cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 465 Documents
PENGUKURAN DAN PERAMALAN PERMINTAAN SERTA PERAMALAN PANGSA PASAR Sugeng Rianto
Solusi Vol 6, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.383 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v6i1.1910

Abstract

Untuk  mengetahui  prospek   usaba  dari  proyek  yang  direncanakan, perlu   diadakan peramalan   dan perkiraan tentang peluang  pasar dari produk  yang dihasilkan. Peluang pasar merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan,  karena tanpa adanya pemasaran  produk,  maka tak ada artinya untuk melanjutkan usaba.Dalam pengukuran  tentang peluang pasar, perlu diperhatikan  tentang bentuk  dan sifat produk  yang dihasilkan. Apabila  gagasan  dari usaha / proyek  yang  direncanakan  bertaraf  nasional, maka peluang pasar juga dihitung   berdasarkan pada permintaan  secara nasional,  tapi jika proyek/usaha bersifat  local maka peluang pasar juga didasarkan   pada permintaan  daerah.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, UKURAN PERUSAHAAN DAN LAVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA Ninik Budianti; Ardiani Ika Sulistyawati
Solusi Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.944 KB) | DOI: 10.26623/.v17i2.1456

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh Corporate Governance (Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit dan Komisaris Independen), Ukuran Perusahaan dan Laverage Terhadap Manajemen Laba . Discreationary accrual digunakan sebagai proksi manajemen laba. Data yang digunakanadalah data sekunder .Populasipadapenelitianiniadalah 40 Perusahaan Perbankan, berdasarkan metode purposive sampling  sampel yang diperoleh sebanyak 11 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2015. Untuk memenuhi sasaran penelitian hipotesis diuji dengan analisis regresi berganda. Analisis data untuk menguji persamaan struktural yaitu menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Dewan komisaris independen, ukuran perusahaan dan laverage berpengaruh terhadap manajemen laba.Kata kunci:   Corporate Governance  Ukuran Perusahaan, Laverage, Manajemen Laba.
DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI WILAYAH INDONESIA TIMUR (Studi kasus Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Papua pada tahun 2013-2016) Afrizal Noor Afif; Yulianti Yulianti
Solusi Vol 16, No 4 (2018): SOLUSI
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.276 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v16i4.1674

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), DanaAlokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), terhadap IndeksPembangunan Manusia (IPM) pada Kabupaten/Kota di Papua. Sampel yang digunakan dalampenelitian ini adalah 25 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua. Jenis data yang dipakai adalahdata sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi APBD pada tahun 2013-2016, serta dataIndeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diperoleh melalui website resmi Direktorat JendralPerimbangan Keuangan (DJPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Metode pengambilan datamenggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Khusus(DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH), berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia.Sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU), tidak berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia(IPM). Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus(DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
PENGARUH MODAL KERJA, MODAL TETAP, PENDAPATAN, LAMA USAHA DAN UMUR PENGUSAHA TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA (STUDI KASUS PADA LNDUSTRI TEMPE DI DESA KROBOKAN, KECAMATAN CANDISARI, KOTA SEMARANG) M. Saroji; Eddy Sutjipto
Solusi Vol 8, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.548 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v8i2.1942

Abstract

Sejak tidak berperannya Kopti dalam pengadaan kedelai yaitu mulai tahun 1998 karena adanya Undang Undang Antimonopoli, maka sektor usaha kecil tahu dan tempe mengalami kesulitan mendapatkan kedelai dan karena harga kedelai semakin meningkat terus. Hingga saat ini banyak pengusaha tahu menolak pesanan karena harganya dibawah harga pokok produksi dan mereka banyak yang bekerja dengan merugi serta ada kecenderungan penggunaan modal tetap tidak optimal. Walaupun demikian, hingga saat ini belum ada satupun pengusaha yang melakukan pengurangan tenaga kerja. Hal ini sangat menarik untuk dikaji agar dapat mengetahui secara persis akar permasalahan yang sebenarnya dan akibatnya,dengan penyerapan tenaga kerjaPenelitian ini mengambil obyek seluruh pengusaha tahu dan tempe di Desa Krobokan Kecamatan Candisari Semarang yang jumlahnya 36 pengusaha. Sedangkan pengumpulan datanya dengan melakukan wawancara ditempat usaha para responden dengan daftar pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Analisis data dengan menggunakan regresi berganda dengan variabel dipendennya tenaga kerja dan variabel independent terdiri dari modal kerja, modal tetap, pendapatan, lama usaha dan umur pengusaha.Berdasarkan uji t dengan tingkat signifikansi 5% diketahui bahwa modal kerja (p=031) berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan variabel modal tetap, pendapatan, lama usaha dan umur pengusaha tidak berpengaruh. Namun berdasarkan uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama modal kerja,  modal tetap, pendapatan, lama usaha dan umur pengusaha berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.Kata kunci : tenaga kerja, modal tetap, pendapatan, lama usaha, umur pengusaha.
ENTREPRENEURIAL BUREAUCRACY: SEBUAH TUNTUTAN MUTLAK UNTUK MENUTUP CAPACITY GAP APARATUR BIROKRASI DALAM ERA OTONOMI DAERAH Rahoyo asih
Solusi Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.529 KB) | DOI: 10.26623/.v17i1.1350

Abstract

AbstrakMuara dari keseluruhan kebijakan otonomi daerah (the overall policies of regional autonomy) haruslah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan regional secara umum dalam keseluruhan dimensinya. Bagi aparatur birokrasi, pada satu sisi, itu berarti bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap berbagai layanan yang disediakan birokrasi sebagai kepanjangan tangan pemerintah (baca: negara/state) yang memang bertanggung jawab untuk mengurus kesejahteraan warganya menjadi tolok ukur utama (major measurement) apakah keseluruhan sistem birokrasi memang telah menjalankan fungsi dan perannya dengan semestinya atau belum. Dengan kata lain, semakin masyarakat lokal dan regional terlayani dengan lebih memuaskan, semangat inti (core spirit) otonomi daerah semakin tercapai. Sebaliknya, semakin masyarakat merasa kecewa dengan keseluruhan kinerja pelayanan birokrasi, roh dari otonomi daerah tersebut secara faktual sebenarnya sedang terabaikan. Dalam konteks itulah apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa tuntutan-tuntutan masyarakat kini semakin beragaram, kesadaran akan hak politik, ekonomi dan sosial mereka pun telah berkembang begitu jauh dibanding satu dekade lalu birokrasi dituntut mampu melakukan transformasi diri (self transformation) untuk menjadi semakin poduktif, profesional, efisien, efektif, memiliki visi yang jauh ke depan, dan yang tak kalah penting adalah berorientasi pada masyarakat (customers-oriented). Singkat kata, menghadapi tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks dan maju seperti sekarang ini, juga justru demi tercapainya semangat inti otonomi daerah,, birokrasi yang berjiwa wirausaha (entrepreneurial bureaucracy) menjadi sesuatu yang imperatif.Kata kunci: Birokrasi Entrepreneurial, Aparatur, Otonomi Daerah
PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Ardiani Ika Sulistyawati; Aprilia Qadriatin
Solusi Vol 16, No 4 (2018): SOLUSI
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.741 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v16i4.1665

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh terjadinya sebuah fenomena dimana pengungkapanSustainability Report yang masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran dewankomisaris, komite audit, ROA, leverage, ukuran perusahaan terhadap pengungkapan SustainabilityReport. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Sampel sebanyak 39perusahaan pada periode penelitian 2010 sampai 2014 dan diperoleh 195 data yang diolah.Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi logistick. Hasil penelitian diperoleh bahwa DewanKomisaris, Komite Audit, ROA dan leverage tidak berpengaruh terhadap Sustainability Report.Sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap Sustainability Report. Koefisien determinasiNagelkerke sebesar 0,083 yang berarti variabel dewan komisaris, komite audit, ROA, leverage,danukuran perusahaan berpengaruh 8,3% terhadap Sustainability Report, dan sisanya di pengaruhifaktor faktor lainnya.Kata kunci: dewan komisaris, komite audit, ROA, leverage, ukuran perusahaan dan SustainabilityReport
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN PROFITABILITAS TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR TEKSTIL DAN GARMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2014 - 2017 Luhgiatno Luhgiatno; Andri Novius
Solusi Vol 17, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.38 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v17i4.1782

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji bukti empiris sejauh mana pengaruh perencanaan pajak, profitabilitas, terhadap manajemen laba. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2017. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling. Sampel sebanyak 10 perusahaan dengan empat tahun pengamatan, sehingga total sampel pengujian adalah 40 observasi. Jenis data menggunakan data sekunder, analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi data panel (pooled data) menggunakan alat bantu Eviews 9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis secara parsial yaitu perencanaan pajak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba sedangkan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Untuk hasil pengujian secara simultan antara perencanaan pajak, profitabilitas, berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba. Dari hasil penelitian ini juga diperoleh Koefisien Determinasi (R2) dengan nilai 0.517199 memiliki arti bahwa sebesar 51,71% pengungkapan dijelaskan oleh variabel Perencanaan Pajak dan Profitabilitas. Kata Kunci: Perencanaan Pajak, Profitabilitas, Manajemen Laba
RASIONALITAS PRIVATISASI Kesi Widjajanti
Solusi Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.948 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v8i1.1927

Abstract

Penelitian perusahaan di privatisasi  telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya (Ramamurti 2000, Dharwadkar 2000, Doh 2000; Fahy 2003, Zahra 2000, Antoncic B ,2003, Newman 2000) dengan menggunakan berbagai dasar pendekatan teori yang meliputi, Market Based View, Resource Based View, Organizational learning .Property Right Theory, dan Agency Theory.Studi yang dilakukan oleh Baker dan Sinkula ( 1999) membuat kesimpulan yang berkaitan dengan studi yang dilakukan oleh Narver dan Slater (1995). Narver dan Slater mengemukakan bahwa budaya orientasi pasar akan membentuk kultur perusahaan yang mendukung proses pembelajaran organisasional menjadi aktivitas rutin. Berdasarkan pendapat Narver dan Slater ( 1995), Baker Williem E, dan Sinkula James M menyimpulkan penelitiannya bahwa budaya market orientation dan organizational learning sangat berpengaruh terhadap keunggulan kompetitif maupun berpengaruh terhadap overal kinerja perusahaan. Pendapat Baker dan Sinkula tersebut juga berlandaskan pada basil risetnya Tiger Li (1999) yang menyatakan market knowledge merupakan sumber daya stratejik perusahaan yang bersifat unik untuk meningkatkan kinerja.Wright (2000) mengemukakan bahwa ombinasi dari kepemilikan , organisasional dan stuktur incentive yang tepat,  dapat meningkatkan efektifitas privatisasi. Oleh karena itu, perusahaan melakukan privatisasi dapat dijelaskan dengan teori yang berkaitam dengan keefektifan dalam memonitor agen dan untuk memberi insentif agen.
MEDIASI STRATEGI DALAM HUBUNGAN PEMBELAJARAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA BISNIS Fania Mutiara Savitri; Alfizi Alfizi
Solusi Vol 17, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.638 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v17i3.1630

Abstract

Abstrak Kinerja bisnis seringkali dikaitkan dengan ketahanan bisnis skala kecilmenengah. Bisnis wedding organizer (wo) merupakan bisnis musiman yangidentik dengan daya tahan yang kurang baik karena fluktuasi peristiwapernikahan. Peran bisnis wo ini sangat krusial dalam membantu jalannya acarapernikahan dan sebagai pengelola acara pernikahan yang seringkali dibutuhkancalon pengantin dalam menyelenggarakan acara pernikahan. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran organisasi terhadap kinerjabisnis dengan mediasi kolaborasi dan diversifikasi usaha pada wedding organizerdi kota semarang. pendekatan penelitian yang digunakan menggunakan metode kuantitatif.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif dalam menjelaskan faktoryang mempengaruhi kinerja bisnis. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 43responden yang yang menjalankan usaha wedding organizer di kota semarangdengan cara convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner denganpengukuran skala likert dengan lima skala pengukuran. Metode analisis datamenggunakan regresi berganda 3 tahap menggunakan alat analisis spss 20. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran organisasiberpengaruh terhadap kolaborasi, pembelajaran organisasi berpengaruh terhadapkinerja bisnis; pembelajaran organisasi berpengaruh terhadap diversifikasiusaha, kolaborasi berpengaruh terhadap kinerja bisnis dan diversifikasi usahaberpengaruh terhadap kinerja bisnis. Uji mediasi menjelaskan pula bahwakolaborasi dan diversifikasi usaha berhasil terbukti sebagai variabel mediasidalam penelitian yang dilakukan pada wedding organizer di kota semarangKata Kunci: Kolaborasi; Diversifikasi BisnisKinerja Bisnis; Pembelajaran Organisasi
PENGARUH CORPORATE GOVERNENCE TERHADAP VOLUNTARY DISCLOSURE (Study kasus Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2017) Dianing Ratna Wijayani; Nita Andriyani Budiman; Sri Mulyani
Solusi Vol 17, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.212 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v17i4.1772

Abstract

AbstrakVoluntary disclosure adalah pengungkapan yang tidak diwajibkan oleh peraturan. Manajemen bebas memilih untuk memberikan informasi akuntansi dan informasi lainnya yang dianggap relevan dan mendukung pengambilan keputusan pemakai yang tertuang dalam pengungkapan sukerela laporan tahunan perusahaan. Pengungkapan sukarela tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan transparan oleh pemakai laporan keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, dewan komisaris, komite audit dan ukuran perusahaan terhadap voluntary disclosure pada perusahaan manufaktur di BEI tahun 2015-2018.Populasi penelitian ini adalah populasi adalah perusahaan manufaktur di BEI tahun 2015-2018,  sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 96 perusahaan. Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi. Metode analisis pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris dan ukuran perusahaan  berpengaruh terhadap voluntary disclosure. Kepemilikan manajerial, kepemilikan asing dan  komite audit berpengaruh terhadap voluntary disclosure Kata Kunci: Corporate Governance, Voluntary Disclosur Service

Page 8 of 47 | Total Record : 465