cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 658 Documents
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe NHT Dengan Pendekatan Saintifik Pada Siswa SMA Jufri Jufri; Asdar Asdar; Marufi Marufi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.46 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dalam hal ini hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe NHT. Jenis penelitian ini adalah Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan non tes dengan menggunakan lembar soal tes dan observasi kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 7 SMA Negeri 5 Luwu. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe NHT pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar serta respon siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan (gain ternormalisasi) hasil belajar dari pra tindakan ke siklus I adalah 0,57 dan siklus I ke siklus II adalah 0,30, ini menunjukkan peningkatan hasil belajar dalam kategori sedang berarti memenuhi indikator keberhasilan. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 61,76% belum memenuhi indikator keberhasilan, selanjutnya pada siklus II berubah menjadi 85,29% dan memenuhi indikator keberhasilan. Rata-rata presentase aktivitas siswa pada pra tindakan sebesar 39,85% berubah menjadi 75,15% pada siklus I dan 86,76% pada siklus II. Ini menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas siswa dari pra tindakan sampai siklus II. Aktivitas siswa mencapai kategori baik berarti memenuhi indikator keberhasilan. Hasil angket respon siswa pada siklus I sebesar 82,14% sedangkan pada siklus II sebesar 94,12%. Ini menunjukkan siswa memberikan positif terhadap pembelajaran model kooperatif tipe NHT dengan pendekatan saintifik. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan kualitas pembelajan matematika pada siswa kelas X.
Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Antara Siswa Yang Menggunakan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing Dengan Ekspositori Ditinjau Dari Tingkat Mathematical Habits of Mind Dian Rohaeni; Rosyadi Rosyadi; Wiwit Damayanti Lestari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.708 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan interaksi antara metode pembelajaran dan tingkat Mathematical Habits of Mind. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasi subjek adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sindang tahun ajaran 2017/2018. Sampel kelas diambil sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik cluster random sampling dengan cara diundi. Terpilih kelas VII B sebagai kelas eksperimen I yang menggunakan metode pembelajaran Penemuan Terbimbing dan kelas VII E sebagai kelas eksperimen II yang menggunakan metode pembelajaran Ekspositori. Berdasarkan analisis uji ANAVA dua jalan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan interaksi antara metode pembelajaran (penemuan terbimbing dan ekspositori) dan tingkat Mathematical Habits of Mind. Hasil uji lanjut dengan menggunakan uji Scheffe diperoleh bahwa penggunaan metode pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan tingkat Mathematical Habits of Mind tinggi lebih baik dibandingkan dengan metode pembelajaran ekspositori.
Pengaruh Media Pembelajaran Google Classroom Dalam Pembelajaran Analisis Real Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Nirfayanti Nirfayanti; Nurbaeti Nurbaeti
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.573 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran google classroom terhadap motivasi belajar Mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Semester V yang sedang memprogramkan mata kuliah Analisis Real 1 Program Studi Pendidikan Matematika lingkup FKIP Universitas Muslim Maros yang berjumlah 32 orang. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes hasil belajar dan lembar angket motivasi belajar Mahasiswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t-test dengan bantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar mahasiswa setelah diterapkan pembelajaran google classroom. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung = 43,116 dengan nilai-p = 0,000 < α = 0,05. Selain itu, nilai skor rata-rata hasil belajar mahasiswa dan persentase nilai respon mahasiswa masing-masing sebesar 78,31 yang berada pada kategori tinggi dan 83,72% yang berada pada kategori sangat baik.
Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Dengan Metode Penemuan Terbimbing Dalam Pembelajaran Matematika Fitria Fitria
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.893 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest yang bertujuan untuk mendeskripsikan (i) aktifitas siswa terhadap Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (ii) respons siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (iii) hasil belajar siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing; (iv) keefektifan penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing, pada pembelajaran materi fungsi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 Luwu yang terdiri dari 7 kelas yang berjumlah 245 orang siswa. Pemilihan sampel penelitian dilakukan dengan teknik random sampling dan yang terpilih adalah kelas X MIPA 3 sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa lembar observasi untuk mengukur aktivitas belajar siswa, tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar ranah pengetahuan, lembar observasi untuk keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons siswa untuk mengetahui respons siswa terhadap proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan statistic deskriptif dan statistic inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing (i) aktivitas siswa selama pembelajaran berada pada kategori baik dengan rata-rata sebesar 3,2 (ii) Respons siswa terhadap pembelajaran berada pada kategori positif dengan rata- rata sebesar 3,5 (iii) Rata-rata pencapaian hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran adalah 80,82, lebih besar dari kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang digunakan di tempat penelitian yaitu 78,00. Secara klasikal hasil belajar siswa setelah pembelajaran yaitu 69,7 % belum mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Berdasarkan analisis one-Sample T Test diperoleh nilai p sebesar 0,00 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dengan demikian disimpulkan bahwa rata-rata gain ternormalisasi siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing lebih besar dari 0,29 yang berarti bahwa peningkatan kemampuan siswa minimal berada pada kategori sedang (iv) Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Penemuan Terbimbing belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai walaupun aktivitas siswa sudah baik, respons siswa positif dan hasil belajar siswa melebihi nilai KKM.
Pengaruh Guided Discovery Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Proses dan Hasil Belajar Peserta Didik Inderwati Abdul Rahman
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.443 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui deskripsi proses pembelajaran peserta didik selama menggunakan Guided Discovery, (2) mengetahui deskripsi hasil belajar matematika peserta didik setelah menggunakan Guided Discovery, (3) mengetahui apakah penggunaan Guided Discovery memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar matematika peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMAN 6 Wajo dengan sampel penelitian adalah kelas XII IPS 1 yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling ( sampel purposif ). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) dan lembar observasi terhadap proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Teknik analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas XII IPS 1 SMAN 6 Wajo dan teknik analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pembelajaran peserta didik mengalami peningkatan selama diajar dengan menggunakan Guided Discovery dimana peserta didik terlibat lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan pada saat guru menjelaskan, pemaparan hasil diskusi serta lebih aktif dalam pengerjaan tugas latihan , (2) hasil belajar matematika peserta didik mengalami peningkatan setelah diajar dengan menggunakan Guided Discovery, dan (3) penerapan pembelajaran dengan menggunakan Guided Discovery memberikan pengaruh terhadap proses dan hasil belajar matematika peserta didik Kelas XII IPS 1 SMAN 6 Wajo.
Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Dengan Menggunakan Model Discovery Learning dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Adam Adam; Hamzah Upu
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 4 Luwu Timur yang diajar dengan menggunakan model discovery learning dan model kooperatif teams games tournament. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang meneliti ada tidaknya perbedaan dan atau membandingkan dua kelompok eksperimen yang diberi perlakuan satu dan perlakuan dua. Penelitian ini dilakukan di kelas X.MIPA 3 dan X.MIPA 4 SMA Negeri 4 Luwu Timur Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes prestasi belajar. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara statistika deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini adalah: 1) Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran discovery learning menunjukkan peningkatan yang sebelumnya skor rata-rata diperoleh mencapai 55,33 dalam kategori rendah menjadi 79,36 dalam kategori tinggi. 2) Prestasi belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran teams games tournament menunjukkan peningkatan yang sebelumnya skor rata-rata diperoleh mencapai 56,51 dalam kategori rendah menjadi 71,26 dalam kategori sedang. 3) Hasil uji independent sample t-test diperolehi nilai sig. = 0,004 < 0,05, artinya berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan prestasi belajar matematika pada siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih baik dari model pembelajaran teams games tournament.
Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Dengan Mengunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Dengan Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Pada Pokok Bahasan Kubus dan Balok Mulyati Mulyati
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.246 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk membandingkan hasil belajar pokok bahasan kubus dan balok, siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatiif tipe NHT dengan TSTS. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Bajiminasa yang berjumlah 61 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.A berjumlah 31 siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan siswa kelas XI.B yang berjumlah 30 siswa yang diajar dengan model pembelajaran tipe TSTS. Data dikumpul melalui pemberian tes hasil belajar matematika pada pokok bahasan kubus dan balok. Pengolahan datanya menggunakan statistic deskriptif dan statistic inferensial. Hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa hasil belajar matematika yang diajar dengan model pembelajaran koperatif tipe NHT berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 67,58 dan standar deviasi 16,244. Sedangkan hasil belajar matematika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berada pada kategori sedang dengan rata-rata 59,20 dan standar deviasi 12,12. Sedangkan hasil analisis statistic inferensial diperoleh t hitung > t table yang berarti ada perbedaan hasil belajar mtematika pada pokok bahasan kubus dan balok siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbeda dengan hasil belajar yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS.
Pembelajaran Matematika Berbasis Kooperatif Tipe Group Investigation Dengan Scientific Approach Nursakiah Nursakiah; Ikhbariaty Kautsar Qadry
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.14 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dimodifikasi dari teori pengembangan model 4-D oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel (1974). Tahapan yang ditempuh yaitu (a) Pendefinisian, (b) Perancangan, (c) Pengembangan, dan (d) Penyebaran. Uji coba dilakukan pada siswa Kelas XI SMA Kartika Makassar tahun ajaran 2017/2018. Hasil yang diperoleh pada uji coba tersebut, yaitu perangkat pembelajaran matematika berbasis kooperatif tipe group investigation dengan scientific approach sudah praktis dan efektif, hal ini terlihat dari: (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar telah memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan ketuntasan klasikal tercapai, (2) Pembelajaran matematika berbasis kooperatif tipe group investigation dengan pendekatan scientific membuat siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran, (3) tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran matematika berbasis kooperatif tipe group investigation dengan scientific approach termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan, (4) rata-rata siswa memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan Pendekatan Realistik Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Misnawati Misnawati
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.751 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan realistik terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen. Desain penelitian ini adalah One group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Kecamatan Latimojong dan sampel ditentukan dengan menggunakan random sampling. Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis deskriftif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan realistik terhadap hasil belajar matematika dan motivasi. Proses pembelajaran memperlihatkan aktivitas siswa yang meningkat khususnya dalam mengerjakan soal LKS. Aktivitas guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran juga merupakan salah satu factor untuk meningkakan motivasi dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Pair Check Terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa Ditinjau Dari Tingkat Kebiasaan Berpikir Shely Selina Ramadhani; Sri Hartin; Wiwit Damayanti Lestari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.662 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran pair check terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa; (2) untuk mengetahui pengaruh tingkat kebiasaan berpikir matematis terhadap kemampuan berpikir matematis siswa; (3) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran (pair check dan langsung) dan tingkat kebiasaan berpikir matematis terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan populasi subjek adalah semua siswa kelas VII SMP Al-Islah Sudimampir tahun ajaran 2017/2018. Dua kelas sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran pair check dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Berdasarkan hasil analisis data uji ANAVA dua jalan, diperolah kesimpulan sebagai berikut: (1) terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran pair check yang signifikan terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa; (2) terdapat pengaruh tingkat kebiasaan berpikir matematis yang signifikan terhadap kemampuan berpikir matematis siswa; (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran (pair check dan langsung) dan tingkat kebiasaan berpikir matematis terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa. Hasil tes lebih lanjut menggunakan tes Scheffe menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran pair check pada kemampuan berpikir reflektif siswa dengan tingkat tinggi pada Kebiasaan Berpikir Matematika lebih baik daripada model pembelajaran pembelajaran langsung dengan tingkat tinggi pada Kebiasaan Berpikir Matematika. Jadi, model pembelajaran pair check dan kebiasaan berpikir matematika dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan berpikir reflektif siswa.

Page 4 of 66 | Total Record : 658