cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 465 Documents
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, PENEMPATAN KERJA, TINGKAT PENDIDIKAN, TEKNOLOGI INFORMASI DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Tengah) Soegihartono Soegihartono
Solusi Vol 17, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.425 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v17i4.1777

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dan menganalisis pengaruh pengembangan karir, penempatan kerja, tingkat pendidikan, teknologi informasi, dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Jawa Tengah.Sampel  dalam penelitian ini ditentukan sebanyak 100 pegawai pada Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Jawa Tengah yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling .  Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah menggunakan teknik  analisis regresi berganda dengan uji validitas dan reliabilitas dengan didukung software SPSS versi 23.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian ini diperoleh hasil regresi Y= -2,386 + 0,148 X1 + 0,299 X2 + 0,587 X3 + 0,249 X4 + 0,941 X5. Berdasarkan hasil hipotesis maka dapat dinyatakan bahwa variabel dalam penelitian ini,  yaitu pengembangan karir (X1), penempatan kerja(X2), tingkat pendidikan (X3), teknologi informasi (X4), dan fasilitas kerja (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Kata kunci : Pengembangan Karir, Penempatan Kerja, Tingkat Pendidikan, Teknologi Informasi, Fasilitas Kerja, dan Kinerja Karyawan.
PEMASARAN RELASIONAL, FAKTOR KEBERHASILAN DALAM MEMPERTAHANKAN PELANGGAN DC Kuswardani; Raully Sijabat
Solusi Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1885.983 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v8i1.1923

Abstract

AbstrakPenelitian ini difokuskan pada implementasi proses pemasaran relasional pada perusahaan yang bergerak di automotive industry. Sebagai perusahaan yang sekaligus menyediakan produk dan jasa, PT. Nasmoco Semarang harus dapat memberikan kualitas pelayanan yang ekselen, yaitu pelayanan yang sangat baik yang sesuai dengan harapan pelanggan sehingga dapat memuaskan para pelanggannya secara lebih baik,yang pada gilirannya dapat menumbuhkan loyalitas pelanggan, sehingga terjadi pembelian ulang.Selain memberikan pelayanan yang ekselen, PT. Nasmoco Semarang menerapkan upaya-upaya untuk mencapai pemeliharaan pelanggan yang berkualitas, customer satisfaction dan loyalitas pelanggan untuk mencapai profitabilitas perusahaan. Salah satu upaya yang selama ini dilakukan adalah dengan membangun costumer data base. Dengan costumer data base yang dimiliki, perusahaan mengembangkan Customer Relationship Management (CRM). Kebijakan CRM yang dijalankan oleh perusahaan diarahkan untuk membangun hubungan dekat dengan para pelanggannya untuk menumbuhkan dan memperoleh kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.Kepercayaan dipandang sebagai unsur sentral dalam menjalin hubungan yang sukses.
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA Andarista Puji Rahayu; Ardiani Ika Sulistyawati
Solusi Vol 17, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.367 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v17i3.1625

Abstract

ABSTRACT Human resources is an intangible asset and is the most important factorthat determines the success of the company . The role of human resources (HR) inthe development of the business world that is increasingly rapidly considered veryimportant for any company . Qualified human resources will lead theorganization in both comparative advantage and competitive basis and wasinstrumental in running the company's operations and optimally executingbusiness strategy .This research aims to determine the effect of company size , sizeof board of commissioners , the concentration of ownership and status on thedisclosure of accounting lisitng human resources . Type of data used in this study is secondary data. Purposive samplingmethod used in sample selection. The results of this study prove thatsimultaneously (F est) accounting disclosure index of human resources can beexplained by all the variables. While (t test) indicates that the variable board sizesignificantly influence accounting disclosure of human resources . Keywords :human resources accounting disclosure, company size, theconcentration of ownership and listing status
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN INTELLECTUAL CAPITAL ( STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2011) nining sulissetiyowati; Saifudin Saifudin
Solusi Vol 14, No 3 (2015): SOLUSI
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.042 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v14i3.1686

Abstract

ABSTRAKPenelitain ini bertujuan untuk menguji tingkat intellectual capital disclosure dalam laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia (BEI). penelitan ini menguji hubungan antara intellectual capital disclosure sebagai variabel dependen dan ukuran (size) perusahan, profitabilitas, leverage, dan length of listing on BEI, dan komisaris independen sebagai variabel independen dengan variabel kontrol ownership structure.
BUDAYA ORGANISASI DAN PERANNYA DALAM KEHIDUPAN ORGANISASI Soedarmadi Soedarmadi
Solusi Vol 6, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.394 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v6i1.1911

Abstract

Kata   "budaya" atau  sering  juga  disebut   "kultur"   yang  merupakan  peng-Indonesiaan dari   kata  culture   dalam   bahasa   Inggris   atau   cultuur   dalam   bahasa   Belanda,   sesungguhnya berasal  dari  bahasa  Latin  "colere"  sebuah  kata  kerja  yang  berarti   mengolah  tanah,  berladang atau   bertani   (Poespowardojo,    1989).   Namun  ketika  istilah   ini  digunakan  para   anthropolog, pengertiannya menjadi   berubah.  Misalnya,  budaya  diartikan    sebagai  way of   life atau common way of life pandangan  hidup  yang   berlaku   bagi  sekelompok  masyarakat tertentu.  Perubahan pengertian    ini  terjadi   karena   para    anthropolog  dalam   memahami   kegiatan   pertanian    tidak ditujukan  pada   apa   yang   dikerjakan   para   petani   tetapi   lebih   pada   bagaimana  cara / pola mengerjakannya.    Lebih  dari itu,  para   anthropolog   menggunakan   istilah  budaya   tidak  terbatas pada    lingkup    kegiatan    pertanian    saja    tetapi    juga     melebar     sampai     pada    kegiatan kemasyarakatan  yang  lain yang  sifat  kegiatannya  ajeg, berulang-ulang  dan  bahkan   pola  yang sama  berulang  pada  generasi  berikutnya.  Akibatnya budaya   sering  secara  sederhana disebut sebagai  tradisi   yang  berfungsi   sebagai   hukum   (konvensi)  bagi sekelompok   masyarakat    untuk bertindak berperilaku  dan berpandangan.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEMARANG Andhy Tri Adrianto; Anitiyo Soelistiyono; Nyayu Nurkomalasari
Solusi Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.639 KB) | DOI: 10.26623/.v17i2.1457

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendidikan Kewirausahaan dan pengaruh Motivasi Berprestasi Kepentingan Mahasiswa Wirausaha Fakultas Ekonomi Universitas Semarang. Lokasi penelitian ini laksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Semarang.Adapun populasinya adalah siswa kelas sore angkatan 2017/2018 Manajemen Fakultas Ekonomi Semester II, sebanyak 314 mahasiswa Universitas Semarang. Sampel yang diambil adalah 176 responden. Sumber data digunakan dari data primer dan data sekunder. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan uji asumsi klasik menggunakan aplikasi program SPSS ver 18 for windows. Teknik pengambilan sampel Purposive random samplingBerdasarkan hasil pengujian goodness of fit dari dua variabel independen yang diuji secara individual pengaruh yang paling dominan terhadap minat berwirausaha di Universitas Semarang adalah pendidikan kewirausahaan (dengan koefisien 0,646). Variabel dominan kedua yang mempengaruhi minat berwirausaha di Universitas Semarang adalah motivasi berprestasi (dengan koefisien 0,251). Pendidikan Kewirausahaan mempengaruhi Minat Wirausaha, nilai hitung yang tinggi adalah Berani Mengambil Risiko 0,942, untuk itu perlu dipertahankan sehingga dengan saran untuk perbaikan, siswa dapat lebih baik dalam meningkatkan prestasi belajar wirausaha mereka. Indikator lain seperti, inovasi dengan rhitung 0,907 perlu ditingkatkan. Motivasi berprestasi tidak mempengaruhi minat berwirausaha, Harapan suatu tugas dilihat oleh responsivitas subjek, dengan hitungan 0,746, siswa harus diberikan soft skill training agar lebih jelas dalam melihat potensi yang ada di dalam dirinya, nilai terhitung tinggi r adalah upaya untuk berhasil 0,885, untuk itu perlu dipertahankan sehingga dengan upaya ini siswa dapat lebih meningkatkan keterampilan lunak mereka. Indikator lain, motif untuk mengatasi hambatan dan keterlibatan ego individu dalam tugas dengan rasio yang dihitung 0,811 dan 0,847, perlu dievaluasi dengan benar.Kata kunci :                Pendidikan Kewirausahaan, Motivasi Berprestasi, Minat dalam Kewirausahaan
ANALISIS PENGARUH PELAYANAN, HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI ALFAMART WARALABA ( STUDI KASUS PADA ALFAMART WARALABA JALAN MURADI RAYA ) Agus Sunaryo; sri yuni widowati
Solusi Vol 14, No 3 (2015): SOLUSI
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.026 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v14i3.1677

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujian untuk menganalisa pengaruh pelayanan, harga dan promosi terhadap keputusan ini adalah alfamart waralaba muradi raya. unit sampelnya adalah para konsumen yang telah melakukan pembelian 3 kali atau lebih dan berumur
PEMBELAJARAN ORGANISASIONAL PRIVATISASI BUMN Kesi Widjajanti
Solusi Vol 8, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.197 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v8i2.1943

Abstract

Pembelajaran organisasional adalah suatu proses perubahan pengetahuan dan perubahan perilaku yang berkelanjutan (Tsang, 1997; Sun, 2003). Perubahan perubahan tersebut diartikan sebagai perubahan yang berhubungan dengan perubahan potensial maupun aktual yang akan mempengaruhi perilaku organisasional di masa yang akan datang. Organizational Learning  dan Learning Organization sering diartikan sama, tetapi dalam kenyataan mempunyai arti yang berbeda. Terdapat tiga perbedaan  nonnatif (Ortenblad,2001), pertama, organizational learning dipandang sebagai proses atau suatu kumpulan dari aktivitas aktivitas, sebaliknya learning organization dipandang sebagai bentuk dari organisasi (Tsang, 1977). Perbedaan kedua, beberapa peneliti berpandangan bahwa pembelajaran biasanya mengambil tempat di organisasi, dimana pembelajaran memerlukan upaya untuk memperkembangkan suatu learning organization (Dodgson,1993). Ketiga, kajian literatur pada organizational learning muncul dari penyelidikan, sementara kajian literatur pada learning organization dikembangkan terutama dari praktek (Easterby-Smith, 1997). Akhirnya, Ortenbald (2001) menyarankan bahwa dua faktor tambahan sebaiknya ditambah ke dalam daftar untuk membantu membedakan dua
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, PENGAWASAN, MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN TEKNISI MESIN EDC BCA PADA PT LANG JAYA MAKMUR BERSAMA Defi Kris Astuti
Solusi Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.085 KB) | DOI: 10.26623/.v17i1.1351

Abstract

ABSTRAK      Ini adalah penelitian yang dilakukan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi karyawan pada sebuah perusahaan. Obyek penelitian ini adalah PT Lang Jaya Makmur Semarang, perusahaan yang bergerak di bidang jasa, dengan menjadikan seluruh populasi yaitu 30 orang karyawan bagian teknisi mesin EDC BCA sebagai sampel dalam penelitian.      Dari hasil uji hipotesis dengan uji t ditemukan kalau hasil t hitung budaya organisasi sebesar 2, 493 > t tabel sebesar 2, 055 artinya budaya organisasi berpengaruh terhadap komitmen organisasi karyawan, sedangkan t hitung pengawasan – 0, 973 < 2, 055 artinya pengawasan tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasi, t hitung untuk motivasi intrinsik sebesar 2, 288 > 2, 055 artinya motivasi intrinsik berpengaruh terhadap komitmen organisasi, dan t hitung untuk motivasi ekstrinsik 3, 038 > 2, 055 artinya motivasi ekstrinsik juga berpengaruh terhadap komitmen organisasi karyawan.Kata kunci:          Budaya Organisasi, Pengawasan, Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, Komitmen Organisasi.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KONSIDERASI, DISIPLIN KERJA DAN ORIENTASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI BERPRESTASI (Studi Kasus Pada PNS Kecamatan di Kabupaten Grobogan) Wasitowati Wasitowati; Binti Khoiriyah
Solusi Vol 16, No 4 (2018): SOLUSI
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.879 KB) | DOI: 10.26623/slsi.v16i4.1666

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berdasarkan fenomena gap yang terjadi, dimana banyaknya kinerja PNSmengalami penurunan seperti kurang adanya kedisiplinan dalam melaksanakan tugas, dan haltersebut berhubungan dengan kurangnya pengawasan pemimpin, kurangnya pemahaman kepadapara karyawan untuk bekerja lebih berorientasi pada tanggungjawab dan ibadah, jika itu ditanamkanmaka akan muncul motivasi dalam diri karyawan untuk bekerja dengan baik dan benar. Populasi dalam penelitian ini adalah PNS yang bekerja dikantor kecamatan di kabupatenGrobogan. Sampel yang diambil sebanyak 75 Responden dengan menggunakan teknik proportionalsampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepemimpinan konsiderasi, Disiplin kerja, Orientasi kerja berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi dan kinerja pegawai. Motivasiberprestasi bukan merupakan variabel intervening di antara pengaruh kepemimpinan konsiderasidengan kinerja pegawai, disiplin kerja dengan kinerja pegawai, orientasi kerja dengan kinerjapegawai. Sehingga tanpa adanya motivasi berprestasi tetap bisa meningkatkan kinerja denganmemperbaiki pengawasan pemimpin terhadap bawahannya, memberikan contoh kedisiplinansehingga bawahan pun akan melaksanakan kedisiplinan dengan sendirinya. Kata Kunci : Kepemimpinan Konsiderasi, Disiplin Kerja, Orientasi kerja, Motivasi berprestasi,Kinerja.

Page 10 of 47 | Total Record : 465