cover
Contact Name
James Maramis
Contact Email
jmaramis@unklab.ac.id
Phone
+6281248012266
Journal Mail Official
jmaramis@unklab.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Klabat, Jl. Arnold Mononutu, Airmadidi, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa utara,
Sulawesi utara
INDONESIA
Klabat Journal of Nursing
Published by Universitas Klabat
ISSN : -     EISSN : 26857154     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Klabat Journal of Nursing (KJN) is the official peer-reviewed research journal of Faculty of Nursing, Universitas Klabat (UNKLAB). This journal aims to promote advancement in nursing and health care through the dissemination of the latest research findings. KJN covers a wide range of nursing topics such as nursing education, clinical practice, advanced nursing issue and policy related to the nursing profession. This journal publishes two issues per year in April and October. KJN intended readership includes nurse educator, researcher, manager, and nurse practitioner at all levels. KJN accepts submission from all over the world. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier" : 5 Documents clear
PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA TERHADAP HIPERTENSI DI DESA TOUNELET LANGOWAN Frendy Fernando Pitoy; Ellen Padaunan; Stefany Prisilia Kaligis
Klabat Journal of Nursing Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v3i2.571

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit nomor satu yang sering diderita oleh lansia. Besarnya masalah komplikasi yang ditimbulkan oleh hipertensi terjadi karena kurangnya kesadaran dan kepatuhan dalam pengobatan hipertensi. Ketidakpatuhan dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan seseorang terhadap pentingnya pengobatan akan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap lansia terhadap hipertensi di desa Tounelet Langowan. Metode yang digunakan yaitu descriptive correlation dengan pendekatan cross-sectional. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 70 orang dengan menggunakan convenient sampling technique. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hasil yang signifikan antara pengetahuan dan sikap lansia terhadap hipertensi dengan nilai p value = 0,066 > α= 0,05. Hasil juga menunjukan bahwa dari 70 partisipan yang diteliti, yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 1 orang (1,42%), pengetahuan cukup sebanyak 59 orang (84,28%) dan pengetahuan baik sebanyak 10 orang (14,28%). Untuk nilai sikap, tidak ditemukan partisipan yang memiliki sikap kurang baik, 45 orang (64,28%) memiliki sikap yang cukup, dan 25 orang (35,71%) dan sikap baik. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan lansia terhadap hipertensi tidak memiliki hubungan dengan sikap lansia dalam penaganan hipertensi. Direkomendasikan bagi lansia di desa Tounelet Langowan untuk lebih meningkatkan sikap dalam menangani kasus hipertensi dengan memaksimalkan pusat layanan kesehatan yang ada. Selain itu juga, peneliti merekomendasikan bagi pemerintah setempat agar dapat lebih mengerahkan tenaga kesehatan dan layanan kesehatan yang ada untuk mendukung proses layanan pada lansia yang memiliki masalah hipertensi. Kata kunci : Hipertensi, Lansia, Pengetahuan, Sikap
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN STRES PADA MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNKLAB Bastian Rahakratat; Metty Wuisang; Angelia Friska Tendean
Klabat Journal of Nursing Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v3i2.573

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir seringkali merasa stres dengan tuntutan akademis seperti skripsi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan stres pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Klabat. Disain penelitian deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling dengan jumlah sampel yaitu 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki dukungan sosial teman sebaya yang tinggi yaitu 100%, sedangkan tingkat stres pada mahasiswa yaitu stres sedang dengan jumlah responden 51 (50%) . Kesimpulan terdapat hubunganyang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan stres pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Klabat dengan nilai p value = 0,013. Sementara itu, nilai koefisien korelasi yaitu r = -0.245 yang artinya hubungan lemah, semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya maka semakin rendah tingkat stres atau sebaliknya. Kesimpulan mahasiswa dapat selalu mengandalkan dukungan sosial teman sebaya dalam mendukung proses pembelajaran terlebih khusus saat menyusun skripsi untuk mengurangi tingkat stres.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA REMAJA Kevin Waldo Munson Panjaitan; Ernawaty Siagian
Klabat Journal of Nursing Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v3i2.579

Abstract

Pengetahuan serta perilaku pencegahan harus dipertimbangkan dalam perencanaan intervensi yang efektif untuk pandemi penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) dan dalam meningkatkan kesadaran tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan Covid-19 pada remaja. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah 111 responden. Kuesioner pedoman pencegahan dan pengendalian COVID-19 disusun oleh Kemenkes RI dalam penelitian Mujiburrahman et al., (2020) digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan terhadap COVID-19. Data yang dianalisa secara univariat ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan presentasi. Analisa secara bivariat dilakukan menggunakan Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan berada dalam kategori tinggi (91,89%) dan pada kategori sedang (8,11%). Selain itu juga didapatkan bahwa responden yang menerapkan perilaku pencegahan dengan baik (75,68%) dan yang menerapkan perilaku pencegahan dengan cukup (24,32%). Analisis menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada remaja dengan nilai sig = 0,611 (p > 0,05). Nilai korelasi dari hasil analisis diperoleh 0,049 berarti adanya hubungan positif dari variable dengan tingkat keeratan lemah. Memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi akan diikuti juga dengan penerapan perilaku pencegahan Covid-19 yang baik. Remaja harus mempertahankan perilaku yang positif dalam usaha pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan dari Covid-19 dari pengetahuan yang sudah didapat. Knowledge and preventative actions have to be considered in planning an effective intervention for the coronavirus 2019 (COVID-19) pandemic in hopes to increase awareness of health risks from this disease. The objective of this research is to identify the correlation of the level of knowledge with preventative actions of COVID-19 on teenagers. This research will be executed by correlational descriptive by using a non-probability technique with a sample of 111 respondents. Questionnaire “COVID-19 preventative measures and control” arranged by Kemenkes RI in Mujiburrahman et al., (2020) research is used to measure the level of knowledge with Behavior and preventing COVID-19. The univariate analysis will be shown in the form of a frequency distribution table and presentation. Spearman Rho bivariate analysis will be used. Results of This research showed that respondents have an excellent level of knowledge (91.89%) and a good level of knowledge (8.11%). Other than that, respondents have Great behavior and actions preventing the spread of the virus (75.68%) and satisfactory behavior and actions preventing the virus (24.32%). Analysis showed that there is no significant relationship between knowledge and actions in preventing COVID-19 among teenagers with a sig value = 0.611 (p > 0,05). The correlational value from the analysis. Is 0.049 which means there is a positive relationship from the variable with a weak level of closeness. Having a high knowledge with great preventative actions on COVID-19. Teenagers have to keep up with positive actions in hopes to prevent the transmission of COVID-19 from the knowledge that they have.
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN PERILAKU AGRESIF DI SMA NEGERI 1 AMURANG BARAT Nova Gerungan; Veronica Juliana Egeten
Klabat Journal of Nursing Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v3i2.581

Abstract

Pendahuluan: Perilaku agresif cenderung meningkat di kalangan siswa, yang menjadi faktor penyebab perilaku agresif salah satunya adalah pola komunikasi dalam keluarga. Komunikasi merupakan hal yang penting untuk menjaga hubungan yang baik dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi keluarga dengan perilaku agresif di SMA Negeri 1 Amurang Barat. Metode: Metode penelitian ini adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 110 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pola komunikasi keluarga dan perilaku agresif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean pola komunikasi keluarga sebesar 58,83 kategori sedang, sementara untuk nilai mean perilaku agresif sebesar 84,4 kategori sedang. Hasil penelitian untuk hubungan pola komunikasi keluarga dengan perilaku agresif siswa nilai p value 0,002<0,05 dengan nilai koefisien korelasi r=0,291, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pola komunikasi keluarga dengan perilaku agresif siswa dengan arah positif. Rekomendasi: Melalui penelitian ini diharapkan siswa dapat menggunakan pola komunikasi yang baik dan benar untuk mengurangi perilaku agresif baik agresi fisik atau pun verbal.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MEKANISME KOPING PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROFESI NERS UNIVERSITAS KLABAT James Richard Maramis; Virna Velty Mokalu
Klabat Journal of Nursing Vol 3 No 2 (2021): The First and Last Frontier
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v3i2.584

Abstract

Abstrak Kecerdasan emosional individu akan mempengaruhi mekanisme koping dalam memecahkan suatu masalah, terutama sebagai mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada mahasiswa Profesi Ners tahun terakhir di Universitas Klabat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross-sectional. Proses pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan angket kecerdasan emosional dan angket mekanisme koping yang diberikan kepada 96 mahasiswa akhir Profesi Ners di Universitas Klabat. Gambaran kecerdasan emosional siswa sebagian besar berada pada kategori rendah dengan 67 responden (69,8%). Terdapat 95 responden (99,0%) yang memiliki mekanisme koping adaptif, sedangkan 1 responden (1,0%) dengan mekanisme koping maladaptif. Uji Korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif antara kecerdasan emosional dengan mekanisme koping mahasiswa Profesi Ners Universitas Klabat dengan nilai p = 0,000 < 0,05, derajat hubungan Cukup (r = 0,541). Lembaga pendidikan harus menyediakan program untuk meningkatkan kecerdasan emosional mahasiswa mereka agar dapat membantu mengatasi stres di lapangan. Kata kunci: Kecerdasan emosional, mekanisme koping, Mahasiswa Profesi Ners Abstract Individual emotional intelligence will affect the coping mechanism in solving a problem, especially as a student. The purpose of the study was to determine the relationship between emotional intelligence and coping mechanisms in the final year of nursing profession students at the Universitas Klabat. The research method used was a descriptive correlation, with a cross-sectional study approach. The sampling process in this research was a total sampling technique. Data was collected using an emotional intelligence questionnaire with a coping mechanism questionnaire given to 96 students at the end of the nursing profession practicum at the Universitas Klabat. The description of the emotional intelligence of students is mostly in the low category with 67 respondents (69.8%). There are 95 respondents (99.0%) who have adaptive coping mechanisms, while 1 respondent (1.0%) with maladaptive coping mechanisms. Pearson Correlation test showed a positive relationship between emotional intelligence and the coping mechanism of the Nursing Profession student at the University of Klabat with p-value = 0.000 < 0.05, with a Moderate degree relationship (r = 0.541). Educational institutions should provide programmes to increase the emotional intelligence of their students to help them cope with stressors in the field. Keywords: Emotional Intelligence, Coping Mechanism, Nurse Profession student

Page 1 of 1 | Total Record : 5