cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN EDAMAME (KACANG KEDELAI) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS RANTAU LABAN KOTA TEBING TINGGI TAHUN 2021 Selvia Yolanda Dalimunthe1, Endang Sihaloho, Mery Krista Simamora,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2722

Abstract

Providing Exclusive breast milk ( ASI ) is the best investment for health and intelligence of children. One of the causes of low exclusive breast feeding is low nutritional intake and insufficient amount of breast milk produced to meet the baby’s demand. Vegetable soybeans, known ad Edamame have the potential for nutrition for breast feeding mothers, because they contain phytosterol compounds that function to increase and accelerate milk production ( lactogogum effect ). The purpose of this study was determine the effect of Edamame on milk production in postpartum mothers at the Rantau Laban Health Center, Tebing Tinggi City. The research method used was an experiment with a one group pretest posttest approach. The reasearch sample was 15 postpartum mothers. Sampling using is total sampling technique. Giving Edamame as much as 65 grams/day for 5 days. bivariate analysis using the wilcoxon statistical test, the  result showed p value = 0.000 which is smaller than 0.05 so that there is an effect of giving Edamame on breast milk production in postpartum mothers at the Rantau Laban Community Health Center, Tebing Tinggi City. Suggestions for health assignment are expected to provide proper nutrition to postpartum mothers while breast feeding so that they can support the success of goverment programs in efforts to increase the coverage of exclusive breast feeding.Keywords : Edamame ( Soybean ), Breast Milk Production, Post Partum.
TEKNIK RADIOGRAFI OSSA PELVIS DENGAN SANGKAAN FRAKTUR OS PUBIS DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI KABUPATEN KARO TAHUN 2022 Veryyon Harahap, Saufa Taslima
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2856

Abstract

ABSTRAK Fraktur adalah patah tulang, biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik,kekuatan dan sudut dari tenaga tersebut, keadaan tulang itu sendiri, dan jaringan lunak di sekitar tulang akan menentukan apakah fraktur yang terjadi itu lengkap atau tidak lengkap. Fraktur lengkap terjadi apabila seluruh tulang patah, sedangkan pada fraktur tidak lengkap tidak melibatkan seluruh ketebalan tulang. Ada beberapa istilah yang dipakai untuk menjelaskan tipe fraktur yaitu. Fraktur Transversal,Fraktur Longitudinal, Fraktur Segmental, Fraktur Kompresi dan Fraktur Avulsi.Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui hasil gambar radiografi, Apabila terjadi fraktur atau benturan serta diakibatkan oleh faktor KLL (kecelakaan lalu lintas). Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana teknik pemeriksaan  radiogrfi Ossa Pelvis dengan sangkaan Fraktur Os Pubis di instalasi Radiologi Rumah Sakit Efarina Berastagi Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan data dengan cara observasi, studi dokumentasi dan studi literature (kepustakaan). Hasil penelitian pemeriksaan Ossa Pelvisdengan sangkaan Fraktur Os Pubis di instalasi Radiologi Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi adalah secara umum dengan menggunakan proyeksi AP(AnteriorPosterior). Pesawat Rontgen yang ideal untuk radiografi Ossa Pelvis adalah jenis pesawat rontgen yang portable atau mobile X-Ray unit dengan kemampuan yang relatif rendah. Film rontgen yang digunakan jenis high speed yang dikombinasikan dengan intensifying screen (IS) yang fast screen dimana jenis film dan intensifying screen (IS) ini dapat menghasilkan gambaran dengan detail dan ketajaman yang baik. Dengan demikian dosis radiasi juga dapat dikurangi bagi pasien dan operator itu sendiri. Proses pencucian film rontgen yang digunakan sebaiknya menggunakan Automatic Processing. Diharapkan dapat digunakan sebagai referensi dari hasil radiografi khususnya pada kasus Fraktur Os Pubis. Kata  kunci : Ossa Pelvis, fraktur Os Pubis        ABSTRACT               A fracture is a fracture, usually caused by trauma or physical exertion, the strength and angle of the force, the state of the bone itself, and the soft tissue surrounding the bone will determine whether the fracture is complete or incomplete. Complete fracture occurs when the entire bone is broken, whereas incomplete fracture does not involve the entire thickness of the bone. There are several terms used to describe the type of fracture, namely. Transverse Fractures, Longitudinal Fractures, Segmental Fractures, Compression Fractures and Avulsion Fractures.The examination aims to determine the results of radiographic images, if there is a fracture or collision and it is caused by the KLL factor (traffic accident). The research objective was to find out how the Ossa Pelvis radiographic examination technique with suspected Os Pubis Fractures in the Radiology installation of the Efarina Berastagi Hospital in 2020. This type of research is descriptive research using data collection techniques by means of observation, documentation study and literature study (literature). The results of the research on the examination of Ossa Pelvis with suspected Os Pubis Fractures in the Radiology installation of the Efarina Etaham Berastagi Hospital were generally using the AP (Anterior Posterior) projection. The ideal X-Ray aircraft for radiographs. Ossa Pelvis is a portable or mobile X-Ray unit with relatively low capability. The x-ray film used is a high speed type combined with a fast intensifying screen (IS) where this type of film and the intensifying screen (IS) can produce images with good detail and sharpness. Thus the radiation dose can also be reduced for both the patient and the operator himself. The process of washing the X-ray film used should be Automatic Processing. It is hoped that it can be used as a reference for radiographs, especially in cases of Os Pubis fracture.Key words: Ossa Pelvis, Os Pubis fracture
TANGGUNG JAWAB FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) KABUPATEN NIAS SELATAN DALAM MEMINIMALISIR KENAKALAN REMAJA) Wantri Hondo, Hanna Aritonang
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2704

Abstract

Abstract Religious Harmony Forum, hereinafter abbreviated as FKUB, is a forum formed by the community and facilitated by the Regency/City Provincial Government in order to build, maintain, and empower religious communities for harmony and prosperity. Religious Harmony Forum (FKUB) as an institution that has a strategic role to overcome social ills, not only religion, but also juvenile delinquency which is a part of society. This forum acts as a consultation effort for the government to create religious harmony and empower the morals and ethics of religious people. With the existence of the South Nias Regency, FKUB, it is hoped that it can help the government not only solve various problems related to religious life but also foster the spirituality and morals of teenagers. This forum is also expected to be able to establish cooperation between religious communities, schools, families and other community institutions in overcoming various problems of social and religious phenomena. Keywords : FKUB, South Nias Regent, Juvenile Delinquenc
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR RUMPUT LAUT TERHADAP PERTUMBUHAN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PRE NURSERY Eka Bobby Febrianto; Sri Murti Tarigan; Apridho Efraim
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2810

Abstract

The Effect of Seaweed Liquid Fertilizer on the Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq) in Pre Nursery. The purpose of this research is. Knowing the growth response of oil palm seedlings (Elaeis guineensis Jacq) with the application of liquid seaweed fertilizer. This research was conducted from July 2020 - September 2020, starting from sampling the height of the seeds, the number of leaves, the diameter of the stem, the wet weight of the plant, the dry weight of the plant to data processing. This study used a non-factorial randomized block design (RBD) method, namely by collecting samples of seed height, number of leaves, stem diameter, plant wet weight, plant dry weight to be analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) with the continued test of Duncan's Multiple Range Test. (DMRT) at the 5% level. Key words: Oil palm, Pre Nursery, Seaweed
KEKUATAN ALAT BUKTI DALAM TINDAK PIDANA CYBER ismail Ismail; Syahril Siahaan; Thomy Faisal; Syamsuar R W
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2952

Abstract

Pengaturan alat bukti yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika dapat memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi apatar penegak hukum untuk membuktikan pelaku tindak pidana dunia maya untuk dapat dipertanggungjawabankan secara pidana. Dengan adanya penyimpangan alat bukti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik merupakan instrumen hukum bagi aparat penegakan hukum dalam rangka untuk mengungkapakan kejahatan dunia maya sebagai suatu kejahatan inkonvensional dengan cara yang khusus dan membutuhkan keahlian tertentu untuk dapat mengungkapkan sekaligus menjerat pelakunya. Kata Kunci: Alat Bukti, Tindak Pidana Dunia Maya, Transaksi Elektronik
UJI AKTIVITAS INFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Galur wistar) Evi Depiana Gultom, Novarianti Marbun
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i1.2780

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Inflamasi adalah suatu respon protektif terhadap cidera. Salah satu tanda inflamasi adalah edema. Kelor (Moringa oleifera L.) mengandung flavonoid sebagai zat berkhasiat utama. Flavonoid diketahui menghambat COX-2 pada proes inflamasi.Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan dosis efektif ekstrak sebagai anti-inflamasi. Metode : Eksperimental. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut tranol 80%. Uji aktivitas antiinflamasi yang dilakukan dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Setiap kelompok terdiri dari 3 ekor tikus putih. Kelompok pertama (kontrol negatif) diberikan 0,5% suspensi Na-CMC, kelompok ke-2 (kontrol positif) diberikan natrium diklofenak 2,25 mg/kgBB, sedangkan kelompok ke-3, ke-4 dan ke-5 secara berturut-turut diberikan ekstrak etanol daun kelor sebesar 100, 150, dan 200 mg/kgBB. Masingmasing tikus kemudian diinduksi menggunakan karagenan 1% secara subplantar. Volume radang diukur menggunakan plestimometer dilakukan selama 3 jam dengan interval waktu 30 menit. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA (analysis of Variance). Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol negatif memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok perlakuan lainnya dimana tidak menunjukkan efek anti-inflamasi. Kesimpulan : Ekstrak etanol daun kelor 200 mg/kgBB memiliki efek antiinflamasi yang paling baik dibandingkan dengan ekstrak etanol 100, 150 mg/kgBB, tetapi masih berada dibawah Na-Diklofenak. Kata Kunci : Ekstrak etanol, Moringa oleifera L., Anti-inflamasi, Volume radan
TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT HUTA BAYU RAJA Adrian K Tarigan, SE., MM
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i1.2862

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai baik secara parsial maupun simultan di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor camat Huta Bayu Raja yang berjumlah 31 orang dan penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menjadikan populasi menjadi sampel, namun tidak termasuk Kepala Camat, sebab yang menjadi subjek pengaruh di penelitian ini adalah Kepala Camat. Sehingga sampel penelitian ini berjumlah 30 responden. Sumber data penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian survey. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk analisis statistik dan model regresi telah diuji terlebih dahulu dalam uji asumsi klasik. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengujian secara parsial menunjukkan Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja, dan pengujian secara parsial menunjukkan Stres Kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Secara bersama-sama Gaya Kepemimpinan dan Stres Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Pada uji thitung 2,923 > 1,703 ttabel,dengan nilai signifikan 0,007 < 0,05 dinyatakan terdapat pengaruh signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Pada uji thitung -0,773 < 1,703 ttabel, dengan nilai signifikan 0,446 > 0,05 dinyatakan tidak adanya pengaruh antara stres kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Pada uji fhitung 4,461 > 3,32ftabel, dengan nilai signifikan 0.021 < 0.05 dinyatakan secara bersama-sama terdapat pengaruh signifikan antara gaya kepemimpinan dan stres kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Huta Bayu Raja. Gaya kepemimpinan yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan demokratis, dimana pemimpin camat selalu melibatkan pegawai dalam setiap musyawarah pengambilan keputusan serta pemimpin yang tidak egois dan tauladan.  Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Stres Kerja, Kinerja Pegawai. ABSTRACTThis study aims to see the effect of Leadership Style and Work Stress on Employee Performance, either partially or simultaneously at the Huta Bayu Raja Sub-District Office. The type of research used is quantitative. The population in this study were 31 employees of the Huta Bayu Raja sub-district office and the determination of the number of samples in this study was to make the population a sample, but not including the Head of the Camat, because the subject of influence in this study was the Head of the Camat. So that the sample of this study amounted to 30 respondents. The data source of this research is primary data by using a research instrument in the form of a questionnaire. The data collection method used is survey research. This study uses multiple linear regression analysis for statistical analysis and the regression model has been tested first in the classical assumption test. The results of the study stated that the partial test showed that Leadership Style had a significant positive effect on Employee Performance at the Huta Bayu Raja Sub-District Office, and the partial test showed that Job Stress had a significant negative effect on Employee Performance at the Huta Bayu Raja Sub-District Office. Taken together, leadership style and work stress have a significant effect on employee performance at the Huta Bayu Raja sub-district office. In the t-test of 2.923 > 1.703 t table, with a significant value of 0.007 <0.05, it is stated that there is a significant influence between leadership style on employee performance at the Huta Bayu Raja Sub-District Office. In the t-test -0.773 < 1.703 t table, with a significant value of 0.446 > 0.05, it was stated that there was no influence between work stress on employee performance at the Huta Bayu Raja Sub-District Office. In the f-test of 4.461 > 3.32ftable, with a significant value of 0.021 <0.05, it is stated that together there is a significant influence between leadership style and work stress on employee performance at the Huta Bayu Raja Sub-District Office. The leadership style used in this study is a democratic leadership style, where the sub-district leader always involves employees in every decision-making deliberation as well as leaders who are not selfish and are role models.  Keywords: Leadership Style, Job Stress, Employee Performance
PERANAN REMAJA DALAM KEAKTIFAN PELAYANAN DAN PERKAMBANGAN GEREJA Megawati manullang ,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2755

Abstract

Abstract Adolescence is a very productive period to be nurtured and guided in ministry. If youth are nurtured to the maximum, they will have a positive influence on others and also on the growth of the church because youth will become the next generation who will continue the duties and responsibilities of the Church as witnesses of Christ in the midst of a world full of challenges. A world full of challenges, needs to be lit up with the presence of God-fearing youth. This starts from the formation of youth in ministry in the church.Keywords: Youth, Church                                                           AbstrakMasa remaja adalah masa yang sangat produktif untuk dibina dan di bimbing dalam pelayanan.  Apabila remaja dibina dengan maksimal, mereka akan membawa pengaruh positif  bagi sesama dan juga terhadap pertumbuhan gereja karena remaja akan menjadi generasi penerus yang akan melanjutkan tugas dan tanggungjawab  Gereja sebagai saksi  Kristus di tengah-tengah dunia yang penuh dengan tantangan ini. Dunia yang penuh dengan tantangan, perlu di terangi dengan kehadiran para remaja yang takut akan Tuhan. Ini dimulai dari pembinaan remaja dalam pelayanan di gereja. Kata kunci: Remaja, Gereja. 
PERJANJIAN LAUSANNE 1974 DAN IMPLIKASINYA DALAM KEKRISTENAN DI LINGKUNGAN GUNUNG SITOLI Yatri Iman R. Zebua1, Andar Gunawan Pasaribu2 , Adiani Hulu3
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2711

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang menggunakan teknik triangulasi; observasi, interview dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 5 orang pakar yang sudah dianggap senior theology yang dipilih dengan tektik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk angket tertutup dan interview serta observasi kajian literatur terkait dengan Perjanjian Lausanne 1974 dan implikasinya dalam kekristenan yang terfokus pada Revitalisasi Missio Dei Evanggelikal di lingkungan Kota Gunungsitoli Kepulauan Nias Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk memberi usulan konkrit terkait cara menjaga keharmonisan dan kesatuan dalam masyarakat kota Gunungsitoli yang pluralisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi dari perjanjian Lausanne 1974 dalam hal Revitalisasi Missio Dei Evangelikal, menghadirkan sebuah temuan baru yakni konsep bahwa misi adalah bukan soal apa yang Allah katakan di dalam gereja melainkan apa yang Ia katakan di dalam dunia. Hal ini kemudian terekspresi secara kuat dan konkrit dimana kerjasama antar gereja dalam bentuk gerakan kehidupan dan tugas-tugas (tasks and life), Iman dan Tata Gereja (Faith and regulation) yang berjalan dengan harmonis di kota Gunungsitoli, kepulauan Nias. Interpretasi secara praksis adalah bahawa di kota Gunungsitoli tercapai cita-cita atau idealisme kemanusiaan secara utuh yang bermakana bahwa di situ pulalah misi kekristenan dilihat sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan dunia. Dengan kata lain, Perjanjian Lausanne dapat dikatakan sebagai refleksi keyakinan iman dan misi evangelikal yang diimplikasikan secara utuh, luas dan transformatif dimana misi di sini dilihat sebagai sebuah proses yang integral dari transformasi manusia secara keseluruhan.   Kata kunci: Perjanjian Lausanne, Misi dan Penginjilan, Revitalisasi Missio Dei Evangelikal. 
KAJIAN TEKNIK PENGOLAHAN AIR BERSIH DENGAN SISTEM SARINGAN PASIR LAMBAT (DOWNFLOW) YANG BERSUMBER DARI DI KABUPATEN BATU BARA 1Ferry Anderson ,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2835

Abstract

Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang mempunyai kawasan wilayah pesisir yang sangat luas, sehingga memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan sumberdaya perikanan dan lautan (1). Potensi  perikanan dan kelautan Sumatera Utara berasal dari budidaya laut 100.000 Ha, budidaya air tawar 81.372,84 Ha, terdiri budidaya tambak 20.000 Ha, dan perairan umum 155.797 Ha (2). Salah  satu  kabupaten  di  wilayah  pesisir  Pantai  Timur  Sumatera  Utara  yang memiliki potensi besar adalah Kabupaten Batu Bara dengan luas wilayah 904,96 km2. Pada wilayah ini terdapat 21 desa pesisir yang terletak di 5 kecamatan dengan panjang pantai  58  km salah satunya kecamatan Talawi.   Hasil penelitian menunjukan bahwa Sistem SPL dalam menaikkan nilai pH belum menunjukkan hasil yang siginifikan. Penyaringan dengan ketebalan pasir 110 cm merupakan saringan paling efektif karena mampu menaikkan pH dari 7 Untuk parameter kekeruhan pada ketebalan pasir 110 cm mengurangi kekeruhan dari 66 NTU menjadi 43 NTU dengan debit air 0,0302 m3/jam dan kecepatan 0,1 m/jam. Ketebalan pasir 110 cm mengurangi kekeruhan dari 90 NTU menjadi 10 NTU dengan debit air 0,0156 m3/jam dan kecepatan 0,11 m/jam. Ketebalan pasir 70 cm mengurangi kekeruhan dari 90 NTU menjadi 6 NTU dengan debit air 0,0288 m3/jam dan kecepatan 0,188 m/jam. Hal ini menunjukkan variasi ketebalan pasir untuk sistem SPL sangat berpengaruh untuk mengetahui efektifitas saringan dalam mengolah air menjadi air bersih terutama pada parameter kekeruhan.