cover
Contact Name
Irpan
Contact Email
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Phone
+6285782578137
Journal Mail Official
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Editorial Address
Jl. RS. Fatmawati No. 1, Jakarta Selatan
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2656050X     DOI : 10.33822/.v3i1
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Adalah jurnal ilmiah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Terbit secara berkala 1 tahun 2 kali. Mengangkat tulisan hasil penelitian maupun pemikiran ilmiah yang mencakup bidang ilmu komunikasi, komunikasi pembangunan, public relations, periklanan, dan jurnalistik.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): Juli" : 8 Documents clear
Diseminasi Ketentuan Barang Yang Dibawa Oleh Penumpang Dan Awak Sarana Pengangkut: Studi Kasus Manajemen Humas Ditjen Bea Dan Cukai satria adhitama
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1672

Abstract

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai adalah organisasi pemerintah yang bertugas mengawasi dan melayani keluar masuknya barang di Indonesia. Salah satu saluran memasukkan barang ke Indonesia adalah melalui barang bawaan penumpang maskapai penerbangan dan awak sarana pengangkut udara. Garda terdepan dalam membentuk citra Indonesia khususnya DJBC. Namun komplain mengenai barang bawaan penumpang tiap tahunnya cenderung tetap bahkan mengalami kenaikan di tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis startegi komunikasi kehumasan dalam menyosialisasikan barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut. Penlitian ini menggunakan paradigma konstruktivistik dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa tahapan dalam manajemen humas yang tidak dilaksanakan oleh DJBC, baik oleh Kantor Pusat DJBC dan KPU BC Soekarno Hatta. Penelitian ini dapat memberikan masukan kepada DJBC agar setiap kegiatan humas dilaksanakan dengan mengikuti tahapan-tahapan dalam manajemen humas sehingga masyarakat dapat memahami secara seksama peraturan mengenai barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.
Kegiatan Media Monitoring Humas Pemerintah Kota Cimahi Aditya Ilham Gunawan; Renata Anisa
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1758

Abstract

Abstrak. Humas Pemerintah Kota Cimahi merupakan bagian dari Diskominfo arpus. Diskominfo arpus yaitu Dinas Komunikasi Informatika Kearsipan dan Perpustakaan yang merupakan departemen yang memiliki berbagai tugas guna dalam mewujudkan visinya yaitu “Mewujudkan Cimahi Baru Maju, Agamis dan Berbudaya”. Salah satu fungsi Humas Pemerintah Kota Cimahi adalah menganalisis pemberitaan pada media cetak (Media Monitoring). Hal ini dikarenakan sedikit sekali informasi pemerintahan dari lembaga kehumasan yang dapat dipercaya secara langsung dan menjadi bahan utama penulisan berita. Kegiatan ini dilakukan guna mengetahui bagaimana citra dari Pemerintah Kota Cimahi di mata masyarakat luas sebagai lembaga pemerintahan yang mengurusi lingkup lingkungan di Kota Cimahi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan media monitoring di humas pemerintah Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan berdasarkan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan media monitoring yang dilakukan humas pemkot cimahi terdiri dari perencanaan yaitu membahas media yang akan menjadi target dan menjadi bahan dari kliping harian, pelaksanaan yaitu membaca dan memotong berbagai macam berita cetak dan online yang dianggap hangat pada hari itu untuk dibuat kliping, evaluasi yaitu mengevaluasi pemberitaan Pemerintah Kota Cimahi dimata masyarakat dan mengetahui bagaimana tindakan yang akan dilakukan dalam menanggapi pemberitaan tersebut 
Membangun Engagement Melalui Platform Digital (Studi Kasus Flip sebagai Start-Up Fintech) Intan Putri Cahyani
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1668

Abstract

Hadir sebagai startup lokal, Flip memberikan warna baru di dunia Fintech (Financial Technology) dengan menyediakan layanan transfer antar bank bebas biaya admin. Flip tidak hanya berfokus pada pengembangan core business, namun juga menyadari bahwa berkomunikasi dengan target audiens adalah penting. Saat ini Flip telah memiliki website dan media sosial yang dikelola dalam membangun digital engagement. Engagement ini sangat penting bagi seorang PR sebagai dasar strategi komunikasi jangka. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan studi tentang bagaimana Flip sebagai start-up local di bidang Fintech membangun digital engagement melalui berbagai aktivitas Public Relations di berbagai platform. Tipe penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui metode (1) observasi melalui website dan social media monitoring dan (2) wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flip sangat menyadari komunikasi berperan penting dalam sustainability bussiness. Saat ini Flip telah menggunakan platform digital untuk menyampaikan segala sesuatu yang baru tentang produk mereka, sekaligu membentuk mutual understanding melalui percakapan yang dibangun. Dengan segala keterbatasan sumber daya yang dimiliki, peringkat website flip.id telah meningkat 32% selama periode Januari – Maret 2020) dengan mencapai sekitar 63.330 pengunjung dan 139.350 hits setiap bulan. Secara garis besar konten-konten yang mendapatkan engagement tertinggi antara lain giveaway, tips dan challenge dan di antara semua media sosial yang digunakan Flip, Instagram memiliki rata-rata engagement tertinggi yaitu mencapai 60%. Dalam berbagai aktivitas online yang dilakukan Flip untuk membangun engagement ke target audiens dimetaforakan selayaknya pertemanan dimana mereka berusaha hadir untuk memberikan manfaat. Flip sendiri juga bekerja sama dengan Social Media Influencer (SMI) berupa Micro Influencer yaitu mereka yang punya expertise atau keahlian di bidang keuangan dengan follower yang segmented dan terbukti cukup efektif dalam membangun engagement.
Mobile Phone dan Media Sosial: Penggunaan dan Tantangannya pada Jurnalisme Online Indonesia Ratna Puspita; Titis Nurwulan Suciati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1781

Abstract

Artikel ini membahas mengenai tantangan jurnalis pada era mobile phone atau telepon seluler dan media sosial. Penulis berargumen, perubahan dan tantangan tidak hanya menyentuh organisasi media massa, kerja jurnalis atau wartawan, berita, khalayak, melankan juga nilai-nilai dan etika. Dengan melakukan kajian literatur dari penelitian-penelitian sebelumnya terkait perkembangan jurnalisme di Indonesia, penulis menyimpulkan media sosial tidak hanya berfungsi untuk medium promosi, melainkan medium menyampaikan berita pada era digital. Jurnalisme juga mengembangkan multimedia yang merujuk pada teknik presentasi atau penyajian berita yang memfokuskan pada tulisan dan gambar visual, baik bergerak maupun diam.
Representasi Harapan dan Hopelessness dalam Video Clip BTS “Interlude: Shadow” (Kajian Semiotika Roland Barthes) Ratu Nadya Wahyuningratna; Irpan Ripa'i Sutowo
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1635

Abstract

Memiliki harapan merupakan hal yang lumrah bagi setiap orang. Tanpa harapan, seseorang seolah tidak memiliki tujuan dalam hidupnya. Namun kadang manusia tak hanya memiliki harapan yang sifatnya positif dalam hidupnya, tetapi juga memiliki keputusasaan atau hopelessness di saat sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya. Kedua perasaan ini bisa timbul di saat-saat tertentu, namu tidak semua orang mampu membaginya dengan orang lain. Berbeda dengan para musisi, mereka yang biasa menciptakan lagu, seringkali diberi kebebasan untuk mencurahkan perasaannya melalui lagu-lagu yang dibuatnya. Seperti halnya dengan boyband asal Korea Selatan, BTS, mereka diberi kebebasan oleh agensi yang menaunginya untuk mencurahkan perasaan mereka melalui lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri. Melalui lagu, mereka merasa bisa mengomunikasikan apa yang sedang mereka pikirkan dan rasakan kepada khalayak, terutama fans mereka (ARMY). Band ini begitu dicintai oleh publik, bisa dilihat dari banyaknya prestasi mengagumkan yang mereka dapatkan tak hanya di negaranya asalnya sendiri namun juga di seluruh dunia. Kejujuran yang mereka sampaikan lewat lirik lagu, rasa cinta mereka terhadap fans, bahkan harapan dan keputusasaan bisa dirasakan langsung oleh semua orang. Tak terkecuali lagu “Interlude: Shadow”, dari lirik dan video clip nya sendiri kita bisa menemukan isyarat harapan dan hopelessness di dalamnya. Karena itu penulis tertarik untuk mencari tahu lebih dalam representasi harapan dan hopelessness dari video clip “Interlude: Shadow” ini menggunakan Semiotika Roland Barthes.
Manajemen Komunikasi dalam Perwujudan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Melalui Program Binaan Banksasuci Dwi Kartikawati; Rahmawati Puspitasari
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1651

Abstract

Fokus riset ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJPS) PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam penyaluran bantuan pada Program Binaan Banksasuci. Program Banksasuci merupakan program bina lingkungan sebagai upaya TJSP  PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang bertujuan untuk mengelola sungai secara terintegrasi, yaitu dengan memelopori penanaman pohon untuk mengurangi polusi, mengelola keberagaman hayati yang berada di bantaran sungai, dan mengelola sampah yang didapat dari sungai Cisadane. Program ini memerlukan manajemen komunikasi yang baik dalam mengoptimalkan sumbedaya komunikasi yang ada untuk mencapai keefektifan program. PT Jasa Marga (Persero) Tbk selalu berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan mengedepankan regulasi yang berlaku terhadap undang-undang CSR. Dengan menggunakan penelitian kualitatif analitik dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, studi observasi dan studi dokumen. Maka hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi dilakukan mulai dari tahapan perencanaan komunikasi pada program Banksasuci, tahap persiapan, tahap pelaksanaan komunikasi penandatanganan perjanjian kerjasama dan penyerahan bantuan dan tahap monitoring melalui reminding call dan whatshapp grup dan evaluasi. Keseluruhan kegiatan CSR yang dilkukan mengedepankan 3 (tiga) prinsip CSR yaitu Triple Bottom Line. Kata kunci: Manajemen Komunikasi, Tangung Jawab Sosial Perusahaan
Pola Komunikasi Insan Berkemampuan Khusus: Studi Etnografi Komunikasi pada Interaksi Sosial Insan Berkemampuan Khusus di Rumah Autis Cabang Depok Fitria Ayuningtyas; Anter Venus; Asep Suryana; Yustikasari Yustikasari
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1785

Abstract

Komunikasi merupakan sesuatu hal yang fundamental dalam kehidupan sehari-hari. Peran dasar komunikasi adalah jembatan untuk membangun interaksi sosial. Komunikasi digunakan setiap manusia sebagai sarana dalam berinteraksi sosial, namun beberapa orang terkadang mengalami gangguan dalam berkomunikasi dengan faktor gangguan yang tentunya berbeda-beda. Salah satu orang yang mengalami gangguan komunikasi dalam berinteraksi yaitu anak berkemampuan khusus. Insan Berkemampuan Khusus (atau biasa dikenal oleh masyarakat umum sebagai manusia berkebutuhan khusus) telah resmi dicanangkan pada tanggal 3 Desember 2019, momentum hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap tanggal 3 Desember juga oleh Rumah Autis dianggap tepat untuk dijadikan hari Insan Berkemampuan Khusus atau IBK’s day. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian etnografi komunikasi.Hasil pengamatan dan wawancara yang didapat kemudian dianalisis menggunakan elemen yang terdapat pada etnografi komunikasi yang lebih dikenal dengan kata SPEAKING yang terdiri dari setting/scene, participants, ends, act sequence, keys, instrumentalities, norms of interaction, genre. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan bahwa masalah utama dari insan berkemampuan khusus terutama anak autis adalah masalah komunikasi, interaksi sosial dan perilaku. Komunikasi yang digunakan oleh anak autis sangat unik dan menarik serta karakteristik dari autisme ini sangatlah beragam.
Kredibilitas Komunikator pada Destinasi Wisata Melalui Media Sosial (Video Viral Negeri di Atas Awan Citorek, Banten) Tono Purwantoro
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v3i2.1863

Abstract

Abstrak. Telepon seluler (gawai) menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Khalayak membutuhkannya sebagai sarana informasi, bersosialisasi atau pengungkapan diri dalam berkomunikasi. Arus pesan komunikasi melalui aplikasi instant messaging WhatsApp meningkat dan menduduki posisi pertama. Informasi yang disebarkan melalui WhatsApp sering menjadi viral. Misalnya peristiwa fenomenal tayangan video mengenai wahana wisata baru bernama Negeri Di Atas Awan, Citorek, Banten pada September 2019. Komunikator dalam tayangan adalah Pemimpin Daerah yang tidak disebutkan namanya namun komunikasi visual dalam video dan narasi yang diunggah berhasil memikat hati penerima pesan dan memviralkannya. Dalam hitungan hari, viral tayangan video lanjutan berisikan antusias masyarakat yang berkunjung. Namun, pengunjung kecewa karena mendapati fakta yang berbeda. Penelitian ini ingin melihat bagaimana kredibilitas komunikator pada destinasi wisata yang viral melalui media sosial. Penelitian menggunakan metode studi dokumen dengan pendekatan kualitatif desktiptif. Temuan menunjukkan, kredibilitas komunikator pada media digital menjadi kekuatan sesuai pernyataan McCorskey ada tiga nilai yaitu keahlian, karakter, dan kedinamisan yang tersajikan melalui komunikasi audio visual. Namun demikian, perlu diperhaikan cermat sehingga tidak menjadi kecewa. Kerelaan publik memviralkan menyebabkan kepanikan, dimana realitas yang tersaji dalam komunikasi visual tidak sesuai harapan yang dilihatnya. Kekuatan penyebaran pesan komunikasi visual melalui media aplikasi sosial hadir seperti dalam the bullet theory, pesannya cepat memiliki daya tarik antusiasme publik. Kata kunci: pesan singkat, komunikasi viral, komunikasi visual, video, media sosial, aplikasi wahatsapp Abstract. Cellular or mobile telephones for Indonesian people become the primary needs now. The audience needs it as a means of information, socializing or self-disclosure in interpersonal and group communication. The mobile phone used is increased.especialy use of WhatsApp (WA) instant messaging application which occupies the first position in Indonesia. Information distributed by WA immediately went viral such as the phenomenal event called Negeri Di Atas Awan, Citorek, Banten. The communicator in this video is the local Governor, but the visual communication and its narrative succeeded in capturing the heart of people were willing to see it. But then the visitors are disappointed to find different facts. This study wants to see how the communicator's credibility in tourist destinations through social media.  The research used the document study method with a qualitative descriptive approach. The result is the credibility of communicator on digital media becomes a strength according to McCorskey's statement there are three values, namely expertise, character, and dynamism which are presented through audio-visual communication.The power of spreading visual communication messages through social media applications is present as in the bullet theory, the message quickly has the appeal of public enthusiasm.Keywords: instant messaging, viral communication, visual communication, video, social media, whatsapp aplication.  

Page 1 of 1 | Total Record : 8