cover
Contact Name
Arni
Contact Email
jkoikomunismuh@gmail.com
Phone
+62811449192
Journal Mail Official
jkoikomunismuh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Kota Makassar, Prov. Sul-Sel 90221, Gedung Iqra Lantai 5, Prodi Ilmu Komunikasi
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO)
ISSN : 26563010     EISSN : 26563487     DOI : https://doi.org/10.26644/jko.v1i1.1769
Core Subject : Humanities,
Komunikasi organisasi, studi media, teknologi komunikasi, komunikasi interpersonal, iklan, komunikasi antarbudaya, strategi komunikasi, public relations, kajian organisasi publik dan bisnis.
Articles 121 Documents
Beauty influencer di Instagram terhadap Gaya Hidup Mahasiswi Universitas Islam Makassar Haerunnisa, Haerunnisa; N, Zohrah; Yusuf, Raidah Intizar
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Beauty influencer Di Instagram Terhadap Gaya Hidup Mahasiswi Universitas Islam Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kuantitatif dengan responden yang diambil dari mahasiswi  angkatan 2017 dan 2018 dari 9 fakultas dengan responden yang didapatkan dalam penelitian sebanyak 314 melebihi dari jumlah sampel yang dibutuhkan peneliti sebanyak 307 responden dari 1.329 populasi. Data didapatkan melalui kuisioner yang di bagikan peneliti dengan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS ver 25. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Beauty influencer mempengaruhi gaya hidup mahasiswi Universitas Islam Makassar sebesar 0,463 atau 46,3% yang dilihat dari nilai Adjusted R Square sedangkan sisanya 53,7% dipengaruhi oleh faktor lain. This study aims to determine the effect of beauty influencers on Instagram on the lifestyle of students at the Islamic University of Makassar. The type of research used is quantitative research with respondents drawn from students of class 2017 and 2018 from 9 faculties with 314 respondents in the study that exceeded the number of samples needed by researchers as many as 307 respondents from 1,329 populations. Data obtained through questionnaires distributed by researchers with data processing using simple linear regression analysis with the help of the SPSS ver 25 program. The results showed that Beauty influencers influenced the lifestyle of students at the Islamic University of Makassar by 0.463 or 46.3% as seen from the Adjusted R Square value, while the remaining 53.7% was influenced by other factors.Keywords: beauty influencer; instagram; lifestyle
Pola Komunikasi Interpersonal Antar Pembina dan Santri dalam Menanamkan Nilai-nilai Akhlak di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Ponre Waru Wulur, Meisil B.; Hoirunisa, Hoirunisa
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana pola komunikasi interpersonal terhadap peningkatan nilai-nilai akhlak di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Ponre Waru dan apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat komunikasi interpersonal antar pembina dan santri dalam meningkatkan nilai-nilai akhlak. Data diperoleh observasi langsung ke lapangan, wawancara yang melibabkan para santri dan pembina yang sebagai informan, dan studi dekumentasi dari buku-buku dan bahan lainnya yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa dalam prosesnya, penerapan pola komunikasi interpersonal terjadi melalui tiga macam bentuk, bentuk interaksi, bentuk sharing, bentuk konseling, bentuk wawancara. Penerapan Pola komunikasi interpersonal akan menjadi efektif jika dilakukan antara pembina dan santri. Pola yang digunakan digunakan yaitu dengan cara tatap muka, berlangsung secara continue dan pesan yang disampaikan bersifat terencana. Hambatannya meliputi interaksi antar pembina dan santri, motivasi dan nasehat serta adab dan etika santri. Pendukungnya meliputi keterbukaan santri dengan pembina, kebijaksanaanpembina dalam melakukan pembinaan yang baik kepada santri.This study aims to see how interpersonal communication patterns increase moral values in the Darul Arqom Muhammadiyah Ponre Waru Islamic Boarding School and what are the supporting and inhibiting factors for interpersonal communication between teachers and students in increasing moral values. Direct observation data into the field, interviews involving students and supervisors as informants, and study of documentation from books and other materials related to the subject matter. The results of this study indicate that in the process, the application of interpersonal communication patterns occurs through three kinds of forms; interactions, sharing, counseling, and interviews. The interpersonal communication patterns will be effective if it is carried out between the instructors and the students. The obstacles include the interaction between them, motivation and advice as well as santri manners and ethics. The supporters include the openness of the students to the instructors, the sermons of the instructors in providing good guidance to the students
Analisis Kinerja Fotografer Jurnalistik Di Kota Makassar Ama, Muhammad Idham
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5244

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kinerja fotografer jurnalistik di Kota Makassar adalah : (1) Untuk menganalisis pengaruh antara kemampuan kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik. (2) Untuk menganalisis pengaruh antara motivasi kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik. (3) Untuk menganalisis pengaruh antara fasilitas kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik, dan (4) Untuk menganalisis pengaruh antara kemampuan kerja, motivasi kerja dan fasilitas kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik, di Kota Makassar. Populasi sebanyak 40 fotografer yang berkerja di media cetak dan media online di Kota Makassar. Sampelnya tiga fotografer di Harian Tribun Timur dan lima fotografer di Harian Fajar. Beradasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik. Pengaruh antara kemampuan kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik adalah signifikan. (2) Tidak ada pengaruh antara motivasi kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik. (3) Terdapat pengaruh antara fasilitas kerja terhadap kinerja fotografer jurnalistik, dan (4) Kemampuan kerja, motivasi kerja, dan fasilitas kerja berpengaruh terhadap kinerja fotografer jurnalistik di Kota Makassar. The purpose of this study was to determine the performance of journalistic photographers in Makassar City: (1) To analyze the effect of work ability on journalistic photographer performance. (2) To analyze the effect of work motivation on journalistic photographer performance. (3) To analyze the effect of work facilities on the performance of journalistic photographers, and (4) To analyze the effect of work ability, work motivation and work facilities on the performance of journalistic photographers, in Makassar City. The population and sample of 40 photographers working in print and online media in Makassar City. Based on the results of data analysis, it can be concluded as follows: (1) There is an influence of work ability on the performance of journalistic photographers. The effect between work ability on journalistic photographer performance is significant. (2) There is no influence between work motivation on the performance of journalistic photographers. (3) There is an influence between work facilities on the performance of journalistic photographers, and (4) Work ability, work motivation, and work facilities affect the performance of journalistic photographers in Makassar City.
Manajemen Krisis dalam Penanganan Pemberitaan Negatif Oknum Anggota oleh Humas Polda Sulawesi Tengah Alfiyaty, Rizqy; Suriady, Israwaty; Maulana, Anugrah Cahya
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5245

Abstract

Maraknya pemberitaan negatif oknum anggota Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) membutuhkan penanganan serius guna menjaga citra lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen krisis yang dilakukan oleh Humas Polda Sulteng dalam menangani pemberitaan negatif oknum anggota. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus dengan empat (4) informan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta pengujian kesimpulan setelah melewati proses pengambilan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Humas Polda Sulteng menggunakan 6 (enam) langkah yaitu: 1. Identifikasi krisis dengan menurunkan Propam untuk melakukan investigasi dan mengklarifikasikan kepada satuan-satuan kerja Humas Polda Sulteng, 2. Pembentukan Tim Kehumasan Krisis (TKK) yang terdiri dari gabungan profesi dan pengamanan (Propam), Humas, Satuan Reserse Narkoba, dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas), 3. Analisa Krisis dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, mencari solusi langkah pemecahan masalah, dan terbuka dalam pemberitaan, 4. Penyusunan Alternatif Tindakan dilakukan Humas melalui klarifikasi, memberikan hak jawab, dan menyampaikan langkah yang telah diambil, kemudian melakukan pemberitaan kontra dengan menonjolkan prestasi dan tugas Polda Sulteng kepada media, 5. Implementasi kegiatan-kegiatan Polda Sulteng dengan melakukan konferensi pers, jumpa pers, news release dan kliping. Untuk publikasikan setiap kegiatan di kepolisian dengan mengunakan media sosial (Instagram, Twitter, Youtube, Facebook) dan publikasi internal Polda Sulteng yaitu Majalah Tribata News dan Majalah Simpotove, 6. Evaluasi yang dilakukan terkait kegiatan Kehumasan yang lebih terbuka dan manajemen media membuahkan hasil yaitu pemberitaan yang lebih seimbang utamanya dalam pemberitaan soal keputusan atau tindakan yang mereka ambil terhadap anggotanya. The rise of negative reports from members of the Central Sulawesi Police (Central Sulawesi) requires serious handling in order to maintain the image of the institution. This study aims to determine the crisis management carried out by the Public Relations of the Central Sulawesi Police in dealing with negative news by individual members. This type of research is qualitative with the type of case study research with four (4) informants using purposive sampling. Data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing and testing conclusions after going through the data collection process in the form of observation, in-depth interviews and documentation. The results showed that the Public Relations of the Central Sulawesi Police used 6 (six) steps, namely: 1. Identification of the crisis by lowering Propam to carry out investigations and clarify to Central Sulawesi Police Public Relations work units, 2. Formation of a Crisis Public Relations Team (TKK) consisting of a combination of professions. and security (Propam), Public Relations, Drug Research Unit, and Community Development Unit (Binmas), 3. Crisis analysis is carried out by identifying problems, looking for solutions to problem solving steps, and being open in reporting, 4. Preparation of alternative actions carried out by Public Relations through clarification, give the right of reply, and convey the steps that have been taken, then carry out counter reporting by highlighting the achievements and duties of the Central Sulawesi Regional Police to the media, 5. Implementing Central Sulawesi Regional Police activities by holding press conferences, press conferences, news releases and clippings. To publish every activity in the police by using social media (Instagram, Twitter, Youtube, Facebook) and internal publications of the Central Sulawesi Police, namely Tribata News Magazine and Simpotove Magazine, 6. Evaluations carried out related to more open public relations activities and media management yielded results, namely reporting which is more balanced, especially in reporting about the decisions or actions they take against their members.
Strategi Komunikasi dalam Penguatan Afirmasi Positif untuk Membangkitkan Kesadaran Anak-Anak di Sikola Mangkasara Yuliana, Yuliana; Hukmah, Anil
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5246

Abstract

Keadaan masyarakat di Kelurahan Rappokalling Makassar ditemukan kondisi perekonomian mayoritas adalah buruh harian, kuli bangunan dan bahkan ada yang bekerja sebagai pengumpul sampah. Pendapatan mereka tidaklah mencukupi. Hal inilah yang banyak mempengaruhi pola pemikiran anak dan angka putus sekolah di Rappokalling. Banyak masyarakat putus harapan hingga hadirnya Sikola Mangkasara, yang didirikan sejak 1 Januari 2008. Banyak program yang dicanangkan oleh lembaga tersebut, seperti salah satunya adalah kelas motivasi yang selalu rutin di laksanakan tiap bulannya, dalam hal ini pembelajaran yang diberikan tidak lain adalah memotivasi anak-anak dengan memberikan kalimat afirmasi, renungan tentang kehidupan,dan mengajarkan mereka menghargai dan bersyukur atas apa yang mereka miliki. Hal tersebut mendorong peneliti untuk mengetahui dan memahami secara mendalam bagaimana proses belajar anak, melahirkan dan membentuk karakter melalui afirmasi positif, ataupun pelatihan lainnya yang selalu diberikan oleh pembina Sikola Mangkasara. Dari hasil penelitian tentang Strategi Komunikasi Dalam Penguatan Afirmasi Positif Untuk Membangkitka Kesadaran Anak-Anak Sikola Mangkasara, ditemukan bahwa Strategi komunikasi penguatan afirmasi positif  yang digunakan oleh Sikola Mangkasara untuk membangkitkan kesadaran anak-anak adalah mengenal khlayak,menyusun pesan,menetapkan metode, dan pemilihan media komunikasi. Hal yang mempengaruhi dalam penguatan afirmasi positif untuk membangkitkan kesadaran anak-anak di Sikola Mangkasara ada dua yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat, dari segi faktor pendukung yaitu tidak dipungut biaya, diberikan bantuan beasiswa tiap bulannya,adanya aturan yang harus mereka patuhi sehingga mendorong mereka berhasil,sebagaian besar pendidik dari alumni Sikola Mangkasara,adanya pelatihan pembentukan karakter positif. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya yaitu latar belakang ekonomi keluarga, karakteristik  peserta didik yang berbeda-beda,tingkat kemalasan,kondisi lingkungan mereka yang kurang mendukung. The condition of the people in Rappokalling Village, Makassar, found that the majority of the economic conditions are daily laborers, construction workers and some even work as garbage collectors. Their income is not sufficient. This has largely influenced children's thinking patterns and the dropout rate at Rappokalling. Many people gave up hope until the presence of Sikola Mangkasara, which was founded on January 1, 2008. Many programs have been launched by the institution, such as one of which is a motivation class which is always held regularly every month, in this case the learning provided is none other than motivating children. children by giving affirmations, reflections about life, and teaching them to appreciate and be grateful for what they have. This encourages researchers to know and understand in depth how the child's learning process, giving birth and shaping character through positive affirmations, or other training that is always provided by the Sikola Mangkasara coach. From the results of research on Communication Strategies in Strengthening Positive Affirmations to Raise the Awareness of Sikola Mangkasara Children, it was found that the communication strategies for strengthening positive affirmations used by Sikola Mangkasara to raise children's awareness were recognizing khlayak, composing messages, establishing methods, and selecting media. communication. There are two things that influence the strengthening of positive affirmations to raise awareness of children in Sikola Mangkasara, namely two supporting factors and inhibiting factors, in terms of supporting factors, namely free of charge, given monthly scholarship assistance, there are rules that they must obey to encourage them to succeed , most of the educators are from Sikola Mangkasara alumni, there is training on positive character building. Meanwhile, the inhibiting factors are the economic background of the family, the different characteristics of students, the level of laziness, and their unsupportive environmental conditions.
Pewacanaan Pemindahan Ibukota Negara Pada Program Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne Faidah, Nurul; Alamsyah, Alamsyah; Astrid, A Fauziah
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 1 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v1i2.5247

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui struktur wacana dan pewacanaan pada program Indonesia Lawyers Club TVOne Episode “Perlukah Ibukota Dipindahkan?”. Hasilnya,  pewacanaan tidak hanya tampak pada penggunaan kalimat, kata ganti, leksikon, atau metafora. Namun, tampak pada beberapa narasumber yang terlihat lebih mengarah pada kontra rencana presiden ini, terlihat dari beberapa dialog narasumber yang menjelaskan secara rinci bahwa Negara kita sedang dalam masa yang tidak baik-baik saja untuk melakukan rencana sebesar ini. This study aims to determine the structure of discourse and discourse on the Indonesia Lawyers Club TVOne Episode program “Should the Capital be Moved?”. As a result, discourse does not only appear in the use of sentences, pronouns, lexicons, or metaphors. However, it appears that some sources seem to be more towards the counter-plan of the president, it can be seen from a number of resource dialogues explaining in detail that our country is in a bad state to carry out a plan of this magnitude. 
Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Uang Panai’ Perkawinan di Kelurahan Maccini Parang Kecamatan Makassar Kota Makassar Hikma, Nur; Umar, M. Amin
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v4i1.15829

Abstract

Eksistensi uang panai’ dalam kehidupan masyarakat pada zaman sekarang ini, menimbulkan dua persepsi yang berbeda. Di satu pihak ada seruan agar uang panai’ tetap dipertahankan karena merupakan budaya yang memiliki makna dan nilai simbolis yang sangat berarti bagi kehidupan manusia. Di pihak lain, ada pendapat yang tidak menyetujui adanya praktek uang panai’, dan perlu dibuat pembaharuan karena dipandang sudah melenceng dari tujuan uang panai’ yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Uang Panai’ Perkawinan Di Kelurahan Maccini Parang Kecamatan Makassar Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yakni suatu bentuk penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran umum sebagai macam data yang dikumpul dari lapangan secara objektif dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara terhadap sejumlah informan. Analisis data dengan menggunakan model analisa interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Uang Panai’ Perkawinan Di Kelurahan Maccini Parang Kecamatan Makassar Kota Makassar masih kurang menyatu. Hal tersebut dikarenak oleh faktor: (1) Pola komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan uang Panai' dalam perkawinan di kelurahan Maccini Parang Kecamatan Makassar kota Makassar yaitu ditemukan penerapan pola-pola komunikasi dan masyarakat lebih mayoritas menerapkan pola komunikasi tak seimbang terpisah yaitu orang tua mendominasi mengeluarkan pernyataan dan mengambil keputusan. (2) Faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan uang Panai' dalam perkawinan di Kelurahan Maccini Parang Kecamatan Makassar Kota Makassar yaitu dengan faktor keturunan, faktor tingkat pendidikan dan faktor ekonomi.
Gerakan Komunikasi Dakwah Digital Muhammadiyah di Kalangan Pemuda Milenial di Kelurahan Salaka Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar Rajuddin, Rajuddin; Tahir, Muh.
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v4i1.15830

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu faktor yang menentukan pencapaian tujuan dalam menyampaikan pesan. Komunikasi dinilai memiliki pengaruh dalam prosesnya dengan berbagai media yang di gunakan termasuk dalam komunikasi dakwah sebagai media dalam menyampaikan pesan agama secara media digital. Berdasarkan hal tersebut, kajian penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan Gerakan Komunikasi Dakwah Digital Muhammadiyah di Kalangan Pemuda Milenial di Kelurahan Salaka Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan dan menjelaskan Gerakan Komunikasi Dakwah Digital Muhammadiyah di Kalangan Pemuda Milenial di Kelurahan Salaka Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar. Data penelitian dikumpul dengan menggunakan instrumen berupa wawanacara dan dokumentasi. Adapun beberapa faktor dari hasil penelitian ini 1. Gerakan Komunikasi Dakwah Digital di jadikan sebagai subjek utama yang harus mampu berperan besar tentu konsep yang kekinian, dakwah para pemuda medsos justru lebih menargetkan dakwahnya pada kalangan muda-mudi tentunya dalam berbagai hal keagamaan termasuk pola perubahan tingkah laku, sikap moral dan mental. 2. Hubungan sosial pesan dakwah digital harus mampu di arahkan oleh pemuda adalah untuk mempengaruhi tiga aspek perubahan diri, yaitu perubahan aspek pengetahuan, Aspek sikap dan aspek prilaku. 3. Strategi dakwah segi sarana dan prasarana dalam hal ini adalah media dakwah yang digunakan harus mengatasnamakan suatu lembaga yang resmi, memperjelas sumber referensi dan membuat konten atau di masukkan dalam media yang di gunakan sehingga dapat di lihat kapan dan di mana saja.
Interaksi Simbolik Kajang Dalam pada Upacara Kematian di Kabupaten Bulukumba N, Nurul Fauzia; Arni, Arni
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v4i1.15831

Abstract

Tradisi kematian untuk mengungkapkan tradisi upacara kematian pada masyarakat suku kajang jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode antropologi budaya, pendekatan budaya, pendekatan sosiologi dan pendekatan agama, selanjutnya metode pengumpulan data. Tujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi simbolik masyarakat kajang dalam pada upacara adat kematian dikabupaten bulukumba penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upacara tradisi kematian pada masyarakat kajang Dalam merupakan rangkaian prosesi adat yang harus dilakukan karena sudah menjadi tradisi, Akan tetapi dalam proses pelaksaanya telah mengalami pembaruan dan bahkan perubahan di dalamnya setelah datang Islam.
Komunikasi Antar Budaya Etnis Bugis Makassar dengan Etnis Tionghoa di Pasar Bacan Makassar Dayyana, Syahniar; Syarif, Ahmad
Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO) Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jko.v4i1.15832

Abstract

Petunjuk Komunikasi antar budaya merupakan komunikasi yang di lakukan oleh orang-orang yang memiliki kebudayaan berbeda. Hal ini yang terjadi di Pasar Bacan Makassar.Komunikasi antar budaya etnis bugis Makassar dengan Etnis Tionghoa di Pasar Bacan Makassar begitu lancar dan interaksi dapat berjalan dengan baik keduanya mampu untuk saling menerima. Tujuan Penelitian untuk mengetahui komunikasi antar budaya yang diterapkan oleh etnis Bugis Makassar dengan etnis Tionghoa dan untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung dan penghambat etnis Tionghoa dengan etnis Bugis Makassar dalam berkomunikasi di Pasar Bacan. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu jenis Kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa perbedaan terhadap budaya dan komunikasi antara etnis Bugis Makassar dengan etnis Tionghoa dari segi bahasa yaitu kedua etnis memiliki logat berbicara tersendiri. Kepercayaan pada etnis Tionghoa menganut kristen dan konghucu etnis Bugis Makassar mayoritas islam, Nilai kebudayaan etnis Tionghoa yaitu carilah dan engkau akan mendapatkan, dan carilah itu dari dalam diri yang berarti tidak mudah putus asa, nilai kebudayaan etnis Bugis Makassar yaitu abbulo sibatang dan sipakatu yang berarti bekerja bersama dan bahu membahu untuk saling membantu. persepsi yang muncul di Pasar Bacan bahwa etnis Bugis Makassar di kenal dengan sikap gotong royong dan rasa empati yang tinggi sedangkan etnis Tionghoa di kenal dengan pekerja keras dan ulet. Faktor pendukung antara lain lingkungan yang baik, sikap saling menerima perbedaan, kemampuan beradaptasi. Sedangkan faktor penghambat antara lain stereotipe, etnosentrisme, homofili dan heterofili yang muncul akibat perbedaan interpretasi dalam komunikasi antar budaya serta persamaan derajat, status dan pendidikan harus dipertimbangkan.

Page 11 of 13 | Total Record : 121