cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 465 Documents
PERAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PRAKTEK MONOPOLI DAN PERSAINGAN USAHA TIDAK SEHAT DI INDONESIA: SUATU KAJIAN NORMATIF Tri Mulyani
Solusi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i2.2045

Abstract

Pada tahun 1998, Indonesia mengalami krisis ekonomi. Dalam rangka mengatasi krisis tersebut, pemerintah Indonesia berkaca pada negara-negara donor (seperti Jepang, Jerman, Perancis) yang memiliki struktur perekonomian kuat, salah satunya diwujudkan dalam sebuah bentuk kebijakan yang berupa peraturan perundang-undangan yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, dengan tujuan menciptakan iklim usaha yang kondusif agar dapat meningkatkan efisiensi ekonomi nasional sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Untuk mengawal program tersebut maka dibentuklah Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang terlegitimasi melalui Keputusan Presiden Nomor 75 Tahun 1999, yang mana diberikan tugas dan kewenangan untuk melakukan penegakan hukum, mulai dari penelitian, penyidikan hingga putusan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha dalam rangka penegakan hukum terhadap pelaku praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Indonesia dan untuk mengetahui mekanisme dan prosedur dalam penyelesaian perkara. Metode pendekatan yang dipergunakan adalah yuridis normatif, dengan sifat kualitatif, yaitu penelitian yang mengacu pada norma hukum dan menggunakan data sekunder, di mana data yang ada dianalisis, diuraiakan, dihubungkan sedemikian rupa hingga diperoleh suatu kesimpulan secara induktif. Adapun basil dari penelitian dapat diketahui bahwa peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha dalam rangka penegakan hukum terhadap pelaku praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di Indonesia dapat di lihat dari tugas dan wewenangnya yang dasar hukumnya terdapat dalam Pasal 35 dan 36 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Sedangkan mekanisme dan prosedur penyelesaian perkara dapat dipergunakan dasar hukum Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 dan Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 1 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penanganan Perkara di KPPU.Kata Kunci: Komisi, Penegakan Hukum, Persaingan Usaha
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DEPT TO EQUITY RATIO, DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERATAAN LABA Arminda Quarista Nugraheni; Ardiani Ika Sulistyawati
Solusi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i1.2152

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan institusional, dept to equity ratio, dan net profit margin terhadap perataan laba padaperusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, baik secara bersama-sama maupunsecara parsial. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BursaEfek Indonesia selama 5 periode (2010-2014). Total populasi sebanyak 95 perusahaan (475pengamatan). Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah model analisis regresilogistik. Hasil penelitian ini menunjukkan ukuran perusahaan, dan DER tidak berpengaruh terhadap Perataan laba. Sedangkan, profitabilitas, kepemilikan institusional dan NPM berpengaruhterhadap perataan laba.Kata kunci: ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan institusional, dept to equity ratio, netprofit margin, dan perataan laba. 
EFISIENSI MARKET DAN IMPLIKASINYA Dian Indriana T.L.
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1982

Abstract

Teori pasar saham efisien memprediksikan bahwa harga-harga saham sebagai hasil dari interaksi ini memiliki karakteristik yang menarik. Intinya, harga-harga saham tersebut "tepat dalam mencerminkan" pengetahuan kolektif dan kemampuan pengolahan informasi para investor. Efisiensi pasar saham menimbulkan implikasi-implikasi penting bagi akuntansi keuangan, Satu implikasinya adalah efisiensi tersebut berkaitan langsung dengan konsep pemublikasian lengkap. Efisiensi berarti bahwa isi informasi dari laporan, bukan bentuk laporan, yang dinilai oleh pasar. Jadi, informasi dapat dirilis secara gampangnya lewat catatan dan laporan pelengkap seperti dalam laporan-laporan keuangan sebagaimana mestinya. Teori ini juga mempengaruhi cara akuntan dalam mempertimbangkan pelaporan tentang resiko perusahaan.
PENILAIAN RESIKO PENGENAAN SANKSI ADMINISTRASI PERPAJAKAN ATAS PELAPORAN SPT DALAM RANGKA PROSES RESTITUSI PPN PADA PT X SEMARANG Diah Fitriyasari; Febrina Nafasati P
Solusi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v14i2.2034

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui resiko atas laporan SPT yang telah dilakukan perusahaan berdasarkan Undang - undang perpajakan. Selain itu penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan dapat melakukan restitusi pajak. Penelitian ini dilakukan dengan metode desktiptif. Pelaksanaan metode-metode deskriptif dilakukan dengan pengumpulan dan penyusunan data, serta analisa dan interpretasi tentang arti data itu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan Juni 2012 perusahaan masih mempunyai kurang bayar pajak beserta sanksi administrasi yang masih harus dibayar sebesar Rp 1.355.795.550. Selama bulan Juli 2013 sampai dengan September 2013 perusahaan juga memiliki lebih bayar pajak sebesar Rp 1.089.289.780. Agar dapat melakukan restitusi sebesar Rp 1.089.289.780, sebelumnya perusahaan hams melakukan pembetulan dengan resiko kurang bayar dan sanksi administrasi sebesar Rp 1.355.795.550. Jika tidak melakukan pembetulan, dalam proses restitusi tersebut terdapat proses pemeriksaan yang akan mengakibatkan snaksi administrasi Iebih besar lagi.Kata kunci : Penjualan, Pembelian, PPN masukan, PPN keluaran, Sanksi Administrasi
STUDI PERBEDAAN RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PILKADA DKI JAKARTA 2017 (Studi Pada Bursa Efek Jakarta untuk Saham LQ45) Tri Rinawati; Aprih Santoso
Solusi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i3.2175

Abstract

Pasar modal pada suatu negara dapat dipengaruhi oleh berbagai peristiwa atau fenomena yang mengandunginformasi relevan bagi pelaku pasar modal, baik peristiwa ekonomi maupun non–ekonomi. Pada umumnya parainvestor akan membutuhkan informasi baik dari kondisi internal perusahaan maupun dari kondisi eksternalperusahaan dan jika pasar modal tersebut pasar modal efisien maka informasi yang relevan akan bereaksi secaracepat terhadap pasar dan ditunjukan dengan perubahan harga saham melebihi kondisi yang normal danmenimbulkan abnormal return. (Robert Ang, 2010).Di Indonesia baru saja terjadi peristiwa politik yang menjadi perhatian masyarakat dan berpengaruh padakondisi politik Indonesia yaitu Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017 dilaksanakan pada 15 Februari2017 dan 19 April 2017 untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022. Inimerupakan pemilihan kepala daerah ketiga bagi Jakarta yang dilakukan secara langsung menggunakan sistempencoblosan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis secara empiris ada tidaknyaperbedaan actual return, expected return dan abnormal return sebelum dan sesudah Pilkada DKI Jakarta putaranpertama, putaran kedua, serta putaran pertama dan kedua. Penelitian ini menggunakan metode analisis event study. Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukanperiode penelitian. Periode estimasi yang digunakan Pilkada DKI Putaran I tanggal 15 Februari 2017 danPutaran II tanggal 19 April 2017. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Dalampenelitian ini yang menjadi populasi adalah semua perusahaan yang masuk dalam indeks LQ-45 di Bursa EfekIndonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Teknis analisis yang digunakanPaired Samples t Test.Hasil penelitian ini adalah nilai actual return, expected return dan abnormal return saat peristiwa Pilkada DKIJakarta 2017 pada putaran pertama mengalami pergerakan penurunan, pada putaran kedua serta putaran pertamadan kedua mengalami pergerakan kenaikan. Pengaruh Pilkada DKI Jakarta 2017 terhadap bisnis Indonesia : (a)Melambatnya investasi. (b) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam. (c) Rupiah melemah. (d)Nilai kegiatan ekonomi yang cenderung tidak berubah.Kata Kunci : Return Saham, Pilkada DKI Jakarta 2017, Saham LQ45 
ANALISIS SISTEM INFORMASI UNTUK MENDUKUNG AKTIVITAS BISNIS Dian Triyani
Solusi Vol 8, No 4 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i4.1968

Abstract

Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhimya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya.Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.
PENGEMBANGAN MODEL BUDAYA WIRAUSAHA BERBASIS NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN ISLAMI DAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL Arif julianto sri nugroho; sarwono nursito; abdul haris
Solusi Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v14i2.2024

Abstract

Tujuan penelitian ini mengintegrasi model nilai-nilai kewirausahaan Islami, tanggung jawab sosial Islami dan kearifan budaya lokal terhadap intensi dan kinerja usaha pelaku wirausaha muslim Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif explanatory. Penelitian dilakukan uji hipotesis yang dirumuskan dalam model penelitian menggunakan SEM istrukrural equation model). Target sampel dalam populasi penelitian ini pclaku wirausaha muslim pedesaan clan pesisir di lima Kabupaten wilayah Jawa Tengah. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling scbanyak 165 respondcn. Hasil analisis mcnunjukkan bahwa semua hipotesis penelitian terdukung. Anteseden intensi berupa nilai-nilai kewirausahaan lslami, tanggung jawab sosial Islami dan kearifan budaya lokal bcrpcngaruh positif dan signifikan tcrhadap kinerja usahaKata Kunci : Wirausaha Islam, tanggung jawab sosial, kearifan budaya, intensi, kinerja
PENGARUH PAJAK, TUNNELING INCENTIVE DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) DAN MEKANISME BONUS TERHADAP INDIKASI TRANSFER PRICING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Andayani, Arum Sasi; Sulistyawati, Ardiani Ika
Solusi Vol. 18 No. 1 (2020): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v18i1.2099

Abstract

Transfer Pricing dapat muncul pada perusahaan yang memiliki tujuan laba tinggi dan penghindaran pajak sebagai salah satu caranya. Struktur kepemilikan juga mempengaruhi manajemen untuk mengalihkan kekayaan kepada mereka sendiri atau pemegang saham mayoritas. Perusahaan yang menerapkan Good Corporate Governance cenderung tidak akan melakukan manipulasi laba. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak, tunneling incentive, good corporate governance (GCG) dan mekanisme bonus terhadap indikasi melakukan transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013-2015 yang berjumlah 42 perusahaan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi logistik dengan bantuan program komputer SPSS Versi 16,0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pajak dan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi melakukan transfer pricing. Sementara good corporate governance dan tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Koefisien determinasi sebesar 0,335. Hasil ini menunjukkan bahwa 33,5% transfer pricing dipengaruhi oleh variabel pajak, tunneling incentive, good corporate governance dan mekanisme bonus. Sedangkan sisanya 66,5% dipengaruhi oleh variabel diluar dari pajak, tunneling incentive,good corporate governance dan mekanisme bonus.  Kata Kunci: Harga Transfer, Tunneling Incentive, Tata Kelola Yang Baik, Pajak, Mekanisme Bonus.
SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI FAKTOR PENUNJANG KESUKSESAN KERJASAMA“SISTER CITY” SEMARANG – BRISBANE Albert Albert; Thomas Budi S; B Irma
Solusi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i2.2166

Abstract

Kerjasama sister city merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berdasarkan perjanjian kerjasama antara pemerintah kota di Indonesia dengan pemerintah kota di luar negeri untuksaling meningkatkan hubungan persahabatan dan pengertian antar kedua negara. PemerintahKotamadia Semarang pada 11 Januari 1993 menandatangani Memorandum of Understanding(MoU) Sister City yang pertama kali dengan Lord Mayor Brisbane, Queensland, Australia.Sayangnya, MoU kerjasama ini terhenti pada tahun 2005, dan meskipun MoU masih berjalanimplementasi aktivitas program tersebut terhenti pada tahun 1997. Hasil-hasil penelitian yangterdahulu menunjukkan beberapa faktor sebagai faktor penunjang keberhasilan kerjasama sistercity. Faktor penunjang tersebut salah satunya adalah faktor sumber daya manusia. Adapuntujuan didalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aspek-aspek dari faktor sumber dayamanusia yang dapat menumjang keberhasilan kegiatan sister city Semarang-Brisbane. Pengumpulan data primer pada penelitian ini berupa daftar pertanyaan (kuesioner) daninterview kepada delapan responden dari berbagai latar belakang. Analisis pada penelitian i nidilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan pendapat respondententang faktor sumber daya manusia yang menunjang keberhasilan sister city SemarangBrisbane.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi SDM yang penting adalah yangmemiliki pemahaman terhadap budaya dan bahasa negara mitra. Sedangkan menurutkepentingannya kompetensi SDM adalah menguasai bahasa Inggris atau bahasa lain yangrelevan, memahami negara mitra, ahli dibidang perjanjian internasional dan menguasai politikluar negeri.Kata Kunci: Kerjasama sister city, MoU, SDM, funding, infrastruktur, kelembagaan,masyarakat umum, mitra sister city 
KERJASAMA INTERNASIONAL DAN STRATEGI PERUSAHAAN MASUK KE PASAR INTERNASIONAL Andy Kridasusila
Solusi Vol 8, No 3 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v8i3.1959

Abstract

Suatu negara berbeda dengan negara lainnya ditinjau dari sumber alamnya, iklim, letak geografis, penduduk, keahlian, tenaga kerja, tingkat harga keadaan struktur ekonomi dan sosialnya perbedaan perbedaan menimbulkan pula perbedaan barang yang dihasilkan biaya yang diperlukan, serta mutu dari kuantumnya. Karena itu mudah dipahami adanya Negara yang lebih unggul dan lebih istimewa dalam memproduksi hasil tertentu. Hal ini dimungkinkan karena adanya barang yang hanya dapat diproduksi di daerah tertentu, sehingga negara itu dapat menghasilkan barang yang lebih bersaing bilamana keunggulan suatu negara dalam memproduksi suatu jenis barang lebih baik dan lebih murah disebabkan faktor - faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal, dan pengurusannya) maka negara tersebut dapat pula memperoleh "keunggulan" ini disebabkan karena produktivitasnya yang tinggi.Adakalanya produksi dari suatu negara belum dapat di konsumsi seluruhnya di dalam negeri maka hal ini setelah mendorong orang atau negara tersebut untuk memperdagangkan hasil produksinya ke negara lain di luar batas negaranya.