cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 465 Documents
Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Return On Assets (ROA), dan Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Asing Yang Go Public Di Indonesia Periode 2010-2014 Widya Puspapradana; Yulianti Yulianti
Solusi Vol 15, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i3.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempegaruhi penyaJuran kredit, dalam penelitian ini peneliti meneliti beberapa variabel yang berpengaruh terhadap penyaluran kredit yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Rehm, On Assets (ROA), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Teknik analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah Model Regresi Linier Berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada periode 2010-2014.Jumlah sampeJ adalah IO industri perbankan diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen DPK, CAR, NPL, ROA dan LOR secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Penyaluran Kredit. Berdasarkan hasil uji t disimpulkan bahwa variable DPK dan IDR secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Penyaluran Kredit Sedangkan variabel CAR, NPL, dan ROA secara parsial berpengamh tidak signifikan terhadap Penyaluran Kredit. Berdasarkan basil analisis regresi diperoleh Adjusted R2 sebesar 0,867, hal ini menunjukkan bahwa kontribusi variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sebesar 86,70% dan sisanya sebesar 13,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci:Kredit, DPK, CAR, NPL, ROA dan LDR
KEBIJAKAN PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PIUTANG PADA CV. ANUGERAH ABADI SEMARANG Marlinda Marlinda; Saifudin Saifudin
Solusi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i1.2160

Abstract

Pemberian piutang mengandung risiko bagi perusahaan berupa kerugian apabila debitur tidak membayarkewajibannya. Untuk meminimalkan piutang tak tertagih dipengaruhi oleh sistem pengendalian internalperusahaan. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengendalianinternal piutang usaha pada CV. Anugerah Abadi yang beralamat di Jalan Gasemsari No. 12A Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan pengendalian internalpiutang usaha telah berjalan cukup baik, dikarenakan kebijakan otorisasi pelanggan dari pihak berwenangperusahaan dan pengawasan piutang yang masih minim. Perusahaan sebaiknya menetapkan batasan kredit danmemisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas. Kata kunci : Penjualan Kredit, Piutang, Sistem Pengendalian Internal
INVESTIGASI TERHADAP LAMANYA PENYELESAIAN AUDIT: BUKTI EMPIRIS DARI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PUBLIK DI BEI Rifki Dahlan; Dyah N A Janie
Solusi Vol 9, No 4 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i4.1993

Abstract

This research investigates on audit delay factors. Audit delay is important issue for its ability to affect the timeliness of accounting information release. There are eight factors used in this research: company size (using market value I market capitalization as its proxy}, level of company profitability, auditor's opinion, industry classification, company that announced loss, accountant firm size, multinational company, number ofyears company has been a client of public accountant firm. There are 288 manufacturing and banking/financial public companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX)selected using (purposive) judgment sampling method for period 2007-2009, using multiple regression analysis in this study. The result shows that audit delay is irfluenced by company size and industry classification. This evidence suggest that only two of eight factors wich are significantly influencing audit delay. Further analysis also reveals that several studies using larger sample result in more significant variables, while others using smaller sample result in less significant variables.Keywords: audit delay, company size, market value (market capitalization}, level of company profitability, auditor's opinion, industry classification, company that announced loss, accountant firm size, multinational company, number of years company has been a client of public accountant firm. 
OUTSOURCING SUMBER DAYA MANUSIA UKURAN DAN KEMATANGAN PERUSAHAAN Edy Mulyantomo
Solusi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i2.2044

Abstract

berkembang, ukuran dan kematangan perusahaan mempengaruhi keputusan untuk melakukan outsourcing sumber daya manusia. Organisasi menghadapi masa sulit karena perubahan kondisi ekonomi, globalisasi dan cepat memajukan kemajuan teknologi (Stewart, 2007). Untuk mengatasi perubahan ini, organisasi mencari solusi dan salah satu strategi paling dipublikasikan dalam beberapa kali adalah outsourcing. Outsourcing adalah istilah yang kompleks karena mencakup beberapa deskripsi dan umumnya mengacu pada relokasi pekerjaan (Cubides, 2006). Pada dasamya, outsourcing adalah pengalihan layanan atau fungsi yang sebelumnya dilakukan dalam organisasi untuk penyedia di luar organisasi dan merupakan komponen yang semakin penting dalam banyak strategi bisnis (Hem & Burke, 2006). Dalam dunia sekarang ini semakin meningkat persaingan, organisasi dipaksa untuk mencari cara-cara barn untuk menghasilkan nilai. Dunia bisnis telah melakukan fenomena outsourcing dan perusahaan telah mengadopsi prinsip prinsip untuk membantu mereka memperluas ke pasar lain (Bender, 2009). Manajemen Strategis outsourcing mungkin merupakan alat yang paling kuat dalam manajemen, dan outsourcing inovasi adalah perbatasannya (Quinn, 2010).
FAKTOR KELEMBAGAAN SEBAGAI FAKTOR PENUNJANG KEBERHASILAN KERJASAMA ‘SISTER CITY’ ANTARA KOTA SEMARANG DENGAN KOTA BRISBANE AUSTRALIA Albert Albert; Thomas Budi S; B Irma
Solusi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i1.2151

Abstract

Kotamadia Semarang pada tanggal 11 Januari 1993 menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Sister City kota Brisbane, Queensland, Australia. Kerjasama ini merupakansuatu kegiatan yang dilakukan pemerintah kota di Indonesia dengan pemerintah kota di luar negeriuntuk saling meningkatkan hubungan persahabatan antar kedua negara. Namun ternyata,implementasi aktivitas program tersebut terhenti pada tahun 1997 dan MoU kerjasama ini habispada tahun 2005 tanpa ada usaha perpanjangan dari kedua belah pihak. Penelitian yang terdahulutelah diidentifikasi beberapa faktor penunjang keberhasilan kerjasama sister city dansalah satufaktor tersebut adalah kelembagaan. Adapun tujuan didalam penelitian ini adalah untukmenganalisa faktor kelembagaan apa saja yang mempengaruhi kesuksesan kerjasama sister cityantara Semarang – Brisbane. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dimana pengumpulan data primer padapenelitian ini dilakukan melalui interview kepada delapan responden dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kelembagaan pemerintah sangat pentingdalam keterlibatannya dengan kegiatan sister city dengan Walikota sebagai kunci keberhasilanprogram sister city dan pusat koordinasi kerjasama sister city berada ditangan pemerintah.Kata Kunci: Kerjasama sister city, MoU, SDM, funding, infrastruktur, kelembagaan, masyarakat umum, mitra sister city
ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM ( DAU ) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI JAWA TENGAH Unun Dian Anggraeni; Yohanes Suhardjo
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1981

Abstract

Kebijakan Pemerintah Indonesia tentang Otonomi Daerah, yang mulai dilaksanakan secara efektif tanggal 1 Januari 2000, merupakan kebijakan yang dipandang demokratis dan memenuhi aspek desentralisasi pemerintah yang sesungguhnya. Seperti dikemukakan o!eh Menteri Keuangan Budiono (dalam sidik et al, 2002:v). tujuan otonomi adalah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat, pengembangan kehidupan berdemokrasi, keadilan, pemerataan, dan pemeliharaan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah. Dalam UU No. 22/1999 dan UU No. 25/1999 yang menjadi landasan otonomi tersebut dijelaskan lebih jauh bagaimana pengaplikasian hal-hal tersebut melalui beberapa Peraturan Pemerintah (PP), yang kemudian "dipandu" dengan Kepmendagri No. 29/2002 (Abdul Halim,2004).
PENGARUH MANAJEMEN KLIEN DAN AUDIT TIME BUDGET PRESSURE TERHADAP INDENPENDENSI AUDITOR (STUDI KASUS PADA KAP DI KOTA SEMARANG DAN YOGYAKARTA) Desi ldayustina Wiyarni; Saifudin Saifudin
Solusi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v14i2.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa faktor yang berpengaruh terhadap independensi auditor. Bagaimana auditor akan bersikap bila mendapat tekanan dari klien. Penelitian ini mengidentifikasi dua faktor, yaitu tekanan manajemen klien dan audit tekanan waktu anggaran, yang mempengaruhi independensi auditor. Penelitian ini menggunakan metode survei. Dari 61 kuesioner yang dikirim, hanya 48 kuesioner yang kembali dan yang dapat digunakan dalam analisis. Metode yang digunakan dalam analisis adalah statistik deskriptif, uji kualitas data, uji normalitas, uji asumsi klasik, koefisien determinasi, regresi tinier berganda,dan uji hipotesis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa intervensi manajemen klien, tingkat pemutusan hubungan kerja dan penggantian auditor tidak memiliki pengaruh positif terhadap independensi auditor. Sebaliknya lama hubungan dengan klien berpengaruh . signifikan terhadap independensi auditor.Sementara itu, tinggi pembayaran jasa audit juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap independensi auditor. Pada tekanan audit waktu anggaran, studi ini juga menemukan berbagai basil. Tidak ada berpengaruh signifikan antara waktu audit anggaran yang ketat terhadap independensi auditor. Sebaliknya, sanksi audit atas anggaran waktu memiliki berpengaruh positif terhadap independensi auditor. Nilai Adjusted R2 sebagai indikator koefisien determinasi sebesar 46,5%. Hal ini berarti variabel independen 46,5% mempengaruhi independensi auditor, dan 53,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Kata kunci: Auditor independensi, tekanan manajemen klien, tekanan anggaran waktu audit.
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDIT DENGAN THE BIG FIVE PERSONALITY DAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada KAP Di Wilayah Jawa Tengah Dan DIY) Ervin Meika Anggraini; Febrina Nafasati Prihantini
Solusi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengaruh stres kerja terhadapperilaku disfungsional audit dan seberapa besar pengaruh The Big Five Personality dan Locus of Controlsebagai variabel moderasi pada pengaruh stres kerja terhadap perilaku disfungsional audit. Sampel dalampenelitian ini adalah auditor yang berkerja di Kantor Akuntan Publik yang berada di Semarang, Kudus,Solo danDIY. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah respondenyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 38 auditor. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer yangmenggunakan kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Stres Kerja tidak berpengaruh terhadap perilakudisfungsional, kemudianvariabel The Big Five Personality yaitu Extraversion, Agreeableness,Conscientiousness, Openness to Experience tidak dapat memoderasi pengaruh stress kerja terhadap perilakudisfungsional audit. Sedangkan Neuroticism, Locus of Control yang terdiri dariLocus of Control Internal danLocus of Control Eksternal dapat memoderasi pengaruh stress kerja terhadap perilaku disfungsional audiktantara pengaruh stres terhadap perilaku disfungsional audit.Kata kunci : Stres Kerja, The Big Five Personality, Extraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticism, Openness to Experience, Locus of Control, Locus of control Internal, Locusof Control Eksternal.
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DALAM BERWIRAUSAHA Andy Kridasusila
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1967

Abstract

Setiap organisasi bisnis mempunyai tujuan-tujuan yang hendak dicapainya. Tujuan ini diraih dengan mendayagunakan sumber daya yang ada. Seorang wirausaha yang menginginkan organisasi bisnisnya dapat berkelanjutan, harus mampu menggunakan sumber daya manusia yang efektif. Oalam suasana persaingan yang kian ketat, maka peran sumber daya manusia akan semakin terasa dalam membantu wirausaha untuk mencapai tujuan bisnisnya. Sumber daya yang dimiliki oleh organisasi bisnis meliputi 1. Finansial 2. Fisik 3. Manusia 4. Kemampuan teknologi dan sistem
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN, TINGKAT INFLASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DI INDONESIA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE TAHUN 2006-2009 Melinda Purnamasari; Febrina Nafasati P
Solusi Vol 11, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v11i3.2023

Abstract

Penelitian ini bertuiuan untuk menguji secara empiris dan mengetahui pengaruh rasio keuangan, tingkat inflasi dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA (Return On Asset) pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Non Devisa di Indonesia. Rasio keuangan terdiri dari capitul adequacy ratios (CAR}, non-performing loans (NPL), beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), dan loan to deposit ratios (LDR).Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 29 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2009. Namun. setelah melewati tahap purposive sample. Sampel yang digunakan hanyalah 16 bank umum swasta nasional Devisa. Metode anaIisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda