Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2021)"
:
7 Documents
clear
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Soal Statistika Berstandar Ujian Nasional
Melhan Eka Putri Mardatillah;
Baiq Rika Ayu Febrilia;
Zainal Abidin
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.2501
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMAN 1 Lembar dalam menyelesaikan soal statistika berstandar UN berdasarkan tahapan Polya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan melibatkan 6 siswa kelas XI IPA yang dipilih berdasarkan saran dari guru dan kemampuan awal matematika dengan kategori, yaitu: (1) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika rendah, (2) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika sedang, dan (3) siswa dengan kategori kemampuan awal matematika tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kategori kemampuan awal matematika rendah tidak mampu menyelesaikan soal statistika. Siswa dengan kategori kemampuan awal matematika sedang dan siswa pada kategori kemampuan awal matematika tinggi mampu menyelesaiakan soal statistika. Namun, siswa merasa sulit menyelesaikan soal dalam bentuk histogram.
Penggunaan Software Maple pada Pembelajaran Persamaan Diferensial Biasa
Vivi Ramdhani
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.2985
Penelitian ini bertujuan melihat tingkat pemahaman mahasiswa pada matakuliah Persamaan Diferensial Biasa (PDB) tanpa dan dengan menggunakan maple. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui rata-rata waktu yang diperlukan oleh mahasiswa dalam mengerjakan soal tes ketika dan tanpa menggunakan aplikasi maple. Pada bagian terakhir dilihat bagaimana respon mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi maple dalam pembelajaran PDB. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Terdapat 18 orang mahasiswa dijadikan sebagai sampel. Data diperoleh dari soal tes dan angket respon mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi maple. Hasil penelitian menunjukan bahwa soal tes dapat dijawab dengan benar oleh 18 mahasiswa dengan menggunakan aplikasi maple dan hanya 77,78% mahasiswa yang mampu mengerjakan tanpa maple. Mereka mengalami kesulitan membuat grafik tanpa aplikasi maple. Dilihat dari analisis data, disimpulkan ada perbedaan yang signifikan terhadap estimasi waktu pengerjaan tes dengan dan tanpa menggunaan aplikasi maple. Dari analisis angket respon mahasiswa diperoleh lebih dari 95% mahasiswa menyetujui penggunaan aplikasi ini dalam pembelajaran PDB.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Kelas IX
Nova Nadila Saputri Sitompul
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.3129
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas IX di SMPN 4 Bilah Hulu. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experiment). Model desain menggunakan pretest posttest kontrol group design. Populasi penelitian ini seluruh siswa SMP N 4 Bilah Hulu pada tahun ajaran 2020/2021 yang terdiri dari 156 siswa. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu IX-1 berjumlah 22 siswa sebagai kelas kontrol dan 22 siswa IX-2 sebagai kelas eksperimen. Instrument penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk essay . Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis yaitu uji-t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas IX SMPN 4 Bilah Hulu.
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Matematika Transformasi Geometri Kelas IX
Hanifah Zahra 'Ashri;
Indrie Noor Aini
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.3191
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika pada materi transformasi geometri kelas IX dengan teori Newman. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan purposive sampling menimbang kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan inisial S1 untuk kategori tinggi, S2 untuk kategori sedang dan S3 untuk kategori rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes tertulis berbentuk soal cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kesalahan dalam keterampilan proses terlihat dominan dibandingkan kesalahan yang lain. Secara umum hal itu disebabkan karena peserta didik masih belum bisa melanjutkan prosedur solusi pemecahan masalah untuk menyelesaikan soal dengan baik dan banyaknya ketidaktelitian peserta didik pada proses perhitungan. Selain itu juga terdapat hubungan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kesalahan yang terlihat oleh peserta didik dalam menyelesaikan soal menurut teori Newman.
Hasil Belajar Matematika Siswa Ditinjau dari Kemampuan Metakognisi dan Prokrastinasi Akademik
Shevi Ikhsan;
Ibrahim
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.3240
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan metakognisi dan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 4 Bantul pada kelas XI tahun ajaran 2020/2021. Subjek sampel yang digunakan sebanyak 38 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala kemampuan metakognisi dan skala prokrastinasi akademik, serta tes hasil belajar matematika. Tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika pada penilaian akhir semester (PAS). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda didahukui dengan melakukan uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan: 1) adanya pengaruh positif secara signifikan kemampuan metakognisi terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) adanya pengaruh negatif secara signifikan prokrastinasi akademik terhadap hasil belajar matematika siswa; 3) adanya pengaruh signifikan kemampuan metakognisi dan prokrastinasi akademik secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa.
Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa melalui Pendekatan Open-Ended dalam Pembelajaran Matematika
Gita Dwi Fitriyani
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.3242
Kemampuan representasi matematis diperlukan dalam proses pemecahan masalah, akan tetapi kemampuan representasi matematis siswa SMA masih rendah. Sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika setelah menggunakan pendekatan open-ended dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan konvensional dan 2) Mengetahui respon siswa terhadap penerapan pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Padalarang kelas X. Berdasarkan saran dari guru matematika, dipergunakan dua kelas sebagai sampel satu kelas sebagai kelas kontrol dan satu kelas lainnya sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kelompok kontrol pretes-postes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes dan instrumen non tes berupa angket, lembar observasi, serta jurnal harian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan open-ended lebih baik daripada dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan konvensional 2) Sebagian besar siswa menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran open-ended dan menunjukkan sikap setuju terhadap pembelajaran open-ended untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis.
Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example Modifikasi Metode Tutor Sebaya terhadap Kemampuan Penalaran Matematis dan Koneksi Matematis Peserta Didik pada Materi Bangun Ruang
Dewi Ayu Ajeng Ning Tias;
Bambang Sri Anggoro;
Novian Riskiana Dewi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v4i1.3260
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Example Non Example modifikasi metode tutor sebaya terhadap kemampuan penalaran matematis dan koneksi matematis peserta didik pada materi bangun ruang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Experimental Design dan populasinya yaitu peserta didik kelas VIII SMP Al Huda Jati Agung, pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling didapat sampelnya yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas konvensional. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji manova. Menurut hasil analisis, terdapat pengaruh model pembelajaran Example Non Example modifikasi metode tutor sebaya terhadap kemampuan penalaran dan koneksi matematis peserta didik. Model pembelajaran ini membuat suasana belajar menjadi lebih aktif dan peserta didik tidak malu bertanya jika mereka kurang paham karena adanya tutor sebaya. Maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Example Non Example modifikasi metode tutor sebaya terhadap kemampuan penalaran matematis dan koneksi matematis peserta didik.