cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS VII SMP NEGERI 1 KECAMATAN NA. IX-IX TAHUN PELAJRAN 2013/2014 Siregar, Marlina; Junita, Junita
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : FKIP ULB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.115 KB) | DOI: 10.36987/e jurnal.v1i1.1513

Abstract

Model pembelajaran Team Quiz merupakan suatu memungkinkan siswa untuk mengembangkan pola pikirnya sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing, model pembelajaran yang dapat mempermudah proses penerimaan matari pelajaran yang akan disampaikan pendidik dengan pilihan model yang lebih variatif dan sudah barang tentu mempermudah pencapaian keberhasilan tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas penerapan Model Pembelajaran Tema Quiz pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kecamatan Na. IX-X yang berjumlah 280 orang, dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 40 orang siswa. Untuk model pembelajaran Team Quiz (variabel X) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (variabel Y), penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan belajar siswa pada siklus nilai rata-rata 7,22 dan siklus II menjadi 8,14. Dengan demikian menunjukkan adanya korelasi positif, ini berarti diterimanya hipotesis yang menyatakan Terhadap pengaruh Model Pembelajaran Kewarganegaraan kompetensi dasar penegaan dan perlindungan HAM di Indonesia Kelas VII SMP Negeri 1 Kecamatan Na. IX-X. Kata Kunci : Model pembelajaran Team Quiz, peningkatan hasil belajar.
TINJAUAN SOSIOLOGI DAN TINJAUAN HUKUM TERHADAP ANAK- ANAK YANG BEKERJA SEBAGAI BADUT DIKOTA RANTAUPRAPAT KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2016-2017 Winda Kartika Sitompul
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.087 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1083

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan sosiologi dan tinjauan hukum terhadap anak-anak yang bekerja sebagai badut dikota rantauprapat kabupaten labuhanbatu tahun 2016-2017. Anak
PERBEDAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BRAINSTORMING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS VII MTs NEGERI 2 RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Muhammad Daudsyah
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.645 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1469

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan model pembelajaran kooperatif Brainstorming dengan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar PKn Siswa di Kelas VII MTs Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pelajaran 2016/2017 baik itu secara statistik maupun secara kualitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan pre test dan post test control grup design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian berjumlah 70 orang siswa terdiri dari 2 kelas. Satu kelas diajarkan dengan metode pembelajaran Snowball Throwing yakni kelas XI1 dan satu kelas lainnya diajarkan dengan metode pembelajaran Brainstorming yakni kelas XI2 sebanyak 35 siswa. Masing-masing kelas berjumlah 35 orang siswa. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing adalah 13,97 dan simpangan baku S1 = 1,98. Nilai rata-rata hasil belajar siswa dengan model pembelajaran menggunakan Brainstorming adalah 11,80 dan simpangan baku S1 = 1,53, Terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model  pembelajaran Snowball Throwing  dan  model pembelajaran Brainstorming dengan = 0,05 diperoleh thitung  = 5,13 dan ttabel = 1,660. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan model  pembelajaran  Snowball Throwing dan  model pembelajaran Brainstorming di Kelas VII MTs Negeri 2 Rantau Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.  Kata Kunci : Model Brainstorming, Model  Snowball Throwing, Hasil Belajar
PROSES REKRUTMEN CALON LEGISLATIF OLEH PARTAI POLITIK DI KABUPATEN LABUHANBATU PADA PEMILU 17 APRIL 2019 (STUDI KASUS PDIP, NASDEM, PKS, PAN) Fenni Pidia Wati; Khairul Fahmi Lubis
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.266 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses rekrutmen calon legislatif oleh partai politik di Kabupaten Labuhanbatu pada pemilu 17 April 2019 yang dilakukan oleh partai PDIP, NASDEM, PKS, PAN sesuai dengan mekanisme rekrutmen terbuka atau tertutup. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah KPU Kabupaten Labuhanbatu, Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ketua Partai Nasional Demokrat, Ketua Partai Keadilan Sejahtera, Ketua Partai Amanat Nasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu dengan cara wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Dari data calon tetap yang peneliti peroleh dari masing-masing partai politik di Kabupaten Labuhanbatau diperoleh jumlah daftar calon tetap Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan sebanyak 45, Partai Nasional Demokrat Sebanyak 45, Partai Keadilan Sejahtera 40 dan Partai Amanat Nasional sebanyak 40 . Proses rekrutmen calon legislatif yang dilakukan oleh masing-masing partai politik melalui rekrutmen secara terbuka. Bentuk pelaksanaan syarat rekrutmen pada pemilu 17 April 2019 yang dilakukan oleh masing-masing partai politik mengacu dalam ketentuan Peraturan komisi pemilihan umum Nomor 20 tahun 2018. Dari penelitian yang telah dilakukan bahwah sifat rekrutmen yang di lakukan oleh partai PDIP, NASDEM, PKS, PAN melalui sifat rekrutmen secara bottom-up. Bentuk penetapan calon legislatif masing-masing partai politik memiliki perbedaan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam menentukan penetapan calon legislatif diutamakan dari struktural partai yang ada di peratutan partai demokrasi indonesia perjuangan Nomor 25-A Tahun 2018 pasal 28 ayat 1 ketua, sekretaris, bendahara wajib nomor 1, sedangkan NASDEM dalam penetapannya menentukannya dari loyalitas calon legislatif artinya bagaimana pengabdian ke partai politik, keaktifan di berbagai kegiatan dan loyalitas yang diprioritaskan pada nomor urut atas, sedangkan PKS menentukan berdasarkan kewenangan dari partai itu yang menentukan dilihat dari keaktifan selama di partai politik, dan PAN menentukan penetapan calon legislatif sesuai dengan hasil dari skoring yang di lakukan oleh KPPD (Komite Pemenangan Pemilu Daerah).
SETUASI PROBLEMMATIKA DEMOKRASI YANG TERJADI DIIMDONESIA Junita Kiyoto
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.922 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.1098

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) bagaimana perpolitikan yang terjadi di Indonesia (2) Perbedaan antara siswa yang diberi pengetahuan tentang demokrasi diindonesia dengan siswa yang tidak diberi pengetahuan sama sekali. Pada item questioner satu mengajukan pertanyaan kepada responden dengan hasil 27 orang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS X SMK SWASTA SUMBER MULYO TAHUN PEMBELAJARAN 2015 / 2016 Erika Julwidiyanti
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.046 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.1519

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMK Swasta Sumber Mulyo, Kec. Marbau, Kab. Labuhan Batu Utara pada April s/d Mei 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving dan problem posing Terhadap Hasil Belajar Siswa Pkn Kelas X.Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini yaitu X2 dan X3. Teknik pengambilan sampel adalah tekhnik random sampling, . Instrumen yang digunakan adalah tes. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan bantuan software SPSS versi 22.Dari hasil uji hipotesis, uji-t sampel berpasangan (Paired Sample t-test), diperoleh nilai thitung sebesar 2,425 dan ttabel dengan α = 0,05, df = 21 maka diperoleh nilai ttabel sebesar 2,042. Nilai thitung > ttabel atau 2,425 > 2,042. dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari Pengaruh Podel Pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing Terhadap Hasil Belajar Pkn Pada Siswa Pkn Kelas X Tahun Pembelajaran 2015/2016. Kata Kunci : model problem solving, model problem posing, hasil belajar pkn
Suatu Tinjauan Kurangnya Minat Belajar Siswa Pada Jam Pelajaran Terakhir Pada Bidang Studi Pkn Di SMP Negeri 2 Kotapinang Khairul Fahmi Lubis
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.559 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) faktor penyebab kurangnya minat belajar siswa pada jam pelajaran terakhir pada bidang studi Pkn di SMP Negeri 2 Kotapinang Tahun Pelajaran 2011/ 2012. (2) mencari penyelesaian atau solusi agar minat belajar siswa pada jam pelajaran terakhir pada bidang studi Pkn semakin meningkat (3) untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan penulis dalam mengatasi suatu persoalan yang terjadi di lapangan atau dilingkungan sekolah SMP Negeri 2 khususnya. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas
PERANAN PARTAI POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH 9 DESEMBER 2015 DI KABUPATEN LABUHANBATU Rini Susanti
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.028 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1497

Abstract

Penelitian ini menerangkan bahwa partai politik mempunyai tugas dan fungsi yang sangat penting di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai wadah untuk berorganisasi ataupun untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat yang bertujuan untuk memenangkan dalam momen Pemilu atau Pilkada. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran partai politik pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Labuhanbatu serta hal-hal yang dapat meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2015 di Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun yang memberikan informasi/keterangan (Informan) adalah KPUD Kab.Labuhanbatu, Ketua Partai PDI-PERJUANGAN, Ketua Partai Golkar dan GERINDRA. Labuhanbatu, Panwasli Kecamatan dan Tokoh Masyarakat. Tekhnik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat beberapa hal yang harus diketahui yaitu : Partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 9 Desember 2015 di Kabupaten Labuhanbatu termasuk kategori tinggi. Dibuktikan dengan data dari KPUD Kab. Labuhanbatu dengan jumlah total pemilih yang hadir pada hari pemungutan suara adalah 63,52%. Tingginya angka partisipasi politik masyarakat tidak terlepas dari penyelenggara yang mensosialisasikan tentang Pilkada dan peran para partai politik dalam mensosialisasikan pasangan calon yang diusungnya. Dari penelitian yang sudah dilakukan diperoleh data-data yang menunjukkan bahwa partai politik berperan penting dalam meningkatkan pasrtispasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2015 di Kabupaten Labuhanbatu.Kata Kunci :Peranan Partai Politik, Partisipasi Politik Masyarakat, Pilkada
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU Rizana Rizana
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.242 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v2i1.1074

Abstract

Menurut Pasal 50 Ayat (3) Huruf d Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan ditegaskan bahwa setiap orang dilarang membakar hutan, tetapi dari hasil observasi yang dilakukan di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau diperoleh informasi bahwa di Kabupaten Indragiri Hilir setiap tahun rutin terjadi kebakaran hutan. Hal ini membuktikan lemahnya kinerja Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan. Permasalahannya bagaimanakah peran pemerintah daerah dalam pencegahan kebakaran hutan di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana pembakaran hutan di Kabupaten Indragiri Hilir adalah menurut Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan ditegaskan bahwa barang siapa yang dengan sengaja membakar hutan dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,-. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dapat melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dengan melaksanakan penyuluhan hukum ke tengah-tengah masyarakat mengenai larangan membakar hutan berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan melibatkan pihak kepolisian dan masyarakat. Kata kunci: Hukum, Kebakaran Hutan, Peran Pemerintah Daerah
DAMPAK PERGAULAN BEBAS TERHADAP KALANGAN ANAK REMAJA DI KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2017 Eli Yanti
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : FKIP Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.709 KB) | DOI: 10.36987/civitas.v1i1.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pergaulan bebas terhadap kalangan anak remaja di kecamatan Rantau Utara kabupaten labuhanbatu Tahun 2017 khususnya dikelurahan Kartini, Sirondorung, Aek Paeng, Pulo Padang, dan Padang Matinggi. Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai dampak pergaulan bebas terhadap kalangana anak remaja dikecamatan Rantau Utara kabupaten labuhanbatu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif metode deskriptif yaitu suatu prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang -orang dan pelaku yang dapat diamati. Data-data yang dikumpulkan dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer dan sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitan ini yaitu wawancara dengan pihak kelurahan serta toko masyarakat, toko agama dan remaja. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode berpikir  deduktif dan induktif yaitu menggunakan angket untuk mengetahui dampak pergaulan bebas terhadap kalangan anak remaja. Hasil dari penelitian ini keseluruhan responden bahwa dampak pergaulan bebas terhadap kalangan anak remaja dikecamatan Rantau Utara kabupaten labuhanbatu Tahun 2017 khususnya di kelurahan Kartini, Sirondorung, Aek Paeng, Pulo Padang, dan Padang Matinggi, bahwa responden yang mengetahui bahaya dampak pergaulan bebas seperti narkoba, berjudi, merokok, seks bebas, tawuran, mencuri, perkelahiandan minum-minuman adalah 41,8% dan yang tidak mengetahui dampak pergaulan bebas adalah 58,2%. Adapun saran agar remaja tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yaitu bagi pemerintah diharapkan memberi bimbingan, melakukan sosialisasi dikalangan anak remaja melalaui kepala lingkungan danlurah  Kata Kunci : Dampak, pergaulan bebas, anak remaja

Page 3 of 15 | Total Record : 147