cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 399 Documents
Search results for , issue "Jurnal Teknodik" : 399 Documents clear
PEMBELAJARAN ASTROFISIKA BERBASIS LITERASI AL-QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Muhammad Shalehuddin Al-Ayubi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i1.780

Abstract

Dalam dunia pendidikan, masih terdapat pemisahan antara pembelajaran keagamaan dengan pembelajaran ilmu pengetahuan yang bersifat umum. Padahal dalam Al-Qur’an, seringkali tersurat ayat-ayat yang membahas ilmu pengetahuan. Salah satunya adalah tentang ilmu astrofisika. Penelitian ini bertujuan menyusun model pembelajaran astrofisika berbasis literasi Al-Qur’an dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Metode penelitian yang digunakan adalah pengamatan fenomena lalu telaah ayat (minal waqi ilannash) serta melalui kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran astrofisika sangat mungkin dilakukan dengan basis literasi Al-Qur’an. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan, di antaranya adalah membaca tafsiran ayat tentang langit dan benda-bendanya; mengamati fenomena alam; dan mengolah data hasil pengamatan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran agama dan pembelajaran ilmu pengetahuan umum atau sains bisa terintegrasi dalam satu konsep yang utuh, tidak terpisahkan.In the field of education, there is still tendency of dichotomy between religious learning and science. In fact, we can find a lot of verses in Qoran that states on science. One of them is about astrophysics. The objective of this research is to develop Koran Literacy-based Astrophysics Learning Model by Using Information and Communication Technology (ICT). The research method is observation on the phenomena which is continued by verse study (minal waqi ilannash) and literature review. The result shows that astrophysics learning is most likely carried out on the basis of Koran literacy. There are some strategies that can be taken. Some of them are reading the interpretation of verses about the sky and its things; observing the nature phenomena; and processing the data of observation result. This indicates that religious learning and science learning can be integrated in a whole concept.
DIAGRAM FISHBONE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMPN 2 CIHAMPELAS Reni Listiana Nurlela
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i1.706

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji apakah penggunaan diagram Fishbone sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 2 Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Untuk menguji hal ini, digunakan Pre- Experimental Design sebagai metode penelitian yang digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Sebelum pemberianperlakuan, nilai rata-rata kemampuan menulis teks eksposisi siswa adalah 63,5 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar mencapai 30%. Setelah diberikan perlakuan berupa penggunaan diagram Fishbone sebagai media pembelajaran, nilai rata-rata kemampuan menulis teks eksposisi siswa naik menjadi 77,5 dengan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar mencapai 96,7%. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa penggunaan diagram Fishbone sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa. Hal ini dibuktikan dengan selisih skor kemampuan menulis teks eksposisi siswa antara pre-test dan post-test. Diketahui bahwa selisih nilai rata-rata siswa pada saat pre-test dan post-test kemampuan menulis siswa adalah sebesar 14.The objective of this research is to asses mthe use of Fishbone diagram as a learning medium can improve the students’ exposition text writing skill of Class VIII-E at SMP Negeri 2 Cihampelas, West Bandung District. To do this, Pre-Experimental Design is applied as the research methodology. The test result shows that there is improvement in students’ exposition text writing skill. Before being treated, the students’ exposition text writing skill average score is 63,5 with the percentage of learning completeness by the students of 30%. After being treated with the use of Fishbone diagram as a learning medium, the students’ exposition text writing skill average score increases to be 77,5 with the percentage of learning completeness by the students of 96,7%. The result of statistical test shows that the use of Fishbonediagram as a learning medium can improve the students’ exposition text writing skill. This is indicated by the increase of their exposition text writing skill average score at pre-test and at post-test. It is known that the increase of the students’ exposition text writing skill average score from the pre-test to the post-test is 14.
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL SISTEM INFORMASI KELUARGA UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI TEKNIS PENYULUH KELUARGA BERENCANA Susanto AG
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v24i2.587

Abstract

Kebutuhan akan suatu media pembelajaran yang menarik dan efektif bagi Penyuluh Keluarga Berencana menuntut pengembangan media video tutorial yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan tersebut, yaitu bagaimana menghasilkan video tutorial Sistem Informasi Keluarga yang valid, praktis, dan efektif.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap desain, dan tahap pengembangan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi dan tes. Validitas video tutorial dilakukan dengan uji alpa oleh dua orang ahli untuk masing-masing aspek (materi, media, dan desain pembelajaran). Uji validasi  materi menghasilkan nilai 92,8 dan 100,0.  Uji validasi media diperoleh nilai 94,12 dan 100,0. Uji validasi desain pembelajaran diperoleh nilai 83,33 dan 100,0. Dapat diartikan dari nilai-nilai uji tersebut bahwa setelah dilakukan revisi produk maka seluruh aspek dinyatakan sangat valid.  Praktikalitas video tutorial diuji melalui uji beta dan diperoleh rerata nilai sebesar 80,67 yang berarti bahwa video tutorial termasuk kategori praktis. Efektifitas video tutorial terhadap hasil belajar diuji melalui uji lapangan (field test) pada kelas pelatihan, dimana diperoleh nilai rata-rata pre tes 47,53 dan post tes 81,70. Peningkatan hasil belajar sebesar 34,18 dengan Ngain skor sebesar 0,7 termasuk kategori tinggi. Dari hasil tes perbuatan diperoleh rerata nilai 83,23 yang termasuk kategori baik. Dengan demikian, video tutorial sistem informasi keluarga yang dikembangkan dalam penelitian ini telah valid, praktis, dan memiliki efektifitas terhadap hasil belajar Penyuluh Keluarga Berencana.The need for interesting and effective learning media for Planned Family Instructors requires the development of valid, practical, and effective tutorial video media. The objective of this research is to answer the challenge, i.e. how to produce a valid, practical, and effective Planned Family Information System tutorial video. This research is a development research applying Alessi and Trollip development model, consisting of three stages, namely: planning, designing, and development. Data are procured through interviews, questionnaires, observation, and tests. The validity of the tutorial video is tested by using alpa test by two experts for each aspect (material, media, and learning design). Material validity test results in the scores of 92.8 and 100.0. Media validation test indicates the scores of 94.2 and 100.0. The design validation test shows the scores of 83.33 and 100.0. Based on the scores, it can be interpreted – after the product is revised – that all aspects are very valid. The practicality of the tutorial video is tested by using beta test, and the average score is 80,67, which means that this tutorial video is categorized practical. The effectiveness of this tutorial video towards the learning outcomes is tested through field test in the training class, where the average pre-test score is 47,53 and the average post-test score is 81,70. An increase in learning outcomes of 34.17 with the Ngain score of 0.7 is categorized as high category. Based on the practicality test, the average score is 83,23, which is categorized in good category. Therefore, this Planned Family Information System tutorial video is valid, practical, and effective on the learning outcomes of Planned Family Instructors. 
PEMANFAATAN RUMAH BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Yulia Isratul Aini
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i1.785

Abstract

Dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19, banyak pembelajaran yang harus dilakukan dengan model pembelajaran jarak jauh atau tatap muka terbatas. Agar tercapai tujuannya, model pembelajaran seperti itu tentunya memerlukan berbagai upaya tertentu, yang salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan portal Rumah Belajar. Namun, pemanfaatan portal Rumah Belajar masih memiliki beberapa kendala, seperti banyak guru yang belum mengenal portal Rumah Belajar, kesulitan sinyal internet untuk mengakses portal Rumah Belajar, dan belum tergalinya kreativitas guru dalam mengembangkan pembelajaran dengan memanfaatkan portal Rumah Belajar. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apa dan bagaimana upaya yang dapat dilakukan guru dalam memanfaatkan portal Rumah Belajar untuk pembelajaran di masa adaptasi kebiasaan baru secara maksimal. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang terkait dengan teori dan konsep mengenai pemanfaatan portal Rumah Belajar di masa adaptasi kebiasaan baru. Data pendukung studi ini adalah data sekunder berupa informasi yang tertuang dalam laporan, artikel, dan lainnya. Data dianalisis melalui teknik analisis isi dengan pengelompokan informasi yang didapat dan disajikan secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemanfaatan portal Rumah Belajar di masa adaptasi kebiasaan baru dilakukan dengan:(1)  meningkatkan frekuensi penggunaannya; dan (2) menerapkan model-model pembelajaran dengan memanfaatkan media yang ada di dalam fitur-fitur portal Rumah Belajar, yaitu bahan belajar dalam bentuk video, audio, dan web, media praktikum untuk pembelajaran IPA dan matematika pada jenjang SMP dan SMA, serta media berlatih mengerjakan soal-soal. In order to prevent the spread of Covid-19, a lot of learning activities must be carried out in the model of distance- learning or limited face-to-face learning. To make it work, such learning model requires various efforts. One of them is bybutilizing “Rumah Belajar” portal. However, utilizing Rumah Belajar portal still has some problems: a lot of teachers did not know “Rumah Belajar” portal yet; internet coverage to access portal Rumah Belajar is still limited in certain areas difficult to; and teachers’ creativity in developing learning that utilize of Rumah Belajar portal is still limited. The objective of this study is to find out what and how the teachers efforts in utilizing Rumah Belajar portal for learning in the new normal effectively. The method applied in this study is literature review which is related to the theory and concept on utilizing of Rumah Belajar portal during the new normal adaptation. Supporting data for this study is secondary data which derives from reports, articles, and others. Data is analysed through the technique of content analysis by grouping the information. The result of the analysis shows that utilizing “Rumah Belajar” portal in new normal adaptation effectively is by: (1) increasing the utilization of “Rumah Belajar” portal; and (2) applying learning models by using content available in “Rumah Belajar” portal as: (a) learning material in the form of video, audio, and website; (b) applying virtual practicum media in science and mathematics in the level of junior high school and senior high school; and (c) to practice in solving questions.
Evaluasi Keberhasilan Penerapan Media Audio Gelaria (Gerak Lagu Anak Ceria) dalam Meningkatkan Fisik Motorik Pada Anak di TK Laboratori Pedagogia Yogyakarta innayah innayah innayah
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v24i2.738

Abstract

Media audio Gelaria (Gerak Lagu Anak Ceria) telah diterapkan di dalam pembelajaran pada TK Laboratori Pedagogia Yogyakarta. Namun, masalahnya adalah bahwa sampai sejauh ini, belum pernah dilakukan evaluasi keterlaksanaan pemanfaatannya sehingga tidak dapat diketahui tingkat keberhasilannya. Studi ini merupakan studi kasus di TK Laboratori Pedagogia Yogyakarta. Tujuan evaluasi yang dibahas di dalam tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan penerapan media audio Gelaria dalam meningkatkan fisik motorik anak-anak TK Laboratori Pedagogi Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah evaluasi program model Kirkpatrick dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil evaluasi mengungkapkan bahwa: 1) reaksi peserta didik  menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran melalui pemanfaatan media audio Gelaria berada pada kriteria sangat berhasil (83%); 2) proses belajar peserta didik melalui pemanfaatan media audio Gelaria menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran pada kriteria sangat berhasil (76%); 3) perilaku peserta didik menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran dengan media audio Gelaria pada kriteria berhasil (50%); 4) dampak pemanfaatan media audio Gelaria pada peserta didik menunjukkan keterlaksanaan belajar mereka pada kriteria berhasil (70%), yang dapat diketahui melalui berbagai kejuaraan lomba yang diikuti berkaitan dengan kegiatan fisik motorik; dan 5) penerapan pemanfaatan media audio Gelaria, baik dari sisi SDM pendidik, sarana prasarana, maupun dana yang tersedia secara umum tidak mengalami kendala. Sebagai simpulan, dapat dikemukakan bahwa media audio Gelaria dapat dimanfaatkan di Taman Kanak-Kanak lainnya yang kondisinya tidak jauh berbeda (sekolah imbas). Namun, disarankan agar lembaga pengembang media audio Gelaria memberikan bimbingan teknis penerapan pemanfaatan media audio Gelaria kepada para pendidik dan sekaligus juga mengkaji ulang sintak penerapan pemanfaatan media audio Gelaria. The audio media of Gelaria (Gerak Lagu Anak Ceria or Cheerful Children's Song and Movement) has been implemented in the learning process at the Pedagogia Laboratory Kindergarten, Yogyakarta. However, until now, there has never been any evaluation on its implementation, so that the success degree cannot be identified. This is a case study in Pedagogia Laboratory Kindergarten, Yogyakarta. The objective study is to determine the success degree of the Gelaria audio media implementation in improving the students’ motoric physic at Laboratori Pedagogia Kindergarten, Yogyakarta. The method applied is the Kirkpatrick program evaluation model with qualitative descriptive analysis. The result shows that: 1) The students’ reaction indicates that learning feasibility by using Gelaria audio media is the category of highly successful (83%); 2) The students’ learning process by using Gelaria audio media indicates that the learning feasibility is also in the category of highly successful (76%); 3) Students’ behavior indicates that the learning feasibility by using Gelaria audio media is in the category of successful (50%); 4) The impact of Gelaria audio media implementation on the students indicates that the learning feasibility is in the category of successful (70%), which can be identified from various motoric-physical championships they have attended; and 5) In terms of Human Resources, infrastructures, as well as finance, the implementation of Gelaria audio media has no constraints. It can be summarized that Gelaria audio media can be implemented other Kindergardens that have relatively-common condition (induced schools). However, it is recommended that the institution developing Gelaria audio media should provide technical assistances to teachers on how to implement it, and also continuously review its implmentation syntax.
PEMANFAATAN EDMODO OLEH PENGAWAS SEKOLAH DALAM MEMBIMBING GURU MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Nfn Sumarso
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i1.590

Abstract

Salah satu tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melakukan pembimbingan guru. Seiring dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pengawas Sekolah dapat memanfaatkan kecanggihan TIK untuk mempermudah tugas-tugas kepengawasan. Salah satu bentuk kemajuan TIK yang dapat digunakan oleh Pengawas Sekolah dalam melakukan pembimbingan guru adalah Edmodo. Edmodo merupakan social network berbasis lingkungan sekolah (school-based environment) yang dikembangkan oleh Nicolas Borg and Jeff O’Hara, dengan fitur-fitur pendukung proses belajar-mengajar. Penelitian dilakukan terhadap 20 orang guru yang tergabung di dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Melalui Edmodo, Pengawas Sekolah melakukan penilaian terhadap guru dengan menggunakan penilaian proses, penilaian pengetahuan melalui kuis, dan penilaian produk berupa Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang disusun guru dan diunggah di Edmodo. Hasil penilaian menunjukkan rata- rata untuk penilaian proses: 71,25, penilaian kuis: 80,80, dan penilaian produk: 84,90. Edmodo dapat digunakan Pengawas Sekolah sebagai media untuk melakukan pembimbingan guru secara jarak jauh. Pembimbingan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan Edmodo adalah pembimbingan guru dalam menyusun proposal PTK. One of the main tasks of School Superintendent is to guide teachers. As the Information and Communication Technology (ICT) develops, School Superintendents can take the advantage of it to facilitate their supervisory tasks. One of ICT development forms that can be used by School Superintendent in guiding teachers is Edmodo. Edmodo is a school-environment-based social network that is developed by Nicolas Borg and Jeff O’Hara, with learning-teaching- process supporting features. The study is carried on to 20 teachers who are members of Subject Teacher Discussion Forum (MGMP) of Physical Education, Sports, and Health. Through Edmodo, School Superintendents assess teachers by using process assessment, knowledge assessment through quizzes, and product assessment in the form of Class Action Research proposals made by the teachers and uploaded into Edmodo. The assessment result shows that the mean of process assessment is 71.25; the knowledge assessment through quizzes is 80.80; and the product assessment is 84.90. Edmodo can be used by School Superintendents as a medium to conduct distant guidance to the teachers. Guidance that can be done by utilizing Edmodo is guiding teachers in arranging Class Action Research proposals.
MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM METODE BERCERITA Mohammad Siddiq; Hartini Salama; Ahmad Juma Khatib
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v24i2.496

Abstract

Cerita atau dongeng semestinya berada pada posisi pertama dalam mendidik etika kepada anak. Mereka cenderung menyukai dan menikmatinya, baik dari segi ide, imajinasi, maupun peristiwa-peristiwanya. Jika hal ini dapat dilakukan dengan baik, cerita akan menjadi bagian dari seni yang disukai anak-anak, bahkan orang dewasa. Dalam hal pendidikan anak, khususnya tentang bercerita, penting bagi orang tua dan guru untuk memilih cerita dan cara penyampaian kepada anak-anak secara tepat. Perkembangan teknologi masa kini tentu dapat mendukung cara penyapaian cerita agar lebih menarik lagi bagi anak. Penelitian yang menggunakan pendekatan paradigma kualitatif dengan metode telaah pustaka (literature study) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana memilih cerita, dan bagaimana cara menyampaikannya pada anak dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Berdasarkan kajian ini, dapat diketahui bahwa pemanfaatan TIK dalam mendukung penyampaian cerita sekurangnya memiliki dua aspek, yaitu efek visual dan efek audio. Oleh karena itu, pencerita hendaknya dapat mempelajari bagaimana merancang dan memanfaatkan TIK tersebut secara optimal untuk menyampaikan cerita.Stories or tales should be in the first position in educating ethics to children. They tend to like and enjoy it, in terms of the ideas, imaginations, as well as events. If this can be done well, story will be a part of the art that the children, and even the adults, love. In child education, especially in storytelling, it is important for parents and teachers to choose stories and ways of delivering them to the children properly. The development of today’s technology can certainly support the ways of storytelling to be more interesting to children. The objective of this research is to get understanding on how to choose stories and on how to deliver them to the children by using Information and Communication Technology (ICT). This research applies qualitative paradigm approach with the method of literature study. Based on this study, the use of ICT in storytelling has at least two aspects, namely visual and audio effects. Therefore, the storytellers should be able to learn how to design and use ICT to deliver stories optimally.
PENGEMBANGAN VIDEO ASAM BASA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI Dewi Handayani; Rina Elvia; Mia Maysella Aditia; Muzanip Alperi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.620

Abstract

Pemahaman siswa terhadap konsep materi asam basa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Pemahaman konsep dari siswa yang masih kurang ini disebabkan oleh belum adanya penerapan konsep yang tepat, efisien, dan akurat dalam memecahkan masalah. Salah satu solusi yang diberikan adalah penggunaan video pembelajaran berbasis lingkungan. Pengembangan video pembelajaran berbasis lingkungan ini dibuat agar siswa menjadi lebih tertarik dan senang belajar. Dengan demikian, siswa lebih mudah memahami konsep asam basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman konsep siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 03 Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Four D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Namun demikian, pada penelitian ini, tahap penyebarluasan tidak dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 03 Bengkulu Utara yang berjumlah 100 orang. Sampel yang didapat dari uji normalitas pada uji coba skala kecil terdiri atas 12 siswa di kelas XI IPA 4 dan uji coba skala besar terdiri atas 25 siswa di kelas XI IPA 1. Data penelitian ini diperoleh dari hasil soal tes uraian untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video asam basa berbasis lingkungan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa, yang tergambarkan dengan peningkatan persentase nilai rata-rata sebesar 88,8% dengan “kategori baik sekali”.Students' understanding on acid-base concept is still low. It is indicated by high number of students who have not reached the minimum completion criteria (KKM). The students’ low understanding is caused by the fact that there has not been any proper, efficient, as well as accurate concept application to solve problems. One of the solutions is the use of environment-based learning videos. Environment-based learning video is made to make the students more interested and happier to learn. Therefore, they can understand the concept of acid-base more easily. The aim of this research is to measure the understanding on acid-base concept of class XI IPA students in SMA Negeri 03 Bengkulu Utara. This research applies Four D development model, i.e. defining, designing, developing, and disseminating. However, this research doesn’t go until “disseminating”. The population of this research is all students of class XI IPA in SMA Negeri 03 Bengkulu Utara amounting of 100 students. Sampling is from normality test to small scale trial, i.e. 12 students of class XI IPA 4 and big scale trial, i.e. 25 students of class XI IPA 1. The data of this research is from the result of essay question test to measure the students’ understanding. The result shows that the use of environment-based acid-base video can increase the students’ conceptual understanding, indicated by the increase of the students’ average score of 88,8% which belongs to the category of “very good”. 
PEMANFATAN SENSOR ANDROID SEBAGAI MEDIA EKSPERIMEN PADA MATERI GERAK HARMONIS SEDERHANA Harjono MSi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.666

Abstract

Pemanfaatan aplikasi android sebagai media pembelajaran semakin luas dan banyak digunakan oleh guru maupun siswa dalam belajar. Namun, pemanfaatan aplikasi android dan sensor yang tertanam dalam smartphone android belum banyak digunakan dalam dunia pendidikan khususnya bidang sains dan utamanya pelajaran fisika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alat percobaan atau eksperimen menggunakan smartphone android dengan memanfaatkan aplikasi dan sensor pada android beserta lembar kerja praktikum (LKP), serta mengetahui seberapa efektif media ini digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN CMBBS dengan mengadopsi pengembangan model ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Tahap Analysis dilakukan dengan menganalisis kebutuhan media dengan fokus pada siswa dan materi. Tahap Design adalah membuat rancangan media, yaitu media percobaan ayunan sederhana menggunaan android. Pada tahap ini, ada tahapan validasi ahli materi. Tahap selanjutnya adalah tahap Development atau Pengembangan, yaitu proses mewujudkan rancangan menjadi sebuah produk. Pada tahap ini juga dilakukan uji coba kelas. Selanjutnya adalah tahap Implementation, yaitu mengimplementasikan media dalam kegiatan pembelajaran. Responden penelitian ini adalah siswa yang akan melakukan uji coba media dan sebagian diantaranya akan mengimplementasi media. Penelitian berhasil mengembangkan alat praktikum ayunan sederhana menggunakan aplikasi phyphox dan mengembangkan LKP untuk mempermudah penggunaan oleh siswa. Alat praktikum dan LKP yang disusun dinyatakan sangat layak untuk digunakan berdasarkan indikator kelayakan media baik dari segi tampilan, efisiensi, desain alat, keberfungsian alat, dan kemenarikan berdasarkan validasi validator dan respon uji siswa. Hasil penggunaan produk menunjukkan hasil yang baik dengan nilai rata-rata siswa di atas kriteria ketuntasan minimal.The utilization of android application as learning media by teachers and students is getting wider. However, the utilization of android application and censor installed in android smartphone for education, especially in Physics, is still little. The objectives of this research are to develop an experimental tool by using android smartphone, its application and censor, as well as its experimental worksheet, and to know how effective this media usage is. This research is carried out at SMAN CMBBS with ADDIE research development model: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The Analysis phase is conducted through analyzing the need for media with the focus on the students and the material. The Design phase is by creating media design, i.e. android-based simple pendulum experimental media. The Development phase is to realizing the design into a product. In this phase, there is a classical trial. The next phase is Implementation, i.e. utilizing the media in the learning activities. For Student respondents, they are divided into respondents for media testing and respondents for media implementation. The research succeeds in developing a simple pendulum practicum tool by using the phyphox application and a practicum worksheet for easier usage by the students. The practicum tools and worksheets are stated highly feasible to use based on the media feasibility indicators: features, efficiency, tool design, tool functionality, and attractiveness that have been validated by the validators and students’ test responses. The tool utilization shows a good result, indicated by the average score that is higher than the Minimum Completeness Criteria.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI ANDROID (Andaired) TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK BAHASA ARAB SISWA Ainy Khairun Nisa
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.671

Abstract

Di Indonesia pembelajaran bahasa asing dianggap sebagai salah satu pelajaran yang cukup sulit untuk dipelajari, terlebih pada pembelajaran bahasa Arab. Kurangnya media pembelajaran di sekolah menjadi salah satu faktor kesulitan siswa dalam belajar. Kesulitan mempelajari bahasa Arab juga ditambah dengan latar belakang siswa yang berbeda-beda. Untuk meminimalisir kesulitan tersebut, guru dituntut tidak hanya terampil dalam mengajar namun juga dapat memanfaatkan media yang ada sehingga para siswa dapat belajar dengan mudah dan tidak bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari aplikasi Andaired terhadap keterampilan menyimak siswa yang telah dibuat oleh peneliti sendiri. Penelitian ini dilakukan pada siswa Kelas X MAN 1 Konda, Kendari, pada April 2019 dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Analisisnya menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan data yang bersifat kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh dari aplikasi Andaired yang digunakan terhadap keterampilan menyimak siswa, maka pembelajaran menyimak dapat dilakukan menggunakan ponsel karena materi dari buku telah dikonversi ke aplikasi Andaired dan hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 26.87%, yaitu dari 74,05 menjadi 93,95. Media pembelajaran sangat diperlukan dalam pembelajaran bahasa Arab sehingga pembelajaran menjadi lebih mudah dan menarik. In Indonesia, learning a foreign language is considered one of the lessons that is quite difficult to learn, especially in Arabic learning. Lack of instructional media in schools is one of the factors for students’ difficulties in learning. The difficulty of learning Arabic is also added to the different backgrounds of students. So that to minimize these difficulties, teachers are required not only to be skilled in teaching but also to be able to take advantage of existing media so that students can learn easily and not get bored. This study aims to determine the effect of Andaired applications on students’ listening skills that have been made by the researchers themselves. This research was conducted on Class X students of MAN 1 Konda, Kendari in April 2019 using experimental quantitative research methods. Data collection techniques using observation, interviews, and tests. The analysis uses descriptive analysis to explain qualitative data. The results of this study indicate the influence of the Andaired application used on students’ listening skills, so listening learning can be done using an Andaired phone because the material from the book has been converted to an Andaired application and the final results of this study indicate an increase in the average value of 26.87%, that’s from 74.05 to 93.95. Learning Media is indispensable in learning Arabic so that learning becomes easier and interesting.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue