Jurnal Educatio FKIP UNMA
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles
82 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 3 (2021): July-September"
:
82 Documents
clear
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Melalui Metode Pemberian Tugas Belajar dan Resitasi
Lia Nasjiatul Fadjriah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1160
Kegiatan belajar bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif. Namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasana kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengancara khusus. Apa yang didiskusikan siswa dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan siswa kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode pemberian tugas dan restirasi kepada siswa suatu proses, situasi yang sedang dipelajari sehingga proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam. Penelitian ini merupakan PTK dengan 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini sebanyak 22 siswa. Hipotesis yang diajukan adalah jika metode pemberian tugas da restirasi dapat digunakan dengan baik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI pada siswa kelas IV SDN Ganeas I Tahun 2020. Indikator keberhasilan 75% dengan KKM sebesar 75. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Teknik analisis data dengan rumus untuk mengetahui nilai rata-rata dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar pada siklus I sebesar 68,11 % atau 15 siswa dengan KKM 75, siklus II sebesar 77,12 % atau 17 siswa dengan KKM 75 dan pada siklus III sebesar 81.82% atau 19 siswa.
Urgensi Pembelajaran Nilai Berbasis Sosial Media untuk Menumbuhkan Keadaban Kewarganegaraan
Yoga Gandara;
Zulkifli
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1161
This research is motivated by the shift in learning practices and students' interest in learning to become a concern and focus in developing the learning process. The young generation (millennials) of course currently have social media accounts, this can be used by teachers as learning media in schools. In order to control the attitudes and behavior of students in using social media, teachers can use it through extracting the meaning of values from the social media content. This research uses qualitative methods and literature research analysis. The results of the study indicate that with the development of information and communication technology, especially the development of social media, it is deemed necessary to innovate social media-based value learning models to foster civil civilization in civic education. Value-based social media learning will be reflected in the characteristics of reflective learning, communication and teamwork skills, individual and group creativity in groups, and will have a positive value impact for individuals and groups when exploring the value of group discussion topics. adoption of social media should be included as part of the school teaching and learning curriculum, and can only be done after an in-depth and thorough analysis with clear guidelines relating to the use of these tools should be provided for both teachers and students should be given clear guidance on the use of these tools , and information on the use of these tools should be provided. Learning activities that use various social media tools must also cover all aspects to support inclusive students from different learning styles. Most importantly, learning activities designed by educators and promoted through social media must be based on good teaching and learning theories to generate interest and learning experiences.
Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD Melalui Model Read-Answer-Discuss-Explain-and Create (RADEC) Berorientasi Masalah
Ai Hayati Rahayu;
Wahyu Sopandi;
Poppy Anggraeni;
Tursinawati Tursinawati;
Septinaningrum Septinaningrum
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1170
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara komprehensif kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) setelah memperoleh pembelajaran dengan model Read-Answer-Discuss-and Create (RADEC) berbasis masalah. Metode yang digunakan mix method yaitu mendeskrifsikan secara kualitatif proses pembelajaran RADEC, serta menguji signifikansi perbedaan skor nilai sebelum dan setelah pembelajaran. Desain penelitian menggunakan pretes dan postes one grup desain.Instrumen yang digunakan mengembangkan indicator dari Ennes. Hasilnya menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta model RADEC berorientasi masalah berpengaruh menumbuhkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Pada Masa Pandemi Covid-19
Lia Fauzatu Solikhah;
Heni Pujiastuti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1181
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa ketika melaksanakan program Kampus Mengajar yang diselenggarakan oleh Kemendikbud yang ditempatkan di sekolah sesuai domisili yaitu SD Negeri Gunung Datar. Pengamatan ini ditunjukan untuk mengetahui peran orang tua siswa kelas 3 SD Negeri Gunung Datar dalam membimbing dan mendidik anak belajar khususnya dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar dari orang tua dapat memberikan dorongan yang lebih intensif terhadap anak untuk tetap belajar dan orang tua dapat lebih mengetahui karakteristik anak dan menyesuaikan diri ketika proses belajar, sehingga siswa mendapatkan hasil yang maksimal dalam belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran orang tua dapat meningkatkan motivasi anak dalam belajar. Namun, terdapat kendala yang memungkinkan siswa kurang beradaptasi dalam pembelajaran yang dilakukan secara online. Termasuk ketika siswa belajar matematika, Pembelajaran tersebut kurang efektif jika dilakukan di rumah saja, dikarenakan minimnya pengetahuan orang tua dan juga belum mengetahui strategi yang baik ketika menghadapi anak dalam proses pembelajaran matematika.
Implementation of Online Learning during the Covid 19 Pandemic on Psychological Development of Grade 4 Students
Annisa Varian Febriani;
Puri Pramudiani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1184
The spread of COVID-19 has changed many aspects, especially in education field. Therefore, this research was conducted to investigate the implementation of online learning on students’ psychological development. This study used a qualitative method with a descriptive approach including data collection that was carried out by taking the event that occurred and was described with the description in the form of written words, observation, and interview. The subjects in this research were 4th grade students at SDN Kayuringin Jaya 01 Bekasi. Then the researchers analyzed the data about what were the descriptions of the psychological development of grade 4 students in facing online learning. Based on the analysis conducted, the research results show: 1) The transition of the learning process from conventional learning to online learning causes many changes in students’ psychological development. 2) During online learning, there is students’ development in the cognitive, affective, and psychomotor aspects. 3) Students who experienced economic limitations find it difficult to face online learning. 4.) On the other hand, prosperous students feel happy to participate in online learning because they have a lot of time with their family.
Manajemen Inovasi Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Guru dan Siswa
Rizal Arystison;
Nur Ahyani;
Dessy Wardiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1185
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan manajemen inovasi perpustakaan dalam meningkatkan minat baca guru dan siswa di SMA Negeri 2 OKU. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen inovasi perpustakaan SMA Negeri 2 OKU terdiri dari inovasi perencanaan yang berupa keterlibatan kepala sekolah dan dewan guru sementara dahulunya yang melakukan perencanaan hanya pengelola perpustakaan, inovasi pada pengadaan berupa teknik pengadaan yang digunakan bervariasi yakni dengan pembelian, kerja sama dengan penerbit, kerja sama dengan perpustakaan lain, dan bantuan dari pemerintah sementara dahulunya teknik pengadaan hanya berupa bantuan dari pemerintah, dan inovasi dalam pengawasan dan evaluasi program dan pelaksanaan manajemen inovasi perpustakaan sudah berjalan dengan baik, pelaksanaan perpustakaan yang dilakukan dalam meningkatkan minat baca siswa dan guru diantaranya adalah penyusunan buku pada rak harus teratur sesuai dengan judul buku tema tidak beracak dan tidak bercampuran dengan buku-buku lain.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan Model Problem Based Learning
Ade Hudaipah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1194
Pada masa pandemi Covid-19 ini banyak sekali hambatan-hambatan yang dirasakan pada proses kegiatan pembelajaran. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SDN Talagakulon V Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka ditemukan permasalahan bahwa hasil belajar peserta didik pada subtema komponen ekosistem masih rendah. Untuk menyikapi permasalahan tersebut, maka peneliti berinisiatif dengan mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan PTK dengan 2 siklus. Subyek penelitian ini sebanyak 33 siswa. Hasip Penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 2 hanya terdapat 5 siswa saja yang tidak tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Metode Presentasi Secara Daring Di Universitas Bina Bangsa Pada Masa Pandemi Covid-19
Puput Puspitorini;
Jaka Wijaya Kusuma;
Irma Nurmala Dewi;
Pardomuan Robinson Sihombing
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1201
Saat ini pemerintah mewajibkan seluruh siswa, bahkan mahasiswa untuk belajar jarak jauh (daring) yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya mencegah penularan Covid-19 agar pendidikan di Indonesia dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. Perlunya penguasaann teknologi perlu dimiliki oleh mahasiswa dan dosen yang mana dalam hal ini menjadi tantangan bagi mahasiwa terlebih dosen yang biasanya kurang memahami teknologi terlebih dosen-dosen yang sudah berusia lanjut. Adanya pembelajaran secara online mengharuskan mahasiwa maupun mahasiswi mengumpulkan tugas secara online pula hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa presentsi dilakukan secara virtual. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara secara langsung dimana dengan menanyakan pertanyaan kepada para mahasiswa terkait presentasi secara online. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa proses perkuliahan daring berjalan cukup baik. Beberapa kendala diantaranya banyak menghabiskan kuota serta jaringan internet lemah. Proses perkuliahan masih perlu untuk terus dioptimalkan dan perlu untuk dilakukan evaluasi demi perbaikan perkuliahan daring pada periode berikutnya.
Sistematic Literatur Review: Media Komik dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Wina Dwi Puspitasari;
Erik Santoso;
Roni Rodiyana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1202
Komik merupakan media alternatif yang dapat diguanakan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah dasar. Komik pembelajaran merupakan cerita yang di buat oleh guru dengan karakter tertentu dengan tujuan memudahkan siswa dalam memahami materi. Penelitian dengan menggunakan konsep tinjauan pustaka ini menggunakan teknik Systematic Literature Review (SLR). Teknik Systematic Literature Review dilakukan dengan cara melakukan review terhadap artikel-artikel yang sesuai dengan topik pertanyaan penelitian kemudian membuat kajian yang mendalam terhadap artikel yang sudah di riview tersebut. Hasil dari analsis data yang telah dilakukan bahwa penggunaan komik dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang berakibat pada peningkatan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Selain itu penanaman nilai karakter yang baik dapat dilakukan melalui penggunaan komik. Hasil lain adalah budaya lokal daerah setempai di sekolah dasar tersebut dapat dijadikan alternatif yang baik dalam melakukan seting untuk cerita komik. Perlu pemilihan topik yang baik agar komik yang digunakan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas 5 SD
Ribka Ginting;
Yohana Setiawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1203
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan tingkat berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika SD kelas 5. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen quasi, sempel yang akan digunakan pada penelitian ini sebanyak 57 siswa yang dibagi menjadi 2 kelas yaitu 26 siswa dari SD Marsudirini 77 dan 31 siswa dari SD Marsudirini 78. Penelitian ini dapat dilihat keberhasilannya berdasarkan hasil analisis uji N-Gain untuk mengetahui keefektivitasan, eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning sedangkan eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Hasil uji N-Gain menunjukan kelas eksperimen 1 sebesar 0.61 dan kelas eksperimen 2 sebesar 0.52. dari hasil penelitian dapat dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis antara siswa kelas 5 SD marsudirini 77 menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa kelas 5 SD Marsudirini 78 menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Dari hasil penelitian ini maka peneliti merekomendasikan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sebaliknya dijadikan alternatif dalam kegiatan pembelajaran matematika pada materi volume bangun kubus dan balok.