Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura merupakan Prosiding Ilmiah yang memuat tulisan-tulisan ilmiah tentang Matematika, Pendidikan Matematika dan Pembelajarannya dari hasil Seminar Nasional Pendidikan Matematika yang diselenggarakan tiap tahunnya oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unviersitas Pattimura
Articles
35 Documents
PEMODELAN LAMA MASA STUDI MAHASISWA FMIPA UNPATTI MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK ORDINAL DENGAN EFEK INTERAKSI
Sanlly Joanne Latupeirissa
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2019: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (612.384 KB)
Regresi logistik ordinal dengan efek interaksi merupakan model regresi yang dapat digunakan untuk menjelaskan pola hubungan antara variabel respon dengan lebih dari dua kategori dan beberapa variabel prediktor sebagai efek utama serta interaksi antar variabel prediktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi lama masa studi mahasiswa FMIPA Unpatti tahun 2016-2018 dan ketepatan klasifikasi yang dihasilkan pada model regresi logistik ordinal dengan efek interaksi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa jurusan, IPK, interaksi jurusan kimia dan IPK serta interaksi jurusan matematika dan IPK berpengaruh signifikan pada tingkat kepercayaan 90% dimana ketepatan klasifikasi yang dihasilkan sebesar 71,1%.
STRUKTUR DASAR RING REFLEKSIF QUASI α
Nofri Theofanya Larubun;
Elvinus Richard Persulessy
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2019: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (536.695 KB)
Ide ring refleksif quasi α termotivasi dari ring rigid α dan perluasan sifat refleksif ke ring endomorfisma. Misalkan R suatu ring dan I⊆R merupakan Ideal di ring R. Ideal kanan I disebut refleksif jika untuk setiap a,b ∈R berlaku aRb ⊆I maka bRa ⊆I. Kemudian dari homomorfisma ring terbentuk endomorfisma ring yaitu pemetaan inklusi dan jika pemetaan ini didefinisikan dengan α maka pemetaan ini disebut endomorfisma α. Penulisan ini bertujuan untuk mempelajari struktur dasar ring refleksif quasi α yaitu elemen nilpoten dan kaitannya dengan ring rigid α dan ring refleksif. Jadi ring refleksif quasi α terbentuk dari struktur ring refleksif dan ring rigid α.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Ditinjau dari Gender dalam Menyelesaikan Soal Matematika
Hasna Salsabilla Jati;
Hilda Amalia;
Amanda Amelia Putri;
Ayu Faradillah;
Rizki Dwi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp1-8
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gender. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dimana dalam pengumpulan datanya dilakukan dengan beberapa cara yaitu observasi, pemberian tes uraian, dan wawancara. Subjek pada penelitian sebanyak 2 siswa dengan 1 siswa perempuan dan 1 siswa laki-laki kelas X IPA 1 pada jenjang SMA tahun ajaran 2020/2021. Terdapat 7 indikator pada penelitian ini, yaitu mengulang sebuah konsep; memberikan contoh dan non contoh dari suatu konsep; mengelompokkan objek menurut sifat tertentu sesuai konsepnya; mempresentasikan konsep dalam bentuk representasi matematis; mengembangkan syarat perlu/ cukup suatu konsep; menggunakan dan memanfaatkan prosedur tertentu; menerapkan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep antara siswa laki-laki dan perempuan. Yaitu kemampuan siswa perempuan lebih unggul dari siswa laki-laki. Hal ini dapat dilihat dari skor pemahaman siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki.
Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Gender pada Sekolah Menengah Kejuruan
Anisa Laela Ramadhina;
Khoeri Aji Pangestu;
Ayu Faradillah;
Rizki Dwi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp22-34
Kemampuan pemahaman konsep matematis sangat penting karena menjadi salah satu tujuan pendidikan nasional dan menjadi fondasi dasar dalam setiap pembelajaran matematika di sekolah. Indikator dalam kemampuan pemahaman matematis siswa meliputi (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasikan objek menurut sifatn-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, (3) memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, (6) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu dan (7) mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis siswa jenjang SMK berdasarkan gender. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif deskriptif. Total subjek pada penelitian sebanyak 2 siswa pada jenjang SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep siswa laki-laki lebih baik daripada siswa perempuan. Siswa laki-laki dapat memenuhi 6 indikator sedangkan siswa perempuan hanya memenuhi 5 indikator.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berdasarkan Kemampuan Matematika
Majdiyah Mawaddah;
Nanda Ramadhani;
Ayu Faradillah;
Hella Jusra
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp9-21
Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah pada siswa SMK dalam menyelesaikan persoalan matematika berdasarkan kemampuan matematika. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui pemberian instrumen soal tes uraian, dokumentasi hasil jawaban dan wawancara. Dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 3 subjek yang masing-masing terdiri dari 1 subjek kemampuan dengan matematika tinggi, sedang serta rendah. Kemudian, subjek dipilih berdasarkan nilai matematika pada Penilaian Tengah Semester (PTS) genap 2020/2021 kelas XI jenjang SMK di Kota Bekasi. Pada penelitian ini terdapat 4 indikator, yaitu memahami masalah; merencanakan penyelesaian; melaksanakan rencana dan menafsirkan hasil yang diperoleh. Dengan temuan penelitian didapat subjek kemampuan matematika tinggi mampu menyelesaikan soal pada tiga indikator pemecahan masalah, tetapi terdapat beberapa kekeliruan dalam memecahkan soal pada indikator memahami masalah. Sedangkan, subjek kemampuan matematika sedang serta rendah hanya mampu memecahkan soal pada sebagian indikator saja yaitu pada indikator merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana.
Kemampuan Penalaran Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Matematika berdasarkan Gender
Isnainia Leonisa;
Feby Fajriatur Rohmah;
Anis Nur Khasanah;
Ayu Faradillah;
Fitri Alyani
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp35-43
Kemampuan penalaran merupakan salah satu aspek penunjang keberhasilan sebuah pembelajaran matematika. Terlebih dalam proses penyelesaian soal, perbedaan kemampuan penalaran satu siswa dengan siswa lainnya dapat mempengaruhi hasil akhir yang mereka dapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran siswa SMA dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gender. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Total subjek pada penelitian sebanyak dua siswa dengan satu siswa perempuan dan satu siswa laki-laki pada jenjang Sekolah Menengah Atas di Depok. Pada penelitian ini terdapat lima indikator yaitu menganalisis, generalisasi, sintesis, justifying, dan penyelesaian masalah non-rutin. Selanjutnya, hasil penelitian ini diperoleh bahwa subjek berjenis kelamin perempuan dapat menyelesaikan masalah secara menyeluruh dalam indikator generalisasi dan justifying. Namun pada indikator menganalisis, subjek bergender perempuan mengalami sedikit kendala pada penyelesaian akhir. Siswa bergender perempuan mampu mengidentifikasi soal, merumuskan informasi pada soal dalam bentuk matematika, menggunakan cara penyelesaian yang tepat, tetapi keliru dalam perhitungan di bagian akhir. Sedangkan subjek laki-laki dapat menyelesaikan masalah dalam indikator justifying. Subjek laki-laki mengalami kendala dalam penyelesaian soal pada indikator menganalisis dan generalisasi yang menyebabkan penyelesaian akhir tidak sesuai dengan penyelesaian yang sebenarnya.
Kajian Teori: Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Realistic Mathematic Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik
Khosi'atun Khoiriyah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp44-52
Bahan ajar merupakan sumber belajar yang berperan penting terhadap proses pembelajaran, sehingga guru dituntut untuk mampu menyusun sendiri bahan ajar yang inovatif. Akan tetapi kenyataannya, guru masih sebatas menggunakan bahan ajar yang diberikan oleh pemerintah dan bahan ajar yang tinggal pakai atau tinggal membeli. Sehingga dapat dimungkinkan bahan ajar yang demikian bersifat monoton, tidak relevan, tidak kontektual, sulit dipahami lantaran bahasa yang digunakan terlalu tinggi, dan menjadikan peserta didik mudah merasa bosan dalam proses pembelajaran. Kemudian tujuan pembelajaran matematika salah satunya yaitu mendorong peserta didik untuk memiliki kemampuan representasi matematis, namun kemampuan tersebut masih cenderung rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakan bahan ajar matematika berbasis Realistic Mathematic Education. Bahan ajar matematika berbasis Realistic Mathematic Education dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik. Hal ini dikarenakan dengan mengaitkan materi matematika dengan masalah realistik di kehidupan sehari-hari peserta didik dapat menciptakan dan menggunakan representasi matematika nya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan apakah pengembangan bahan ajar matematika berbasis Realistic Mathematic Education dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik. Metode penulisan yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar matematika berbasis Realistic Mathematic Education dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik.
Analisis Kemampuan Komunikasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Kemampuan Matematika Secara Online
Fresha Anjani;
Disya Futhi Rahma Dini;
Ayu Nafidatul Ummah;
Muhamad Arjun;
Ayu Faradillah;
Hikmatul Khusna
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp53-62
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan kemampuan matematika Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui tes uraian, observasi dan wawancara. Total subjek pada penelitian sebanyak tiga siswa yang terdiri dari satu siswa dengan kemampuan matematika tinggi, satu siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan satu siswa dengan kemampuan matematika rendah yang dipilih berdasarkan hasil Penilaian Akhir Tahun (PAT) semester genap pada kelas VIII tahun ajaran 2020/2021. Pada penelitian ini terdapat empat indikator, yaitu written text & drawing, mathematical concept relations, completion steps, dan draw a conclusion. Selanjutnya, hasil penelitian ini diperoleh bahwa subjek yang memiliki kemampuan matematika tinggi mampu menyelesaikan soal pada indikator 3 dan 4 namun terdapat kekeliruan pada indikator 1 dan 2. Subjek yang memiliki kemampuan matematika sedang mampu menyelesaikan soal pada indikator 2 dan 3 namun terdapat kekeliruan pada indikator 1 dan 4. Sedangkan subjek yang memiliki kemampuan matematika rendah mampu menyelesaikan soal pada indikator 2 dan 3 akan tetapi keliru pada indikator 1 dan 4.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Karakter Nasionalis dengan Pendekatan PMRI untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis
Krisna Yulianti
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp63-69
Bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 adalah bahan ajar berbasis pendidikan karakter. Karakter yang perlu dikembangkan guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas adalah nasionalis. Namun dalam praktiknya, masih banyak sekolah yang menggunakan bahan ajar konvensional yang belum mengintegrasikan nilai pendidikan karakter khususnya nasionalis dan belum sesuai dengan kebutuhan peserta didik untuk mengakomodasikan kemampuan komunikasi matematis sebagai kemampuan yang penting dimiliki pada abad ke-21. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapat digunakan bahan ajar berbasis karakter nasionalis dengan pendekatan PMRI untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Hal tersebut dikarenakan bahan ajar didasarkan pada masalah-masalah realistik yang terintegrasi dengan nilai karakter nasionalis sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna. Dengan mencermati karakteristik dari PMRI yakni menggunakan masalah kontekstual, menggunakan model, menggunakan kontribusi siswa, interaktivitas, serta terintegrasi dengan topik atau konsep lain maka perhatian terhadap kemampuan komunikasi matematis sudah terkondisikan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan apakah pengembangan bahan ajar berbasis karakter nasionalis dengan pendekatan PMRI dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis karakter nasionalis dengan pendekatan PMRI dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik.
Analisis Kemampuan Penalaran Siswa SMK dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berdasarkan Gender
Inggar Aulia Fauziah;
Khulyatin Dyah Saputri;
Ayu Faradillah;
Fitri Alyani
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp70-77
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan penalaran siswa SMK dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gender. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pemberian instrument berupa tes uraian, observasi, dan wawancara. Total subjek pada penelitian ini sebanyak dua siswa dengann satu siswa perempuan dan satu siswa laki-laki pada kelas XI jenjang Sekolah menengah Kejuruan di Jakarta. Pada penelitian ini terdapat lima indikator Kemampuan Penalaran, yaitu Analisis, Generalisasi, Sintesis, Justifying, dan Penyelesaian Masalah Non-Rutin. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa siswa perempuan dapat menyelesaikan soal tes dengan memenuhi kelima indikator. Sedangkan siswa laki-laki pada indikator generalisasi tidak terpenuhi dan hasil yang didapat dari setiap indikator tidak sempurna. Maka dapat terlihat bahwa terdapat perbedaan antara siswa laki-laki dan perempuan