cover
Contact Name
Muhammad Najmuddin
Contact Email
almishbah@iainpalu.ac.id
Phone
+6285299320048
Journal Mail Official
almishbah@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Gedung Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Jalan Diponegoro No.23, Lere, Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi
ISSN : 19785313     EISSN : 24422207     DOI : 10.24239
Al Mishbah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi is an academic peer-reviewed journal that publishes the latest issues in the field of dawah and communication, including areas of dawah discourse, such as Islamic counseling and the development of Islamic societies. Since 2012, the journal has been published regularly twice in one year June and December. The primary audience of Al Mishbah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi is academics, students, practitioners, and those who have an interest in the field of dawah and communication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 1 (2024)" : 7 Documents clear
KOMUNIKASI PERSUASIF MEMBENTUK KARAKTER PERSPEKTIF AL-QUR’AN Pertiwi, Nuzulul Indah; Atoilah, Muhibur Rohman
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.365

Abstract

Persuasive communication is one of the studies of communication that is often used as a method of influencing others in various ways. The formation of the character from the perspective of the Koran is not just an insight into good or bad but rather habituating, exemplifying, training, and instilling it. Persuasive communication in character building from the perspective of the Koran aims to influence attitudes and behavior for good things according to the perspective of the Koran. Data collected from online sources related to learning are analyzed descriptively. On the other hand, publications allow the rapid dissemination of information with attractive illustrations and presentation. However, on the other hand there is a clear tendency that the perspective of the Koran in persuasive communication forms a very important character. Therefore, after processing these findings, it can be concluded that persuasive communication in shaping the character of the Al-Quran perspective has the right way at the present time. Abstrak Komunikasi persuasif merupakan salah satu kajian komunikasi yang kerap digunakan sebagai metode mempengaruhi orang lain dalam berbagai hal. Pembentukan karakter perspektif Al-Quran bukan sekedar wawasan tentang baik atau buruk melainkan membiasakan, menyontohkan, melatihkan, maupun menanamkan. Komunikasi persuasif dalam pembentukan karakter perspektif Al-Quran ini bertujuan untuk mempengaruhi sikap, perilaku untuk hal-hal baik sesuai perspektif Al-Qur’an. Data yang dikumpulkan dari sumber online terkait pembelajaran dianalisis secara deskriptif, Di sisi lain, publikasi memungkinkan penyebaran informasi secara cepat dengan ilustrasi dan penyajian yang menarik. Namun, di sisi lain terdapat kecenderungan yang jelas bahwa perspektif Al-Quran dalam komunikasi persuasif membentuk karakter sangat penting adanya. Oleh karena itu, setelah mengolah temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa komunikasi persuasif dalam membentuk karakter perspektif Al-Quran memiliki cara yang tepat pada masa saat ini.
INTERNET SEBAGAI MEDIA DAKWAH ISLAM PADA ERA TEKNOLOGI INFORMASI Nurdiansyah, Nurdiansyah -
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.284

Abstract

The development of information technology is currently growing very rapidly, messages about an event can be known and spread widely regardless of distance and time anymore. The internet as a new communication medium causes a shift in the patterns and ways of human interaction and communication. The Internet positively causes a geographic bias in terms of space and time. So that it can spread knowledge about Islamic da'wah throughout the world quickly. The research method used by the researcher is library research. Literature research is used to collect information and data. With the help of various kinds of materials in the library such as books, magazines, journals, stories, documents, news and so on. The results obtained indicate that current technological developments greatly affect the da'wah system that is carried out or disseminated, especially through the help of the internet, the limitations of space and time can be resolved properly. However, it is possible that there are pluses and minuses to the da'wah system through the internet. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat, pesan akan suatu peristiwa dapat diketahui dan tersebar luas tanpa memamndang jarak dan waktu lagi saat ini. Internet sebagai media komunikasi baru menyebabkan terjadinya pergeseran pola dan cara interaksi dan komunikasi manusia. Internet secara positif menyebabkan bias geografis dalam cakupan ruang dan waktu. Sehingga dapat menyebarluaskan pengetahuan tentang dakwah islam keseluruh duni dengan cepat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data. Dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti buku, majalah, jurnal, kisah-kisah, dokumen, berita dan sebagainya. Hasil yang diperoleh didapati bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat berpengaruh terhadap system dakwah yang dilakukan atau disebarkan, apalagi lewat bantuan internet, keterbatasan akan tempat dan waktu bisa teratasi dengan baik. Namun tidak menutup kemungkinan adanya plus minus dari system dakwah melalui media internet tersebut.
PERAN KOMUNITAS ARUS INFORMASI SANTRI DALAM MODERASI BERAGAMA DI MEDIA SOSIAL Firdaus, Muhammad Rizal
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.333

Abstract

The digital era has led us to participate in the flow of pucliv conversation that is not certain. A lot of content is produced, but we cannot confirm the truth of the content. In addition, the existence of a religious moderation framework must be implemented, especially on media social. AIS Nusantara as a community of sudent who concentrate in the digital space takes this role in implementing religious moderation in the digital spacae. This study uses netnographic reseacrh, namely planning reseaerch implementation, compiling problem formulation and study object from sosial media, data collection, data interpretation which includes data classification and coding. AIS Nusantara has a strategic role to easetensions and clear up various discourses and issues that are carried freely in the digital space with the existence of the AIS Nusantara community with many accounts that have milions of followers able to construct discourses on sosial media. Abstrak Era digital menggiring kita untuk ikut dalam mengikuti arus perbincangan publik yang tidak tentu arah. Banyak konten diproduksi namun kita tidak bisa memastikan kebenaran dari konten tersebut. Selain itu adanya kerangka moderasi beragama harus diimplementasikan terutama di media sosial. AIS Nusantara sebagai komunitas santri yang concent di ruang digital mengambil peran tersebut dalam mengimplementasikan moderasi beragama di ruang digital. Penelitian ini menggunakan penelitian netnografi yakni, perencanaan pelaksanaan riset, penyusunan rumusan masalah dan obyek kajian dari media sosial, pengumpulan data, penafsiran data yang meliputi klasifikasi dan pengkodean data. AIS Nusantara mempunyai peran strategis untuk meredakan ketegangan serta menjernihkan berbagai wacana maupun isu yang terbawa bebas di ruang digital dengan adanya komunitas AIS Nusantara dengan banyaknya akun yang memiliki jutaan pengikut mampu mengkontruksi wacana yang ada di media sosial.
KONTRIBUSI PEMIKIRAN BUYA HAMKA ETIKA KOMUNIKASI ANTAR UMAT BERAGAMA kamridah, kamridah
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.390

Abstract

Buya Hamka is one of the Indonesian Muslim scholars and scholars who is known to be very moderate, inclusive, and prioritizes ethics and morality in interfaith communication. However, in reality, harmony and communication between religious communities in Indonesia are still often colored by various frictions and conflicts. This paper aims to explore Buya Hamka's thoughts related to the ethics of communication between religious communities to be used as a guide in caring for religious diversity and harmony in Indonesia. This research uses a qualitative method with an approach to interpretation and hermeneutics. The research data was obtained from the literature review of Buya Hamka's work and thoughts, tolerance between religious communities must be based on mutual respect, dialogue with the positive goal of finding common ground, prioritizing equality over differences, and prioritizing the spirit of universal human brotherhood. The relevance of Buya Hamka's thinking is very great to be implemented in the social life of contemporary existence in order to realize harmony and minimize conflicts in the name of religion. His ideas can be the foundation for efforts to prevent conflicts and social disharmony due to misunderstandings in communication between religious communities. Abstrak Buya Hamka adalah salah satu ulama dan cendikiawan muslim Indonesia yang dikenal sangat moderat, inklusif, dan mengedepankan etika serta moralitas dalam berkomunikasi lintas agama. Namun, pada kenyataannya, kerukunan dan komunikasi antar umat beragama di Indonesia masih sering diwarnai berbagai gesekan dan konflik. Tulisan ini bertujuan menggali pemikiran Buya Hamka terkait etika komunikasi antar umat beragama guna dijadikan panduan dalam merawat keberagamaan dan kerukunan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu tafsir dan hermeneutika. Data penelitian diperoleh dari telaah Pustaka terhadap karya dan pemikiran Buya Hamka, toleransu antar umat beragama harus dilandasi dengan sikap saling menghormati, dialog dengan tujuan postif untuk menemukan titik temu, mengutamakan persamaan ketimbang perbedaan, serta mengedepankan semangat persaudaraan kemanusiaan universal. Relevansi pemikiran Buya Hamka sangat besar untuk diimplementasikan dalam kehidupan sosial keberagaan kontemporer guna mewujudkan kerukunan dan meminimalisir konflik atas nama agama. Gagasan beliau dapat menjadi pondasi bagi upaya-upaya pencegahan konflik dan disharmoni sosial akibat kesalapahaman komunikasi antar umat beragama
META ANALISIS: EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI KOMUNIKASI DAKWAH ISLAM Khoirunnisa, Khoirunnisa; Amalia, Inka; Damayanti, Vinka Ratih; Fajrussalam, Hisny
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.315

Abstract

The background of this meta analysis is because it is time for da'wah to enter the digital realm, one of which is social media so that the da'wah communication conveyed can be fairly effective. So the purpose of this study is to analyze the effectiveness of the use of social media as a means of communication for Islamic da'wah. The research method used in this study is the meta-analysis method. The data analysis technique in this study uses qualitative descriptive. The results of the study show that social media is considered effective in conveying Islamic information or preaching in the digital era, this can be seen from the number of followers on accounts that have da'wah content, then seen from those who like the content and seen from the activities of people resharing the content so that more people know the Islamic messages conveyed. Abstrak Latar belakang dari meta analisis ini yaitu karena sudah saatnya dakwah memasuki ranah digital salah satunya sosial media agar komunikasi dakwah yang disampaikan bisa terbilang efektif. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai efektivitas dari penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dakwah islam. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode meta analisis. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dinilai efektif dalam menyampaikan informasi-informasi keislaman atau berdakwah di era digital, hal ini terlihat dari banyaknya pengikut pada akun-akun yang mempunyai konten dakwah, kemudian dilihat dari yang menyukai konten tersebut serta dilihat dari aktivitas orang membagikan ulang kembali konten tersebut agar semakin banyak orang yang mengetahui pesan-pesan islam yang disampaikan.
STRATEGI DAKWAH DIGITAL HANAN ATTAKI DI YOUTUBE Cikka, Hairuddin; Nurafifah, Nurafifah; Munif, Muhammad; Suharto, Suharto; Najmuddin, Mumhammad
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.398

Abstract

The da'wah strategy used by Hanan Attaki is to approach young people, raising the dominant da'wah content that discusses a lot about the discourse of love, the ease and beauty of marriage, life tests, taaruf and so on. In carrying out his da'wah, he often wears a casual appearance typical of young people, such as plaid shirts, collared shirts, t-shirts covered with batik shirts or jackets. One of the typical styles of Hanan Attaki is his appearance which tends to wear a beanie or kupluk hat, beard, thin mustache and box-rimmed glasses. Hanan Attaki as a preacher who is able to carry out studies with interesting themes in accordance with the problems and what young people need. There are several types of content on Hanan Attaki's youtube channel, including themes about disappointment, patience, love, motivation and many more. The influence of Hanan Attaki's da'wah among young people is that many young people want to migrate by studying through Hanan Attaki's youtube account. Abstrak Strategi dakwah yang digunakan Hanan Attaki adalah dengan melakukan pendekatan terhadap anak muda, mengangkat konten dakwah yang dominan banyak membahas menganai wacana cinta, kemudahan dan keindahan menikah, ujian-ujian hidup, taaruf dan sebagainya. Dalam menjalankan dakwahnya, ia kerap berpenampilan kasual khas anak muda, seperti kemeja kotak-kotak, baju berkerah, kaos dilapisi baju batik atau jaket. Salah satu gaya khas dari Hanan Attaki adalah penampilannya yang cenderung meggunakan topi jenis beanie atau kupluk, berjanggut, berkumis tipis dan berkacama berbingkai kotak. Hanan Attaki sebagai pendakwah yang mampu mengusung kajian dengan tema-tema yang menarik sesuai dengan permasalahan dan apa yang dibutuhkan anak muda. Ada beberapa jenis konten di channel youtube Hanan Attaki diantaranya mengenai tema tentang kecewa, sabar, cinta, motivasi dan masih banyak lagi. Adapun pengaruh dakwah Hanan Attaki di kalangan anak muda yaitu, banyak anak muda yang ingin berhijrah dengan belajar melalui akun youtube Hanan Attaki.
IMPLEMENTASI POLA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS Hamlan, Hamlan; Mustafa, Sanimbar; Anirah, Andi
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol20.Iss1.127

Abstract

The purpose of this paper is to analyze the communication pattern of madrasah heads carrying out the duties and functions of leadership in fostering the religious character of students. Qualitative methods are used in examining the meaning of content with data reduction, display and verification analysis techniques. This paper produces a tweet; First, the Head of the Madrasah carries out leadership duties with a democratic, participatory, interactive and surgical communication pattern, second; The implementation of democratic, participatory, interactive and functional communication patterns of madrasah heads is effective in developing the religious character of students. Third; The religious character values developed in students are obedience to Islamic teachings, mutual respect, social concern, individual and collaborative learning motivational attitudes, and producing honest, creative, responsible and inclusive student behavior. Abstrak Tujuan tulisan ini untuk menganalisis pola komunikasi kepala madrasah melaksanakan tugas dan fungsi kepempinan dalam pembinaan karakter religius peserta didik. Metode kualitatif digunakan dalam menelaah makna kontent dengan teknik analisis reduksi, display dan verifikasi data. Tulisan ini menghasilkan tumuan; pertama, kepala madrasah melaksanakan tugas kepemimpinan dengan pola komunikasi demokratis, partisipatif, interaktif dan pskologis, kedua; implementasi pola komunikasi demokratis, partisipatif, interaktif dan pskologis kepala madrasah efektif mengembangkan karakter religius peserta didik. Ketiga; nilai-nilai karakter religius yang dikembangkan pada pribadi peserta didik adalah taat menjalankan ajaran Islam, saling menghormati, memiliki kepedulian sosial, memiliki sikap motivasi belajar individu dan kolaboratif, serta menghasilkan perilaku peserta didik yang jujur, kreatif, bertanggung jawab dan inklusif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7