cover
Contact Name
Eri Hendra Jubhari
Contact Email
webpdgi@gmail.com
Phone
+628124235346
Journal Mail Official
webpdgi@gmail.com
Editorial Address
Ruko Malino A4. Baruga, Antang, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MDJ (Makassar Dental Journal)
ISSN : 20898134     EISSN : 25485830     DOI : 10.35856/mdj
Core Subject : Health,
The journal receives a manuscript from the following area below Dentistry science and development with interdisciplinary and multidisciplinary approach: Dental Public Health and Epidemiology Oral and Maxillofacial Surgery Dental Conservation and Endodontics Preventive Dentistry Biomedical Dentistry Dental Radiology Pediatric Dentistry Oral Pathology Prosthodontics Traumatology Oral Biology Biomaterials Orthodontics Periodontics
Articles 912 Documents
Analysis of differences in knowledge of dental students in West Sumatra regarding dental photography: Analisis perbedaan pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi di sumatera barat mengenai fotografi dental Violeta Audia Putri; Leny Sang Surya; Darmawangsa
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotografi gigi merupakan salah satu kemajuan teknologi digital digital di bidang fotografi kedokteran gigi yang berfungsi sebagai alat komunikasi antara dokter gigi dan pasien yang digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa profesi dokter gigi di Sumatera Barat mengenai fotografi gigi. Pada penelitian kuantitatif ini digunakan desain cross sectional dengan 120 responden dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah dan Universitas Andalas dan sampel dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online (google form) dengan 14 pertanyaan pengetahuan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang fotografi gigi. Universitas Baiturrahmah memiliki 38 mahasiswa (63,3%) yang tercatat memiliki pengetahuan yang baik. Sedangkan di Universitas Andalas terdapat 37 mahasiswa (61,7%). Disimpulkan bahwa tidak terdapat signifikan pada tingkat pengetahuan antara mahasiswa dari kedua universitas (p-value = 0,850) yang menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki tingkat pemahaman yang sama.
Distribution of panoramic radiograph examination among pediatric patients at Dental Hospital of Hasanuddin University: Distribusi pemeriksaan radiografi panoramik pada pasien anak di RSGMP Universitas Hasanuddin Nur Asmy Nisrina; Barunawaty Yun
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radiografi panoramik digunakan untuk mendiagnosis penyakit mulut, memantau perkembangan dentofasial, dan mengevaluasi prosedur perawatan. Artikel ini membahas radiografi panoramik pada pasien anak usia di bawah 6 tahun menurut usia, jenis kelamin, diagnosis penyakit di RSGMP Universitas Hasanuddin. Pada penelitian deskriptif observasi ini, pengumpulan data cross-sectional digunakan pada seluruh pasien anak yang dilakukan radiografi panoramik dari Januari-Desember 2023. Alasan pengambilan radiografi panoramik dikategorikan sebagai karies dini pada masa kanak-kanak, oral patologis, fraktur dentoalveolar, anomali perkembangan, dan lain-lain. Sebanyak 202 radiografi panoramik pasien anak dengan usia 2-6 tahun; terbanyak berusia 5 tahun sebanyak 82 anak, dan pasien anak perempuan sebanyak 107 anak. Diagnosis kasus yang paling banyak, yaitu kasus karies dini anak sebanyak 167 anak. Disimpulkan bahwa penggunaan radiografi panoramik pada pasien anak tidak ditujukan sebagai skrining umum. Sebaiknya dibatasi pada anak di bawah usia 6 tahun kecuali benar-benar diperlukan.
The role of parenting on the risk of early childhood caries through Dentch's ECC application: Peran pola asuh orang tua terhadap risiko kejadian early childhood caries melalui aplikasi ECC Dentch Riyanti Mufida Aliya Puteri; Hanim Khalida; Leny Sang Surya
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk karies yang sering terjadi pada anak di bawah usia 6 tahun adalah early childhood caries (ECC). Pola asuh orang tua berperan penting dalam mencegah terjadinya karies pada anak melalui pemberian perawatan gigi yang baik. Penelitian ini membahas peran pola asuh orang tua terhadap risiko terjadinya ECC menggunakan aplikasi ECC Dentch yang memiliki akurasi penilaian sebesar 95,5%, dengan nilai-p 1,000 (p>0,05). Metode penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 45 anak usia 4-5 tahun di TK Kartika 1-55 Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua terbanyak yaitu demokratis, sebanyak 35 orang. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua tidak berperan signifikan terhadap risiko kejadian ECC.
Evaluation of labial and palatal bone thickness of maxillary anterior teeth in prosthodontic treatment planning: Evaluasi ketebalan tulang labial dan palatal gigi anterior maksila pada perencanaan perawatan prostodonsi Abd Raqib; Muhammad Ikbal; Ike Damayanti Habar; Rifaat Nurrahma; Roro Dewiayu Sriwulan; Eri Hendra Jubhari
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlu dilakukan evaluasi ketebalan tulang labial dan palatal pada gigi anterior maksila berdasarkan jenis kelamin dan usia untuk memberikan informasi untuk perencanaan perawatan prostodonsi. Penelitian ini menggunakan desain observasi dengan uji statistik Mann-Whitney U untuk membandingkan ketebalan tulang labial dan palatal pada 6 gigi anterior rahang atas antara kelompok jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) dan usia (di bawah dan di atas 30 tahun). Pengukuran dilakukan pada tiga titik labial dan tiga titik palatal menggunakan CBCT. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada ketebalan tulang labial pada beberapa titik pengukuran yaitu pria memiliki ketebalan tulang labial yang signifikan lebih besar dibandingkan wanita (p<0,05). Perbedaan ketebalan tulang palatal menurut jenis kelamin hanya terlihat pada satu titik tetapi tidak signifikan. Individu di bawah 30 tahun menunjukkan ketebalan tulang labial dan palatal yang lebih besar dibandingkan yang berusia di atas 30 tahun pada titik tertentu (p<0,05). Disimpulkan bahwa jenis kelamin memengaruhi ketebalan tulang labial lebih signifikan dibandingkan tulang palatal, sedangkan bertambahnya usia berperan dalam penurunan ketebalan tulang, baik pada tulang labial maupun palatal. Pengetahuan ini dapat digunakan untuk perencanaan perawatan prostodontik yang lebih efektif.
Inhibition test of noni fruit extract (Morinda citrifolia L.) against Candida albicans growth: Uji daya hambat ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans Aqilla Patricia Munov; Fitria Mailiza; Kornialia
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari spesies Candida albicans. Buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antijamur melalui kandungan senyawa seperti flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, fenolik, dan tanin. Penelitian ini membahas daya hambat ekstrak buah mengkudu (EBM) pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20% terhadap pertumbuhan C.albicans menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan desain one shot case study. Buah mengkudu diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol 96%. Sebanyak 18 sampel jamur C.albicans dibagi 3 perlakuan yaitu konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi sumuran, sedangkan pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong sehingga menunjukkan bahwa EBM 10% memiliki daya hambat yang dikategorikan sedang, 15% dikategorikan kuat, dan 20% juga dikategorikan kuat. Disimpulkan bahwa ekstrak buah mengkudu memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan C.albicans, dengan efektivitas terbaik pada konsentrasi 20% yang menunjukkan kategori daya hambat kuat
Effect of platelet rich plasma coating and Chlorella vulgaris 5% ointment on bone implant contact formation after dental implantation: Pengaruh pelapisan platelet rich plasma dan salep Chlorella vulgaris 5% terhadap pembentukan bone implant contact pasca pemasangan implan gigi Rizkiani Awaliyah Ramli; Iswanto Sabirin; Edy Machmud; Eri Hendra Jubhari
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Platelet rich plasma (PRP) dapat memfasilitasi proses oseointegrasi implan karena berfungsi dalam proses penyembuhan tulang. Chlorella vulgaris menciptakan zat bioaktif intrasel yang disebut chlorella growth factor (CGF) yang mampu mendorong pertumbuhan tulang. Penelitian ini membahas pelapisan PRP dan CV salep 5% terhadap pembentukan bone-implant contact (BIC) pascapemasangan implan gigi secara eksperimen laboratorium dengan rancangan quasi-experimental post-test group. Sampel adalah 12 soket gigi yang ditempatkan implan dari 2 ekor babi Landrace jantan yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu pelalapisan CV 5% dan PRP. Foto SEM dilakukan pada hari ke-22 pascaimplantasi. Nilai sig sebesar 0,018 sehingga kurang dari ?, maka dinyatakan terdapat perbedaan signifikan antara BIC pada implan yang dilapisi PRP dan CV 5%. PRP sebagai pelapis pada permukaan implan dapat menstimulasi proses remodeling tulang. CV 5% sebagai bahan bioaktif yang diinjeksikan ke dalam soket sebelum pemasangan implan dapat menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan fibroblas serta bersifat antiproteolitik dan merangsang pembentukan jaringan. Disimpulkan bahwa pelapisan PRP dan salep CV 5% berpengaruh terhadap proses pembentukan BIC pascapemasangan implan gigi.
The potential of Melaleuca cajuputi extract as an antibacterial, anti-iflammatory and osteogenic agent in oral regenerative therapy: Potensi ekstrak Melaleuca cajuputi sebagai agen antibakteri, antiinflamasi dan osteogenik dalam terapi regeneratif rongga mulut Irene Edith Rieuwpassa; Dinda Cindrahati Hamka; Agnes Dea Ugie Wihdatul Izzah; Ummi Salamah; Utami Putri Budiawan; Vina Maulydia Anwar; Nur Syabina Octavia Gamal N; A. Fadhilah Putri Zakiyah
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi regeneratif rongga mulut membutuhkan agen dengan kemampuan antibakteri dan osteogenik untuk mengatasi kerusakan jaringan keras akibat infeksi atau trauma. Daun galam (Melaleuca cajuputi), tanaman khas Asia Tenggara, diketahui memiliki kandungan bioaktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, dan saponin yang mendukung penyembuhan jaringan. Artikel ini mengkaji secara sistematik potensi ekstrak daun galam sebagai agen antibakteri, antiinflamasi, dan osteogenik dalam terapi regeneratif rongga mulut terhadap pustaka yang mengevaluasi aktivitas biologis dan keamanan ekstrak daun galam, khususnya terhadap bakteri patogen rongga mulut dan kemampuannya dalam menstimulasi osteogenesis. Ekstrak daun galam terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.mutans, Lactobacillus plantarum, dan P.gingivalis. Kombinasinya dengan semen trikalsium silikat meningkatkan jumlah sel mirip odontoblas dan limfosit. Uji toksisitas menunjukkan ekstrak aman digunakan secara topikal bahkan dalam konsentrasi tinggi. Disimpulkan bahwa ekstrak daun galam merupakan kandidat potensial untuk pengembangan bahan biomaterial dalam terapi regeneratif karena sifatnya yang multifungsi dan aman.
The comparison of cephalometric steiner’s skeletal analysis (SNA, SNB, ANB) in different ethnicity: Komparasi nilai sefalometri analisis skeletal Steiner (SNA, SNB, ANB) pada berbagai etnis Nadia S. Widjaja; Ardiansyah S. Pawinru
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis sefalometri berperan penting untuk merencanakan perawatan korektif dan menilai perubahan yang terjadi selama perawatan ortodonti. Salah satu analisis sefalometri yang paling umum digunakan adalah analisis Steiner yang digunakan untuk menentukan posisi anteroposterior maksila dan mandibula, khususnya sudut SNA, SNB, dan ANB. Studi longitudinal yang dilakukan tahun 1940-1960 adalah standar normalitas yang umum digunakan dan berfungsi sebagai standar dasar evaluasi. Namun, adanya variasi morfologi antara setiap kelompok etnis dan populasi tentunya tidak dapat diabaikan dan seharusnya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan standar normalitas nilai sefalometri pada berbagai kelompok ras dan etnis. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa peneliti telah mencoba mendefinisikan nilai sefalometri bagi berbagai etnis untuk memberikan pendekatan yang lebih komprehensif. Kajian ini membandingkan nilai standar sefalometri analisis Steiner (SNA, SNB, ANB) pada kelompok etnis yang berbeda. Disimpulkan bahwa terdapat nilai standar sefalometri Steiner yang berbeda secara spesifik pada setiap etnis, sehingga sangat berguna untuk penegakkan diagnosis dan mengembangkan rencana perawatan.
Effect of removable partial denture on alveolar bone resorption: Pengaruh gigi palsu tiruan lepasan terhadap resorpsi tulang alveolar Angelina Sella Husain; Edy Machmud
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan dapat menjadi solusi estetik dan fungsional untuk gigi yang mengalami edentulus. Namun, penggunaan gigi tiruan ini dapat menjadi salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap resorpsi ridge alveolar, yang mengarah ke tantangan baru dalam rehabilitasi prostodontik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara gigi tiruan sebagian lepasan dan resorpsi ridge alveolar. Berdasarkan kajian pustaka ini, ditemukan bahwa penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan secara signifikan meningkatkan resorpsi ridge alveolar. Hal ini juga berhubungan dengan keropos tulang dan penurunan tinggi mukosa yang signifikan.
Comparative analysis of cytokine profiles in gingival crevicular fluid of subjects with metal-ceramic and all-ceramic fixed dental prostheses: Analisis perbandingan profil sitokin cairan sulkus gingiva pada subjek prostesis metal-keramik dan all-keramik Eri Hendra Jubhari; Andi Ayodhya Chandra
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis perbandingan profil sitokin inflamasi pada cairan sulkus gingiva (CSG) pada subjek pengguna gigi tiruan cekat berbahan metal-keramik dan all-ceramic; secara kajian pustaka dengan pengumpulan data dari berbagai penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prostesis metal-keramik cenderung memicu kadar mediator inflamasi yang lebih tinggi, seperti IL-1?, IL-6, dan TNF-?, dibandingkan prostesis all-ceramic. Perbedaan ini dikaitkan dengan karakteristik permukakaan bahan dan tingkat adaptasi tepi prostesis. Disimpulkan bahwa pemilihan bahan prostesis berpengaruh signifikan terhadap respon inflamasi jaringan periodontal, sehingga bahan all-ceramic dengan teknologi CAD/CAM lebih disarankan untuk menjaga kesehatan periodontal jangka panjang.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Issue 1 April 2026 Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Volume 14 Issue 1 April 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): Volume 13 Issue 3 Desember 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Volume 13 Issue 2 Agustus 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Volume 13 Issue 1 April 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Volume 12 Issue 2 Agustus 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Volume 12 Issue 1 April 2023 Vol. 11 No. 3 (2022): Volume 11 Issue 3 Desember 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): Volume 11 Issue 2 Agustus 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Volume 11 Issue 1 April 2022 Vol. 10 No. 3 (2021): Volume 10 Issue 3 Desember 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Volume 10 Issue 2 Agustus 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Volume 10 Issue 1 April 2021 Vol. 9 No. 3 (2020): Volume 9 Issue 3 December 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Volume 9 No 2 Agustus 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Volume 9 No 1 April 2020 Vol. 8 No. 3 (2019): Vol 8 No 3 Desember 2019 Vol. 8 No. S - 2 (2019): Volume 8 Suplemen 2 2019 Vol. 8 No. 2 (2019): Vol 8 No 2 Agustus 2019 Vol. 8 No. 1 (2019): Volume 8 No 1 April 2019 Vol. 8 No. S - 1 (2019): Volume 8 Suplemen 1 2019 Vol. 7 No. 3 (2018): Volume 7 No 3 Desember 2018 Vol. 7 No. 2 (2018): Vol 7 No 2 Agustus 2018 Vol. 7 No. 1 (2018): Vol 7 No 1 April 2018 Vol. 6 No. 3 (2017): Vol 6 No 3 Desember 2017 Vol. 6 No. 2 (2017): Vol 6 No 2 Agustus 2017 Vol. 6 No. S-1 (2017): Vol 6 Suplemen 1 2017 Vol. 6 No. 1 (2017): Vol 6 No 1 April 2017 Vol. 5 No. 3 (2016): Vol 5 No 3 Desember 2016 Vol. 5 No. 2 (2016): Vol 5 No 2 Agustus 2016 Vol. 5 No. 1 (2016): Vol 5 No 1 April 2016 Vol. 5 No. S - 1 (2016): Vol 5 Suplemen 1 2016 Vol. 4 No. 6 (2015): Vol 4 No 6 Desember 2015 Vol. 4 No. 5 (2015): Vol 4 No 5 Oktober 2015 Vol. 4 No. 4 (2015): Vol 4 No 4 Agustus 2015 Vol. 4 No. 3 (2015): Vol 4 No 3 Juni 2015 Vol. 4 No. 2 (2015): Vol 4 No 2 April 2015 Vol. 4 No. 1 (2015): Vol 4 No 1 Februari 2015 Vol. 3 No. 6 (2014): Vol 3 No 6 Desember 2014 Vol. 3 No. 5 (2014): Vol 3 No 5 Oktober 2014 Vol. 3 No. 4 (2014): Vol 3 No 4 Agustus 2014 Vol. 3 No. 3 (2014): Vol 3 No 3 Juni 2014 Vol. 3 No. 2 (2014): Vol 3 No 2 April 2014 Vol. 3 No. 1 (2014): Vol 3 No 1 Februari 2014 Vol. 2 No. 6 (2013): Vol 2 No 6 Desember 2013 Vol. 2 No. 5 (2013): Vol 2 No 5 Oktober 2013 Vol. 2 No. 4 (2013): Vol 2 No 4 Agustus 2013 Vol. 2 No. 3 (2013): Vol 2 No 3 Juni 2013 Vol. 2 No. 2 (2013): Vol 2 No 2 April 2013 Vol. 2 No. 1 (2013): Vol 2 No 1 Februari 2013 Vol. 1 No. 6 (2012): Vol 1 No 6, Desember 2012 Vol. 1 No. 5 (2012): Vol 1 No 5, Oktober 2012 Vol. 1 No. 4 (2012): Vol 1 No 4, Agustus 2012 Vol. 1 No. 3 (2012): Vol 1 No 3, Juni 2012 Vol. 1 No. 2 (2012): Vol 1 No 2, April 2012 Vol. 1 No. 1 (2012): Vol 1 No 1, Februari 2012 More Issue