cover
Contact Name
Irpan
Contact Email
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Phone
+6285782578137
Journal Mail Official
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Editorial Address
Jl. RS. Fatmawati No. 1, Jakarta Selatan
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2656050X     DOI : 10.33822/.v3i1
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Adalah jurnal ilmiah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Terbit secara berkala 1 tahun 2 kali. Mengangkat tulisan hasil penelitian maupun pemikiran ilmiah yang mencakup bidang ilmu komunikasi, komunikasi pembangunan, public relations, periklanan, dan jurnalistik.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020): Januari" : 10 Documents clear
STRATEGI MENGURANGI KETIDAKPASTIAN INFORMASI PASCA BENCANA ALAM PADA ANAK PERANTAUAN ASAL PALU, SIGI DAN DONGGALA YANG TINGGAL DI JAKARTA Donal Adrian
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.647 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1469

Abstract

PenPenelitian ini bertujuan (a) untuk mengenalisis dan mendeskripsikan strategi anak perantauan asal Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta dalam mengurangi ketidakpastian informasi saat bencana alam terjadi dan (b) untuk mengenalisis dan mendeskripsikan tindakan komnikasi anak perantauan asal Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta untuk membantu keluarga dan korban bencana alam lainnya. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan infroman menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam (Indepth Interview) dan observasi langsung. Analisis data menggunakan cara pandang menurut Miles dan Huberman (1992: 1-2) bahwa terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu : reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh anak perantauan asal Kota Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta yaitu (1) hanya menyaksikan pemberitaan melalui media massa dan media online, tanpa melakukan komunikasi secara langsung kepada pihak keluarga di Kota Palu, Sigi dan Donggala saat gempa awal terjadi dipukul 15.00 WITA, (2) saat bencana gempa, tsunami dan likuifaksi terjadi pukul 18.00 WITA, anak perantauan menghubungi keluarga yang tinggal dekat di daerah Sulawesi Tengah seperti Kabupaten Luwuk, Parigi Moutong, Poso, Morowali, Toli-Toli dan lain-lain. Sedangkan untuk provinsi terdekat seperti Makassar, Manado, Pasangkayu dan Balikpapan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi korban bencana. Strategi ke (3) jaringan komunikasi yang membaik membuat proses penyampaian pesan menjadi efektif seperti menanyakan kondisi diri korban dan memberikan semangat hidup, serta melakukan komunikasi timbal balik melalui curahan hati yang disampaikan oleh korban terhadap anak perantauan terkait dengan perjuangan untuk bisa selamat dari bencana, berjuangan mencari keluarga yang belum ditemukan dan berjuang melawan rasa trauma.elitian ini anak perantauan, bencana alam, ketidakpastian informasi(a) unfdagknagnfnafgtuk mengenalisis dan mendeskripsikan strategi anakperantauan asal Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta dalam mengurangi ketidakpastian informasi saat bencana alam terjadi dan (b) untuk mengenalisis dan mendeskripsikan tindakan komnikasi anak perantauan asal Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta untuk membantu keluarga dan korban bencana alam lainnya. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan infroman menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam (Indepth Interview) dan observasi langsung. Analisis data menggunakan cara pandang menurut Miles dan Huberman (1992: 1-2) bahwa terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu : reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh anak perantauan asal Kota Palu, Sigi dan Donggala yang tinggal di Jakarta yaitu (1) hanya menyaksikan pemberitaan melalui media massa dan media online, tanpa melakukan komunikasi secara langsung kepada pihak keluarga di Kota Palu, Sigi dan Donggala saat gempa awal terjadi dipukul 15.00 WITA, (2) saat bencana gempa, tsunami dan likuifaksi terjadi pukul 18.00 WITA, anak perantauan menghubungi keluarga yang tinggal dekat di daerah Sulawesi Tengah seperti Kabupaten Luwuk, Parigi Moutong, Poso, Morowali, Toli-Toli dan lain- lain. Sedangkan untuk provinsi terdekat seperti Makassar, Manado, Pasangkayu dan Balikpapan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi korban bencana. Strategi ke (3) jaringan komunikasi yang membaik membuat proses penyampaian pesan menjadi efektif seperti menanyakan kondisi diri korban dan memberikan semangat hidup, serta melakukan komunikasi timbal balik melalui curahan hati yang disampaikan oleh korban terhadap anak perantauan terkait dengan perjuangan untuk bisa selamat dari bencana, berjuangan mencari keluarga yang belum ditemukan dan berjuang melawan rasa trauma.
SELF DISCLOSURE GENERASI Z DI TWITTER Ajeng Prima Dewi; Santi Delliana
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.278 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1526

Abstract

Pergeseran bentuk komunikasi antar individu melalui media sosial merupakan kajian yang menarik karena ruang tersebut memberikan tempat untuk mengekspresikan dirinya dan mengungkapkan pemikirannya. Namun tidak semua orang dapat memiliki keberanian ataupun kemampuan untuk melakukan pengungkapan diri atau self disclosure. Penelitian ini mengkaji bagaimana bentuk pengungkapan diri remaja generasi Z melalui media twitter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Self Disclosure pada Media Sosial Twitter berbentuk emosi, kegundahaan, pemikiran, dan kesedihan dimana informan merasa lega dengan adanya dukungan atau support sebagai bentuk reply. Adanya kepercayaan yang terjalin dan juga sudah mengenal satu sama lain atara dirinya dan kawan-kawan sehingga merasa aman karena berada dalam frekuensi yang sama. Topik pengungkapan diri dibatasi, sehingga tidak memojokkan orang lain dna menjatuhkan nama orang lain.
MANAJEMEN ISU DALAM MEMPERTAHAKAN CITRA PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk (Studi Kasus Isu Pantai Publik Ancol) Fikriani, Dyah Nurul; Maryam, Siti; Saputra, Windhi Tia
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.379 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1517

Abstract

Penelitian ini berjudul Manajemen Isu dalam Mempertahankan Citra Perusahaan (Studi Kasus Isu Pantai Publik Ancol). Isu pantai publik merupakan isu yang popular karena tidak pernah berhenti menerpa Ancol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen isu pantai publik Ancol yang dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) dalam mempertahankan citra perusahaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yakni model analisis data interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Model manajemen isu yang dilakukan oleh Ancol memiliki kesamaan dengan model manajemen isu sumber Regester&Larkin, hanya saja peneliti menemukan satu tahapan baru dalam menyelesaikan isu pantai publik Ancol, yakni komunikasi. Jika diurutkan maka tahapan awal dimulai dari identifikasi isu, analisis isu, komunikasi, adaptive change strategy, program perubahan isu, dan terakhir evaluasi. Hasil kebijakan yang dilakukan dapat meredam isu dan program gratis masuk Ancol bagi pengguna KJP cukup efektif yang mana ribuan pengunjung telah memanfaatkan kesempatan masuk Ancol gratis dengan menggunakan KJP, sehingga hal ini dapat mempertahankan citra positif Ancol bagi kalangan publik.
PENGARUH PROGRAM BELAJAR RADIO “FREE RADIO CLASS” TERHADAP PERSEPSI KHALAYAK DAN KEMAMPUAN BERBICARA DI DEPAN UMUM (Survei Pada Peserta Di Komunitas Belajar Radio) Mega Mercia Laraswati; Siti Maryam; Priyono Sadjijo
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.91 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program Belajar Radio “Free Radio Class” terhadap persepsi khalayak dan kemampuan berbicara di depan umum. Teori yang yang relevan dalam penelitian ini adalah teori Self-Efficacy Bandura. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah peserta yang mengikuti program Belajar Radio “Free Radio Class” dengan jumlah sampel 90 responden. Teknik analisis pengaruh variabel X terhadap variabel Y menggunakan uji koefisien determinasi. Teknik pengujian data diproses menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dan variabel pengaruh program “Free Radio Class” dengan variabel persepsi khalayak adalah sangat kuat dan pengaruh program “Free Radio Class” dengan variabel kemampuan berbicara adalah kuat. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh hasil adanya pengaruh variabel pengaruh program “Free Radio Class” terhadap variabel persepsi dan pengaruh program“Free Radio Class” terhadap kemampuan berbicara di depan umum diatas 50% artinya keduanya signifikan. Dengan demikian perhitungan pengaruh program “Free Radio Class” dengan persepsi khalayak dan perhitungan pengaruh program “Free Radio Class” dengan kemampuan berbicara di depan umum maka dapat disimpulkan Ho1 ditolak dan Ha1 diterima dan Ho2 ditolak dan Ha2 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara program Belajar Radio “Free Radio Class” terhadap persepsi khalayak dan kemampuan berbicara di depan umum.
Strategi Komunikasi Pemasaran Sosial oleh Organisasi Non Profit Widha Anistya Suwarso
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.134 KB) | DOI: 10.33822/.v3i1.1357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis strategi komunikasi pemasaran sosial Indonesia AIDS Coalition (IAC) dalam kampanye ODHA Berhak Sehat (OBS). Kampanye merupakan bentuk pemasaran ide dan gagasan tentang perubahan sosial, sehingga pendekatan pemasaran sosial dapat digunakan dalam konteks kampanye sosial. Strategi yang dimaksud terbagi menjadi downstream strategy dan upstream strategy. Melalui downstream strategy, IAC membangun strategi komunikasi pemasaran kampanye dengan menjadikan masyarakat sebagai target kampanye. Sedangkan upstream strategy merupakan strategi komunikasi pemasaran sosial yang mengacu pada upaya IAC untuk mempengaruhi kebijakan dengan menggalang dukungan dan mempromosikan isu atau persoalan tertentu yang berkaitan dengan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti berusaha menggambarkan fenomena kampanye sosial yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan pemasaran sosial. Adapun tahap analisis data kualitatif dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh IAC dalam kampanye OBS baik downstream strategy maupun upstream strategy belum cukup maksimal dalam mencapai tujuan kampanye. Masih dibutuhkan upaya-upaya untuk mengoptimalkan pengelolaan kampanye, terutama dengan melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap aplikasi mobile AIDS Digital yang sebenarnya sangat potensial dalam mendukung kegiatan kampanye OBS.
PERAN PUBLIC RELATIONS INTERNAL DALAM PENGENDALIAN MUTU PERUSAHAAN (STUDI KASUS DI PT. JALAN TOL LINGKAR LUAR JAKARTA) Kevin Danu Prasetya; kusumajanti kusumajanti
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.856 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1518

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejauh mana peran public relations internal dalam PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta dalam menjalankan proses pengendalian mutu perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta dalam menjalankan pengendalian mutu perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan berdasarkan wawancara mendalam secara langsung dengan ketua manajemen representative PT. jalan Tol Lingkarlua Jakarta, staff manajemen representative PT. jalan Tol Lingkarlua Jakarta serta 2 orang informan yang merupakan perwakilan dari devisi-devisi yang mengikuti proses pengendalian mutu PT. jalan Tol Lingkarluar Jakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran public relations dalam menjalankan pengendalian mutu perusahaan sudah cuku sesuai dan berjalan sebagaimana mestinya, walaupun dalam eksekusinya masih ada kendala yang dihadapi. Dapat dikatakan public relations internal PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta telah menjalankan tugasnya denga baik bersama dengan devisi-devisi terkait. Sehingga perlahan-lahan kedepannya mungkin dapat ditingkatkan lagi rasa kepedulian dalam menjaga citra perusahaan PT.Jalan Tol lingkarluar Jakarta serta semakin responsif terhadap apa yang sedang diperlukan masyarakat khususnya pengguna jalan tol PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta demi menciptakan ide-ide baru.
STRATEGIES AND ROLE OF LOCAL GOVERNMENT IN IMPROVING THE COMPETITIVENESS OF TRADITIONAL FISHERMEN IN PANDEGLANG, BANTEN Kusumajanti Kusumajanti; Ni Putu Eka Widiastuti; Asep Kamaluddin
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.93 KB) | DOI: 10.33822/.v3i1.1360

Abstract

The aims of study to explore in depth: a. strategies and role of local government supports the formation of fishermen groups and group performance in enhancing the competitiveness of traditional fishermen; b. Strategies undertaken by local governments to improve competitiveness so as to realize the prosperity of traditional fishermen, c. group communication model between local government, traditional fishermen group, and partners  This study use qualitative research methods with a critical paradigm referring to the critical concepts of Marxist thought. The results showed that the government through the Ministry of Marine Affairs and Fisheries Republic of Indonesia has issued Government Regulation no. 50 Year 2015 on empowering small fishermen and small fish farmers. The Ministry of Marine Affairs and Fisheries has an agenda to improve the welfare of traditional fishermen and to optimize their potentials in groups, which are handed down to the provincial and district fisheries departments. Pandeglang District Government as the object of research through Fisheries Department has the authority to manage, utilize, and conserve marine and fishery resources for the welfare of Pandeglang community, especially fisherman community, cultivation, processing and marketing of fish, and to increase contribution for PAD (District Owned Revenue). Fisheries Department develop strategies for improving the welfare of traditional fishermen, among others, encourage the formation of fishermen cooperatives with legal status. Socialization of the use of fishing gear which is not prohibited by the government. This is because there are still many traditional fishermen in Pandeglang who use Cantrang that can threaten the sustainability of marine ecosystems. The local government through related offices has not been actively involved in providing assistance to traditional fishermen so that they have high competitiveness such as maintaining good quality fish quality, stable catch quantity, environment of fishery and marine areas that is maintained so as to ensure the sustainability of existence fish in the sea. The results of this study have implications on the preparation of roles and strategies of local governments in improving the competitiveness of traditional fishermen adapted to local elements so that traditional fishermen become prosperous.
Penerapan Media Relations dalam Mempertahankan Reputasi Kementerian Pertanian Republik Indonesia As’ari Nurdiansyah; Risma Kartika
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.042 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1519

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia adalah salah satu sektor terpenting bagi perekonomian bangsa, karena Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan berbagai macam produk dari usaha pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Kekayaan alam Indonesia yang melimpah terutama sektor pertanian menjadikannya sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Dibawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman wajah pertanian Indonesia terus menunjukan taringnya kepada dunia dengan beberapa perubahan besar yang dilakukan. Perubahan besar yang telah dilakukan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bukan berarti dalam perjalanannya tidak mengalami permasalahan. Adanya berita negatif di media massa membuat masyarakat terbayang akan buruknya kinerja Kementerian Pertanian RI. Setiap pemberitaan negatif yang menyangkut Kementerian Pertanian RI akan memberikan dampak buruk bagi reputasi yang selama ini sudah dibangun dengan susah payah. Dibutuhkan suatu strategi tertentu, dan juga upaya-upaya konkrit dalam menjalin hubungan baik antara organisasi dan media massa dalam hubungan media atau media relations. Hubungan media yang baik akan menghasilkan pemberitaan yang baik pula di media massa. Dari pemberitaan tersebut, maka akan membentuk reputasi yang baik dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap suatu lembaga/instansi. Oleh karena itu untuk mempertahankan reputasi, humas Kementerian Pertanian melakukan media relations. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media relations dalam mempertahankan reputasi Kementerian Pertanian RI. Konsep yang digunakan pada penelitian ini adalah humas pemerintah, media relations dan reputasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini adalah dengan melakukan media relations humas Kementerian Pertanian RI berhasil memepertahankan reputasinya walaupun diterpa beberapa pemberitaan negatif. Hal tersebut karena kejujuran humas dalam memberikan indormasi serta pengelolaan relasi, mengembangkan jaringan dan mengembangkan strategi yang sudah berjalan dengan baik. Sehingga, setiap berita negatif yang menimpa Kementerian Pertanian RI tidak bertahan lama. 
KEBERAGAMAN PARIWISATA DAN BUDAYA SEBAGAI IDENTITAS MASYARAKAT (Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga di Kota Singkawang) Dea Varanida
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.733 KB) | DOI: 10.33822/.v3i1.1361

Abstract

Sebagian besar setiap daerah di Indonesia saat ini telah menyadari akan pentingnya pariwisata untuk kemajuan dalam mengembangkan potensi daerahnya. Bukan hanya untuk memajukan pariwisata, namun juga untuk pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat daerah tersebut. Kemudian dari pada itu, pariwisata juga sudah tidak seperti dahulu lagi namun semakin berkembang maknanya bukan hanya untuk berekreasi semata tapi sudah semakin luas artiannya. Pariwisata sudah menjadi kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari maysarakat  dan sudah menjadi kebutuhan yang wajib untuk dilakukan. Maka dari itu melalui sektor pariwisata masing-masing daerah meningkatkan wisata alam maupun budaya untuk meningkatkan perekonomian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  dengan menggunakan metode deskriptif paradigma kualitatif melalui beberapa tahapan yaitu observasi pendahuluan, wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa narasumber yang sesuai untuk menjawab masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Disparpora untuk mengembangkan sektor pariwisata dimulai dengan melakukan tahapan pendataan, perencanaan, dan pelaksanaan. Selanjutnya, terdapat media-media baru yang lahir dalam Komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh komunikator maupun komunikan dalam mengembangkan promosi yang dilakukan yaitu dari pihak swasta maupun dari masyarakat sehingga melahirkan identitas dalam keberagaman pariwisata dan budaya yang ada di Kota Singkawang.
Komunikasi Konflik Jawara Banten Antar Venus; Lukman Saleh Waluyo
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.747 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1520

Abstract

Jawara Banten adalah pertemuan budaya lokal yang luar biasa dari bagian budaya orang Indonesia. Mereka membangun standar budaya sendiri yang tidak sama dengan masyarakat Sunda, Betawi, dan Jawa yang memisahkan wilayah tempat tinggal mereka di tepi utara wilayah Banten. Terlepas dari kenyataan bahwa individu-individu ini berasal dari wilayah Cirebon dan Demak yang datang untuk pada abad keenam belas, namun mereka tampaknya mempunyai hubungan sosial dan obudaya yang otentik dengan asal mereka. Penelitian ini dilaksanakan untuk menggali lebih dalam bagaimana cara berkomunikasi Jawara Banten khususnya dalam komunikasi. Metode yang digunakan adalah campuran dari metode paremiologi dan metode wawancara mendalam. Penelitian dilaksanakan selama sembilan bulan (April-Desember 2019) termasuk 12 responden wawancara dan tiga buah buku tentang bahasa Jawa untuk melakukan studi paremiologi. Dari hasil tersebut, peneliti mendapat temuan penelitian sebagai berikut: (1) Komunikasi Jawara Banten konsep besarnya adalah “Deduluran” (2) Selain “Sedulur” ada juga konsep “Sebatur” yang masih turunan dari konsep deduluran. Konsep “Sebatur” ini lebih memperecepat untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah dan akhirnya damai. (3) Ada perubahan kultur dalam berkonflik di Banten, kalau dulu berkelahi biasanya ada istilah “wes ijen bae, ijen siji-siji ning alon-alon”. Jadi seperti duel dan tidak berkelahi ramai-ramai. Sekarang sudah berkurang karena diselesaikan dulu dengan cara musyawarah. (4) Dalam lingkungan masyarakat Jawara Banten ada larangan yang tidak boleh dilakukan dalam pergaulan antar manusia, ada istilahya “Aje  Julid, Aje ngelunjak, Aje Mencangak, Aje Syirika, Aje Ilok Ngebohong, Aje Ilok Ngulungani, Aje Ilok Makan Uong”  karena kurang baik untuk dipakai dalam pergaulan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10