cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 658 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Malfriana Malfriana
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.685 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif Tipe STAD terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara; dan (3) mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa Kelas X-IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian ini adalah randomized pretest-posttest comparison group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X-IPS SMA Negeri 3 Luwu Utara Tahun Pelajaran 2017/2018 dan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik cluster double random sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah: (1) tes hasil belajar, dan (2) lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa; (3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan STAD; dan (4) posttest model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw, gain ternormalisasi model kooperatif tipe Jigsaw lebih tinggi dari tipe STAD, dan persentase ketuntasan klasikal model kooperatif tipe STAD lebih tinggi dari tipe Jigsaw.
INDIKATOR-INDIKATOR KECEMASAN BELAJAR MATEMATIKA DARING DI ERA PANDEMIK COVID- 19 MENURUT PERSPEKTIF SISWA SMA KELAS X Adi Mulyana; Aan Juhana Senajaya; Denni Ismunandar
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.035 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.501

Abstract

Penelitinian ini bertujuan untuk mengetahui indikator-indikator kecemasan belajar matematika daring di era pandemik COVID-19 menurut perspektif siswa SMA Kelas X. Penelitian ini dilaksanakan di rumah siswa yang berasal dari SMAN 1 Lohbener. Penelitian ini dilaksanakan pada era pandemik COVID-19 dimana pada saat itu pembelajaran matematika yang diterapkan secara daring. Pembelajaran matematika daring juga diterapkan di SMAN 1 Lohbener di era pandemik COVID-19 tersebut. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Secara garis besar pengertian penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan memahami fenomena yang dialami oleh subyek penelitian.. Fenomena dalam penelitian ini, yaitu kecemasan belajar matematika menurut perspektif siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lohbener pada daring di era pandemik COVID-19. Subjek yang dipilih sebanyak 6 siswa dari pertimbangan guru dengan kriteria pandai, sedang, dan kurang, dan dari masing-masing kriteria tersebut 2 siswa.Siswa tersebut sebagai subjek penelitian pada penelitian ini, peneliti mengambil 6 subjek penelitian. Analisis data pada penelitian ini adalah Miles dan Huberman (Sugiyono, 2018: 246) yaitu melakukan coding, mereduksi data, menyajikan data, dan setelah itu memverifikasi kesimpulan. Peneliti juga menggunakan triangulasi sumber, teori, uji konfirmabilitas dan uji transferability. Berdasrkan hasil penelitian dan kesimpulan yang diperoleh antara lain indikator kecemasan belajar siswa ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Kebanyakan dari siswa mengalami kecemasan belajar matematika, karena terjadinya kendala pada saat pembelajaran matematika daring. Adapun indikator-indikator kecemasan belajar matematika siswa pada saat pembelajaran matematika daring yang ditinjau peneliti dari aspek kognitif seperti: tidak dapat berkonsentrasi, bingung (termenung), tidak dapat memahami materi yang disampaikan guru, tidak mampu mengerjakan soal sendiri, tidak percaya diri, khawatir terhadap nilai yang turun. Aspek afektif seperti: kesal karena kendala itu terjadi berulang-ulang, cemas, takut terhadap nilai, gelisah, dan gugup tidak bisa menjelaskan ulang apa yang guru sampaikan, sedangkan aspek psikomotor seperti: tidak mau mengikuti pembelajaran matematika daring dan menghindar dari pembelajaran matematika daring.
ANALISIS DESAIN DIDAKTIS SEGIEMPAT YANG DIKEMBANGKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Eka Komalasari; Sumarni Sumarni; Nuranita Adiastuty
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.115 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.502

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hambatan belajar yang dialami siswa terkait materi segiempat. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini yaitu: (a)menganalisis desain didaktis yang telah disusun guru model pada materi segiempat dengan menggunakan model problem-based learning; (b)menganalisis dugaan hambatan belajar yang diduga muncul kembali pada desain didaktis yang disusun oleh guru model; dan (c)membuat usulan untuk desain didaktis awal yang bertujuan untuk mengatasi dugaan hambatan belajar yang muncul kembali. Subjek dalam penelitian ini adalah guru model (Kiki Okatviani) dan desain didaktis materi segiempat dengan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan model penelitian Didactical Design Research (DDR) yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: (a) prospective analysis; (b)metapedadidactic analysis; dan (c)retrospective analysis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi (wawancara, observasi, dan studi dokumentasi). Untuk teknik analisis data menggunakan gabungan dari metode kualitatif dan model DDR dimana kegiatannya adalah: (a)Prospective Analysis atau analisis data dengan melakukan wawancara kepada guru model terkait desian didaktis yang disusun pada materi segiempat; (b)Metapedadidactic Analysis kegiatan menganalisis desain didaktis, menganalisis dugaan munculnya hambatan belajar dari desain didaktis, dan pemberian usulan untuk mengatasi hambatan belajar yang muncul; dan (c)Retrospective Analysis, pada tahap ini peneliti membuat kesimpulan mengenai desain didaktis yang telah dianalisis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa desain didaktis yang disusun oleh guru model sudah sesuai dan dapat digunakan pada kegiatan pembelajaran, adapun kesalahan yang ditemukan dalam desain didaktis yaitu didactical learning obstacle dapat diperbaiki sesuai usulan yang diberikan oleh peneliti, agar siswa tidak mengalami hambatan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Etty Ristiana Anggraeni; Ma'rufi Ma'rufi; Suaedi Suaedi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.986 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran berbasis GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Datok Sulaiman Palopo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research & Development (R&D) yang dikembangkan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Development, Dissemination). Subyek uji coba penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling sebanyak 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media pembelajaran berbasis GeoGebra melalui 4 tahap yaitu tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Hasil pengembangan berupa media pembelajaran berbasis GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil validasi ahli media 3,53 dan ahli materi 3,47 berada pada kategori tinggi dengan tingkat kevalidan valid. Hasil observasi keterlaksanaan penggunaan media sebesar 3,69 dengan rata-rata 89% media pembelajaran dapat dilaksanakan masuk kategori tinggi dengan tingkat kepraktisan praktis. Hasil tes penguasaan materi 81,81% siswa mencapai ketuntasan belajar dengan kemampuan pemahaman konsep 71,47% berada pada kategori cukup dengan nilai gain rata-rata 0,6 berada pada kategori sedang dan 94,27 siswa merespon positif sehingga memenuhi kriteria efektif.
EKSPLORASI KEMAMPUAN REPRESENTASI VISUAL MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA DAN GENDER Try Nur Handayani; Ma'rufi Ma'rufi; Nurdin Nurdin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.194 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.504

Abstract

1 subjek laki-laki dan 1 subjek perempuan yang memiliki pemahaman matematika tinggi, sedang dan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan data dalam penelitian ini diperoleh dari tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) kemampuan representasi matematika subjek laki-laki berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan masalah bangun datar segitiga cenderung menggunakan representasi visual (2) kemampuan representasi matematika subjek perempuan berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan masalah bangun datar segitiga cenderung menggunakan representasi visual.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII DITINJAU DARI HABIT OF STRIVING FOR ACCURACY AND PRECISION Nur Wahidin Ashari; Salwah Salwah; Kadek Widiani
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.692 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.505

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model Problem Based Learning dan siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model konvensional ditinjau dari habit of striving for accuracy and precision, (2) peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model problem based learning lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model konvensional, (3) kualitas peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui problem based learning dan siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui model konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIA dan VIIB SMP Negeri 3 Palopo, pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VII pada sekolah tersebut. Kemampuan kecakapan matematis yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam memahami konsep dengan baik. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah Tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan Angket Habits of Striving for Accuracy and Precision (HSAP). Teknik analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif dan inferensial dengan uji-t dan anova dua jalur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) peningkatan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Palopo yang diajar dengan model pembelajaran PBL lebih baik daripada peningkatan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar dengan model konvensional. Baik secara deskriptif maupun secara inferensial. (2) peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar dengan menggunakan model PBL memiliki kualitas peningkatan yang dikategorikan tinggi, sedangkan kualitas peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis yang diajar dengan model konvensional dikategorikan sedang.
DESKRIPSI GAYA BERPIKIR SISWA PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE Aswar Anas; Nilam Permatasari Munir; Kiki Kiki
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.644 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.506

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui gambaran gaya berpikir siswa pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Subjek ditentukan sebanyak dua orang siswa yang masing-masing memiliki dominan gaya berpikir konkret dan gaya berpikir abstrak yang kuat. Analisis dilakukan secara mendalam pada subjek dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan materi garis dan sudut. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, metode tes dan wawancara melalui 4 langkah analisis yaitu menelaah data, reduksi data, penyajian data, dan menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Baik subjek bergaya pikir konkret maupun abstrak, meraka mampu belajar dengan aktif pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). (2) Kedua subjek memiliki kemampuan yang sama, akan tetapi subjek gaya berpikir kongkret lebih kuat dalam menyelesaikan masalah berupa soal gambar sedangkan subjek gaya berpikir abstrak lebih kuat dalam menyelesaikan masalah berupa soal uraian.
INVESTIGASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BILANGAN CACAH: KASUS PADA KESALAHAN PROSEDURAL DAN KESALAHAN KONSEP Muhammad Rusli Baharuddin; Jumarniati Jumarniati
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.3 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk eksplorasi kesalahan siswa dalam operasi hitung bilangan bulat. Eksplorasi kesalahan siswa di fokuskan pada kesalahan konsep dan prosedural yang dilaksanakan kelas VII Sekolah Menengah Pertama di Indonesia Timur. Sebanyak 100 siswa yang berpartisipasi dalam penelitian dan mereka berumur 13 – 15 Tahun. Setiap siswa mengerjakan soal yang telah diuji keabsahan dan kevalidannya, selama 40 menit. Tes yang diberikan terdiri dari 10 soal dengan materi operasi hitung penjumlahan, pengurangan dan campuran. Analisis data penelitian dilakukan dengan mengeksplorasi hasil kerja siswa kemudian mengelompokkan berdasarkan jenis kesalahan siswa. Data hasil tes kemudian diidentifikasi dan diklasifikasi kedalam bentuk dan jenis kesalahan. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa dalam melakukan operasi hitung bilangan bulat, siswa sangat mungkin melakukan kesalahan prosedural dan kesalahan konsep. Bentuk kesalahan prosedural yang dilakukan siswa yaitu: (1) Kurang teliti dalam menuliskan ulang soal, (2) Kurang Teliti dalam menghitung hasil penjumlahan dan pengurangan, (3) Lupa menuliskan tanda negatif pada hasil penjumlahan dan pengurangan, (4) Kesalahan urutan dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan, dan (5) Tidak Menuliskan jawaban secara lengkap. Sedangkan bentuk kesalahan konsep yang dilakukan siswa yaitu: (1) Kesalahan dalam menjumlahkan bilangan negatif, (2) Kesalahan dalam pengurangan bilangan bulat sejenis ( a – b untuk a < b atau (-a) – (-b)), dan (3) Kesalahan dalam melakukan operasi lambang “ – “ dengan bilangan negatif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA KANTONG BILANGAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Hardianto Hardianto; Marissa Ulfa; Kiki Fauziah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.076 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i1.508

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media kantong bilangan efektif terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Model penelitian yang digunakan adalah Kemmis dan Taggart dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam enam kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas III SDN 96 Campurejo yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media kantong bilangan untuk meningkatan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes essay, observasi aktivitas siswa dan observasi aktivitas guru, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif melalui persentase hasil kinerja guru dan secara kuantitatif melalui nilai ketuntasan belajar siswa individual, nilai rata-rata hasil belajar siswa, persentase hasil belajar klasikal siswa. Indikator keberhasilan siswa ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal belajar siswa mencapai 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa kelas III dapat dilihat berdasarkan persentase yang meningkat dari pra tindakan siswa sebesar 23,0% mengalami peningkatan 30,8% pada siklus I menjadi 53,8% pada siklus II meningkat 34,6% menjadi 88,4%.
A ANALISIS PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Asrar Mufida Masdy
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.285 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i2.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kemampuan pemecahan masalah kontekstual ditinjau dari gaya belajar siswa pada materi aritmatika sosial. Analisis kemampuan pemecahan masalah menggunakan tahapan Polya yaitu (1) memahami masalah, (2) membuat rencana pemecahan masalah, (3) melaksanakan rencana pemecahan masalah, (4) memeriksa kembali pemecahan masalah. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yang telah dikelompokkan berdasarkan gaya belajar visual, gaya belajar auditori, gaya belajar kinestetik. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 6 Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan yaitu angket gaya belajar, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Subjek dengan gaya belajar visual mampu memahami masalah, membuat rencana pemecahan masalah dengan baik, kurang teliti dalam melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali jawaban akhir. (2) Subjek dengan gaya belajar auditori mampu memahami masalah dengan baik, membuat rencana penyelesaian dengan benar, dan melaksanakan rencana penyelesaian masalah dengan tepat serta memeriksa kembali hasil akhir. (3) subjek dengan gaya belajar kinestetik kurang mampu dalam memahami masalah, tidak dapat merencanakan penyelesaian masalah dengan baik, tidak dapat menyelesaikan rencana penyelesaian dikarenakan subjek kurang mampu dalam melakukan operasi hitung matematika sesuai dengan rumus yang digunakan utamanya perkalian dan pembagian, subjek tidak memeriksa kembali hasil akhir.

Page 8 of 66 | Total Record : 658