cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 181 Documents
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA SANTRIWATI PONPES ALQURAN NURMEDINA DI PONDOK CABE TANGERANG SELATAN Sufiani Sufiani; Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.653 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v6i1.1-24

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan wujud dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada santriwati pondok pesantren Alquran Nurmedina di Pondok Cabe Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data diambil dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik bebas libat cakap, dan perekaman. Analisis data dengan cara mentranskripsikan, memilih, mengumpulkan, menandai, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terjadi alih kode yaitu alih kode intern sebanyak 18 kali dan alih kode ekstern sebanyak 7 kali dan campur kode yaitu campur kode berwujud kata sebanyak 20 kali, perulangan kata 1 kali, frasa sebanyak 7 kali, dan baster sebanyak 7 kali. Faktor yang melatar belakangi terjadinya alih kode banyak terjadi karena perubahan topik pembicaraan terjadi 7 kali, mitra tutur terjadi 11 kali, penutur terjadi 5 kali, dan hadirnya orang ketiga terjadi 2 kali. Sedangkan faktor yang melatar belakangi terjadinya campur kode banyak terjadi karena latar belakang kebahasaan terjadi 31 kali dan latar belakang sikap penutur terjadi 4 kali. Bahasa yang digunakan dalam peristiwa alih kode dan campur kode dalam penelitian ini adalah bahasa Jawa, Sunda, Medan, Palembang, Indonesia, Inggris, dan Arab. Kata kunci: Alih Kode, Campur Kode, Santriwati Ponpes Alquran Nurmedina, dan Sosiolinguistik.
BENTUK KETIDAKADILAN GENDER DALAM NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Aryani Aryani; Rerin Maullinda
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 2 (2019): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.227 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v7i2.78-86

Abstract

Abstrak Tulisan ini membahas ketidakadilan gender dalam naskah drama Mangir karya Pramoedya Ananta Toer yang menceritakan tentang Wanabaya atau pemimpin kerajaan Mangir yang memimpin anak buahnya untuk berperang dengan Mataram. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan feminisme terhadap ketidakadilan gender dalam naskah drama Mangir. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan feminism. Data dari penelitian ini berupa data verbal, paparan bahasa pernyataan tokoh berupa dialog, monolog, dan narasi yang ada dalam naskah drama Mangir karya Prmoedya Ananta Toer. Deskripsi pembahasan difokuskan pada naskah drama yang memunculkan adanya bentuk ketidakadilan gender dalam paham feminisme. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Berdasarkan data dan analisis data di atas, ditemukan beberapa bentuk ketidakadilan gender dalam naskah drama Mangir karya Pramoedya Ananta Toer, bentuk ketidakadilan gender tersebut berupa: Stereotipe (stereotipe terhadap rakyat jelata dan perempuan), Beban kerja (beban kerja terhadap rakyat jelata dan perempuan), kekerasa (fisik dan psikologi), dan subordinasi(subordinasi terhadap perempuan dan prajurit) Kata Kunci: Bentuk Ketidakadilan, Gender, Naskah Drama
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN NOVEL MIMPI BAYANG JINGGA KARYA SANIE B. KUNCORO Soleh Ibrahim
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 3, No 3 (2015): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.792 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v3i3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan gaya bahasa dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga dan (2) mendeskripsikan jenis gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitiannya adalah gaya bahasa dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan kata, frasa, klausa, dan kalimat yang di dalamnya terkandung gaya bahasa. Sumber data penelitian ini adalah narasi pengarang, percakapan atau dialog yang terdapat dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan teknik lanjutan pilah unsur penentu dan metode agih dengan teknik lanjutan dua bagi unsur langsung. Tokoh-tokoh dalam novel, yaitu Orien, May, Baron, Jingga, Igor, Bentang, Frangi, Jati, Bambu, Jasmin. Jingga sebagai tokoh utama merupakan tokoh yang mendominasi cerita dalam novel. Alur kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga, yaitu alur maju dan alur mundur. Latar kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga adalah di kawasan kota, yaitu rumah May dan Baron, rumah Orien, kantor, gedung, kantor Jingga dan Igor, rumah sakit, kawasan Pringsewu, stasiun, dan toko bunga. Penceritaan tokoh Jingga dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga berlangsung pada tahun 2009.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. 1).  Gaya bahasa yang digunakan dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga. 2). Jenis gaya bahasa yang digunakan dalam novel meliputi persamaan atau simile, personifikasi, erotesis, sarkasme, sinestesia, hiperbol, paradoks, hipalase, repetisi, ironi, sinisme, metafora, epitet, antonomasia, dan klimaks. Kata kunci: Gaya bahasa, jenis dan bentuk gaya bahasa, kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga.
ANALISIS TERJEMAHAN KALIMAT INTEROGATIF DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA PADA NOVEL ECLIPSE KARYA STEPHENIE MEYER Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.617 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji terjemahan kalimat interogatif dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia pada dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia yang dialihbahasakan oleh Monica Dwi Chresnayani. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kontrastif kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia dan (2) mendeskripsikan prosedur penerjemahan kalimat interogatif dalam dialog novel Eclipse karya Stephenie Meyer ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitia menunjukkan bahwa (1) banyak ditemukan kontrastif dalam pola struktur kalimat interogatif dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, bahasa Inggris struktur kalimat cenderung ditulis lengkap sedangkan dalam bahasa Indonesia, banyak unsur yang dibalik dalam susunan pertanyaan, (3) pada prosedur penerjemahan, terdapat beberapa prosedur, yaitu transposisi, reduksi, prosedur penerjemahan padanan budaya, prosedur penerjemahan perluasan, penerjemahan harfiah.Kata kunci: Penerjemahan Kalimat Interogatif, Analisis Kontrastif, Prosedur Penerjemahan, dan Novel.
PENERJEMAHAN FRASA NOMINA DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA (PENELITIAN ANALISIS ISI PADA NOVEL PERCY JACKSON AND OLYMPIANS: THE LIGHTNING THIEF KARYA RICK RIORDAN DITERJEMAHKAN OLEH FEMMY SYAHRANI) Rini DWI FEBRIANI
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 3, No 2 (2016): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.942 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v3i2.57-70

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerjemahan frasa nomina dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut. Pertama, data tentang frasa nomina dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 465 data. Kedua, pada penelitian ini ditemukan 6 bentuk pola tentang frasa nomina. Ketiga, kesepadanan terjemahan yang digunakan oleh penerjemah adalah kesepadanan formal dan kesepadanan dinamis. Keempat, Penggunaan strategi penerjemahan yang ditemukan ada 12. Kelima, pergeseran terjemahan yang ditemukan antara lain pergeseran, pergeseran unit, pergeseran kelas, dan pergeseran intra-system. Keenam, dari 465 temuan data, sebanyak 29 data mengalami penyimpangan terjemahan yang terjadi karena penambahan atau pengurangan informasi dari teks sumber ke teks sasaran. Kata kunci: Frasa Nomina, Kesepadanan Terjemahan, Strategi Penerjemahan, Pergeseran, dan Penyimpangan Terjemahan.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL SEPASANG BOLA MATA KARYA MAYSHIZA WIDYA Nelly Khoiriah Lubis; Suyatno Suyatno
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 1 (2019): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.656 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v7i1.48-59

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripiskan bentuk tindak tutur ilokusi pada novel Sepasang Bola Mata karya Mayshiza Widya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pisau analisis kajian pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur ilokusi pada novel Sepasang Bola Mata yaitu tindak tutur asertif ditemukan 12 data, tindak tutur ekspresif ditemukan 13 data, tindak tutur direktif ditemukan 6 data, tindak tutur komisif ditemukan 5 data, dan tindak tutur deklaratif ditemukan 4 data. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi ditemukan hanya dua, yaitu: tindak tutur langsung ditemukan 10 data, dan bentuk tindak tutur tidak langsung ditemukan 8 data. Tindak tutur langsung yang banyak ditemukan karena dalam novel Sepasang Bola Mata karya Mayshiza Widya tuturan antartokoh yang sering muncul adalah tuturan secara langsung dari pada tuturan secara tidak langsung. Kata Kunci: Tindak Tutur Ilokusi, Novel, dan Pragmatik
REGISTER LAPORAN PANDANGAN MATA KOMENTATOR SEPAKBOLA (Sebuah Kajian Sosiolinguistik) Dhafid Wahyu Utomo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.194 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v1i1.%p

Abstract

Football game commentator is one of the professions in the field of football game whose duty is to describe the process of the football match as well as to give  information around the game to the viewers. This research is aimed at studying linguistics or register variations which are more focused on the linguistic features and specific lexical meanings that appear. Data collecting is executed through listening method by employing recording as the primary technique and non- participated listening technique as the secondary technique. This research is able to identify four linguistic featuresand specific lexicons in term of the eye sight report register in commentator football match. The conclusion that can be derived is that the existence of commentator in a football game intends to enhance the attractive force of the game itself.         Key words: register, lingistic features, jargon.
PENGARUH KETERKAITAN KONTEN DENGAN GAMBAR YANG SESUAI DENGAN MAKNA YANG TERUNGKAP PADA PEMBELAJARAN BIPA Cut Nuraini
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.041 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v6i1.67-75

Abstract

ABSTRAKPenulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk memaparkan pengaruh dari keterkaitan antara konten dengan gambar yang dipilih dan dirancang sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) terhadap keberhasilan pembelajaran.   Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya minat pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) baiki  bagi calon pengajar maupun peserta didik dari Indonesia maupun turis asing. bahasa Indonesia saat ini semakin tersudutkan oleh bahasa asing di negaranya sendiri. Bahasa Indonesia semakin hari semakin dilupakan. Banyak istilah-istilah asing yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari pada setiap aspek kehidupan. Dengan perancangan media pembelajaran BIPA dalam bentuk deretan gambar yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Kesesuaian pemilihan gambar dengan nyanyian, juga membantu peserta didik dalam pemahaman pengenalan kata, jenis, dan fungsinya.Terbukti dengan tingkat semangat dan motivasi peserta didik yang tinggi serta kaktifan dlaam kegiatan pembelajaran, memicu hasil yang baik atas pemahaman serta pengaplikasian belajar Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA). Dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya penguasaan kosakata Bahasa Indonesia peserta didik serta bahasa baku dalam tindak tutur peserta didik, serta dapat dilihat dari banyaknya hasil belajar berupa karya-karya dari setiap materi pembelajaran. Kata kunci: Teknik, Media, Belajar, BIPA.
ANALISIS KONTRASTIF BENTUK VERBA BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA BERDASARKAN KALA DAN JUMLAH DALAM BERITA BBC DWI BAHASA (KAJIAN LINGUISTIK KONTRASTIF DAN PENERJEMAHAN) Tri Pujiati, S.S., M.M., M.Hum.
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 2, No 2 (2015): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.978 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

The research entitled “Contrastive Analysis of English and Indonesian Verb Based on Tenses and Numbers on BBC Bilingual (Study of Contrastive Linguistics and Translation). This research to contrast the verb form of English language and Indonesian language based on contrastive analysis. The researcer limits the study only on verb form based on tense, number, and also the equivalence of translation. This research using descriptive comparative. Data got from BBC Indonesia on October 2014.The result shows that verb in Indonesian language based on past tenses using ‘sudah/telah’ before verb. In English language there are suffixes on the verb by using –ed or have/has/had before verb 3. The form of verb based on present tense, Indonesian language uses ‘sedang’ before verb while English language uses suffixes -ing. Based on future tense, Indonesian language uses ‘akan’ while English uses ‘wil’l before verb 1. Based on number, there is no change whether the subject singular or plural in Indonesian language. Both of verb in Indonesian and Ebglish language has the same position in syntactica, it is after subject of the sentence. While it will be different in English language, verb changed based on singular or plural number in different tenses. Based on equivalence, the translator uses formal and dynamic equivalence on verb.  Key Words : Contrastive Analysis, Verb, Tense, Number, andEquivalence of Translation
KESEPADANAN TERJEMAHAN TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG DALAM NOVEL SHERLOCK HOLMES KARYA SIR ARTHUR CONAN DOYLE Nurul Fitriani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.008 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to obtain an overall view of translation equivalence of indirect speech acts from English to Bahasa Indonesia. This study used a qualitative approach using a content analysis method. The data used in this study is dialogues about indirect speech acts found in Sherlock Holmes novel written by Sir Arthur Conan Doyle. Findings of this study are as follows: First, the translation of indirect speech acts found are as many as 136 data. Second, the translation equivalences used are formal equivalence and dynamic equivalence. There are 47 data classified into formal equivalence, while the rest, 89 data are classified into dynamic equivalence.Keywords: Sherlock Holmes, equivalence, translation, indirect speech acts.

Page 2 of 19 | Total Record : 181