cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN MENGINTEGRASIKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA MAHASISWA Satriawan, Muhammad; Rosmiati, Rosmiati
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n1.p1212-1217

Abstract

This research is a development research that develops teaching materials physics based contextual by integrating local wisdom. To further this research as the basis for the development of textbook physics of high economic value. This study intends to improve the mastery of concepts of physics students. Teaching materials developed using models of R & D with develop model used is a model development Borg & Gall (1985) and Kemp and Dayton (1985), which consists of; (1) research and data collection through surveys, (2) planning, (3) the preparation of teaching materials printed in the form of student worksheets, (4) test the validity of the expert, (5) product revision, (6) field trials small scale, (7) the revised product, (8) broad-scale field trials, (9) the revision of the final product, and (10) the dissemination and implementation. The trials conducted teaching materials student of physics education by test model one group pretest-posttes design. And based on the analysis of the data validation and testing that the teaching materials developed showing the criteria of "very feasible" to use and to improve the procurement of the concepts of physics students in basic physics lectures. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan bahan ajar fisika berbasis kontekstual dengan mengintegrasikan kearifan lokal. Untuk lebih jauh penelitian ini sebagai dasar pengembangan buku ajar Fisika yang bernilai ekonomi tinggi. Penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik. Bahan ajar dikembangkan menggunakan model R & D dengan model pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall (1989) dan Kemp & Dayton (1985) yang terdiri atas; (1) penelitian dan pengumpulan data melalui survei, (2) perencanaan, (3) penyusunan bahan ajar cetak dalam bentuk lembar kerja siswa, (4) uji validitas pakar, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan skala kecil, (7) revisi produk, (8) uji coba lapangan skala luas, (9) revisi produk final, dan (10) diseminasi dan implementasi. Uji coba bahan ajar dilakukan mahasiswa program studi pendidikan fisika dengan model tes one group pretest-posttes design. Dan berdasarkan hasil analisis dari data validasi dan uji coba bahwa bahan ajar yang dikembangkan menunjukkan kriteria”sangat layak” untuk digunakan serta dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika mahasiswa pada perkuliahan fisika dasar.
ANALISIS LITERASI LINGKUNGAN SISWA SMP Santoso, Ririn; Roshayanti, Fenny; Siswanto, Joko
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v10n2.p1976-1982

Abstract

This study aims to determine the environmental literacy of students at SMP Negeri 5 Taman. The sample in this study were students of class VII totaling 45 students. The collection of student environmental literacy data in this study uses the standard assessment of Middle School Environmental Literacy Survey (MSELS). Data collection techniques used in this study include interview methods and test methods. Data analysis and data interpretation in this assessment are data reduction, categorization, synthesis, and working hypothesis. The results showed that the environmental literacy of SMP Negeri 5 Taman students had an average value of 58,48%, which was sufficient criteria. The results of the study are based on environmental literacy indicators, each indicator obtains a different average value of ecological knowledge of 8,71 % (sufficient criteria), cognitive skills of 3,24% (less criteria), environmental awareness attitude of 89,11 % (good criteria), and environmentally responsible behavior of 45,20% (good criteria).
ASESMEN AUTENTIK DALAM ACTIVE LEARNING UNTUK MEMONITOR KEMAJUAN BELAJAR CALON GURU FISIKA Yuliati, Lia
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n1.p120-126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memonitor kemajuan belajar mahasiswa peserta matakuliah strategi pembelajaran fisika Prodi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang melalui asesmen autentik.  Asesmen ini digunakan dalam pembelajaran aktif sebagai salah satu upaya menyiapkan calon guru fisika di abad 21.Kemajuan belajar mahasiswa yang diamati mencakup kemampuan  merancang, melaksanakan dan mengevaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan proses yang terjadi dalam pembelajaran secara apa adanya melalui pengumpulan data. Penelitian dilaksanakan dalam 3 tahap. Setiap tahap mahasiswa melaksanakan penilaian autentik sesuai dengan materi dan tugas yang diberikan. Instrumen yang digunakan meliputi SAP sebagai panduan pembelajaran, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), butir soal tes, lembar observasi kemampuan melaksanakan pembelajaran, rubrik penilaian tugas-tugas, rubrik penilaian portofolio, jurnal belajar dan panduan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan partisipatif, wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis data kualitatif dengan dukungan data kualitatif dan kuatitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen autentik dapat digunakan untuk memonitor kemajuan belajar calon guru fisika. Asesmen autentik dapat memonitor hasil belajar mahasiswa dengan mengoptimalkan berbagai aspek kemampuan melalui berbagai aspek penilaian.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA MODEL ARGUMENT DRIVEN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ARGUMENTASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Hadiwidodo, Suryanto; Tukiran, Tukiran; Taufikurahmah, Titik
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v7n1.p1416-1421

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran kimia pada materi pokok reaksi redoks setelah implementasi pembelajaran dengan model pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI). Subjek penelitian adalah siswa kelas XASMK Farmasi Sekesal Surabaya Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas RPP, Buku Ajar Siswa, Lembar Kerja Siswa, dan Tes Hasil Belajar berkategori valid; (2) tingkat keterbacaan Buku Ajar Siswa dan Lembar Kerja Siswa berkategori baik; (3) keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik; (4) aktivitas siswa dalam pembelajaran berpusat pada siswa; (5) pembelajaran mendapat respons positif dari siswa; (6) mayoritas siswa mencapai peningkatan keterampilan argumentasi (7) mayoritas siswa mencapai peningkatan hasil belajar aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.  Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran dengan model pembelajaran Argument Driven Inquiry (ADI) efektif untuk meningkatkan keterampilan argumentasi dan hasil belajar siswa pada materi pokok reaksi redoks
PENGARUH E-EVALUATION BERSIKLUS TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA SMK Hadibyono, Hadibyono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n1.p299-305

Abstract

This study aimed to know the effect of cyclical e-evaluation of learning achievement in chemistry at second class even semester in Multimedia of SMK Negeri 12 Surabaya. A set of learning was developed by modification of the development of the 3-P model of learning that adapted from Ibrahim. Planning applied in taking data is modification from design "The Randomized Pretest-Posttest Control Group Design, Using Matched Subjects". Statistical result of calculation using t test  sample correlated, shows there are influence cyclical e-evaluation is having  to achievement of student learning chemistry  at SMK in significance. Cyclical e-evaluation can be used as an alternative of recording of students' cognitive abilities, so that teachers can know the student's cognitive condition easily and quickly. Cyclica l e- evaluation can also encourage students to learn more intense because the students knew directly the score obtained and they will be directed by feedback.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-evaluation bersiklus terhadap prestasi belajar kimia pada siswa kelas XI semester II jurusan Multimedia SMK Negeri 12 Surabaya. Perangkat dikembangkan dengan modifikasi pengembangan perangkat pembelajaran model 3-P yang diadapatasi dari Ibrahim. Rancangan yang digunakan dalam mengambil data adalah modifikasi dari rancangan “The Randomized Pretest-Posttest Control Group Design, Using Matched Subjects”. Data statistik hasil perhitungan menggunakan uji t sampel berhubungan, menunjukkan ada pengaruh e-evaluation bersiklus terhadap prestasi belajar kimia siswa SMK secara signifikan. E-evaluation bersiklus dapat digunakan sebagai alternatif perekaman kemampuan kognitif siswa, sehingga guru dapat mengetahui kondisi kognitif siswa dengan mudah dan cepat. E-evaluation bersiklus juga dapat mendorong siswa untuk belajar lebih intens karena siswa langsung tahu perolehan skornya dan mereka akan terarahkan oleh balikan atau feedback yang tersedia
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN STRATEGI MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK Wahyudi, Wahyudi; Supardi, Z. A. Imam; Suyatno, Suyatno
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1084-1089

Abstract

This research aims to produce physics learning material based on cooperative learning model type of Think-Pair-Share with mind map strategy that valid, practical, and effective to improve students learning achievement on optical instrument material. The development of learning material used the 4-D model and was tested in class VIII of islamics junior high school Mambaul Ulum Bata-Bata in academic year 2015-2016 with One-Group Pretest-Posttest Design. The result of this research are: 1) Learning material developed has a valid category an average score 3,51; (2) Learning material in terms of a practical category in feasibility of lesson plans and the students’ activities in accordance with steps of cooperative model; (3) The learning material effective to improve students learning achievement; it were supported by the results of positive response of student’s toward learning as much as 83%; mastery study results showed an increase in the attitude aspect with high category, n-gain of knowledge aspect 0,81 with high category, n-gain of skill aspect 0,66 with medium category, and n-gain of mind map skill 0,67 with medium category. Based on the data analysis it had been concluded that the learning material cooperative learning model type of Think-Pair-Share with mind map strategy were feasible to be used in learning process to improve students learning achievement on science. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model kooperatif tipe TPS dengan strategi mind map yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi alat-alat optik. Pengembangan perangkat menggunakan model 4-D dan diujicobakan di kelas VIII MTs Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan tahun ajaran 2015/2016 dengan one-group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perangkat yang dikembangkan berkategori valid dengan skor rata-rata 3,51; 2) Perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori praktis dengan skor rata-rata 3,61 dan aktivitas siswa sesuai dengan tahapan-tahapan pada pembelajaran kooperatif tipe TPS; 3) Perangkat yang dikembangkan berkategori efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini didukung oleh hasil respon siswa positif terhadap pembelajaran sebesar 83%; ketuntasan hasil belajar pada aspek sikap dengan kategori sangat baik, ketuntasan hasil belajar aspek pengetahuan menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,81, kategori tinggi, ketuntasan hasil belajar aspek keterampilan proses sains menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,66, kategori sedang; dan ketuntasan hasil belajar aspek keterampilan membuat mind map menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,67, kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan strategi mind map layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat-alat Optik.
ENHANCING STUDENTS’ SCIENCE COMMUNICATION SKILLS THROUGH MORE LEARNING MODEL Pratiwi, Taufanny Putri; Munasir, Munasir; Suprapto, Nadi
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v10n1.p1844-1856

Abstract

A This study aims to analyze students’ science communication skills in the physics learning process especially in the Work and Energy concept using (Model-Observe-Reflect-Explain) MORE learning models. The research used a mixed method by utilizing test, questionnaires, and interviews with 10th and 11st grade students majoring in science, physics teachers and headmaster. The data was obtained by taking the physics scores of students in the work and energy concept who have received learning with the MORE learning model, then provides a questionnaire containing the obstacles faced by students in learning physics and interviews with students and teachers regarding learning constraints and science communication skills after learning using the MORE learning model. The findings indicated the MORE learning model helps students in practising science communication skills in learning with good student science communication skills will increase students’ understanding of Work and Energy concepts as seen from the students’ scores in the work and energy concept.  Keywords: science communication skill, MORE learning model, mixed methods, physics, cognitive ability                                                                                                                                                           Abstrak                                                                           Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan komunikasi sains siswa dalam proses pembelajaran fisika khususnya pada materi pembelajaran Usaha dan Energi dengan menggunakan model pembelajaran (Model-Observe-Reflect-Explain) MORE. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan menggunakan tes, angket, dan wawancara yang diberikan pada siswa kelas 10 dan 11 jurusan IPA, guru-guru fisika dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil nilai fisika siswa yang telah mendapatkan  pembelajaran pada materi Usaha dan Energi dengan model pembelajaran MORE, kemudian memberikan angket yang diisikan kendala-kendala yang dihadapi siswa selama proses pembelajaran fisika dan wawancara dengan siswa dan guru mengenai kendala-kendala selama proses pembelajaran untuk melatihkan keterampilan komunikasi sains dengan menggunakan model pembelajaran MORE. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan bahwa model pembelajaran MORE dapat membantu siswa dalam melatihkan keterampilan komunikasi sains dalam pembelajaran fisika. Meningkatnya keterampilan komunikasi sains siswa maka akan meningkatkan pula pemahaman siswa pada materi Usaha dan Energi yang terlihat dari nilai yang diperoleh siswa.  Kata Kunci: keterampilan komunikasi sains, model pembelajaran MORE, mixed methods, fisika, kemampuan kognitif 
PENERAPAN STRATEGI RECIPROCAL TEACHING PADA PEMBELAJARAN KIMIA UNSUR DENGAN SISWA SEBAGAI MODEL DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR KELAS XII-IA SMA NEGERI 3 SURABAYA H.Purwanto, Slamet; Ibrahim, Muslimin; Poedjiastoeti, Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p90-93

Abstract

This research to implemented of reciprocal teaching strategies with student as a model in the chemical elements to improved student learning outcomes. This research used pretest-postest group design, as the researched target was a XII-iA grade SMA Negeri 3 Surabaya. The instrument used is a sheet implemented plan, tests, and questionnaires. Techniques of data analysis was used to learn the application of the device by calculating the percentage and analysis of student learning outcomes, if student responses used student percentage opinion. The results on this research (1) includes complex plan-oriented learning tools to students reciprocal teaching as a model for 88,95% and categorized well, (2) average student learning outcomes of both groups was 79.47, (3) the results of student responses showed 64% agreed and 32% most agreed if the reciprocal teaching strategies used in the study of chemical elements. Based on the above results the strategy of reciprocal teaching well performed, the results of both groups increased student learning, and as well as the students had a good response on reciprocal teaching strategies in the teaching of chemical elements. Penelitian ini bertujuan menerapkan strategi reciprocal teaching dengan siswa sebagai model dalam materi kimia unsur untuk meningkatkan hasil belajar. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest postest group design, sasaran penelitian adalah siswa kelas XII-iA SMA Negeri 3 Surabaya. Instrumen yang digunakan terdiri atas lembar keterlaksanaan perangkat, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menghitung persentase keterlaksanaan, analisis hasil belajar siswa, dan menghitung persentase pendapat siswa. Hasil-hasil dari penelitian ini adalah (1)keterlaksanaan perangkat pembelajaran berorientasi reciprocal teaching sebesar 87,38% dan berkategori baik, (2) rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran kimia unsur sebesar 79,47, (3) respon siswa sebesar 64% setuju dan 32% sangat setuju jika strategi reciprocal teaching digunakan dalam pembelajaran kimia unsur. Simpulan dalam penelitian ini adalah keterlaksanaan perangkat strategi reciprocal teaching terlaksana dengan baik, hasil belajar siswa meningkat dan siswa memiliki respon yang baik mengenai penerapan strategi reciprocal teaching dalam pembelajaran kimia unsur.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDETEKSI PEMAHAMAN WACANA SISWA TENTANG ATOM Verawahyuni, Helda; Suyono, Suyono; Erman, Erman
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p838-847

Abstract

This study aimed to obtain instrument to detect student’s comprehension text on the atomic structure of eligible on validity, reliability, and clarity in the language. The required of validity include: construction, content, psychometric, and predictive validity, and use simple language (straightforward). This instrument was developed following stages: (1) the development of specifications test, (2) writing a matter, (3) a review a matter, (4) assembly a matter (for testing purposes), (5) the trial tests, (6) items analysis, and (7) the selection and assembly matter. The variables in this study include: construct, content, clarity of sentences and grammar, psychometric (item validity, difficulty index, different power, and reliability), and predictive validity. To getting the predictive variables are needed another variable that distinguished the predictor variables and the criterion variable. Predictor variables consist of the ability of perception on the structure of atoms and  the criterion variable is the number of misconceptions students on the concepts of atomic structure. The subject of research for content validity, construct and directness languages are experts in relevant fields to the product of developed instrument, who are  4 (four) chemistry lecturer for instruments which is includes chemistry concepts. The subject of research for psychometric and predictive validity is 130 students of class XI on SMAN 1 Sumberrejo and SMAN Model Terpadu, Bojonegoro. Connectivity test to measure comprehension text to  the number of misconceptions experienced by students was done using descriptive and inferential analysis used X2 test. The results showed that instrument to detect student’s comprehension text was feasible on validity (construction, content, and linguistic), psychometric, reliability, and predictive validity. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh intrumen pendeteksi pemahaman wacana siswa pada struktur atom yang memenuhi syarat validitas, reliabilitas, dan kelugasan dalam bahasa. Validitas yang dipersyaratkan meliputi validitas konstruksi, validitas isi, validitas psikometrik, dan validitas prediktif, serta menggunakan bahasa yang sederhana (lugas). Intrumen ini dikembangkan mengikuti tahapan: (1) pengembangan spesifikasi tes, (2) penulisan soal, (3) penelaahan soal, (4) perakitan soal (untuk keperluan uji coba), (5) uji coba tes, (6) analisis butir soal, dan (7) seleksi dan perakitan soal. Variabel dalam penelitian ini antara lain: validitas konstruk, validitas isi, kelugasan kalimat dan tata tulis, validitas psikometrik (validitas butir, indeks kesukaran, daya beda, dan reliabilitas), dan validitas prediktif. Untuk mendapatkan variabel prediktif dibutuhkan variabel lain yang dibedakan atas variabel prediktor dan variabel kriterium. Variabel prediktor terdiri atas kemampuan siswa memahami wacana pada struktur atom dan sebagai variabel kriterium adalah jumlah miskonsepsi siswa pada konsep-konsep struktur atom. Subyek penelitian untuk validitas isi, konstruk dan kelugasan bahasa adalah para ahli di bidang yang relevan dengan produk instrumen yang dikembangkan,  yang dalam penelitian ini adalah 4 (empat) orang dosen kimia untuk instrumen yang di dalamnya memuat konsep-konsep kimia. Subjek penelitian untuk validitas psikometrik dan validitas prediktif adalah 130 orang siswa kelas XI dari SMAN Sumberrejo dan SMAN Model Terpadu, kabupaten Bojonegoro. Uji keterhubungan data ukur pemahaman wacana siswa terhadap data ukur jumlah miskonsepsi yang dialami siswa dilakukan secara diskriptif dan secara inferensial menggunakan uji X2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intrumen pendeteksi pemahaman wacana siswa telah memenuhi validitas logis (validitas konstruksi, validitas isi, dan kebahasaan), validitas psikometrik, reliabilitas, dan validitas prediktif.
THE EFFECTIVENESS OF LEARNING DEVICE BASED ON SCIENCE, TECHNOLOGY, SOCIETY, AND ENVIRONMENT (STSE) TO IMPROVE STUDENTS’ SCIENTIFIC LITERACY Nughraha, Hafizhah Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v8n1.p%p

Abstract

This research was motivated by the low level of students' scientific literacy due to the lack of learning device designed to train students' scientific literacy. This research aimed to determine the effectiveness of learning devices based on Science, Technology, Society, and Environment (STSE) on biotechnology material which was feasible to improve students' scientific literacy. The learning device which was developed consisted of syllabus, learning implementation plan (RPP), student book, student workheets (LKPD), and learning result test instrument. The developed learning device was implemented to three classes of VIII grade students of SMPN 1 Campurdarat Kabupaten Tulungagung in Second Semester in 2017/2018 Academic Year. The result of this research was level of students' scientific literacy reached level 1b to 3 in pretest and reached level 2 to 5 in posttest. Based on the analysis of research results and discussion, it could be concluded that the learning device based on Science, Technology, Society, and Environment (STSE) was effective to improve students' scientific literacy.