cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 688 Documents
Design of Student Worksheets Based on Polya’s Problem-Solving Process to Facilitate Students’ Reflective Thinking Skills Teapon, Nurhuda; Kusumah , Yaya S.; Elmawati; Sehe , Marwa M.
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7445

Abstract

Abstract This research is motivated by the conditions in the field, which show that the Student Worksheets (LKPD) circulating in schools generally contain learning activities that do not encourage students' reflective thinking skills and student learning motivation. This condition results in suboptimal student engagement in the learning process, causing learning to remain passive and lacking in challenge. Therefore, this study aims to produce student worksheets based on Polya's problem-solving process as an effort to facilitate students' reflective thinking skills. This research method uses the ADDIE development method, which focuses on four initial stages: Analysis, Design, Development, and Implementation. The validated LKPD was then tested on a limited basis in one class. Participants in this study were 25 grade X students at a high school in Bandung City. Data collection was carried out using validation sheets and teacher and student response questionnaires. Based on the research results, it can be concluded that the developed LKPD based on Polya's Problem Solving Process is worthy of being continued to the next stage, namely the evaluation stage, as an effort to facilitate students' reflective thinking skills.
The Etnomatematika dalam Kesenian Jathilan: Analisis Unsur Geometri dan Pola Gerak Juwairiyah Miftakhul Jannah; Arfinanti, Nurul
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7446

Abstract

This research aims to identify and describe the geometric elements and mathematical patterns contained in Jathilan traditional art. The research method used is qualitative ethnography through interviews with village residents who are also artists, village elders and village officials. The results of the research show that geometric elements appear in the shape of the lumping horse's properties, the arrangement of the dancers' formations, accompaniment and movement. The mathematical values ​​that emerge include the concepts of lines, circles, and repeating patterns. This study strengthens the view that mathematics is not only present in formal contexts, but also lives and develops in society's culture.
Penerapan Model Make A Match dalam Pembelajaran Matematika Materi Kubus dan Balok D, Yuliana; Kaunang, Derel F; Regar, Vivien E
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7487

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model make a match dan model pembelajaran langsung pada materi kubus dan balok. Subyek dalam penelitian ini yakni kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran make a match dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kedua kelas tersebut setara atau homogen. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pretest dan postest dari kedua kelas. Nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen adalah 42,6364 dan untuk kelas kontrol 87,4091. Sedangkan untuk nilai rata-rata postest   kelas eksperimen yaitu 49,45 dan kelas control yaitu 69,4. Hasil penelitian yang didapat pada kedua kelas dengan menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh bahwa nilai  =7,9017 > =2,021 maka  ditolak dan terima . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model make a match lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran langsung pada materi kubus dan balok.
Efektivitas Pembelajaran Kooperatif STAD dengan Scaffolding Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sabri; Nurul Fajria; Awi Dassa
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7554

Abstract

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika konvensional menuntut penerapan model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri 18 Barru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non-randomized pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 18 Barru yang berjumlah 147 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas VII.1 (22 orang) sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 (24 orang) sebagai kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen adalah pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan scaffolding dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan komunikasi matematis. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen adalah 81,1 dalam kategori tinggi dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 0,8 dalam kategori tinggi serta mencapai 86% siswa tuntas secara klasikal, sedangkan nilai rata-rata posttest siswa kelas kontrol adalah 68,5 dalam kategori cukup dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 0,6 dalam kategori sedang. Hasil analisis statistik inferensial untuk dua hipotesis menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif STAD dengan scaffolding efektif secara signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII SMP Negeri 18 Barru.
Perbandingan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division Dan Think Pair Share Berbantuan Quizizz Paper Mode Terhadap Hasil Belajar Matematika Sabri; Hairil Zulfadli; Syahrullah Asyari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7555

Abstract

Kajian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan Quizizz paper mode dengan pembelajaran kooperatif TPS berbantuan Quizizz paper mode terhadap hasil belajar matematika. Hasil kajian ini memberikan dukungan empiris untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif yang lebih baik saat menggunakan media pembelajaran Quizziz paper mode. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 9 Makassar sebanyak 324 siswa. Dengan teknik cluster random sampling, terpilih kelas VIII.G (kelas eksperimen 1) dan kelas VIII.I (kelas eksperimen 2). Perlakuan yang diberikan pada kelas VIII.G 1 adalah pembelajaran kooperatif STAD dengan berbantuan Quizizz paper mode dan kelas VIII.I adalah pembelajaran kooperatif TPS dengan berbantuan Quizizz paper mode. Data hasil penelitian diolah dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata posttest hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen 1 adalah 83,5 (kategori tinggi), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi), serta tingkat ketuntasan klasikal mencapai 85%; (2) skor rata-rata posttest hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen 2 adalah 79,8 (kategori tinggi), dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,69 (sedang), serta tingkat ketuntasan klasikal sebesar 77%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD berbantuan Quizizz paper mode secara signifikan lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif TPS. Kajian ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran yang menggunakan media Quizizz paper mode, penerapan pembelajaran kooperatif STAD memberikan pengaruh yang lebih baik daripada pembelajaran kooperatitf TPS terhadap hasil belajar matematika siswa.
Analisis Unsur Etnomatematika pada Struktur Bangunan Rumah Adat Tongkonan di Tana Toraja Ashari, Nur Wahidin; Nurwahidah, Nurwahidah; Nurazizah, Andi; Amin, Arfianty; Syam, Nur Anisa
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7605

Abstract

The Tongkonan traditional house of Tana Toraja represents a form of indigenous architecture with strong social and cultural functions. However, the mathematical elements embedded in its structural design have not been widely utilized in contextual mathematics learning. This study aims to explore the mathematical concepts found in the physical structure of the Tongkonan and to examine opportunities for integrating these concepts into culture-based mathematics instruction. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observations and interviews, and analyzed using domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural theme analysis. The findings reveal that the architectural form of the Tongkonan embodies concepts of symmetry, roof-slope proportions, construction patterns, relationships among measurements, and principles of similarity, particularly as reflected in the Rambu Solo’ ceremonial context. These results highlight geometric regularities relevant to the development of ethnomathematics. Overall, the study contributes to the development of more applicable ethnomathematics-based mathematics learning models in schools.
Improving Grade III Students' Mathematics Learning Outcomes in Multiplication Using the Jarimatika Method Nanda Aqidah Putri; Hidayati, Arini; Qodariyah, Lailatul
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7612

Abstract

Improving students’ mastery of basic arithmetic, especially multiplication, remains an urgent issue in elementary mathematics education because many students still struggle with abstract numerical procedures that hinder their overall mathematical development. Addressing this challenge, this study aims to enhance students’ learning outcomes in multiplication through the application of the Jarimatika method in grade III of Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mun'im. The study employs a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles, with each cycle consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The participants were 17 grade III students at MI Nurul Mun’im. Data were collected through learning outcome tests, observations, and documentation. The findings indicate a substantial improvement in students’ achievement after the introduction of the Jarimatika method. The average score increased from 58 on the pre-test to 74 on the post-test of Cycle I, and further improved to 89 in the post-test of Cycle II. The percentage of students achieving mastery also rose from 29% to 59% and ultimately reached 100%. These results demonstrate that the Jarimatika method is effective in significantly improving students’ multiplication skills and can serve as a practical alternative strategy for strengthening foundational numeracy in elementary schools.
Etnomatematika pada Menhir Kalimbuang Bori: Geometri dan Simetri dalam Warisan Budaya Toraja Asdar, Asdar; Shalsyabila, Zabina; Busran, Nurul Lathifah; Angraini, Masita Alifya; Fadhil, Muh.; Ramadani, Chiara; Hidayat, Muh. Agung
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7637

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah sering dianggap abstrak dan jauh dari konteks kehidupan siswa, sehingga banyak konsep—terutama pada materi geometri dan simetri—sulit dipahami. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan yang dapat mengaitkan konsep matematika dengan pengalaman budaya yang dekat dengan siswa. Menhir Kalimbuang Bori sebagai warisan budaya Toraja menawarkan konteks nyata yang kaya akan pola, bentuk, dan struktur geometris yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografi untuk mendeskripsikan unsur-unsur kebudayaan serta fungsi simbolik menhir dalam konteks upacara pemakaman masyarakat Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menhir tidak hanya menjadi penanda upacara, tetapi juga mencerminkan status sosial, legitimasi keluarga, dan hubungan spiritual antara leluhur dan komunitas. Proses pendirian menhir yang penuh ritual mengungkap nilai-nilai sosial dan spiritual yang melekat pada identitas budaya Toraja. Dengan mengintegrasikan konteks budaya tersebut, pembelajaran matematika dapat disajikan secara lebih bermakna, konkret, dan relevan bagi siswa. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mendorong pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika yang memanfaatkan menhir Kalimbuang Bori sebagai sumber belajar dalam materi geometri dan simetri. Selain itu, diperlukan kerja sama antara guru, budayawan, dan pemangku kebijakan untuk memastikan penerapan pembelajaran berbasis budaya dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mendukung pelestarian warisan budaya Toraja.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Berdasarkan Tahapan Polya: Studi Kasus di SMP Negeri 7 Gorontalo Monoarfa, Moh. Rifky; Djakaria, Ismail; Irfah, Auli
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7086

Abstract

Banyak bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linier dua variabel berdasarkan tahapan polya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi sistem persamaan linier dua variabel berdasarkan tahapan polya di SMP Negeri 7 Gorontalo pada semester genap tahun ajaran 2024/2025.  Data dalam penelitian ini adalah data primer berupa hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV dan hasil wawancara untuk menggali lebih dalam proses berpikir mereka berdasarkan tahapan Polya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa sering menghadapi tantangan dalam mengikuti tahapan penyelesaian masalah matematika pada soal cerita. Peneliti menganalisis data hasil pekerjaan siswa berdasarkan kesalahan yang dilakukan dalam menyelesaikan soal cerita matematika sesuai empat tahapan pemecahan masalah menurut Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan mengecek kembali. Peneliti mengkategorikan setiap jawaban siswa ke dalam jenis kesalahan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, peneliti menggunakan data hasil wawancara sebagai data pendukung untuk memperkuat hasil analisis kesalahan berdasarkan jawaban tertulis siswa. Data hasil wawancara tersebut dianalisis melalui beberapa tahap, kemudian dikelompokkan sesuai dengan empat tahapan Polya untuk memastikan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa dapat teridentifikasi sesuai indikator kesalahan yang digunakan dalam penelitian. Kesalahan terbesar terjadi pada tahap melaksanakan rencana, sementara tahap memahami masalah dan memeriksa jawaban juga tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam perbaikan pembelajaran.
Eksplorasi Etnomatematika pada Kearifan Lokal Kerajinan Bokoa Iben Masyarakat Lebong Sebagai Sumber Belajar Literasi Numerasi di Sekolah Dasar Susanti, Atika; Muktadir, Abdul; Kamil, Nurdin; Darmansyah, Ady
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.7158

Abstract

Kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satunya karena pembelajaran matematika umumnya belum dikaitkan dengan konteks budaya yang dekat dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam kearifan lokal kerajinan Bokoa Iben masyarakat Lebong Suku Rejang serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar literasi numerasi di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengrajin lokal, dokumentasi proses pembuatan Bokoa Iben, serta kajian pustaka terkait nilai-nilai matematis dalam budaya tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan Bokoa Iben terdapat konsep-konsep matematika seperti pola berulang, simetri lipat, pengukuran, dan bangun datar dan bangun ruang yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran literasi numerasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas budaya masyarakat Lebong tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki potensi edukatif yang relevan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep literasi numerasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kerajinan Bokoa Iben dapat dijadikan sumber belajar yang memperkuat literasi numerasi sekaligus menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya pelestarian kearifan lokal.