cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2022)" : 6 Documents clear
Upaya Hukum Putusan Verstek Perkara Perceraian di pengadilan Agama Rantauprapat Risdalina Risdalina; Abdul Hakim
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3502

Abstract

Abstrak - Verstek merupakan putusan yang dijatuhkan hakim tampa kehadiran Tergugat dipersidangan meskipun Tergugat telah dipanggil secara patut oleh juru sita pengadilan. Oleh sebab itu hakim dapat memutus perkaranya dengan putusan verstek. Penulis mengambil lokasi penelitian di Pengadilan Agama Rantauprapat. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan metode normatif Empiris yaitu penelitian berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan melihat kondisi penerapan yang ada dilapangan. Adapun permasalahan dalam penulisan ini adalah: 1. Dasar hakim dan akibat hukum Putusan Verstek dalam kasus perceraian Putusan dijatuhkan majelis hakim bilamana gugatan penggugat telah memenuhi ketentuan dan pembuktian sebagaimana yang dikemukakan dalam salah satu alasan yang disebutkan dalam ketentuan pasal 116 Kompilasi Hukum Islam. 2. Upaya Hukum Putusan Verstek dalam kasus Perceraian adalah dengan cara mengajukan Perlawanan terhadap putusan verstek   dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah pemberitahuan diterima tergugat. Hasil penelitian yang dijadikan pertimbangan hakim Pengadilan Agama Rantauprapat, dalam putusan verstek dalam hal pembuktian, ketidak hadiran tergugat merupakan syarat formil dalam persidangan berdasarkan pasal 125, 126  HIR, maka gugatan dapat dikabulkan oleh hakim, sedangkan uapaya hukum terhadap putusan verstek adalah selama 14 hari setelah pemberitahuan putusan diteriam tergugat.Kata Kunci: Upaya Hukum, Putusan Verstek, Perceraian
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN TPACK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 2 ULU MORO`O TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Ingat Zatulo Gea
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3594

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Negeri 2 Ulu Moro`o dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan TPACK dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran PKn.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yaitu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakantindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan praktek pembelajaran di kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Ulu Moro`o yang hasil belajar dalam mata pelajaran PKn masih rendah atau kurang dari 65 sesuai dengan standar ketuntasan belajar minimal (SKBM). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Untuk menganalisis data dari hasil lembar nilai rata-rata kelas mengunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini terbukti dari hasil evaluasi belajar peserta didik pada siklus II. Peningkatan hasil belajar peserta didik terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dari tahap Siklus I rata-rata yang diperoleh 67,93 naik menjadi rata-rata 81,38 pada tahap siklus II. Dari rata-rata tersebut dapat diketahui terjadi peningkatan rata-rata 13,45 dari siklus I ke siklus II. Hal ini menunjukkan dengan adanya perolehan nilai peserta didik rata-rata dari siklus I (67,93) meningkat cukup signifikan pada siklus II dengan nilai rata-rata(81,38).Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning (PBL), TPACK, Hasil Belajar
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PPKn DENGAN MODEL DEBAT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA SMP NEGERI 2 MORO’O 2020/2021 Agusalim Waruwu
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3596

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui motivasi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Moro’o setelah melaksanakan pembelajaran dengan model debat dan Mengetahui prestasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Moro’o setelah melaksanakan pembelajaran dengan model debat, yang dianggap dapat dicapai melalui penerapan model pembelajaran debat. Metode dan teknik penelitian menggunakan Penelitian tindakan Kelas dengan subyek penelitian berjumlah 24 orang pada kelas VII SMP Negeri 2 Moro’o. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I rata-rata motivasi belajar siswa hanya 70,33%, rata-rata hasil belajar baru mencapai 7,01%, sehingga siswa yang telah tuntas hanya mencapai 74,82% dan yang belum tuntas mencapai 16,52%. Pada siklus II rata-rata motivasi belajar meningkat sampai 85,55%, rata-rata hasil belajar meningkat sampai 7,80%, siswa yang tuntas menjadi 89,96% dan siswa yang tidak tuntas mengalami penurunan hingga 7,88%. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran debat dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar.Kata kunci: Penelitian Tindakan kelas, Motivasi, Prestasi, Metode Debat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 1 TIGABINANGA TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022 Nirwana Ratna Sari Br. Situmorang
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3592

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar denganmenggunakan model pembelajaran discovery learning kelas VIII SMP Negeri 1 Tigabinanga.nPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dikelas VIII SMPnNegeri 1 Tigabinanga. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning diperoleh nilai rata-rata kelas 75,61 dengan persentase ketuntasan klasikal 61,11%. Hal ini menunjukkan bahwa rata- rata kelas sudah di atas KKM. Namun, peningkatan ini belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal sebesar 85%. Pada siklus II dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning dan perbaikan dari siklus I diperoleh rata-rata kelas yaitu 85,89 dengan persentase ketuntasan klasikal 91,67%. Dengan demikian, hipotesis tindakan yangdirumuskan dalam penelitian ini dapat diterimaxKata Kunci : Nilai – Nilai Pancasila, Discovery Learning, Hasil Belajar.——————————◆——————————
ANALISIS KARAKTER DEMOKRATIS DAN SEMANGAT KEBANGSAAN PADA ANAK SD DIKECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU Rohana Rohana; Siti Zahara Saragih; Panggih Nur Hadi; Saida Saida; Siska Wahyuni
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3561

Abstract

E-ISSN:2460-6111P-ISSN:2685-2063CIVITASVol.8No. 1Maret2022Hal:101-112Kajian:PembelajaranPPKn101ANALISIS KARAKTER DEMOKRATISDANSEMANGAT KEBANGSAAN PADAANAKSDDIKECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATURohana1, Siti Zahara Saragih2, Panggih Nur Hadi3,Saida4,SiskaWahyuni5FKIP Universitas Labuhanbaturohana020386@gmail.comABSTRAKTujuanpenelitianiniadalahuntukmenganalisispendidikankarakterdemokratis,semangatkebangsaan dan cinta tanah air pada anak tingkat SD sekecamatan Rantau Selatan kabupatenLabuhan Batu. Metodologi dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodedeskripttif analitis. Dengan Informan kunci dalam penelitian ini 5 orang guru dan respondensebanyak 98 siswa SD dari 6003 siswa yang diperoleh dengan rumus slovin (n=) .Penelitian ini telah dilaksanakan di seluruh sekolah dasar di kecamatan Rantau Selatan kabupatenLabuhanbatu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Tehnikyang digunakan untuk menganalisis data adalah tehnik reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter demokratis pada siswa SDsekecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu sudah terlaksana dengan persentase (85%)yang sangat setuju untuk menerapkan musyawarah sebelum mengambil keputusan, perilaku siswadalam menerapkan karakter semangat kebangsaan sebanyak (87%) yang sangat setuju untukbekerjasama dengan teman tanpa membedakan suku, etnis dan status sosial, dan perilakusiswa yang menerapkan karakter cinta tanah air sebanyak (93%) yang sangat setuju untukmemajangkan foto presiden dan wakil presiden, lambang negara, dan bendera merah putihdi sekolahnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapankarakter demokratis, semangat kebangsaan dan cinta tanah air pada anak SD sekecamatan RantauSelatan kabupaten Labuhanbatu masih tergolong dalam kategori sangat baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR KEDUDUKAN WARGA NEGARA INDONESIA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS X MIPA SMA NEGERI 2 MOROO T.A 2020/2021 Sihol Marito Roma Uli
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v8i2.3593

Abstract

Abstrak - Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi pokok kedudukan warga negara Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada siswa Kelas X MIPA SMA Negeri 2 Moroo T.A 2020/2021. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus, yang terdiri atas 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I, pertemuan I diperoleh data bahwa 44% siswa yang memiliki motivasi belajar tergolong sangat rendah. Pada siklus I, pertemuan II diperoleh data bahwa 64% siswa yang memiliki motivasi belajar tergolong rendah. Pada siklus II, pertemuan I diperoleh perubahan data yaitu80% siswa memiliki motivasi belajar yang tergolong tinggi, selanjutnya pada siklus II, pertemuan II diperoleh data bahwa 92% siswa yang motivasi belajarnya tergolong sangat tinggi, hasil penelitian dari angket yang dibagikan pada siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal sebelum tindakan hanya ada 7 siswa yang memiliki motivasibelajar yang di atas 70% yaitu sekitar 20%, dan setelah dilaksanakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada kondisi akhir terlihat hampir seluruh siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi yaitu ada 24 siswa atau sekitar 96%. Dari penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut, sebaiknya Model Pembelajaran Student Facilitataor And Explaining digunakan gurusebagai salah satu alternatif guru dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn, maupun pada mata pelajaran lainnya.Kata Kunci: Motivasi belajar; Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining—————————— ◆ ——————————

Page 1 of 1 | Total Record : 6