cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 147 Documents
Search results for , issue "Juni" : 147 Documents clear
INTENSITAS PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DAN SIKAP MAHASISWA PADA PROFESI GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PROFESI KEGURUAN Eka Khristiyanta Purnama
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.471 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar profesi keguruan antara mahasiswa yang memiliki intensitas pemanfaatan sumber belajar tinggi dengan yang rendah, 2) mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar profesi keguruan antara mahasiswa yang memiliki sikap pada profesi guru tinggi dengan yang rendah, 3) mengetahui apakah ada interaksi antara intensitas pemanfaatan sumber belajar dengan sikap pada profesi guru terhadap prestasi belajar profesi keguruan pada para mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto yang datanya diambil setelah kegiatan berlangsung dengan jumlah populasi 155 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Yogyakarta. Teknik pengambilan sample dengan teknik Cluster Random Sampling dengan jumlah sample 80 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dengan dua metode yaitu untuk variabel intensitas pemanfaatan sumber belajar dan sikap pada profesi guru digunakan angket, sedangkan variabel prestasi belajar profesi keguruan digunakan tes. Teknik analisa data dilakukan dengan teknik Analisa Varians (ANAVA) dengan taraf signifikansi á : 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada perbedaan signifikan antara mahasiswa yang memiliki intensitas pemanfaatan sumber belajar tinggi dengan yang rendah mengenai prestasi belajar profesi keguruan yaitu P : 0.0110.05, 3) tidak ada interaksi antara intensitas pemanfaatan sumber belajar dengan sikap pada profesi guru terhadap prestasi belajar profesi keguruan pada para mahasiswa yaitu : : 0.520>0.05. Kesimpulan penelitian yaitu ada pengaruh signifikan antara intensitas pemanfaatan sumber belajar dan sikap pada profesi guru terhadap prestasi belajar profesi keguruan.
Guru Dan Portal Rumah Belajar Supandri - Supandri
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.961 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.325

Abstract

Adapun tujuan membahas dalam judul tulisan  ini adalah  membahas Guru  dan Portal Rumah Belajar. Berikut  kutipan dari Himpunan Peraturan Tentang Guru Kemdikbud Direktorat Jendral Pendidikan Dasar, 2013 bahwa  Guru adalah predikat pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sedangkan Portal Rumah Belajar  merupakan pintu besar layanan pembelajaran yang telah menyediakan  sistem manajemen pembelajaran atau lebih dikenal dengan Learning Management Syistem (LMS) adalah suatu perangkat lunak atau software untuk keperluan  administrasi,dokumentasi, laporan sebuah kegiatan, kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online yang terhubung secara langsung ke internet dan materi pelatihan yang semuanya dilakukan secara  online.(Rumah Belajar Pustekkom Kemdikbud 2014).
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINS-TEKNOLOGI-MASYARAKAT (STM) DALAM PEMBELAJARAN MOTOR BAKAR PADA MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI BALI I Putu Darmawa
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.909 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v14i1.447

Abstract

an penelitian ini untuk mengetahui: perbedaan hasil belajar motor bakar mahasiswa yang mengikuti pendekatan STM dengan hasil belajar motor bakar mahasiswa yang mengikuti pendekatan konvensional. Tujuan lainnya adalah ingin mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar motor bakar pada mahasiswa yang diajar menggunakan pendekatan STM dengan mahasiswa yang diajar menggunakan pendekatan konvensional setelah diadakan pengendalian terhadap variabel bakat mekanik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan The Posttest-Only Control Group Design dengan melibatkan sample sebanyak 46 orang mahamahasiswa Politeknik Negeri Bali dan diambil secara random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dan tes bakat mekanik. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu analisis kovariansi (anakova) Hasil analisis data menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar motor bakar yang diajar dengan menggunakan pendekatan STM dengan pendekatan konvensional. Setelah bakat mekanik dikendalikan, ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar motor bakar yang diajar menggunakan pendekatan STM dengan pendekatan konvensional. Bakat mekanik tidak memberikan kontribusi terhadap efektivitas penerapan pendekatan STM dalam pembelajaran motor bakar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS ASMAUL HUSNA UNTUK MENINGKATKAN NILAI-NILAI RELIGIUS Herwina Bahar; Imam Mutjaba; nFN Ismah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.847 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i1.180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menanamkan nilai-nilai religius yang menyangkut konseptentang ketuhanan, ibadah, dan moral sejak usia dini sehingga mampu membentuk religiusitas anak yang mengakarsecara kuat dan mempunyai pengaruh sepanjang hidup. Penelitian ini mendeskripsikan penerapan model pembelajarantematik berbasis asmaul husna untuk meningkatkan nilai-nilai religius pada anak usia dini di TK Lab School FakultasIlmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatanpenelitian tindakan kelas (classroom action research) yang diterapkan melalui tiga siklus tindakan. Teknik pengumpulandatanya diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkanbahwa penerapan model pembelajaran tematik berbasis asmaul husna sangat efektif untuk meningkatkan nilai-nilaireligius pada anak usia dini. Efektivitas penerapan model tersebut dapat dilihat pada beberapa perubahan positif, baikyang terjadi pada guru maupun yang terjadi pada diri peserta didik, terutama perubahan pada peningkatan nilai-nilaireligius dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi pihak-pihak terkait sepertiTaman Kanak-Kanak Islam untuk dapat menerapkan model pembelajaran tematik berbasis asmaul husna. Selain itu,model pembelajaran tematik berbasis asmaul husna dapat menjadi salah satu model pembelajaran yang menunjangkeberhasilan pendidikan karakter yang islami.
FLIPPED CLASSROOM MATERIAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT TECHNOPRENEUR SISWA SMK Ali Basyah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.288 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v21i3.320

Abstract

Abstrak: Kemajuan negara dicapai dari seberapa besar lulusan pendidikannya dapat menghasilkan wirausaha. Apabila lebih dari 4% lulusan dapat menjadi wirausaha maka kemajuan negara mudah dicapai. SMK memiliki aims pada lulusannya yang dikenal dengan BMW yaitu bekerja, melanjutkan dan berwirausaha. Kelas wirausaha Multimedia diharapkan meningkatkan minat dan kemampuan siswa terjun dalam wirausaha khususnya technopreneur. Minat siswa SMK setelah lulus hampir 65% ingin bekerja, 33% ingin melanjutkan, hanya 2% siswa yang berminat berwirausaha terutama yang berlatar belakang keluarga pengusaha. Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan pada Kurilkulum 2013 revisi 2017 ini menerapkan program Kelas Terbalik (Flipped Classroom) untuk menumbuhkan semangat berwirausaha yang maksimal. Studi pada tahun 2017 didapatkan bahwa minat awal siswa berwirausaha hanya 3%, pada semester ganjil dapat tumbuh hingga mencapai 30% sedangkan diakhir semester genap (kelulusan) berdasarkan penelusuran minat terjun dalam technopreneur mencapai 55%. Dengan rincian 34% murni berwirausaha baru, 12% melanjutkan usaha keluarga dan melanjutkan studi, 54% berwirausaha sambil melanjutkan studi. Kesimpulan dari studi ini adalah melalui Flipped Classroom Material dapat menumbuhkan minat berwirausaha pada siswa Kelas XII Multimedia SMK Negeri 1 Mojokerto.
KAJIAN LEARNING CONTENT MANAGEMENT SYSTEMS (LCMS) DALAM KERANGKA DISAIN PEMBELAJARAN Dewi Salma Prawiradilaga
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.051 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v13i1.438

Abstract

The article is about a descriptive finding on the function of an LCMS used by the official website of the Department of Curriculum and Educational Technology, Faculty of Education, State University of Jakarta, www.courses.web-bali.net. Based on the observation, there are some principles that may be applied in uploading course content. They are topic analysis and message design principles which should intensively be applied during developing and structuring learning objects in a learning path. Chunk is the main concept in content development. Regarding copyright issue, all parties should respect to those who write or produce creative works accessible through online.
PENGARUH PENDEKATAN GUIDED INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA SMAN W PANCOR Abdul Rasyad Mahrup
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.635 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.75

Abstract

diterima: 03 Mei 2013; dikembalikan untuk direvisi: 13 Mei 2013; disetujui: 22 Mei 2013Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh pendekatan guided inkuiri dengan memberikan tugas menulis karya ilmiah terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dan metode penelitiannya menggunakan penelitian eksperimen. Rancangan eksperimen menggunakan rancangan pre-test/post-test. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Karena populasi penelitian tergolong kecil, dengan demikian penelitian ini termasuk penelitian populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan terkait analisis data menggunakan analisis statistik uji-t. Pengujian persyaratan analisis dilakukan dengan metode Liliefors untuk uji normalitas dan metode Barlett untuk uji homogenitas varians. Hasil penelitian disimpulkan penggunaan pendekatan guide inquiri dengan memberikan tugas menulis karya ilmiah berpengaruh terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMA NW Pancor tahun pembelajaran 2012/2013. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan menggunakan rumus t tes dihasilkan t hitung 5.08 dan t table pada taraf signifikansi 5 % didapatkan batas angka penolakan hipotesis dengan db = 48 adalah 2.08, sehingga t hitung > t tabel (5,08 > 2,08).Kata Kunci: pendekatan guided inkuiri, karya ilmiah, prestasi belajarAbstract: This study aimed to find the effect of guided inquiry approach by giving the task of scientific paper writing on the academic  achievement of history subject on NW Pancor high school class X in 2012 to 2013. This study was classified as quantitative research and the research methode used was experiment. The experimental design used a pre-test/post-test design. The population of the study was the X graders of NW Pancor high school year 2012/2013. Because the population of the study was relatively small, thus the research was included in the population study. The instrument of data collecting was test. Test, observation, and documentation were the methods of data collececting, while related to the data analysis, the t-test statistical analysis was used. Requirement test was conducted by using Liliefors method for variance normality test and Barlett method for variance homogeniety test. The result of the study concluded that the use of guided inquiry approach by giving scientific paper writing infuenced the academic achievement of history subject of NW Pancor high school class X students in the year 2012/2013. It was proven by the result of calculation using t test, in which t was 5.08 and t table was in 5% significance level, hypothesis rejection limit in db=48 was 2.08, so the t count > t table ( ( 5.08 > 2.08 ). Keywords: guided inquiry approach, scientific paper, academic achievement
PENGEMBANGAN SOFTWARE PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF Ade Koesnandar
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.955 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.548

Abstract

Multimedia interaktif merupakan konvergen dari berbagai media seperti video, audio, foto, grafis, animasi, dan teks yang dikemas secara terintegrasi dan interaktif. Karena sifatnya tersebut multimedia interaktif mempunyai potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pembelajaran. Secara umum, langkah-langkah pembuatan multimedia pembelajaran interaktif terdiri dari; analisis kebutuhan, dilanjutkan dengan pemilihan topik, penyusunan garis besar isi, penulisan naskah, pelaksanaan produksi, evaluasi dan revisi, serta pengemasan.
STUDI TENTANG KEMUNGKINAN PEMANFAATAN PENDIDIKAN JARAK JAUH UNTUK PENGEMBANGAN SDM KEPALA SEKOLAH MADRASAH waldopo waldopo
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.33 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i1.418

Abstract

Departemen Agama melalui MESA (Madrasah Education Sub Sector Assesment) melakukan studi menyeluruh tentang pengelolaan Madrasah sekaligus melihat kesiapan Madrasah jika pengelolaannya diserahkan ke daerah dengan mengkaji berbagai dokumen, mewawancarai para guru dan Kepala Madrasah, pakar, pejabat, praktisi lapangan, melakukan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) dengan para pejabat Propinsi dan Kabupaten/Kota Departemen Agama dan yang membidangi anggaran dan perencanaan di 6 lokasi sampel (Jambi, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sulawesi Tenggara) guna melihat kondisi realitas Madrasah. Selain itu, dilakukan juga observasi dan wawancara dengan para pengelola MDC (Madrasah Development Center) dan CLRC (Community Learning Resources Center) dan pengelola Madrasah Model. Tulisan ini difokuskan pada pengembangan SDM Kepala Madrasah sesuai dengan fungsinya yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan kegiatan pembelajaran/pendidikan di Madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 37.288 Kepala Madrasah, lebih dari separuhnya (19.210) berstatus masih non pegawai negeri. Dari segi pendidikan, sebagian besar dari mereka belum berkualifikasi pendidikan S1. Selain itu, para pejabat Depag di daerah cenderung merasa “belum siap” jika Madrasah didesentralisaikan sebagaimana halnya dengan sekolah umum.
DEBAT AKTIF SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN NOVEL YANG MOTIVATIF AGAR PESERTA DIDIK SMP TERAMPIL BERBICARA Dewi Subadra
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.149 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.22

Abstract

Sesuai dengan KTSP, salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah sastra prosa (novel). Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia dituntut untuk menguasai dan menerapkan metode pembelajaran sastra yang baik dan menarik. Namun, berdasarkan pengalaman dan pengamatan sebagai guru bahasa Indonesia di SMP, masih banyak guru bahasa Indonesia yang merasa kesulitan untuk memilih dan menentukan metode pembelajaran sastra prosa (novel) yang menarik. Akibatnya, guru cenderung mengajarkan aspek kebahasaan saja dan mengesampingkan aspek sastra (novel). Pembelajaran sastra (novel) diperlakukan sebagai pelengkap ketentuan kurikulum saja. Dampaknya, guru cenderung menerapkan metode pembelajaran sastra novel yang paling tradisional, yaitu diawali dengan membaca ringkasan novel, menjawab pertanyaan yang tersedia, dan diakhiri dengan mencari unsur-unsur intrinsik. Keadaan yang demikian ini yang memprihatinkan penulis sehingga tergugah untuk berbagi pengalaman dalam menerapkan metode pembelajaran sastra (novel) yang menarik dan memotivasi peserta didik SMP mempelajari novel. Melalui metode debat aktif yang direkam dan diputar ulang dapat memotivasi peserta didik, tidak hanya dapat menikmati karya sastra yang disajikan tetapi juga memiliki kesenangan (hobi) membaca novel, bahkan membuat/menulis, dan membicarakan nilai-nilai intrinsik novel tanpa paksaan dari guru.

Page 9 of 15 | Total Record : 147


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue