cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN (MP ASI) PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI BPM TINA SIREGAR, DESA SIDOMULYO, KECAMATAN BIRU-BIRU, KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2021 Rida Rumondang Lubis1, Selvia Yolanda, Dalimunthe2 , Endang Sihaloho3, Mery Krista Simamora4,; Yeni Friska Sinulingga5
JURNAL PIONIR Vol 7, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i2.2883

Abstract

AbstrakDiare adalah penyebab nomor satu kematian balita diseluruh dunia. Badan perserikatan bangsa bangsa untuk urusan anak (unicef)  memperkirakan bahwa setiap 30 detik ada satu anak yang meninggal dunia karena diare di indonesia. Kejadian diare pada balita salah satunya disebabkan oleh hiegne termasuk pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makan, dimana bayi sudah diberikan selain asi (air susu ibu) sebelum 6 bulan menurut world health organization, bayi yang mendapatkan makanan pendamping asi sebelum berusia enam bulan akan mempunyai resiko 17 kali lebih besar mengalami diare. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping asi pada bayi usia 0-6 bulan dengan kejadian diare di bpm tina siregar, desa sidomulyo, kecamatan biru-biru, kabupaten deli serdang tahun 2021. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan 47 sampel. Kemudian diolah menggunakan program komputer spss versi 20 dengan uji chi-square dengan a=0,05 (95%). Berdasarkan uji statik chi-square didapatkan nilai p-value=0,009< a=0,05 yang artinya terdapat hubungan signifikan antara hubungan pemberian makanan pendamping-asi pada bayi usia 0-6 bulan dengan kejadian diare di bpm tina siregar desa sidomulyo, kecamatan biru-biru kabupaten deli serdang. Berdasarkan analisis bivariat data hubungan pemberian makanan pendamping-asi pada bayi 0-6 bulan dengan kejadian diare dibpm tina siregar desa sidomulyo kec. Biru-biru kab deli serdang tahun 2021 dengan kategori bayi yang di berikan makanan pendamping-asi mayoritas mengalami diare sebanyak 23 bayi (71,9%). Dan bayi yang tidak diberikan makanan pendamping-asi mayoritas tidak mengalami diare sebanyak 4 bayi (26,7%). Disarankan untuk ibu yang mempunyai bayi hendaknya memberikan makanan pendamping-asi secara tepat dengan asupan gizi yang cukup supaya bayi nya tidak memiliki kejadian diare yang berlebihan, untuk penelitian lebih lanjut dapat menambahkan faktor lain seperti dukungan keluarga, dan sosial ekonomi keluarga dengan jumlah sampel yang lebih besar.Kata Kunci : Pemberian Makanan Pendamping ASI, Diare Diarrhea is the number one cause of toddler deaths around the world. The united nations agency for child affairs (unicef) estimates that every 30 seconds there is one child who dies of diarrhea in indonesia. The incidence of diarrhea in toddlers one of which is caused by hiegne includes knowledge and attitudes of mothers in feeding, where babies have been given other than asi (mother's milk) before 6 months according to world health organization, babies who get asi complementary food before six months old will have risk 17 times bigger have diarrhea. Research objectives to determine the correlation of breastfeeding complementary feeding in infants age 0-6 months with the incidence of diarrhea in bpm tina siregar, sidomulyo village, biru-biru district, deli serdang district in 2021.Research samples taken using the purposive sampling method with 47 samples. Then processed using spss version 20 computer program with chi-square test with a = 0.05 (95%). Based on chi-square static test, p-value = 0.009 <a = 0.05, which means that there is a significant relationship between breastfeeding-supplementary feeding relationship in infants age 0-6 months with the incidence of diarrhea in bpm tina siregar, sidomulyo village, blue district -blue deli serdang regency. Based on bivariate analysis data on the relationship between breastfeeding-supplementary feeding for infants 0-6 months with the incidence of diarrhea at bpm tina siregar, sidomulyo village, kec. Biru serdang district kab-2021 in the category of babies who are given complementary food-breastfeeding the majority of diarrhea as many as 23 infants (71.9%). And babies that are not given complementary food-asi majority does not have diarrhea as much as 4 babies (26.7%). It is recommended for mothers who have babies should provide complementary asi food with appropriate nutrition intake so that the baby does not have excessive diarrhea, for further research can add other factors such as family support, and family socio-economic with a higher sample amount big. Keywords: Provision Of Complementary Feeding, Diarrhea
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN EDAMAME (KACANG KEDELAI) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS RANTAU LABAN KOTA TEBING TINGGI Selvia Yolanda Dalimunthe, , Endang Sihaloho, Mery Krista Simamora,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2779

Abstract

ASI ) is the best investment for health and intelligence of children. One of the causes of low exclusive breast feeding is low nutritional intake and insufficient amount of breast milk produced to meet the baby’s demand. Vegetable soybeans, known ad Edamame have the potential for nutrition for breast feeding mothers, because they contain phytosterol compounds that function to increase and accelerate milk production ( lactogogum effect ). The purpose of this study was determine the effect of Edamame on milk production in postpartum mothers at the Rantau Laban Health Center, Tebing Tinggi City. The research method used was an experiment with a one group pretest posttest approach. The reasearch sample was 15 postpartum mothers. Sampling using is total sampling technique. Giving Edamame as much as 65 grams/day for 5 days. bivariate analysis using the wilcoxon statistical test, the result showed p value = 0.000 which is smaller than 0.05 so that there is an effect of giving Edamame on breast milk production in postpartum mothers at the Rantau Laban Community Health Center, Tebing Tinggi City. Suggestions for health assignment are expected to provide proper nutrition to postpartum mothers while breast feeding so that they can support the success of goverment programs in efforts to increase the coverage of exclusive breast feeding. Keywords : Edamame ( Soybean ), Breast Milk Production, Post Partum.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT RAYA Adrian K Tarigan, SE., MM.
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.2861

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinen terhadap kinerja pegawai, disiplin kerja terhadap kinerja karyawan serta untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Raya. Penelitian ini di laksanakan pada Kantor Camat Raya, hal ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai negeri pada Kantor Camat Raya. Untuk populasi dan sampel peneliti mengembil keseluruhan Pegawai Raya pada Kantor Camat Raya yang berjumlah 30 orang responden.Kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai Kantor Camat Raya. Kenyatan ini dibuktikan dengan hasil uji statistik dimana nilai t tabel  sebesar 0.05 yang dibandingkan dengan nilai t hitung untuk variabel kepemimpinan 9,019. Hasil perbandingan tersebut menunjukan bahwa nilai t hitung  > t tabel yaitu 9,019 > 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Disiplin kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja Pegawai  Kantor Camat Raya. Kenyataan ini dibuktikan dengan hasil uji statistic  dimana nilai t tabel sebesar 0,05 yang dibandingkan dengan nilai t hitung untuk variabel disiplin kerja -0,274.  Hasil perbandingan tersebut menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel yaitu -0,274 > 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa secara parsial, variabel kepemimpinan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Berbeda dengan variabel disiplin kerja yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja Pegawai Kantor Camat Raya. Secara simultan, kepemimpinan dan disiplin kerja berpengaruh terhadap Kinerja pegawai. Kata kunci: Kepemimpinan, disiplin kerja, kinerja karyawan. ABSTRACT               The purpose of this study was to determine the effect of leadership on employee performance, work discipline on employee performance and to determine the influence of leadership and work discipline simultaneously on employee performance at the District Head Office. This research was carried out at the District Head Office, it aims to determine the performance of civil servants at the District Head Office. For the population and the sample, the researcher took the entire Civil Service Office at the District Head Office, which amounted to 30 respondents. Leadership has a positive influence on the Performance of the Sub-District Head Office. This fact is evidenced by the results of statistical tests where the t table value is 0.05 which is compared with the calculated t value for the leadership variable 9.019. The results of the comparison show that the value of t arithmetic > t table is 9.019 > 0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted. Work discipline has a negative effect on the performance of the Sub-District Head Office. This fact is evidenced by the results of statistical tests where the t table value is 0.05 which is compared to the t arithmetic value for the work discipline variable -0.274. The results of the comparison show that the value of t arithmetic > t table is -0.274 > 0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted.The results of this study conclude that partially, the leadership variable is not significant to employee performance. In contrast to the work discipline variable that has a significant effect on the performance of the Sub-District Head Office. Simultaneously, leadership and work discipline affect employee performance. Keywords: Leadership, work discipline, employee performance.  
PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KAWASAN KONSERVASI TWA DOLOK TINGGI RAJA DAN AEK NAULI 1Andi Ricoh Aditya Mahendra, Nova Yudia Winata2
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2753

Abstract

TWA Dolok Tinggi Raja yang terletak di Desa Dolok Merawa, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun merupakan kawasan konservasi yang memiliki daya tarik wisata yang sangat menarik yaitu dengan adanya kawah putih. Selain itu, terdapat juga potensi destinasi wisata di Aek Nauli berupa konservasi Gajah Sumatra. Kedua kawasan konservasi ini memiliki potensi untuk pengembangan kawasan objek wisata yaitu kawah putih dan konservasi Gajah Sumatra. TWA Dolok Tinggi Raja dan ANECC ini nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang direkomendasikan di Sumatera Utara tentunya untuk kawasan ditingkat konservasi sekaligus dapat mempromosikan budaya loka serta kegiatan-kegiatan konservasi secara langsung maupun tidak langsung dapat mendukung upaya pelestarian hutan baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang telah berkunjung. Tujuannya adalah untuk menyadarkan serta meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan lingkungannya untuk menikmati keindahannya yang masih terjaga. Kata kunci: Keanekaragaman Hayati, Ekowisata, Konservasi Abstract TWA Dolok Tinggi Raja, located ini Dolok Merawa village,Simalungun regency, is a conservation area that has a very interesting tourist attraction, namely the presence of Kawah Putih. In addition, there is also a potential tourist destination in Aek Nauli in the from of Gajah Sumatra conservation. Both of these conservation areas have the potential for the development of tourist attraction areas, namely Kawah Putih dan the Gajah Sumatra conservation. TWA Dolok Tinggi Raja and ANECC can later become one of the recommended tourist destination in Noth Sumatera, of course for areas t the conservation level asa well as being able to promote local culture and conservation acticites. of course for areas at the conservation level as well as being able to promote local culture and conservation activities, direcly or indirectly, can support forest conservation efforts bothby local communities and tourist who have visited. The golas to raise awareness and icrease public knowledge of the important of protecting nature and its environment to enjoy its beauty that is still awake. Kata kunci: Biodiversity, Ecotourism, Conservation
THE EFFECT OF CLUSTERING TECHNIQUE IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT GRADE X OF MAALWASHLIYAHKEDAISIANAM IN 2021/2022 ACADEMIC YEA Erica Jurisa1 Rahma Yunita Ansi2
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2710

Abstract

ABSTRAK This study aims to determine the significant effect of clustering techniques on the achievement of tenth graders in writing descriptive texts. This research is conducted at a private school in MA Alwashliyah Kedaisianam, Batubara. The research is conducted using an experimental research design and the sample consist of 80 students consisting of: two groups. They are the experimental group which is taught with clustering technique and the control group which is taught without special technique. Each group consists of 40 students. The instrument used to collect data is a descriptive text writing test. The data obtained were analyzed using t-test. The test found that the scores of students in the experimental group is significantly higher than the scores of students in the control group (observed t-value 5.35 > t-table value 1.91). the conclusion is the clustering technique has a significant effect on student achievement in descriptive writing. Key Word : Writing, Descriptive text, Clustering Technique.
TEKNIK PENGOLAHAN AIR BERSIH DENGAN SISTEM SARINGAN PASIR LAMBAT (DOWNFLOW) YANG BERSUMBER DARI DI SUNGAI ASAHAN 1Ferry Anderson ,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2834

Abstract

ABSTRAKAir merupakan sumber daya yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup baik untuk memenuhi kebutuhan maupun menopang hidupnya secara alami. Beberapa sumber air yang tersedia, penduduk Indonesia sebagian besar menggunakan air permukaan terutama air sungai dan air sumur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kementrian lingkungan Hidup (KLH) pada tahun 2022 bahwa 70– 75 % sungai di 33 provinsi Indonesia telah tercemar. Polutan dominan yang mencemari sungai berasal dari limbah domestik (limbah berasal dari rumah tangga). Untuk meningkatkan kebutuhan dasar masyarakat mengenai kebutuhan air bersih, maka perlu disesuaikan teknologi yang sesuai dengan tingkat penguasaan teknologi dalam masyarakat itu sendiri. Salah satu alternatif yakni dengan menggunakan teknologi pengolahan air sederhana dengan saringan media berbutir yaitu pasir. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sistem SPL dalam menaikkan nilai pH belum menunjukkan hasil yang siginifikan. Penyaringan dengan ketebalan pasir 110 cm merupakan saringan paling efektif karena mampu menaikkan pH dari 7 Untuk parameter kekeruhan pada ketebalan pasir 110 cm mengurangi kekeruhan dari 66 NTU menjadi 43 NTU dengan debit air 0,0302 m3/jam dan kecepatan 0,1 m/jam. Ketebalan pasir 110 cm mengurangi kekeruhan dari 90 NTU menjadi 10 NTU dengan debit air 0,0156 m3/jam dan kecepatan 0,11 m/jam. Ketebalan pasir 70 cm mengurangi kekeruhan dari 90 NTU menjadi 6 NTU dengan debit air 0,0288 m3/jam dan kecepatan 0,188 m/jam. Hal ini menunjukkan variasi ketebalan pasir untuk sistem SPL sangat berpengaruh untuk mengetahui efektifitas saringan dalam mengolah air menjadi air bersih terutama pada parameter kekeruhan.  
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA CYBER YANG DILAKUKAN OLEH BANK M Irfan Islami Rambe; Zulfahri Harahap; Irwansyah Putra; Ahmad Afandi Siregar
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.2956

Abstract

Bank memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari kedudukan bank sebagai lembaga intermediasi, yang menghimpun dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk-bentuk lainnya. Peran dan fungsi intermediasi dari bank telah menghidupkan perputaran uang dari pihak yang kelebihan dana kepada pihak yang kekurangan dana. Jenis Penelitian ini adalah Normatif, pengumpulan data-data melalui wawancara dan Observasi. Maraknya kejahatan dunia cyber saat ini menjadi permasalahan bersama antara nasabah dan lembaga perbankan. Berdasarkan pembahasan yang telah disampaikan pada bab sebelumnya tentang aspek perlindungan hukum atas data pribadi nasabah, dengan menggunakan perlindungan secara implisit yaitu Perlindungan secara implisit (implicit deposit protection), yaitu perlindungan yang dihasilkan oleh pengawasan dan pembinaan yang efektif yang dapat menghindarkan terjadinya kebangkrutan bank. dan Perlindungan secara eksplisit (explicit deposit protection) yaitu perlindungan melalui pembentukan suatu lembaga yang menjamin simpanan masyarakat, sehingga apabila bank mengalami kegagalan, lembaga tersebut yang akan mengganti dana masyarakat.Kata Kunci : Cyber, Bank, Perlindungan, pertanggungjawaban
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DI KLINIK BPM WIDYA PRATIWI HUTA JERUK LARAS II KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Sri Rahma Friani, Meyana Marbun, Yeni Trisna Purba, Nur Musdalifah, Romauli Pakpahan
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2801

Abstract

ABSTRAKKejadian Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia dalam kehamilan merupakan penyebab tidak langsung dan penyebab utama dari Kematian Ibu dan Bayi di Indonesia (Arali, 2008; Saifuddin 2008). Berdasarkan hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 menyebutkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Kesepakatan global Millennium Development Goals (MDGs) menargetkan AKI tahun 2015 di Indonesia dapat diturunkan menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang KEK. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif. Populasi penelitian ini adalah  seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Perdagangan. Sampel dalam  penelitian ini seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Perdagangan sebanyak 50 orang (Total Sampling). Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu hamil mayoritas responden berpengetahuan kurang sebanyak 26 responden (52%) dan minoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 5 responden (10%). Diharapkan penelitian ini  dapat menjadi bahan masukan bagi petugas kesehatan meningkatkan mutu pelayanan dan pendidikan kesehatan serta informasi tentang KEK pada ibu hamil dengan pemberian penyuluhan.Kata Kunci   :     Pengetahuan, Ibu Hamil, KEK ABSTRACTThe incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) and anemia in pregnancy is an indirect cause and the main cause of maternal and infant mortality in Indonesia (Arali, 2008; Saifuddin 2008). Based on the results of the Indonesian Demographic Health Survey (IDHS) in 2007 stated that the Maternal Mortality Rate (MMR) was 228 per 100,000 live births. The global agreement on the Millennium Development Goals (MDGs) targets the 2015 MMR in Indonesia to be reduced to 102 per 100,000 live births. The purpose of this study was to describe the knowledge of pregnant women about SEZ. This type of research is descriptive. The population of this study were all pregnant women in the Work Area of the Trade Health Center. The sample in this study were all pregnant women in the Work Area of the Trade Health Center as many as 50 people (Total Sampling). The results of the study obtained that the knowledge of pregnant women was the majority of respondents with less knowledge as many as 26 respondents (52%) and a minority of respondents with good knowledge of 5 respondents (10%). It is hoped that this research can be input for health workers to improve the quality of health services and education as well as information about SEZ for pregnant women by providing counseling.Keywords: Knowledge, Pregnant Women, KEK 
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSKESMAS BAH KAPUL DI WILAYAH KERJA KECAMATAN SIANTAR SITALASARI KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2021 Jumadiah Wardati BR Saragih, SKM., MM
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.2866

Abstract

ABSTRAKSuatu organisasi harus memiliki seorang pemimpin yang mampu mempengaruhi, mengarahkan dan membimbing pegawai dalam organisasi. Hubungan antara motivasi dan kinerja pegawai yaitu semakin tinggi motivasi pegawai dalam bekerja maka kinerja yang dihasilkan juga semakin efektif dan kompeten di dalam bidangnya. Nilai kinerja pegawai Puskesmas di Kecamatan Siantar Utara  adalah kurang yaitu cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat pencapaian hasil  80 % . Penelitianini bertujuan mengetahui  hubungan kepemimpinan dan motivasi dengan kinerja pegawai Puskesmas Bah Kapul di Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar tahun 2017. Desain penelitian ini adalah cross  sectional analitik dengan jumlah sampel 41orang. Sampel    diambil dengan teknik Total Population  Sampling. Alat pengumpul data adalah  kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kepemimpinan dengan kinerja pegawai Puskesmas Bah Kapul di Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar Tahun 2017, nilai P Value adalah 0.029< α (0.05) dan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kinerja pegawai Puskesmas Bah Kapul di Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar Tahun 2017, nilai P Value adalah 0.002< α (0.05). Diharapkan pelatihan secara konsisten dan berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan manajemen kepala puskesmas dan memotivasi pegawaisehingga mampumeningkatkankinerja. Kata kunci: Kepemimpinan,Motivasi, Kinerja Pegawai, Tenaga Kesehatan 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA RETENSI PERAWAT DI RS-IA ROSIVA MEDAN Yosafat Barus, Fridella Grace Natalia Tarigan, Yosafat Barus,
JURNAL PIONIR Vol 7, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v7i1.2773

Abstract

ABSTRACT Retention of nurses is one measure of the success of the hospital especially the management of human resources and nursing manage and retain nurse. Nurses will be comfortable and productive at work if it met the diverse needs of both physically. Fulfillment of physical and psychological and psychological needs may depend on several factors, among others, the factors compensation, career development, selection employment and job satisfaction. This research is descriptive correlative, and this research aim to know The factors that affect the retention of nurses in the RS-IA Rosiva in 2019. The type of the research was univariat, the study was conducted using a questions, population in this study ware 30 respondents and a sample of this research is total sampling using Guttman scale data processing is done with the editing, coding, data entry, and analysis techniques. After conducting research in the RS-IA Rosiva nurses found that the frequency distribution of the compensation received is the greatest thing in which the majority of compensation is not satisfied as much as 17 respondents (56,6%) and minority are satisfied as much as 13 respondents (43,3%). This study is the input that the factors that need to be highly correlated retained and enhanced. Key Word : Retention, Nurse. PENDAHULUAN Get Les Mckeown’s (2010) mendefenisikan retensi sebagai usaha sistem matis oleh majikan untuk menciptakan dan mendorong lingkungan yang membuat pekerja tetap bertahan ditempat mereka sekarang. Isu retensi tidak hanya menjadi permasalahan dinegara berkembang, tetapi juga menjadi isu besar di Negara-negara maju.( didalam Kurniati, 2012 ). Salah satu fungsi yang penting pada manajemen sumber daya manusia adalah fungsi pemeliharaan disamping fungsi lainnya yaitu fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, p