (Solanum melongena L.) Fadli, Mohamad; Taufik Y., M. Bayu
Jurnal Magrobis Vol 15, No 1 (2015): 2015
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.857 KB)

Abstract

The purpose of research was to know the effect of Bokashi and POC Bintang Kuda Laut to the growth and yield of eggplant.The research was conducted on April to July 2013 at Loa Ipuh, sub distric of Tenggarong. The research was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) with 4x4 analysis factorial and three replications. The first factor was of Bokashi (B) consisted of four levels i,e ; b0 (control), b1 (5 t Bokashi fertilizer ha-1),b2 (7,5 t Bokashi fertilizer ha-1) and b3 (10 t Bokashi fertilizer ha-1).The second factor was POC Bintang Kuda Laut (P) consisted of four levels i.e p0 (control), p1 (0.001 L-1 condensation), p2 (0.002 L-1 condensation) and p3 (0.003 L-1 condensation).The result of research showed that Bokashi were significantly affected to the all parameters. The highest weight of yield per plant of was obtained at Bokashi b3 (10 t pupuk Bokashi ha-1) with average 4.37 kg to compared of control was average 3.40 kg.The effect of POC Bintang Kuda Laut showed were significantly affected to the all parameters. The highest weight of yield per plant of was obtained at p3 (0.003 L-1 condensation) with average 4.23 kg to compared of control was average 3.41 kg. No Interaction between Bokashi and POC Bintang Kuda to the all parameters.Keyword : bokashi, POC bintang kuda laut, eggplant
Analisis Usaha Pengolahan Lateks Karet Pada PT. Budiduta Agromakmur Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Damayanti, Arista; Sundari, Sundari
Jurnal Magrobis Vol 14, No 2 (2014): 2014
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.708 KB)

Abstract

Karet merupakan komoditi unggulan Indonesia yang merupakan penyumbang devisa yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan, keuntungan dan kelayakan usaha pengolahan lateks karet pada PT. Budiduta Agromakmur Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan total produksi pada tahun 2012 sebesar 756.558 kg, maka penerimaan yang diperoleh adalah sebesar Rp 18.913.975.000,-. Sedangkan pendapatan yang diperoleh dengan total biaya sebesar 7.808.128.890,- adalah Rp 11. 105.821.110,-. Nilai R/C ratio sebesar 2,42 sehingga berdasarkan kriteria apabila R/C>1 maka usaha tersebut dapat dikatakan layak dan sudah memberikan keuntungan.
ANALISIS USAHATANI JAGUNG HIBRIDA PADA LAHAN TADAH HUJAN DI KECAMATAN MUARA BADAK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Damayanti, Arista
Jurnal Magrobis Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.937 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis usahatani jagung pada lahan tadah hujan di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2019. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, yaitu penelitan dengan cara mendeskripsikan keadaan di lapangan dari sejumlah individu yang di wawancara secara langsung. yang dijadikan sampel dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi usahatani jagung hibrida di Kecamatan Muara Badak berjalan dengan baik dimana sudah dapat memberikan keuntungan dimana  nilai R/C ratio >1 yaitu sebesar 1,4. Kendala yang dihadapi adalah tingkat produktivitas yang rendah akibat lahan tadah hujan yang mengalami kekeringan dimusim kemarau dan kurangnya penguasaan petani terhadap teknik budidaya serta pemasaran sehingga keuntungan yang didapat masih rendah.
EVALUASI PERTUMBUHAN DAN DAYA HASIL TIGA KULTIVAR PADI GOGO (Oryza sativa L.) AKIBAT PENGGUNAAN JARAK TANAM Rohaeni, Nani
Jurnal Magrobis Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.125 KB)

Abstract

Evaluation of Growth and Yield On Three Cultivars R of Upland Rice (Oryza sativa L.) Due To Use Of Plant Spacing. The research aims to: (i). Studied the effect of plant spacing on growth and yield of three cultivars of upland rice (Oryza sativa L.). (ii). Get the right spacing for three cultiars of upland rice (Oryza sativa L.) in evaluation (iii) the influence of evironmental factors on the grownt and yield power of three cultivars of upland rice (Oryza sativa L.) in evaluation. The reserach was conducted on Maret up to September2016, in the village of Cipta Graha of Kaubun Sub-district of East Kutai Regency. Research design used a Randomized Block Design (RBD) with experimental factorial and each treatment has 3 replicated. The first factor is cultivar of Gedagai and Kunyit.While the second factor is plant spacing 20 x 20 cm, 20 x 25 cm, 25 x 25 cm, 25 x 30 cm, dan 30 x 30 cm. Analysis data using ANOVA tables with advanced test Least Significant Difference (LSD) level 5%.The research results showed no significant interaction between cultivar treatment and plant spacing.The influence of cultivars had a significant effect on plant height of 45 hst, number of tillers/hill, and total grain amount/panicle, whereas in the treatment of spacing significant effect on total number of tillers/hill, number of productive tillers/hill and 1000 grain weight. Kultivar Gedagai and kunyit have the highest potential yield of successive respectively 1,483 Mg ha-1 and 1,319 Mg ha-. Treatment of plant spacing 25cmx25cm has the highest ppotential yield ie 1,430 Mg ha-1. All observed characters are influenced by environmental factors (h2 < 0,5).Keywords: Gedagai, Kunyit, Upland rice
ANALISIS INPUT-OUTPUT ENERGI BUDIDAYA MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DENGAN SISTEM IRIGASI SPRINKLER Suryanto, Joko; Kasim, Hasni; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Magrobis Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.419 KB)

Abstract

The aim of the research was energy analysis (input-output) cucumber in cultivation under sprinkler irrigation system. Data were collected using interview method from cucumber farmer that cultivation cucumber in field 15 x 9 m2 in Bengalon, Kutai Timur. The results indicated that  total energy input and total energy output was found 35 204 MJ/ha and 69 926 MJ/ha, respectively. The energy indices covering energy rasio (energy use efficiency), energy specific,  energy productivity and net energy were 1,99,  0,40 MJ/kg, 2,48 kg/MJ and 34 722 MJ/ha, respectively. The cucumber cultivativation under sprinkler irrigation system, 38,21 % of total energy input was classified direct energy and 61,79 % was indirect energy. Results futher indicated that 90,18 % of total energy input was in non-renewable energy form, and only 9,82 % was in renewable form. The main non-renewable inputs were fuel and chemical fertilizers 34,53 % and 22, 69 %, respectively. Therefore, irrigation efficiency should be improved and reductions of chemical fertilizers would be suggested to reduce non-renewable energy input in cucumber cultivativation under sprinkler irrigation system. Keywords: Cucumber cultivation, energy rasio, input energy, non-renewable energy, sprinkler irrigation system

Page 5 of 21 | Total Record : 207