cover
Contact Name
Dhini Anggraini Dhilon
Contact Email
jurnaldoppler@gmail.com
Phone
+6281365593206
Journal Mail Official
jurnaldoppler@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang - Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Doppler
ISSN : -     EISSN : 25803123     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Doppler is a journal on midwifery. This journal is managed by midwifery program and supervised by Lembaga Penelitian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Doppler (JD) is registered with eISSN : 2580-3123. JD is published twice a year. The journal publishes articles about midwifery care, evidence based in midwifery and all about issue that related to midwifery. JD follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription. Manuscript should be prepared according to the following author guidelines template.
Articles 148 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2020 Rina Septiani Sari; Ridha Hidayat
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tingginya pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan disebabkan oleh gencarnya promosi susu formula yang melibatkan tenaga persalinan baik bidan maupun dokter sebagai promotor susu formula.Bayi yang diberikan susu formula memiliki kemungkinan untuk meninggal dunia pada bulan pertama kelahirannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor – faktor yang berhubungan dengan pemberin susu formula pada bayi usia 0 – 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar sebanyak 60 orang. Sampel dalam penelitian ini ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan berjumlah 60 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan kurang sebanyak 37 orang (61,7%), sebagian besar responden memiliki sikap sebanyak 39 orang (65%), sebagain besar responden terbatas ASI sebanyak 35 orang (58,3%),dan sebagian besar responden memberikan susu formula sebanyak 40 orang (66,7%). Hasil uji Chi-square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan keterbatasan ASI dengan pemberian susu formula. Diharapkan agar Puskesmas melakukan penyuluhan - penyuluhan tentang susu dampak susu formulaapabila diberikan pada bayi usia 0 – 6 bulan agar menghindari terjadinya komplikasi yang bisa ditimbulkan susu formula.
DETERMINAN STUNTING DITINJAU DARI POLA ASUH DAN PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN PASAMAN BARAT Ira Suryanis; Putri Engla Pasalina; Iswenti Novera
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting mencerminkan kegagalan tumbuh kembang anak (pertumbuhan tersendat) dalam jangka panjang. Dampak stunting yang terjadi sebelum anak berusia 2 tahun dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif, yaitu cenderung memiliki IQ lebih rendah dibandingkan anak normal (Kementerian Desa Tertinggal, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan stunting ditinjau dari aspek pola asuh dan pelayanan kesehatan di kabupaten Pasaman Barat. Desain penelitian menggunakan desain observasional analitik yaitu cross sectional comparative. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sukamenanti Pasaman Barat pada bulan Juli sampai dengan Juni 2020. Jumlah sampel sebanyak 100 yang diambil secara consecutive sampling yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu ibu yang memiliki balita stunting dan yang tidak stunting dengan rentan usia 6 - 23 bulan, data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menemukan bahwa pola asuh anak stunting lebih rendah daripada anak normal, masih rendahnya pola asuh yang baik antara anak stunting dengan anak normal. Hampir semua sub indikator memperlihatkan keadaan yang masih kurang. Ditinjau dari Pelayanan kesehatan 75% peran tenaga ksehatan lebih menekankan pada konseling dan edukasi tentang stunting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Stunting juga disebabkan oleh faktor pola asuh dan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi dan edukasi serta upaya pemberdayaan wanita, khususnya ibu sangat penting dalam menurunkan stunting.
ASI EKSKLUSIF PADA PEKERJA PEREMPUAN DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Nila Kusumawati Elison; Nizar Syarif Hamidi; Dasma Fitri Yani
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0 sampai 6 bulan di Indonesia masih cukup rendah yaitu hanya sebesar 42%. Salah satu alasan rendahnya cakupan ASI eksklusif adalah ibu-ibu yang harus bekerja di luar rumah. Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan cakupan ASI eksklusif pada tahun 2017 sebesar 57,65%. Kabupaten Kampar merupakan salah satu provinsi dengan cakupan ASI eksklusif hanya 26,5%. Wilayah kerja Puskesmas Siak Hulu II merupakan wilayah kerja puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif hanya 11,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh ibu bekerja yang ada di wilayah kerja Puskesmas Siak Hulu II dalam memberikan ASI eksklusif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bekerja yang memiliki anak usia kurang dari 6 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Siak hulu II yang berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan daftar pertanyaan wawancara. Teknik analisa data yang digunakan adalah thematik analisis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa jarak rumah dengan tempat bekerja, tekanan pekerjaan , kecukupan ASI ibu, ruang menyusui di tempat bekerja dan fasilitas menyusui di tempat bekerja adalah factor-faktor penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif pada ibu-ibu yang bekerja.
PENGARUH PEMBERIAN JUS KURMA AJWA (Dactylifera Phoenix) TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI DI PMB NURHAYATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Nur mardiana; Fitri Apriyanti Apriyanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cause of maternal death in health care services is generally due to bleeding. One of the causes of bleeding is anemia, anemia is one of the causes of the highest maternal mortality rate. At the Kampar Puskesmas in 2019 there were 965 cases of anemia (48.72%). The purpose of this study was to determine the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels in pregnant women in PMB Nurhayati, the working area of Puskesmas Kampar in 2020. The type of research used was a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest design. posttest. The population of all pregnant women who visited PMB Nurhayati from January to March 2020 experienced anemia with a hemoglobin level of 8 - 10.9 gr%. A sample of 10 respondents who have anemia. The results showed the effect of giving Ajwa date juice (dactylifera phoenix) on hemoglobin levels with a p value of 0.000 (
HUBUNGAN KEJADIAN ANEMIA DAN KEBIASAAN MINUM SUSU DENGAN KEJADIAN DISMENOREA DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG KOTA Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah menstruasi yang sering dialami oleh remaja adalah dismenorea. Prevalensi dismenorea di Indonesia sebesar sebesar 64,2%, yang terdiri dari 54,9% mengalami dismenorea primer dan 9,4% mengalami dismenorea sekunder. Faktor risiko yang berkaitan dengan dismenorea adalah menarce usia dini, riwayat keluarga dengan keluhan dismenorea, indeks masa tubuh yang tidak normal, kebiasaan memakan makanan cepat saji, durasi perdarahan saat haid, terpapar asap rokok, konsumsi kopi dan alexythimia, kebiasaan minum susu dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan kejadian Anemia dan kebiasaan minum susu dengan kejadian dismenorea di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini siswi kelas II di SMA Negeri 2 Bangkinang Kot a yang berjumlah 134 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dan easy touch GCHb . Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden mengalami anemia 69 orang (51,5%), kebiasaan minum susu 62 orang (46,3%) dan lebih dari separuh mengalami dismenorea sebanyak 73 orang (54,5%). Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara anemia dan kebiasaan minum susu dengan kejadian dismenorea di SMA Negeri 2 Bangkinang Kota. Untuk itu bagi pihak sekolah untuk dapat melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang dismenorea agar dapat mencegah terjadinya dismenorea.
PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN KONSUMSI IKAN GABUS (CHANNA STRIATA) DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM DELI SERDANG Tetty Junita Purba; Andayani Boang Manalu
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan gabus berkhasiat mempercepat proses penyembuhan luka, termasuk didalamnya luka post operasi sectio caesarea. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian ikan gabus terhadap proses penyembuhan luka sectio caesarea di RS Grandmed Lubuk Pakam. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi experiment dengan proses perawatan dan observasi yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Populasinya seluruh ibu post operasi sectio caesarea dengan teknik purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 34 ibu post operasi sectio caesarea. Variabel bebas konsumsi ikan gabus dan variabel terikat kesembuhan luka post operasi sectio caesarea. Setelah data terkumpul lalu dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan uji korelasi Spearman's. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kelompok intervensi mengalami kesembuhan luka cepat sebanyak 14 orang (82,4%) serta kelompok kontrol mengalami kesembuhan luka lambat sebanyak 13 orang (76,5%). Hasil uji statistik menunjukkan p value=0,002
PENGARUH ROLLING MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI IBU NIFAS Atika Fadhilah Danaz Nasution; Herinawati Herinawati; Winda Triana; Ikhsaruddin Ikhsaruddin; Wahyu Nirma Saputri
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting pada kehidupan bayi. Banyak masalah di hari-hari pertama pemberian ASI seperti ASI yang tidak keluar, produksi ASI kurang sehingga mengakibatkan bayi tidak mendapatkan ASI yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rolling massage punggung terhadap kelancaran pengeluaran ASI ibu nifas di Poskesdes Sungai Gebar Barat Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperiment dengan rancangan pre post – post test design . Populasi adalah seluruh ibu nifas di Poskesdes Sungai Gebar Barat pada Tahun 2020 yang berjumlah 18 orang. Penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon . Hasil penelitian gambaran pengeluaran ASI sebelum diberikan terapi rolling massage punggung, sebanyak 8 responden (44,4%) mengalami kelancaran pengeluaran ASI cukup dan 10 responden (55,6%) tidak cukup. Kelancaran pengeluaran ASI setelah diberikan terapi rolling massage punggung, 14 responden (77,8%) mengalami kelancaran pengeluaran ASI cukup dan 4 responden (22,2%) tidak cukup. Terdapat pengaruh terapi rolling massage punggung terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas di Poskesdes Sungai Gebar Barat tahun 2020 dengan hasil uji statistik p-value = 0,000
PENGARUH PEMBERIAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DI BPM KURNIA KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Andayani Boang Manalu; Nurul Aini Siagian; Mutiara Dwi Yanti; Putri Ayu Yessy Ariescha; Dewi Tiansa Barus; Tetty Junita Purba
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autogenic relaxation is one technique that originates from oneself in the form of words or short sentences that can make the mind calm. Autogenic relaxation is done by imagining oneself in a state of peace and calm, focusing on breathing regulation and heart rate thereby reducing physiological tension in primigravida mothers. Maternal death and illness is still a serious health problem in developing countries. According to the 2012 Indonesian Nursing Diagnosis Standards Report (SDKI), it is explained that in 1990 and 2015 the global maternal mortality ratio decreased by 44% to around 216 deaths per 100,000 live births, not reaching the MDGs and far from the target of 70 maternal deaths per 100,000 live births set in agenda 2030. The purpose of the research is to find out the effect of giving autogenic relaxation to the anxiety level of primigravida mothers in (Independent Practice Midwife) BPM Kurnia Deli Tua. The method used in this study is the Pre and post experimental methods. The sample in this study was trimester III primigravida pregnant women who experienced anxiety as many as 20 respondents in (Independent Practice Midwife) BPM Kurnia Delitua. Effect of Autogenic Relaxation on the Anxiety Level of Primigravida at (Independent Practice Midwife) BPM Kurnia Deli Tua District Deli Serdang Regency.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 6-12 BULAN DI ROEMAH MINI BABY KIDS & MOM CARE SIAK Yuni Citra Dewi; Muhammad Nurman; Dhini Anggraini Dhilon
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat bayi merupakan terapi berupa sentuhan dengan tekanan di bagian tubuh tertentu. Kualitas tidur adalah suatu keadaan tidur yang dijalani serta menghasilkan kesegaran dan kebugaran saat terbangun. Sebagian besar masalah kualitas tidur pada bayi disebabkan kurangnya durasi tidur sesuai usia (kurang secara kuantitas) atau gangguan dan fragmentasi dari tidur (kualitas tidur yang buruk). Salah satu terapi untuk menyelesaikan masalah tidur bayi adalah pijat bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6- 12 bulan di Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak. Jenis penelitian kuantitatif dengan Quasi Exsperimen jenis pre test dan post test design. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi berusia 6-12 bulan yang melakukan pijat bayi di Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak. Sampel kasus diambil menggunakan teknik purposive sampling yaitu 30 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pada pengukuran kualitas tidur bayi pretest, 15 responden (50%) memiliki kualitas tidur yang kurang, 12 responden (40%) dengan kualitas tidur cukup dan sisanya 3 responden (10%) dengan kualitas tidur yang baik. Pada pengukuran kualitas tidur bayi posttest, 30 responden (100%) memiliki kualitas tidur yang baik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa p value sebesar 0,000 sehingga ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Disarankan bagi Roemah Mini Baby Kids & Mom Care Siak agar lebih menjelaskan dan mempromosikan mengenai efek pijat bayi agar ibu yang mempunyai bayi mau memijat bayinya sehingga kualitas tidur bayi meningkat.
PENGARUH PENDIDIKAN GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL ANEMIA DI PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU besti verawati; Nopri Yanto; Annisa Wulandarri
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of nutrition and iron deficiency are factors that cause anemia in pregnant women. The prevalence of anemia in pregnant women is always increasing every year. Some efforts that can be made to increase hemoglobin levels are providing nutrition education. The aim of the study was to analyze the effect of nutrition education n the increase in hemoglobin levels of anemic pregnant women at Sidomulyo Public Health Center. This type of research is quantitative with a quasi-experimental method with a pretest-posttest design with a control group. The study was conducted June 2020 with a total sample of 30 anemia pregnant women. The data collection techniques used to measure the knowledge of pregnant women were questionnaires, hemoglobin levels using the easytouch. The analysis used was univariate and bivariate with paired sample T-Test and Independent T-Test. The results showed that the average hemoglobin level in the control group before the intervention was 10.2 gr / dl, after the intervention was 10.6 g / dl and the treatment group before the intervention was 10.5 gr / dl and 11.4 gr / dl after the intervention. The results of the paired sample T-test in the control group and the treatment group (0.000), means that there is a significant difference in hemoglobin levels before and after the intervention. The results of the independent sample T-test between groups (0.000), means that there is a significant difference in hemoglobin levels between the control and treatment groups. The conclusion is that there is an effect of nutrition education on hemoglobin levels of anemic pregnant women.

Page 6 of 15 | Total Record : 148