cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 244 Documents
ANALISIS DEKADENSI MORAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN PPKN DI SMP AISYIYAH MUHAMMADIYAH 3 KOTA MALANG Nurcahya, Dea Kantri
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk dekadensi moral dalam proses pembelajaran PPKn; (2) faktor penyebab terjadinya dekadensi moral; dan (3) cara mengatasi dekadensi moral. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Malang dari Agustus 2018 sampai April 2019. Subjek penelitian antara lain Guru BK, Guru PPKn dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap akhir adalah menguji keabsahan data dengan prosedur Triangulasi Teknik. Hasil penelitian (1) Berupa telat, ramai, tertidur, tidak mendengarkan guru, mencontek, kurang disiplin, kurang sopan, terlambat mengumpulkan tugas. (2) Faktor penyebab yakni faktor global dan faktor spesifik, faktor global meliputi faktor cari perhatian, broken home, latar belakang keluarga menengah kebawah, pergaulan, globalisasi, sedangkan faktor spesifik yakni faktor saling menggoda siswa, tidak membawa buku pelajaran, malas dan kurang semangat, dan jam pelajaran yang salah. (3) Solusi mengatasi dekadensi moral yaitu guru menasehati siswa, siswa diberikan hukuman yang bersifat mendidik, dan apabila sudah terlampau fatal siswa diajak berembuk dengan guru disertai campur tangan BK dan Wali Kelas setelah itu diselesaikan dengan Kepala Sekolah dan siswa disuruh shalat taubat.
PERANAN PANTI ASUHAN PUTRI MUHAMMADIYAH KOTA PROBOLINGGO DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KARAKTER Maula, Deniarika Alifiani; Zuriah, Nurul; Widodo, Rohmad
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peranan panti asuhan putriMuhammadiyah Kota Probolinggo dalam menumbuhkan nilai?nilai karakter; (2) faktor pendukung dan penghambat; dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang muncul. Fokus pada penelitian ini adalah nilai-nilai karakter religius dan mandiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian yakni di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Kota Probolinggo. Prosedur penelitian terdiri dari tahapan pra penelitian, pelaksanaan, dan analisis data. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data terdiri dari empat alur kegiatanyaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berprinsip pada rujukan, pedoman, dan acuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Anak diberikan kegiatan yang beragam setiap harinya mulai dari subuh sampai malam. (2) Faktor pendukung yakni keuangan panti, keterlibatan pengurus panti yang maksimal, fasilitas sarana dan prasarana, dan kegiatan anak. Faktor penghambat yakni sumber daya manusiaminim, karakter anak, anak pernah pulang malam, kesenjangan, keadaan anak, dan kegiatan lain diluar panti. (3) Solusi mengatasi hambatan yang muncul yakni diperlukan SDM yang kompeten, selalu sabar menghadapi anak, pembinaan anak, memotivasi anak, bertatap muka, dan diistiqomahkan.
BACK METTER Matter, Back
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.10164

Abstract

ANALISIS DAMPAK PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DI SMAN 1 BALAURING LEMBATA NTT Pattipeilohy, Adnan; Yusuf, Nurbani; Handayani, Trisakti
Jurnal Civic Hukum Vol 3, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8653

Abstract

ABSTRAKUsaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif pengembangkan potensi yang dimiliki seperti kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, dan memiliki akhlak mulia. Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtra tidak mudah tanpa keterlibatan pendidikan politik yang efektif.Pendidikan Politik yang efektif ialah mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Hak dan Kewajibannya dalam Bidang Politik. Hal demikian yang ditanamkan pada Pemilih Pemula khususnya Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Omesuri Balauring. Bukan hanya memberikan kesadaran akan Hak dan kewajibannya dalam momentum Demokratis Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati pada 15 Februari 2017 lalu tetapi juga memberikan pemahaman untuk menjadi Pemilih Cerdas yang tidak Dekriminatif kedaerahan dan Kesukuan ataupun sentiment Agama tetapi berdasarkan kemampuan memimpin tawaran visi misi yang ditawarkan para calon Bupati dan wakil bupati Lembata periode 2017 - 2022. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah sebagai berikut: 1) Menjelaskan bentuk-bentuk pendidikan politik pada pemilih pemula yang dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan kecamatan pada pemilih pemula di SMAN 1 Balauring Kabupaten Lembata. 2) Mendeskripsikan dampak pendidikan politik yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan pada pemilih pemula di SMAN 1 Balauring Kabupaten Lembata. Penilitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif kualitatif. Dimana peneliti terjun langsung untuk menggali informasi terkait dengan judul dari penelitian. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Adapun informasi yang perlu digali informasinya adalah pemilih pemula SMAN 1 Balauring dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Pendidikan politik yang menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata yang dilaksanakan di sekolah-sekolah salah satunya SMAN 1 Balauring, melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Omesuri dilakukan dengan metode sosialisasi pemilih pemula dengan sasaran Siswa-siswi SMAN 1 Balauring dengan kisaran umur 17 Tahun keatas dengan metode penyampaian ke kelas-kelas layaknya metode pengajaran biasa dan melalui alat bantu ajar yaitu bahan tayang materi tentang kepemiluan yang disampaiakan oleh KPU dan PPK. Materi yang disampaikan antara lain: Pengertian umum tentang Pemilu, Pemilih Pemula, syarata-syarat menjadi pemilih, dan PPK juga menyampaikan tentang kategori pemilih cerdas yang memilih berdasarakan kemampuan kepemimpinan, visi dan misi yang ditawarkan oleh calon Bupati dan Wakil Bupati. 2) Tujuan dari adanya pendidikan politik oleh KPU dan PPK adalah selain memberikan kesadaran akan hak yang dimiliki oleh pemilih pemulah juga untuk menekan angkah golongan putih (Golput). Melalui wawancara yang dilakukan oleh peneliti, adapun dampak dilihat dari respon Siswasiswi setelah adanya sosialisasi atau pendidikan politik oleh PPK yaitu kesadaran untuk hadir dan ikut memilih pada tanggal 15 Februari 2017.Kata Kunci : Pendidikan, Politik, Efektif, Tujuan, Pemilih, Pemilih Pemula, Cerdas, Pemimpian,bupati, wakil bupati. ABSTRACTThe enterprises are conscious and planned to realize learning atmosphere and learning process so that students are actively developing the potential possessed such as spiritual strength, self-control, personality, intelligence, and have good morale. To realize it is not easy without effective political education. It is education to given understanding to the public about rights and obligations in the political field. That things should be instilled in the novice voter especially student of SMA Negeri 1 Balauring. It is not only about provides awareness of his rights and obligations in the election of regents and vice regents on 15 February 2017,but provide an understanding to be an intelligent voter who does not decriminate regionalism or ethnic or religious sentiments but based on the leadership ability and vision of the mission offered by candidates for the period 2017-2022.The purpose of this research is: 1). To explains the forms of political education in novice voters that conducted by the district election committee on the novice voters in SMA Negeri 1 Balauring Kabupaten Lembata. 2). To describe the impact of political education undertaken by the district election committee on the novice voters in SMA Negeri 1 Balauring Kabupaten Lembata. this research used qualitative descriptive research technique. For this case researchers go directly to search for information related to the title of the research. The technique to collected data is interview, observation and documentation. Any information that needs to be searched is the novice voter in SMA Negeri 1 Balauring and a member of Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).Based on the research results obtained the following results: 1). the political education which is the responsibility of the Komisi Pemilihan Umum (KPU) is implemented in the schools of one of the SMA Negeri 1 Balauring, through Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Omesuri is done with the method of socialization of novice voters with the target students of SMA Negeri 1 Balauring with the age range of 17 years and over with the method of delivering to the classroom as usual teaching methods and through teaching aids that material about the election submitted by KPU and PPK. The material presented is general understanding of elections, novice voters, voter conditions, and PKK also presented about the intelligent voter category that chooses based on leadership ability, vision and mission offered by candidates. 2) the purpose of political education by KPU and PKK is reduce the number of voters who do not vote (Golput). Through interviews conducted by the researchers obtained the results of the impact of student responses after the socialization or political education by PPK is the awareness to attend and vote on 15 February 2017.Keyword: Education, Political, Effective, Purpose, Votes, Novice voters, Intelligent, leader, Regents, Vice Regents
BACK METTER Matter, Back
Jurnal Civic Hukum Vol 4, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.10571

Abstract

PERAN GURU PPKN DALAM MENGEMBANGKAN NILAI-NILAI WAWASAN KEBANGSAAN DAN RASA CINTA TANAH AIR Hanipasa, Rani Asmara; Widodo, Rohmad; Zuriah, Nurul
Jurnal Civic Hukum Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v2i1.9901

Abstract

Nationality insight and love to the country shows an individual in understandinghis Nations and country. Target of this research is: (1) to know and describe Pancasila and Citizenship teacher?s role in developing nationality insight and love to the country by is state SMP 3 Malang, (2) to konow and describe of supporter factors and inhibiting factors in developing nationality insight dan love to the country by is state SMP 3 Malang, (3) to know and describe solution what can be gone through to overcome constraint factors in developing nationality insight and love to the country in state SMP 3 Malang. Based on that research hence researcher done observation in state SMP 3 Malang. Interview with principal, teacher of PPKn, and student of state SMP 3 Malang that furthermore so called as informant, and alco conduct documentation.The research concludes that: (1) Teacher?s role in developing nationality insight and love to the countryto students is by giving examples and direction and motivation (2) all supporting factors comes from all teachers, parents, students and school facility is truly supported. Inhibiting factors come from the students themselves. Their age less mature, old teachers commonly make assessment only from cognitive aspect (3) Solution is by supporting Students Organization (OSIS), all teachers keep learning andexploring curriculum further.
PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI MELALUI HABITUS KETELADANAN DI SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL YOGYAKARTA Kurniawan, Moh Wahyu; Setiyowati, Rini
Jurnal Civic Hukum Vol 3, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7729

Abstract

AbstrakPenelitan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang habituasi atau pembiasaan nilai-nilai pendidikan antikorupsi di sekolah dengan basic islamic boarding school. Metode penelitian menggunakan pendektaan kualitatif dengan metode fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di SMP Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru, pembina ekstrakulikuler, pembina asrama serta siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai pendidikan antikorupsi melalui keteladan dapat dilakukan secara holistik baik melalui pembelajaran, ekstrakulikuler maupun pembiasaan di asrama. Pendidikan antikorupsi sebagai pendidikan akan nilai kedepannya harus mendapatkan penangan yang serius untuk membangun generasi antikorupsiKata Kunci: Pendidikan antikorupsi, Boarding School.AbstractThis research aims to provide an overview of the integration strategy of anticorruption education in schools on the basis of islamic boarding school. The research method uses kualtitatif approach with phenomenological method. This research was conducted in SMP Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta. The informants ie principals, teachers, extracurricular builder, builder dormitories, and students. collecting data through interviews, observation and documentation. The results showed that the integration of anti-corruption education is done through habituation in a dormitory, habituation through extracurricular activities, as well as familiarity with the culture of the school. Anti-corruption education as the future value of education will have to get serious treatment in order to build the next generation of anti-corruption.Keywords: Anti-corruption education, Boarding School 
KETERLIBATAN WARGA NEGARA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN MELALUI PRODUKSI GULA AREN Wadu, Ludovikus Bomans; Ladamay, Iskandar; Bandut, Stanislaus
Jurnal Civic Hukum Vol 5, No 1 (2020): Mei 2020 (IN PRESS)
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v5i1.11476

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan keterlibatan warga Negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui program produksi  gula aren. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian menunjukan bahwa bentuk keterlibatan warga Negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui produksi gula aren terbagi dalam dua tahap penting yang antara lain (1) penguatan dalam tahap persiapan yang meliputi pencarian kayu api, pengambilan nira, pembuatan gula aren dan pengemasan sedangkan (2) penguatan dalam tahap pengelolaan yang meliputi pemasaran gula aren dan juga dari segi kebutuhan, masyarakat memanfaatkan gula aren sebagai barang konsumsi setiap hari. Melalui kegiatan ini warga negara terlibat dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksudkan adalah pembangunan didalam bidang ekonomi dengan sasaran utamanya adalah terciptanya pertumbuhan ekonomi masyarakat dan tersedianya lapangan pekerjaan.
PELEMBAGAAN PARTAI POLITIK: STUDI PADA PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI) KOTA BANDUNG TAHUN 2019 Suryana, Nanang
Jurnal Civic Hukum Vol 5, No 1 (2020): Mei 2020 (IN PRESS)
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v5i1.10677

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pelembagaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung. Penelitian ini didesain dengan menggunakan metode kualitatif. Bertolak dari kerangka teoritik pelembagaan partai politik, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yang berfokus pada empat derajat pelembagaan. Hasil penelitian memperlihatkan derajat kesisteman (systemness) dalam proses pelembagaan di tubuh PSI Kota Bandung masih jauh dari kata ideal. Faktor-faktor seperti penggunaan aturan, prosedur, dan mekanisme yang disepakati dan ditetapkan dalam konstitusi partai belum mampu diterjemahkan PSI Kota Bandung dalam menajemen keorganisasian. Di level derajat identitas nilai (value infusion), PSI Kota Bandung konsisten mengusung nilai yang menjadi landasan partai. Namun, secara prakis beberapa narasi yang diusung partai tidak terlalu mendatangkan insentif secara elektoral. Di level decisional autonomy, kondisi PSI Kota Bandung yang hanya mengandalkan sumber pembiayaan partai dari sumber internal, kendati kondisi ini memberikan keleluasaan dan derajat otonomi suatu partai dalam pembuatan keputusan, namun keterbatasan kemampuan keuangan berdampak pada efektifitas jalannya organisasi. Di level value infusion, narasi dan isu yang dibawa parrtai menjadikan mereka dekat dengan segmen pemilih dari kelompok minoritas, baik dari kelompok keagamaan maupun etnis. Di level keempat (reification), diferensiasi identitas yang dibawa partai nampak belum membumi di tengah publik Kota Bandung.  Kata Kunci: Partai Politik, Pelembagaan, PSI.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA N 1 PACET Setiyowati, Rini; Kurniawan, Moh. Wahyu
Jurnal Civic Hukum Vol 5, No 1 (2020): Mei 2020 (IN PRESS)
Publisher : Civic Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v5i1.11151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar PPKn, Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pacet Kabupaten Mojokerto tahun pelajaran 2016/2017 kelas X semester satu. Desain penelitian berupa Pretest-posttest control group design. Subjek penelitian/responden terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 33 orang kelas eksperimen 1, 34 orang kelas eksperimen 2, dan 31 kelas kontrol, hal ini didasarkan kelas tersebut memiliki tingkat kognitif yang sama, sehingga total populasi berjumlah 98 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk mengetahui hasil belajar PPKn dan angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn dengan hasil signifikasi sebesar 10,933 lebih besar dari 3,09; (2) terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn dengan hasil signifikasi sebesar 32,737 lebih besar dari 3,09; (3) terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn dengan hasil signifikasi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p= 0,000 < 0,05); dan (4) terdapat model yang paling efektif dalam pembelajaran PPKn yaitu model pembelajaran berbasis masalah ditujukkan dengan hasil gain score motivasi belajar sebesar 0.35 dalam kategori sedang dan didukung hasil gain score pada hasil belajar siswa sebesar 0.37 dalam kategori sedang, sedangkan model pembelajaran inquiri dan model konvensional masuk dalam kategori rendah.

Page 7 of 25 | Total Record : 244