cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2016)" : 27 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Erna Suhartini; Z. A. Imam Supardi; Rudiana Agustini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p892-902

Abstract

The purpose of this research is producing physics learning material through guided inquiry model with Mind Mapping technique that valid, practical, and effective to improve comprehension of concept and creative thinking ability of student in junior high school. The development of learning material used the Kemp model and was try outed in class VII of SMP Al Azhar Syifa Budi Samarinda, second semester in academic year 2013/2014 with One-Group Pretest-Posttest Design. The data collection used observation method, test, and quetionnaires. The data analysis techniques used quantitative descriptive analysis. The results of this research are: 1) Learning material developed has a valid category; 2) The practicality of learning material in terms of a good category in feasibility of lesson plans and the students activities in accordance with steps of guided inquiry model with Mind Mapping technique; and 3) The learning material effectiveness in terms of: (a) Improving students comprehension of concept seen from the N-gain score with high category; (b) Improving creative thinking ability of student by getting the N-gain score with high category; and (c) The students responds toward material and implementation of learning are very positive. Its conclusion that the learning material through guided inquiry model with Mind Mapping technique are decent to improve comprehension of concept and creative thinking ability of student in junior high school. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model inkuiri terbimbing berbantuan teknik mind mapping  yang valid, praktis dan efektif (layak) untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Kemp dan diujicobakan di kelas VII SMP Al Azhar Syifa Budi Samarinda semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model inkuiri terbimbing berbantuan teknik mind mapping; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan penguasaan konsep siswa yang terlihat dari N-gain dengan kategori tinggi; (b) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang terlihat dari N-gain dengan kategori tinggi;  dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Simpulan dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing berbantuan teknik mind mapping yang dikembangkan layak untuk meningkatkan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA SMP BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Rohmatus Syafiah; Tukiran Tukiran; Fida Rachmadiarti
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p903-910

Abstract

This research aimed to describe the teaching materials feasibility of IPA based on scientific approach with guided inquiry learning model. This research had been done in three phases, that are creating the teaching materials, validating and doing  revision, and verifying them at learning activity in class with one group pretest-posttest design. Techniques for collecting data was conducted through questionnaires, validation, observation, and test. Techniques for analyzing data used descriptive qualitative. The result of research showed that (1) the feasibility of teaching materials based on scientific approach with guided inquiry learning model of IPA that consist of syllabus,  lesson plan, student book, student worksheet and  the learning outcome test gained 4.89; 4.72; 4.81; 4.79; and 4.51 respectively that are categorized as valid. (2) The implementation of this lesson plan at two meetings in VII-A and VII-B class is categorized as good with average minimal scores 4.00 and got 94% in minimal percentage of agreement aspect; (3) Working in a group was the most dominant student activity at two meetings at VII-A and VII-B classes with average frequency of two meetings, observed are 19 and 10 times (VII-A class), and 18 and 10 times (VII-B class); (4) The learning outcomes that can be analyzed by calculating classical masteries at the first and second meetings on multiple choice and essay are 95.5%; 100%; 91%; 95% (VII-A class); and 91%; 86%; 91%; and 91% (VII-B class) respectively, and (5) Students gave the positive response to the learning process using teaching materials of IPA based on scientific approach with guided inquiry model with average score to be 3.3 (VII-A class) and 3.4 (VII-B class). Based on the result of the analyzed data, it can be concluded that the teaching materials of IPA based on scientific approach with guided inquiry model which had been developed was feasible to be used. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran IPA SMP berbasis pendekatan saintifik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap mengembangkan perangkat pembelajaran, tahap validasi dan revisi, dan tahap uji coba dalam pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dengan angket, validasi, pengamatan, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, buku siswa, LKS, dan tes hasil belajar masing-masing diperoleh hasil 4,89; 4,72; 4,81; 4,79; dan 4,51 dengan kriteria valid. (2) Keterlaksanaan RPP pada dua pertemuan di kelas VII-A dan VII-B mendapatkan kriteria baik dengan skor rata-rata minimal 4,00 dan rata-rata persentase kesepakatan antara dua pengamat minimal 94%; (3) Frekuensi aktivitas siswa yang paling dominan pada dua pertemuan di kelas VII-A dan VII-B adalah bekerja dalam kelompok dengan frekuensi pengamatan rata-rata pada kedua pertemuan berturut-turut 19 dan 10 kali (kelas VII-A), dan 18 dan 10 kali (kelas VII-B) (4) Hasil belajar siswa yang dilihat dari  ketuntasan klasikal pada pertemuan pertama dan kedua pada soal PG dan uraian berturut-turut sebesar 95,5%; 100%; 91%; 95% (kelas VII-A); dan 91%; 86%; 91%; dan 91% (kelas VII-B), dan (5) Respon positif siswa terhadap pembelajaran IPA berbasis pendekatan saintifik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan nilai rata-rata 3,3 (kelas VII-A) dan 3,4 (kelas VII-B). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis pendekatan saintifik dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang telah dikembangkan layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MODEL QUANTUM TEACHING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Mella Mutika Sari; Tjandra Kirana; Muslimin Ibrahim
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p911-919

Abstract

A research that has purpose to develop science learning material on pollution matter based on Quantum Teaching model to try student creative thinking skills had been done, it was done in two phase, namely learning material development phase with 4D model from Thiagarajan and try out on 30 junior high school students in class with pretest-posttest design. Data analysis with qualitative and quantitative descriptive. Validation analysis result of learning materials were valid with average of reliability 90,57%  and 80,95% in average of implementation reliability. Test of student achievement on knowledge competency was analyzed by N-Gain. It showed increasing (0,88), average of student skill competency was 3,86 (A-) and student attitude competency was excellent. Student creative thinking skills in the beginning of learning were  42,67% with fair category and in the closing of learning were 70,12% with creative category. Based on research result , it can be concluded that science learning materials on pollution matter based on Quantum Teaching model that had been developed were proper and can be used to try student creative thinking skill of junior high school. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran IPA  materi pencemaran lingkungan yang berorientasi model Quantum Teaching untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa, yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat pembelajaran dengan model 4-D dari Thiagarajan dan diuji coba pada 30 siswa SMP kelas VII dengan pretest-posttest design. Analisis data secara deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil analisis validasi perangkat pembelajaran valid dengan rata-rata reliabilitas 90,57% dan reliabilitas keterlaksanaan pembelajaran 80,95%. Tes hasil belajar siswa pada kompetensi pengetahuan dianalisis menggunakan N-Gain mengalami peningkatan (0,88), rata-rata kompetensi keterampilan siswa 3,86 (A-), dan kompetensi sikap siswa sangat baik. Kemampuan berpikir kreatif siswa pada awal pembelajaran sebesar 42,67% dengan kategori cukup kreatif dan di akhir pembelajaran sebesar 70,12% dengan kategori kreatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA pada materi pencemaran lingkungan berorientasi model Quantum Teaching yang dikembangkan layak dan dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa SMP.
VALIDASI PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN CERMIN Dir Indarmaji; Endang Susantini; Tjipto Prastowo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p920-923

Abstract

This research aimed to produce science learning material guided inquiry base a feasible to practice problem solving skills on topic mirror. The learning material was tested to VIII grade students of SMPN 1 Sedati Sidoarjo of the academic year 2014/2015. This research was one which used 4-D model development that was modified 3D (dissemination stage is not done). The test device used one group pretest-posttest design. Result of the research showed validity of learning material well categorized and could be used in learning with few revisions resulted realibility in RPP assessment, worksheet, student learning result and problem solving skills as much as 98%, 98,70%, (95,80% and 98,60%), and 98,82%. Based on result, research discussion, could be summarized that guided inquiry based science learning material to practice problem solving skills on topic mirror is feasible to be used in learning. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing yang layak untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sedati Sidoarjo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3D (tahap desiminasi tidak dilakukan). Rancangan ujicoba perangkat menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan validitas perangkat pembelajaran berkategori baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran dengan sedikit revisi diperoleh reliabilitas penilaian RPP, LKS, hasil belajar siswa, dan keterampilan memecahkan masalah sebesar 98%, 98,70%, (95,80% dan 98,60%), dan 98,82. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin layak digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN PROTOTIPE BUKU GURU DAN BUKU SISWA IPA DENGAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KREATIVITAS ILMIAH SISWA SMP Saiyidah Mahtari; Mohamad Nur; Tukiran Tukiran
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p924-930

Abstract

The purpose of this research is to produce a prototype of teachers book and students book, that is  valid, practical, and effective to facilitate students scientific creativity. This research is conducted through three phases, namely define, design, and develop. Those prototypes are try out in  VII grade  SMPN 30 Surabaya academic year 2014/2015 with one-group pretest-posttest design. Data are colleted using observation method, tests, and questionnaires. Data are analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that 1) the prototype of teachers and students book are categorized valid; 2) Learning using the prototipe of teachers book looked at from the implementation of learning package categorized as practice and students activity in line with the steps of discovery learning; 3) The effectiveness of learning of the prototype of teachers book viewed from the increattement of students scientific creativity score according to paired sample pretest and posttest in significant < 0,05. Students response  to learning package and the implementation  is very positive. It can be concluded that the prototipe of teachers book and students book is valid, practice and effective to train students scientific creativity. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kreativitas ilmiah siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan tiga tahap dari model 4-D (Four-D Model), yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diujicobakan di kelas VII SMPN 30 Surabaya semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang dikembangkan berkategori valid; 2) Pembelajaran menggunakan Prototipe Buku Guru ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori praktis dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model penemuan terbimbing; dan 3) Keefektivan Prototipe Buku Guru pembelajaran ditinjau dari: Peningkatan kreativitas ilmiah siswa terlihat dari signifikansi menggunakan uji Paired Sample Test pretest dan posttest sig < 0.05 dan respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang dikembangkan disimpulkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kreativitas ilmiah siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN DI KELAS VII SMP Intannani Mustikasari; Endang Susantini; Wasis Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p931-933

Abstract

This research aims to produce the teaching materials based on  science cooperative Group Investigation model which is valid, practical, and effective to facilitate the students decision making skill. The development of teaching material used the 4-D model  and was implemented in 7th-B grade of SMPN 6 Surabaya in the first  semester of  2015/2016 by using the Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. The data collection used validation, observation, quetionnaires, test, and documentation. The data analysis techniques used quantitative and qualitative descriptive analysis.The results of this research are:(1) Teaching material developed to be use consisted of Syllabus, Lesson Plan, Book, Student Worksheet and Test of student learning outcomes are valid; (2) The practicality of teaching material categorized in terms of: (a) The teaching materials categorized in  feasibility of lesson plan, (b) The legibility of the student book;(c) The constraints encountered obstacles during the implemantion and (3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving students learning decision making skill by getting gain score in medium category; (b) Improving students learning achievement by getting score in medium catagory; (c) The students give a positive responses toward teaching material and implementation of teaching material developed . Thus, teaching materials based on science cooperative Group Investigation model are valid, practical, and effective to facilitate the students scientific decision making skill in VII grade of Junior High School. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe Group Investigation yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengambil keputusan. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D  dan diujicobakan di Kelas VII-B SMPN 6 Surabaya pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, angket, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Silabus, RPP, Bahan Ajar Siswa, LKS, dan Lembar Penilaian berkategori valid; (2) Perangkat pembelajaran berkategori praktis ditinjau dari: (a) Keterlaksanaan RPP, (b) Keterbacaan bahan ajar siswa, (c) Kendala-kendala yang dijumpai selama proses KBM; serta (3) Perangkat pembelajaran telah efektif ditinjau dari: (a) Peningkatan nilai keterampilan siswa dalam mengambil keputusan siswa dengan perolehan skor n-gain pada kategori sedang, (b) Peningkatan nilai pengetahuan dengan perolehan skor n-gain pada kategori sedang, (c) Siswa merespon positif perangkat yang dikembangkan dan implementasinya. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe Group Investigation yang digunakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengambil keputusan di kelas VII SMP
MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN Eddy Mufiannoor; M. Thamrin Hidayat; Soetjipto Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p934-941

Abstract

Teaching and learning process of natural science subjects includes aspects of: knowledge, skill, and thinking competence. Teachers did not implement the teaching activity which emphasize on thinking and conceptual understanding process because of limited time to make teaching and learning set which can train students creative thinking and conceptual understanding competence. This research aimed to produce teaching and learning set of natural science subject that is valid, practice, and effective to train creative thinking and conceptual understanding competence of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning set based on guided Inquiry. The target of this research was teaching and learning set. The design of this research is research and development research using Thiagarajans 4D model with one group pre-test post-test design. The data analysis technique used descriptive quantitative. Learning-based guided Inquiry was successful to train creative thinking and conceptual understanding competence. The result of creative thinking showed that the average score of pre-test was 42,61 and 83,19 of post-test with 0,70 of N-Gain, categorized as high level. The result of conceptual understanding (knowledge) showed that the average score of pre-test was 41,30 and 86,30 of post-test with 0,77 of N-Gain, categorized as high level. Based on the research result, it can be concluded that teaching and learning set of natural science subjects based guided Inquiry has been developed and it is valid, practice, and effective train students creative thinking and conceptual understanding competence. Proses pembelajaran IPA meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir dan pemahaman konsep karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berhasil melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Hasil belajar tes berpikir kreatif, rata-rata persentase pretest sebesar 42,61 dan posttest 83,19 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi. Hasil belajar pemahaman konsep siswa (aspek pengetahuan), rata-rata pretest sebesar 41,30 dan posttest 86,30 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi hasil serta temuan-temuan, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuri terbimbing yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif  dan pemahaman konsep siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERINTEGRASI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII SMP Hanif Rafika Putri; Muslimin Ibrahim; Soetjipto Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p942-948

Abstract

Creative thinking required to be facilitated to students in order they are ready to face the challenge in the future which will be more complicated. The student need to motivated to think divergently, including aspects of originality (authentic, uniqueness idea), fluency (continuity of expressing idea), flexibility (capability to expressing different idea), and elaboration (giving explanation toward created idea). This research aimed to develop integrated science learning materials with scientific approach which feseable to facilitate creative thinking skill of grad VII junior high school. This research is development research, that is developing integrated science learning materials with subject Global Warming including (Syllabus, Lesson Plan, Student Work Sheet, Student Text Book, and creative thinking capability test), by using 4D development model. Target of this research is learning instrument which tested on 35 graders VII junior high school with plan One-Group Pretest-Posttest Design. Data analysis using descriptive qualitative resulting: (a) validation of learning instrument with category valid and very valid; (b) learning realization with good category; (c) positive student response; (d) student creative thinking capability is trained (posttest score 71 which meant creative with N-Gain 0.78). The indicators of creative thinking skill wich get the most significant increase are fluency and flexibility. Elaboration and originality are indicators which have a low increasing score between the pre test and post test. Its because the student mostly are not able to connect their own concept to make the idea clearer and they only focus on the ideas in the book, therefore almost all of their ideas are just the same. The conclusion of this research is that the integrated science learning instrument with subject of Global Warming is proper to be used to facilitate creative thinking skill. Kemampuan berpikir kreatif perlu dilatihkan kepada siswa agar mereka siap menghadapi tantangan pada masa mendatang yang semakin sulit. Siswa perlu didorong untuk berpikir divergen, yang mencakup aspek originality (keaslian, keunikan ide), fluency (kelancaran dalam mengungkapkan ide), flexibility (kemampuan mengungkapkan ide yang berbeda), dan elaboration (pemberian detail dan penjelasan pada ide yang dibuat). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA terintegrasi dengan pendekatan saintifik yang layak untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan, yakni mengembangkan perangkat pembelajaran IPA terintegrasi materi Pemanasan Global meliputi (silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), Buku ajar Siswa (BAS), serta tes kemampuan berpikir kreatif), dengan menggunakan model pengembangan 4D. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran yang diuji cobakan pada 35 siswa SMP kelas VII dengan rancangan One-Group Pre test-Post test Design. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan hasil: (a) Validasi perangkat pembelajaran dengan kategori valid dan sangat valid; (b) Keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori baik; (c) Respon siswa positif; (d) Kemampuan berpikir kreatif siswa secara umum terlatih (skor post test 71 yang berarti siswa mencapai kriteria kreatif dengan N-gain 0,78). Indikator kemampuan berpikir kreatif yang mengalami peningkatan paling signifikan antara pre test dan post test adalah aspek kelancaran (fluency) dan fleksibilitas (flexibility). Indikator elaborasi (elaboration) dan keaslian (originality) merupakan indikator yang memiliki peningkatan rendah antara pre test dan pos test, karena masih banyak siswa yang belum bisa menghubungkan konsep yang mereka miliki untuk memperjelas ide dan siswa terpaku oleh beberapa hal yang dijelaskan di buku siswa mengenai cara mengatasi permasalahan dalam materi pemanasan global, sehingga ide mereka banyak yang sama. Simpulan penelitian ini, bahwa perangkat pembelajaran IPA terintegrasi materi Pemanasan Global layak digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MODEL PROYEK UNTUK MELATIHKAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP MATERI GERAK BENDA Karlin Karlin; Wahono Widodo; Madlazim Madlazim
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p949-965

Abstract

This research aims to develop valid, practical, and effective science learning material using project learning model to facilitate creative thinking skills on object motion in junior high school. Design of the development are used follow 4D model desin. The learning kit being validated by experts are syllabus, lesson plan, student work sheet, handout, and creative thinking question. The objective of this research was to trial learning materials in 39 grade VIII students in SMPN 31 Surabaya with One Group Pretest Postes Design. The results were analyzed by descriptive quantitative and qualitative. The result were obtained shows that the developed learning materials are: (1) Validity of learning material valid category (3,58); (2) Practicality based on: a) Feasibility of instruction good category (3,9); b) Readability of worksheets and students book students stating that the content and appearance of worksheets and students book good category; (3) Effectiveness based on: a) Students activities high category (93%); b) Result of creative thinking students increased with medium category (N-Gain: 0,62), result of creative thinking students increased with medium category (N-Gain:0,674) in fluency thinking aspect, result of creative thinking students increased with high category (N-Gain:0,726) in flexible thinking aspect, result of creative thinking students increased with medium category (N-Gain:0,531) in original thinking aspect, and result of creative thinking students increased with medium category (N-Gain:0,530) in elaboration thinking aspect; c)The response of students very positively (92%). The conclusion of this research that science learning material developed base on project learning model valid, practical, and effective to facilitate students creative thinking in junior high school. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaranIPA model proyek yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan berpikir kreatif siswa SMP materi gerak benda. Rancangan pengembangan yang digunakan mengikuti rancanagn model 4D. Perangkat  pembelajaran yang dikembangkan meliputi Silabus, RPP, Handout siswa, LKP, dan Soal berpikir kreatif. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran yang diujicobakan pada 39 siswa kelas VIII SMPN 31 Surabaya dengan rancangan menggunakan One Group Pretest-Postest Design. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan: (1) Validitas perangkat kategori valid (3,58); (2) Kepraktisan perangkat yang meliputi: a) Keterlaksanaan baik (3,9); b)Keterbacaan Handout dan LKP baik; (3) Keefektifan perangkat pembelajaran yang meliputi: a) Aktivitas siswa dengan kategori tinggi (93%); b) Hasil berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan dengan kategori sedang (N-Gain: 0,62), pada aspek berpikir lancar (fluent) mengalami peningkatan berkategori sedang (N-Gain: 0,674), berpikir luwes (flexible) mengalami peningkatan berkategori tinggi (N-Gain: 0.726), berpikir orisinal (original) mengalami peningkatan berkategori sedang (N-Gain: 0,531), dan berpikir terperinci (elaboration) mengalami peningkatan berkategori sedang (N-Gain: 0,530); c) Respon siswa terhadap perangkat dan model pembelajaran sangat positif (92%). Simpulan penelitian ini bahwa perangkat pembelajaran IPA model proyek valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan berpikir kreatif siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MATERI KALOR MENGGUNAKAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Alfiana Rahmayani; Budi Jatmiko; Endang Susantini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p957-961

Abstract

Science learning materials with learning cycle 7E were developed to improve students critical thinking ability as the life necessities in 21st century. The purposes of this research are developing suitable science learning materials and complying eligible criteria, those are valid, practice, and effective. The subjects of this research was science learning materials with learning cycle 7E were developed to improve students critical thinking ability which implemented in students of first grade on junior high school of SMP Bilingual Terpadu Krian in second semester of 2015-2016 academic seasons. Learning materials were developed by 4D model and tested by using one group pretest-posttest design. Data was collected by the assessments of expert based on the validity of materials by expert, implemented lesson plan by observer, written test to measure the students critical thinking ability, and questionnaire to measure the students response of interest. The collected data was analyzed by qualitative and quantitative methods. The results of this research are the learning materials using learning cycle 7E is eligible to improve the students critical thinking ability. The contemplations of it are validation of the instruments in a good category, book can be read easily, feasibility of instruction in a good category, students critical thinking increase, students activities in the learning processes in a good category, and students response is positive.The researchs result axplain that effectiveness of lesson plain use 7E phase is not down if work sheet and students book develop by 7E phase too. The suggestion that can be inform was using 7E phase to develop work sheet and students book so that studente activity more aimed and it make efficient of learnings time. Perangkat pembelajaran IPA menggunakan learning cycle 7E dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan kehidupan abad 21. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat yang layak dan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Subjek penelitian adalah perangkat pembelajaran IPA menggunakan ilearning cycle 7E yang diujicobakan pada siswa kelas VII SMP Bilingual Terpadu Krian pada semester ganjil tahun ajaran 2015-2016. Perangkat dikembangkan dengan model pengembangan 4D dan dilakukan ujicoba penerapan perangkat dengan one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penilaian validitas oleh pakar, penilaian keterbacaan BAS oleh siswa, pengamatan keterlaksanaan RPPdan aktivitas siswa selama pembelajaran oleh pengamat, tes tulis untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dan angket respon yang diisi oleh siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Simpulan hasil penelitian adalah perangkat pembelajaran menggunakan learning cycle 7E dinyatakan layak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari perangkat yang valid, BAS mudah dipahami, RPP terlaksana baik, kendala pembelajaran ditemukan solusi, kemampuan berpikir kritis meningkat, aktivitas siswa baik, dan respon siswa baik positif. Implikasi penelitian adalah penerapan RPP dengan tahap 7E tidak menurunkan keefektifan ditengah dan akhir pembelajaran jika LKS dan BAS yang mendukung dikembangkan dengan tahap 7E juga. Saran yang diberikan adalah mengembangkan perangkat dengan tahap 7E tidak hanya berlaku untuk RPP, LKS dan BAS juga dikembangkan dengan tahap 7E agar kegiatan siswa lebih terarah sehingga lebih efisien dalam waktu.

Page 1 of 3 | Total Record : 27