cover
Contact Name
Oka Agus Kurniawan Shavab
Contact Email
bihari@unsil.ac.id
Phone
+6281809075795
Journal Mail Official
bihari@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 26553600     EISSN : 27147908     DOI : -
Jurnal ini fokus pada hasil penelitian dan non penelitian berupa gagasan konseptual di bidang pendidikan sejarah dan ilmu sejarah
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
Nilai-Nilai Karakter Dalam Perjuangan Ken Arok Mendirikan Kerajaan Singasari Tahun 1222 Roberto Nainggolan
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ken Arok merupakan seorang raja dari kerajaan Singasari. Sebelum menjadi raja, ia merebut kekuasaan dari seorang Akuwu di Tumapel yang terkenal kejam bernama Tunggul Ametung. Perlawanan Ken Arok terhadap Tunggul Ametung merupakan upaya perebutan kekuasaan pertama dalam sejarah bangsa Indonesia. Kisah ini bahkan diadopsi dalam karya sastra sehingga fakta dari kejadian sejarah pada abad ke-13 ini dapat diteladani dalam kehidupan di abad ke-21 ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan jika Ken Arok mulanya merupakan seorang rakyat biasa yang mengabdi pada Tunggul Ametung. Pada perkembangannya, ia berhasil mengambil alih kekuasaan Tumapel dan bahkan menaklukan Kerajaan Kediri untuk mendirikan kerajaan Singasari. Nilai karakter yang dapat dipelajarai oleh tokoh Ken Arok adalah pekerja keras, kepemimpinan, dan gagah berani
Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Sejarah Pada Siswa Kelas XII IPS 1 SMAN 1 Cikijing melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Masalah Edi Hernadi
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan prestasi belajar siswa kelas XII IPS 1 melalui penerapan pembelajaran kontekstual berbasis masalah dalam pelajaran Sejarah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi dan tes. Sedangkan untuk menganalisis data dari lembar observasi, hasil angket dan tes prestasi belajar siswa digunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis masalah dalam matpel Sejarah dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas XII IPS 1. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil angket minat belajar siswa, pada siklus I siswa yang memiliki minat belajar kategori tinggi sebanyak 18 siswa atau sekitar 66,67%. Pada siklus II meningkat menjadi 21 siswa atau sekitar 77,77%. (2) Penerapan pembelajaran kontekstual berbasis masalah pada mata pelajaran Sejarah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII IPS 1. Hal ini ditunjukkan pada siklus I nilai rata-rata siswa adalah 76,48, sebanyak 18 siswa atau sekitar 66,67% sudah berhasil memperoleh nilai ≥ 75 dan dinyatakan tuntas. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 82,22, jumlah siswa yang tuntas mengalami peningkatan menjadi 25 siswa atau sekitar 92,59% sudah berhasil memperoleh nilai ≥ 75.Kata Kunci: Minat dan prestasi belajar sejarah, pembelajaran kontekstual berbasis masalah
PERAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Eko Heri Widiastuti; Nuryanti Nuryanti; Zusrotin Zusrotin
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHistory Education Study Program is not a favorite study program in a university, especially at this time in the era of the industrial revolution 4.0, an increasingly modern era with science and technology that continues to develop. Through historical learning, the young generation is expected to be wise in responding to opportunities and challenges in every changing era. An understanding of the history of the nation can strengthen a sense of nationalism or strengthen identity as a nation, so that students or young people have a strong personality or principle in facing the era of the industrial revolution 4.0. In fact, the History Education Study Program is still in demand, even though the enthusiasts are not as big as other study programs such as the PPKn study program or the Economic Education Study Program, there are several reasons that motivate entry to the History Study Program, among others: because they were motivated by history teachers when they were in schools before, but there are those who are genuinely interested because they understand the function of the History subject as a means of strengthening the national identity. The Industrial Revolution 4.0 is a challenge for prospective history teachers, because they must have technological competence to support history learning. Strong motivation and positive perceptions of the existence of the History Study Program can help graduates adapt to technology so that they have competence. Keywords: Historical Education, Industrial Revolution 4.0 
Analisis Perjuangan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Merawat Demokrasi Indonesia Dwi Ayu Suetha
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perjuangan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Merawat Demokrasi di Indonesia. Selama mas kepemimpinan banyak kebijakan dan perundang-undagan yang dibuat untuk mendorong dan mengembangkan Indonesia kea arah yang lebih baik, baik itu secara ekonomi, budaya maupun politik yang salah satunya berhubungan dengan demokrasi yang berlangsung.  Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode historis atau metode sejarah dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perjuangan SBY dalam merawat demokrasi yang berlangsung di Indonesia. Hasil analisis menunjukan bahwa selama masa kepemimpinnya, SBY berusaha membangun pemerintahan yang kuat, transparan dan akuntabel. Pemerintahan dirancang harus dapat merespon aspirasi rakyat menjadi program yang terealisasi. Pemerintahan dibuat seterbuka mungkin dan menyatu dengn lingkungan masyarakat luas.Kata Kunci: Perjuangan; SBY; Demokrasi Indonesia. 
IMPLEMENTASI MEDIA VIRTUAL TOUR BERBANTUAN E-HANDOUT PADA PEMBELAJARAN SEAJARAH DI KELAS XI MIPA 6 SMAN 2 TASIKMALAYA Hikmawan, Reza; Sofiani, Yulia
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media virtual tour berbantuan e-handout pada Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Sub Materi Perumusan dan Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945 di kelas XI MIPA 6 SMAN 2 Tasikmalaya. Penelitian dilakukan pada masa pandemi, bertepatan dengan Semester Genap Tahun Ajaran 2020/ 2021, sehingga menggunakan sistem daring (on line). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan memanfaatkan catatan lapangan sebagai instrumennya.  Data dianalisis dengan model Miles and Huberman, sedangkan uji kredibilitas dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan, bahwa guru melakukan persiapan sebelum pelaksanaan pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan sintaks virtual tour berbantuan e-handout dan berjalan secara lancar. Dengan berbagai kelebihan dan beberapa kekurangan, media virtual tour berbantuan e-handout direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah.Kata Kunci: Media virtual tour, E-handout, Pembelajaran sejarah
Eksistensi Kaum Tionghoa dalam Dunia Pers di Hindia Belanda Tahun 1869-1942 Iyus Jayusman; Miftahul Habib Fachrurozi
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peranan orang Tionghoa dalam dunia pers di Hindia Belanda sebelum abad kedua puluh, (2) mengetahui perkembangan industri pers Tionghoa di Hindia Belanda pada masa pergerakan nasional. Artikel ini disusun dengan berdasarkan metode penelitian sejarah menurut Kuntowijoyo melalui tahapan pemulihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Eksistensi kaum Tionghoa dalam dunia pers di Hindia Belanda dimulai dengan kemunculan Lo Tun Tay sebagai editor surat kabar Mataharie pada tahun 1869. Krisis ekonomi yang terjadi menjelang akhir abad kesembilan belas mendorong munculnya embrio industri pers Tionghoa yang ditandai dengan akuisisi sejumlah pers Eropa oleh pengusaha Tionghoa. Pers Tionghoa semakin berkembang memasuki masa pergerakan nasional. Pers Tionghoa memiliki perbedaan orientasi politik yakni mendukung Nasionalisme Indonesia, mendukung Nasionalisme Tionghoa, dan mendukung pemerintah kolonial. Adapun sikap tersebut tidak dapat dilepaskan dari kepentingan politik maupun ekonomi. Dengan demikian, eksistensi pers Tionghoa pada masa pergerakan nasional tidak hanya dapat ditinjau dari aspek politik saja, melainkan pula aspek ekonomi. Industri pers Tionghoa di Hindia Belanda berakhir seiring dengan pendudukan Jepang pada tahun 1942. Kata Kunci: :  Pers, Kaum Tionghoa, Hindia Belanda 

Page 1 of 1 | Total Record : 6