cover
Contact Name
Fatmawati Djafri
Contact Email
jla.sv@ugm.ac.id
Phone
(+62274) 582864
Journal Mail Official
jla.sv@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, Jl. Kaliurang Gedung SV UGM, Sekip Unit 1, Sleman, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JLA (Jurnal Lingua Applicata)
ISSN : 25976117     EISSN : 25980556     DOI : -
Core Subject : Education,
JLA (Jurnal Lingua Applicata) is an academic journal in Indonesian published by the Departemen Bahasa Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi UGM, which manages several Diploma majors in foreign languages. JLA accepts scientific articles in the field of study in applied foreign languages, especially in English, Japanese, Mandarin, and Korean. JLA aims to provide comprehensive knowledge of the applicative aspects of foreign languages in its real-life practice, especially in academic and workspace settings. JLA is issued twice a year, in the first and second semester.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
Pengaruh Penggunaan EPS-TOPIK CBT Terhadap Kemudahan, Manfaat, Sikap, dan Keinginan Berbasis Website oleh CPMI Korea Supriadianto, Supriadianto; Fakhrurrifqi, Muhammad
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : DBSMB, Vocational College of Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.73605

Abstract

Dalam proses pembelajaran bahasa Korea untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) tujuan Korea saat ini tidak hanya dilaksanakan secara tatap muka saja, tetapi juga dilakukan secara daring melalui berbagai media atau aplikasi pembelajaran. Namun demikian, media atau aplikasi pembelajaran bahasa Korea yang ditujukan untuk pemahaman materi latihan soal bahasa Korea berbasis Employment Permit System-Test of Proficiency in Korean (EPS-TOPIK) Computer Basic Test (CBT) belum dikembangkan. Oleh karena itu, tujuan pengembangan Aplikasi EPS-TOPIK CBT berbasis website diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dan kemajuan di bidang teknologi informasi yang berpengaruh dalam pembelajaran dan pemahaman kebahasaan Korea EPS TOPIK CBT. Sehingga kemudahan, manfaat, sikap, dan keinginan dalam menggunakan aplikasi EPS TOPIK CBT berbasis website ini dapat mendukung kelulusan ujian EPS-TOPIK CBT sesungguhnya. Metode penelitian ini dilakukan secara kuisioner dalam variabel pertanyaan model Technology Acceptance Model (TAM) secara deskriptif. Pengaruh penggunaan EPS TOPIK CBT berbasis website ini oleh CPMI mendapatkan jawaban yang positif atau kesetujuaan, baik dari segi kemudahan penggunaan teknologi, manfaat yang didapat saat menggunakan aplikasi ini, penambahan dalam pemahaman materi bahasa Korea EPS TOPIK, dan keinginan untuk terus menggunakan aplikasi ini ke depannya. Dengan harapan tujuan untuk lolos ujian EPS TOPIK CBT sesungguhnya dapat tercapai. Kata Kunci: eps topik cbt, bahasa Korea, cpmi
Onomatopoeia in Hajime Isayama's Attack on Titan Manga Rahmi, Syiffa Salama; Maulidia, Iska Nisrina; Salsabila, Mega Ganevia; Naddindra, Athaya; Sujatna, Eva Tuckyta Sari
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : DBSMB, Vocational College of Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.92270

Abstract

This research aims to describe the different types of onomatopoeia in Hajime Isayama’s Attack on Titan Volume 1 manga. Attack on Titan is the English title of the Japanese manga series Shingeki no Kyojin, written by Hajime Isayama. The researchers selected Attack on Titan Volume 1 manga as the object of study because the plot in the early beginning of the story uses various onomatopoeic words to enhance the action scenes and intensity of the battles. This research uses a descriptive qualitative approach to describe the types of onomatopoeia using the theory stated by Bredin (1996). The data were collected by reading all the chapters in Attack on Titan volume 1 manga, taking notes of the onomatopoeias found throughout the story, and identifying their type and function. The findings of this research show that 99 data of onomatopoeic words are found in the manga, consisting of 55 direct onomatopoeia, 14 associative onomatopoeia, and 32 exemplary onomatopoeia. Direct onomatopoeia appeared more frequently than the other two forms because many character movements and natural sounds happen throughout the story.
Perkembangan Istilah Kata “Buzzer” di Indonesia: Pendekatan Linguistik Korpus Sukma, Sukma; Sinar, T. Silvana; Prihantoro, Prihantoro; Mahriyuni, Mahriyuni
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : DBSMB, Vocational College of Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.96981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan makna istilah kata buzzer dan menganalisa kata-kata yang berkolokasi dengan kata buzzer menggunakan pendekatan linguistik korpus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik catat. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu web Corpus Query Processor LCC Indonesian 2023. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat 373 data yang menggunakan istilah kata buzzer dengan periode kemunculan pada tahun 2011-2022. Makna istilah buzzer yang ditemukan yaitu makna ‘alat’ yang muncul pada tahun 2011, makna ‘seseorang yang aktif di media sosial sebagai suatu strategi pemasaran’ yang muncul pada tahun 2012 dan makna ‘seseorang yang aktif dalam mengkampanyekan politik’ yang muncul pada tahun 2016. Adapun bentuk kolokasi yang ditemukan yaitu ada 15 kolokat dengan kata“para” memiliki frekuensi terbesar dan kata “lika-liku” menjadi kata dengan frekuensi terkecil. 
Students’ Perception of The Use of YouTube as A Digital Platform in Vocabulary Mastery Masduqi, Harits; Azizah, Fitri Zakiyatul
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : DBSMB, Vocational College of Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.91906

Abstract

YouTube videos are one of the media that could be used to improve students' vocabulary mastery. This survey study investigated how students felt about using YouTube as a digital platform for vocabulary mastery. It involved 36 students of the Department of English, Faculty of Letters, Universitas Negeri Malang. The researcher collected data by distributing questionnaires online to the English Language Education (ELE) students of the 2021 cohort. The questionnaires’ items were adapted from several questionnaires developed by Slavin (1995) and Nelson-Smith (2008). The findings indicated that students had a positive perception of using YouTube and enjoyed it because YouTube videos are a helpful tool to improve student's vocabulary and can be used as an alternate form of media for independent learning. Additionally, students found that watching YouTube helped them increase the number of new vocabulary words they learned, improved their learning motivation, and encouraged critical and creative thinking.
Swear Words dalam Ujaran Kebencian Pada Kolom Komentar Terhadap Karya Idol K-Pop Tahun 2023 Ansas, Velayeti Nurfitriana; Fianita, Fina; Samsudin, Didin; Megasari, Jayanti
JLA (Jurnal Lingua Applicata) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : DBSMB, Vocational College of Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jla.94828

Abstract

Penelitian ini didasari atas ditemukannya banyak komentar negatif berisikan ujaran kebencian disertai kata-kata kasar yang ditujukan kepada idol K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dan menggunakan teori tindak tutur untuk mengolah data komentar-komentar dengan ujaran kebencian dan mencari kata-kata umpatan apa saja yang paling banyak digunakan untuk mengutarakan ujaran kebencian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komentar ujaran kebencian yang disampaikan oleh warganet Korea pada forum diskusi daring Korea yaitu Pann dan theqoo, kolom komentar Instagram, YouTube, dan Melon, serta halaman X (dulunya Twitter) tahun 2023. Ditemukan bahwa terdapat sembilan swear words yang digunakan pada kolom komentar yaitu 존나 [jon-na], 조카 [jo-jkha], 개- [gae], 시발 [si-bal], 개소리 [gae-so-ri], 병신[byeong-sin]/병신아[byeong-sin-a], 양아치 [yang-a-chi], 쓰레기 [sseu-re-gi], dan 그지 [geu-ji] serta terdapat lima jenis bentuk ujaran kebencian, yaitu merendahkan, menyinggung, menghina, memojokkan, dan menistakan. Ujaran yang paling banyak dilakukan adalah bentuk merendahkan dengan menggunakan kata 존나 [jon-na]. Penggunaan kata-kata tersebut banyak digunakan untuk menekankan emosi dengan tujuan untuk merendahkan kualitas karya yang telah dirilis oleh idol K-Pop, menistakan karya yang telah dirilis oleh idol K-Pop demi merendahkan reputasi mereka, menumbuhkan stereotip yang negatif dari idol K-Pop, dan memaki idol K-Pop.Kata Kunci: K-Pop, swear words, tindak tutur, ujaran kebencian 

Page 1 of 1 | Total Record : 5