cover
Contact Name
Dhini Anggraini Dhilon
Contact Email
jurnaldoppler@gmail.com
Phone
+6281365593206
Journal Mail Official
jurnaldoppler@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang - Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Doppler
ISSN : -     EISSN : 25803123     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Doppler is a journal on midwifery. This journal is managed by midwifery program and supervised by Lembaga Penelitian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Doppler (JD) is registered with eISSN : 2580-3123. JD is published twice a year. The journal publishes articles about midwifery care, evidence based in midwifery and all about issue that related to midwifery. JD follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription. Manuscript should be prepared according to the following author guidelines template.
Articles 148 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAKSANAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT TEST UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Septa Dwi Insani; Siti Marlina
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IVA Test adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan aplikasi asam asetat. Dengan metode inspeksi visual yang lebih mudah, lebih sederhana, lebih mampu dilaksanakan, maka skrining dapat dilakukan dengan cakupan lebih luas, diharapkan temuan kanker serviks dini akan bisa lebih banyak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Pelaksanaan IVA Test untuk Deteksi Dini Kanker Serviks. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun pada bulan Februari-April 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ekploratif dengan pendekatan studi kasus. Informan untuk metode kualitatif berjumlah 10 informan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Komunikasi tentang pelaksanaan program IVA test di Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun berjalan dengan baik dimana pelaksanaan sosialisasi yang berkelanjutan masih diterapkan di setiap kegiatan-kegiatan atau pertemuan-pertemuan formal maupun nonformal. Sumber daya tenaga pelaksana kegiatan program IVA test sudah cukup baik, keseluruhan tenaga medis yang terlibat dalam pelaksanaan IVA test dinilai baik dan sepakat berkomitmen untuk melaksanakan program IVA test dengan baik-baiknya. Struktur organisasi dan birokrasi intern puskesmas sudah baik, tetapi birokrasi ke Dinas Kesehatan perlu dibina untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan program IVA test. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun agar mendukung dan mengalokasikan anggaran dana untuk program IVA test.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER TENTANG MODUL INSTRUMEN STIMULASI DETEKSI INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) DENGAN PELAKSANAAN SDIDTK DI POSYANDU Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Dhini Anggraini Dhilon; Ismul Khair
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SDIDTK merupakan program pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang pada masa lima tahun pertama kehidupan. Di kecamatan Sungai Mandau hanya 89% balita yang mendapatkan pelayanan SDIDTK. Hasil survey awal di 20 Posyandu terdapat 122 orang kader, 40 orang sudah pernah dilatih tumbuh kembang anak balita dengan memakai modul Skrining SDIDTK, tetapi hanya 21 (17,2%) orang kader yang memiliki pengetahuan baik dalam menggunakan modul instrumen SDIDTK dan 82% kader melakukan SDIDTK tidak lengkap, hanya penimbangan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala. Tujuan penelitian untuk menganalisa hubungan pengetahuan kader tentang modul Instrumen Stimulasi Deteksi Dini Intervensi Tumbuh kembang dengan Pelaksanaan SDIDTK. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian crossectional. Penelitian ini dilakukan pada 29 Juni – 10 Juli 2020. Populasi pada penelitian ini adalah semua kader yang ada di posyandu. Sampel diambil dengan tehnik stratified random sampling dan jumlah sampel sebanyak 93 orang. Pengolahan data secara SPSS dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik “uji chi square”. Hasil uji statistik didapatkan sebagian besar responden dalam penelitian ini responden berpengetahuan baik 54.8%, dan responden yang kurang melaksanakan SDIDTK 67.7%. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan SDIDTK (p value = 0.024, OR = 3.224). Disarankan kepada Puskesmas Sungai Mandau khususnya tenaga kesehatan agar dilakukan penyegaran kader secara berkala setiap tahunnya dalam mengenal cara mendeteksi dini pertumbuhan juga perkembangan bayi dan balita di Posyandu.
PENGARUH PIJAT WOOLWICH TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK SRI WAHYUNI DESA AEK HITETORAS KECAMATAN MARBAU KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Eka Sri Wahyuni; Mutiara Dwi Yanti; Peny Ariani; Vitrilina Hutabarar; Tetty Junita Purba; Nurhamidah Siregar
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exclusive breastfeeding for 6 months has been scientifically proven to meet the nutritional needs of babies. The mother's ineligibleness in providing exclusive breast milk is one of the causes of the mother's lack of confidence that the mother's breast milk is able to meet the nutritional needs in her baby. Breast milk that does not come out or breast milk comes out only slightly makes the mother feel that her breast milk is not enough so the mother chooses to provide her baby with formula milk on her baby. Concerns in the mother will result in oxytocin hormone inhibited. Where this hormone is very impactful for the production of prolactin hormone as stimulation of breast milk production. The effort that can be made one of them to stimulate hormone prolactin and oxytocin is to give the mother a taste or relax sensation. That's by way of woolwich massage. the purpose of this research is to find out the effect of Woolwich massage on breast milk production in sri wahyuni clinic in marbau sub-district. The benefits are to help mothers post partum to increase their breast milk production, so it is expected that the mother can provide her breast milk exclusively for 6 months. The samples in this study had no counter indication of this research method using quasi experiment with pre test-post test design with control group. The results showed that the average expenditure of breast milk before doing a Woolwich massage was (26.93) with a standard deviation (7,905) and the average after doing a Woolwich massage was (83.93) with a standard deviation (7,713) with sig < 0.05. Conclusion: there was an increase in secretions and the amount of breast milk expenditure after woolwich massage was given.
HUBUNGAN ANEMIA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI UPTD PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2018 Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara global, sekitar 1 (satu) dari 4 (empat) atau sekitar 26% anak di bawah 5 tahun mengalami stunting. Di provinsi Riau angka kejadian stunting juga mengalami penurunan menjadi 27%. Pada wilayah kerja Puskesmas Kampar terdapat 2 lokus stunting yaitu desa Ranah Singkuang dan Pulau Jambu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan anemia ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di UPTD Puskesmas Kampar tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik kuantitatif dengan pendekatan case control menggunak data sekunder. Populasinya seluruh balita yang mengalami stunting. Sampel kasus diambil menggunakan teknik total sampling dan sampel kontrol menggunakan teknik systematic random sampling dengan jumlah 53 responden kasus dan 53 responden kontrol. Analisa data penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu variabel anemia dengan nilai P-value = 0,017. Berdasarkan hasil penelitian bahwa anemia ibu hamil memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Kampar lebih mengoptimalkan sosialisasi terhadap ibu hamil dan balita agar bisa mencegah anemia dan stunting serta bekerjasama dengan keluarga, Katoma dan Katoga yang ada di Desa tersebut.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG KOLOSTRUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM DI DESA KUOK WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2019 ZURRAHMI Z.R
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian kolostrum secara awal pada bayi dan pemberian ASI secara menerus merupakan perlindungan yang terbaik pada bayi karena bayi dapat terhindar dari penyakit dan memiliki zat anti kekebalan. WHO merekomendasikan, semua bayi perlu mendapat kolostrum untuk melawan infeksi yang diperkirakan menyelamatkan satu juta nyawa bayi. Lebih dari 90% ibu-ibu membuang kolostrum dan memberikan makanan pendamping ASI. Pembuangan kolostrum tersebut menyebabkan kematian neonatus. Tujuan penelitian ini adalah untk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang kolostrum dengan pemberian kolostrum di Desa Kuok Wilayah Kerja Puskesmas Kuok. Penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif desain desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Ibu menyusui. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 44 orang ibu menyusui dengan usia bayi 0-10. Analisa data menggunaka analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan pemberian kolostrum dengan P value = 0,000 (p < 0,05). Diharapkan orang tua dapat menambah pengetahuan dan sikap yang baik dalam pemberian kolostrum agar bayi mendapatkan zat antibodi yang terbaik untuk tubuh nya yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit.
DETERMINAN SOSIAL TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA RANAH SINGKUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Syukrianti Syahda
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2017 sekitar 150,8 juta (22,2%) balita di dunia mengalami stunting yang berasal dari Asia (55%). Indonesia termasuk negara dengan prevalensi tertinggi di Regional Asia Tenggara. Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Provinsi Riau menempati urutan ke 4 dari 34 Provinsi untuk persentase Balita stunting, yaitu sebesar 27,4%. Persentase stunting di Kabupaten Kampar naik sebesar 8% dari 9,6% ditahun 2017 menjadi 17,6% ditahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan sosial terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Ranah Singkuang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita tahun 2020 sebanyak 90 orang dengan menggunakan teknik Total Sampling. Analisis data menggunakan chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian stunting p value 0,008 (p≤ 0,005), ada hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian stunting p value 0,043 (p≤ 0,005), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian stunting p value 0,3 (p≥0,005), ada hubungan sanitasi dengan kejadian stunting p value 0,011 (p≤ 0,005) dan ada hubungan sosial ekonomi dengan kejadian stunting p value 0,002 (p≤ 0,005). Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif dalam mencari informasi dengan cara mengikuti penyuluhan yang di lakukan puskesmas mengenai stunting dan kepada Puskesmas untuk dapat memberikan informasi tentang stunting disetiap pertemuan ibu-ibu seperti wirid pengajian tentang jenis serta cara pengolahan makanan tambahan pada balita.
PENGARUH PEMBERIAN AIR JAHE TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK Erlinawati Erlinawati; Apriza Apriza; Joria Parmin; Cindy Martha Efendi
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nausea and vomiting in pregnancy are experienced by about 60-80% of primigravida pregnant women and 40-60% of multigravida pregnant women. The management principle of nausea and vomiting include prevention, nausea and vomiting reduction, and fluid and electrolyte requirements correction. To minimize the complaints of nausea and vomiting non-pharmacological measures could be implemented, one of them is by giving ginger water. This research purposes to analyze the effect of giving ginger water on the frequency of nausea and vomiting in pregnant women in the Kuok Health Center Work Area in 2020. This research will be conducted in Kuok, Kuok Community Health Center, Kampar Regency, Riau Province, data collection was carried out from June to July 2020. This is A Quasi-Experimental research with one group pre-test and post-test design. The population was the pregnant women in the first trimester who experienced nausea and vomiting as many as 93 pregnant women with a total sample of 14 pregnant women. The purposive sampling technique was employed in this research. The Dependent T-test was used to analyze the data. The results showed that the median frequency of nausea and vomiting before giving ginger water was 3.14 (2.00-4.00) with an SD of ± 0.56 and the median frequency of nausea and vomiting after giving ginger water was 0.79 (0.00- 2.00) with SD ± 0.65. Based on the analysis of the statistical tests, it was obtained that a P-value of 0.001 (P-value
PENUNDAAN PEMOTONGAN TALI PUSAT TERHADAP APGAR SCORE BAYI BARU LAHIR Mutiara Dwi Yanti; Mardiah Mardiah; Peny Ariani; Andayani Boang Manalu
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asphyxia is a condition in which the baby cannot immediately breathing spontaneously and regularly after birth. Fitness assessments in infants can be calculated using APGAR Score in the first minute and the fifth minute of the newborn.The purpose of research to determine the effect of clamping APGAR Score improvement newborns at Sembiring Hospital at Del Serdang. The research design used is Quasy Experiment using Pre Experimental Design using PostTest Only Design. The technique used for sample withdrawal is Purpossive Sampling. Analysts are expected to use bivariate analysis to determine the effect of cord cutting delays. Normality test data using sharpiro-wilk test, for bivariate analysis test conducted by tha Mann-whitney test, P-value result 0.000
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PULAU JAMBU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2020 Endang Mayasari; Erma Kasumayanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Angka balita gizi kurang di Propinsi Riau dari tahun ke tahun meningkat, tercatat dari 12,4% pada tahun 2015, meningkat menjadi 14,2% pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 meningkat lagi menjadi 19,27%. Propinsi Riau sendiri menjadi propinsi yang memiliki jumlah balita sangat kurus terbanyak dari semua propinsi yang ada di Indonesia di tahun 2017 dengan persentase 12,2% dari semua jumlah balita yang ada dan pada tahun 2018 adaah sebesar 23,1%.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional., ada hubungan yang signitifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita nilai p = 0,002 (p
HUBUNGAN MOBILISASI DINI DENGAN PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA DI RSUD BANGKINANG TAHUN 2020 ade dita puteri
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi dini merupakan faktor yang mendukung dalam mempercepat pemulihan pasca bedah dan dapat mencegah komplikasi pasca bedah. Dengan mobilisasi dini vascularisasi menjadi lebih baik sehingga akan mempengaruhi penyembuhan luka operasi karena luka membutuhkan peredaran darah yang baik untuk pertumbuhan dan perbaikan sel. Tujuan laporan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Mobilisasi Dini dengan Penyembuhan Luka SC di RSUD Bangkinang tahun 2020. Desain Penelitian ini menggunakan case control, penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 - 28 Oktober Tahun 2020 di RSUD Bangkinang, Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan SC di RSUD Bangkinang Tahun 2018 sebanyak 183 orang dan tahun 2019 sebanyak 171 orang, sampel penelitian ini adalah ibu dengan SC yang dirawat lebih dari 5 hari yang tercatat di Rekam Medik (RM) RSUD Bangkinang Tahun 2018 dan 2019 yang berjumlah sebanyak 33 orang. Sedangkan kelompok kontrol adalah ibu dengan SC yang dirawat ≤ 5 hari yang tercatat di RM RSUD Bangkinang Tahun 2018 dan 2019 sejumlah 33 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik Total Sampling untuk kelompok kasus, dan simple random sampling untuk kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa table checklis. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square, estimasi interval dan estimasi titik CI 95%. Hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara mobilisasi dini dengan penyembuhan luka SC dengan P value = 0,000 dengan (OR = 17,500 ). Demikian Diharapkan tenaga kesehatan yang berada di RSUD Bangkinang dapat memberikan informasi dan pengetahuan berupa himbauan ataupun penyuluhan tentang proses penyembuhan luka SC dengan cara mobilisasi dini.

Page 8 of 15 | Total Record : 148