cover
Contact Name
Irpan
Contact Email
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Phone
+6285782578137
Journal Mail Official
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Editorial Address
Jl. RS. Fatmawati No. 1, Jakarta Selatan
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2656050X     DOI : 10.33822/.v3i1
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Adalah jurnal ilmiah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Terbit secara berkala 1 tahun 2 kali. Mengangkat tulisan hasil penelitian maupun pemikiran ilmiah yang mencakup bidang ilmu komunikasi, komunikasi pembangunan, public relations, periklanan, dan jurnalistik.
Articles 201 Documents
Perlukah Literasi Media Televisi Berperspektif Ramah Perempuan? Rini Sudarmanti
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.878 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.954

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia merupakan aset potensial bagi bangsa Indonesia. Perbedaan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pun tidak terpaut jauh. Namun sayangnya, jurang kemakmuran hidup diantara keduanya masih nampak nyata berbeda. Kesejahteraan hidup perempuan masih tertinggal dibandingkan laki-laki. Sementara itu era digital semakin hari semakin menunjukkan kemanfaatannya dalam mempermudah kehidupan manusia. Perempuan memiliki peluang besar untuk memanfaatkan media berbasis internet ini untuk berkarya atau aktif di ruang publik yang tidak seluas ketika mereka memanfaatkan media massa. Media televisi pun sebagai salah satu media massa terfavorit mulai ditinggalkan penontonnya. Kampanye-kampanye literasi media bergeser ke arah media digital. Menimbang fenomena tersebut, apakah ini merupakan indikasi bahwa televisi sudah tidak lagi perlu mendapat perhatian, terutama untuk perempuan? Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengkaji ulang pentingnya literasi media televisi sebagai media informasi ramah perempuan. Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkaya studi tentang perempuan untuk memaksimalkan kapasitasnya sebagai kekuatan social di masyarakat.
PENGARUH PROGRAM BELAJAR RADIO “FREE RADIO CLASS” TERHADAP PERSEPSI KHALAYAK DAN KEMAMPUAN BERBICARA DI DEPAN UMUM (Survei Pada Peserta Di Komunitas Belajar Radio) Mega Mercia Laraswati; Siti Maryam; Priyono Sadjijo
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.91 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program Belajar Radio “Free Radio Class” terhadap persepsi khalayak dan kemampuan berbicara di depan umum. Teori yang yang relevan dalam penelitian ini adalah teori Self-Efficacy Bandura. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah peserta yang mengikuti program Belajar Radio “Free Radio Class” dengan jumlah sampel 90 responden. Teknik analisis pengaruh variabel X terhadap variabel Y menggunakan uji koefisien determinasi. Teknik pengujian data diproses menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi dan variabel pengaruh program “Free Radio Class” dengan variabel persepsi khalayak adalah sangat kuat dan pengaruh program “Free Radio Class” dengan variabel kemampuan berbicara adalah kuat. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh hasil adanya pengaruh variabel pengaruh program “Free Radio Class” terhadap variabel persepsi dan pengaruh program“Free Radio Class” terhadap kemampuan berbicara di depan umum diatas 50% artinya keduanya signifikan. Dengan demikian perhitungan pengaruh program “Free Radio Class” dengan persepsi khalayak dan perhitungan pengaruh program “Free Radio Class” dengan kemampuan berbicara di depan umum maka dapat disimpulkan Ho1 ditolak dan Ha1 diterima dan Ho2 ditolak dan Ha2 diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara program Belajar Radio “Free Radio Class” terhadap persepsi khalayak dan kemampuan berbicara di depan umum.
Strategi Komunikasi Pemasaran Sosial oleh Organisasi Non Profit Widha Anistya Suwarso
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.134 KB) | DOI: 10.33822/.v3i1.1357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis strategi komunikasi pemasaran sosial Indonesia AIDS Coalition (IAC) dalam kampanye ODHA Berhak Sehat (OBS). Kampanye merupakan bentuk pemasaran ide dan gagasan tentang perubahan sosial, sehingga pendekatan pemasaran sosial dapat digunakan dalam konteks kampanye sosial. Strategi yang dimaksud terbagi menjadi downstream strategy dan upstream strategy. Melalui downstream strategy, IAC membangun strategi komunikasi pemasaran kampanye dengan menjadikan masyarakat sebagai target kampanye. Sedangkan upstream strategy merupakan strategi komunikasi pemasaran sosial yang mengacu pada upaya IAC untuk mempengaruhi kebijakan dengan menggalang dukungan dan mempromosikan isu atau persoalan tertentu yang berkaitan dengan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti berusaha menggambarkan fenomena kampanye sosial yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan pemasaran sosial. Adapun tahap analisis data kualitatif dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh IAC dalam kampanye OBS baik downstream strategy maupun upstream strategy belum cukup maksimal dalam mencapai tujuan kampanye. Masih dibutuhkan upaya-upaya untuk mengoptimalkan pengelolaan kampanye, terutama dengan melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap aplikasi mobile AIDS Digital yang sebenarnya sangat potensial dalam mendukung kegiatan kampanye OBS.
Pengaruh Terpaan Pemberitaan Sandiaga Uno di Media Online Terhadap Sikap Masyarakat (Survei di Kelurahan Tanah Baru, Depok) Indri Ahsanu Amala; Rini Riyantini
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.407 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.958

Abstract

Media online menjadi pilihan masyarakat masa kini untuk membaca berita karena memiliki banyak kemudahan. Sebagai tahun politik, di tahun 2018 banyak bermunculan berita tentang para calon kandidat Capres dan Cawapres. Berita yang sempat menjadi sorotan media, adalah ketika tersebar video amatir Cawapres, Sandiaga Uno yang melangkahi makam tokoh Nahdatul Ulama (NU) saat berziarah. Berita tersebut mendapat tanggapan negatif dari sejumlah politisi dan tokoh agama, juga mendapat kecaman dan aksi protes dari warga Jombang, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguku pengaruh terpaan pemberitaan Sandiaga Uno terhadap sikap masyarakat. Populasi pada penelitian ini adalah warga Kelurahan Tanah Baru sebanyak 2.978 orang, peneliti memilih responden warga Kelurahan Tanah Baru di kalangan bapak-bapak karena menurut survei yang dilakukan website Depok24jam.com, berita politik merupakan berita yang paling sering diakses dengan persentase 54% dengan karakteristik khalayak laki-laki berusia 25 sampai 55 tahun. Menggunakan metode Non Probability Sampling dan melalui teknik purposive sampling, menggunakan rumus Yamane sampel yang diambil adalah 97 orang. Berdasarkan indikator pada variable terpaan, yaitu frekuensi, durasi dan atensi serta sikap masyarakat yang diukur berdasarkan teori sikap dengan indicator kognitif, afektif dan konatif, variable terpaan pemberitaan memiliki pengaruh yang kecil terhadap variabel sikap masyarakat berdasarkan hasil perhitungan uji regresi dengan nilai R Square 0,042, yang menunjukkan tidak ada pengaruh variuabel terpaan terhadap variabel sikap masyarakat.
Analisis dan Implementasi Motion Grafis Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dengan Metode Semiotika Peirce Yunita Anggraini; Sandi Prasetyaningsih; Condra Antoni
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 1, No 1 (2018): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1404.07 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i01.444

Abstract

Motion grafis merupakan teknik yang banyak digunakan dalam teknologi pembuatan animasi, termasuk dalam pembuatan iklan layanan masyarakat (ILM). Alasan utama para editor menggunakan motion grafis adalah karena lebih menarik dan lebih murah dibandingkan teknik lainnya. Dalam penelitian ini, teknologi motion grafis digunakan untuk membuat animasi ILM dan menyampaikan pesan dari bahaya merokok. Metode semiotika Peirce digunakan dalam analisis data guna memahami bagaimana pesan dalam ILM dapat ditangkap oleh penonton. Selain itu, dalam perancangan ILM, ada beberapa obyek yang digunakan untuk melakukan analisis berdasarkan beberapa aspek, seperti tipologi sebuah simbol yang memiliki fitur icon, index, dan simbol disetiap desain obyek. Dari penelitian ini ditemukan bahwa icon bisa digunakan untuk menjelaskan penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari merokok, index memiliki fungsi sebagai penanda dari sebuah desain obyek dalam animasi bahaya merokok, dan simbol berguna untuk memperjelas sebuah desain animasi tersebut.Kata kunci: Semiotika, metode Peirce, motion grafis, iklan layanan masyarakat, merokok,  icon, index, symbol
PERAN PUBLIC RELATIONS INTERNAL DALAM PENGENDALIAN MUTU PERUSAHAAN (STUDI KASUS DI PT. JALAN TOL LINGKAR LUAR JAKARTA) Kevin Danu Prasetya; kusumajanti kusumajanti
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.856 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1518

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejauh mana peran public relations internal dalam PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta dalam menjalankan proses pengendalian mutu perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta dalam menjalankan pengendalian mutu perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan berdasarkan wawancara mendalam secara langsung dengan ketua manajemen representative PT. jalan Tol Lingkarlua Jakarta, staff manajemen representative PT. jalan Tol Lingkarlua Jakarta serta 2 orang informan yang merupakan perwakilan dari devisi-devisi yang mengikuti proses pengendalian mutu PT. jalan Tol Lingkarluar Jakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran public relations dalam menjalankan pengendalian mutu perusahaan sudah cuku sesuai dan berjalan sebagaimana mestinya, walaupun dalam eksekusinya masih ada kendala yang dihadapi. Dapat dikatakan public relations internal PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta telah menjalankan tugasnya denga baik bersama dengan devisi-devisi terkait. Sehingga perlahan-lahan kedepannya mungkin dapat ditingkatkan lagi rasa kepedulian dalam menjaga citra perusahaan PT.Jalan Tol lingkarluar Jakarta serta semakin responsif terhadap apa yang sedang diperlukan masyarakat khususnya pengguna jalan tol PT. Jalan Tol Lingkarluar Jakarta demi menciptakan ide-ide baru.
KONTROVERSI VIDEO LAST HOPE KITCHEN EPISODE PUDING BABI KURMA DI YOUTUBE (ANALISIS UNSUR SARA SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) Murwanti Fajar Yani; Rini Riyantini
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.864 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.496

Abstract

Video Last Hope Kitchen episode Puding Babi Kurma yang ditampilkan di channel YouTube milik Tretan Muslim dengan viewers lebih dari 275 ribu menimbulkan kontroversi karena dinilai mengandung unsur SARA. Kontroversinya terlihat dari percakapan dan gesture yang ditunjukkan oleh Muslim dan Coki seperti “Daging babi dicampur dengan sari kurma, babinya jadi halal atau kurmanya yang jadi haram?”. Tujuan dari penelitian adalah untuk menginterpretasikan unsur SARA dalam video Last Hope Kitchen episode Puding Babi Kurma. Penelitian ini menggunakan teori diskursus, ruang publik, critical discourse analysis, dan semiotika. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis semiotika Charles Sanders Pierce, video dianalisis berdasarkan trikotomi semiotika yaitu tanda, objek, dan interpretasinya. Hasil penelitiannya adalah tanda berupa percakapan dan gesture, objek berupa simbol-simbol yang diperlihatkan dalam video menghasilkan makna bahwa Muslim dan Coki menampilkan video bergenre dark comedy yang masih sangat jarang ditampilkan di Indonesia dan mengandung unsur SARA. Konten komedi yang membawa unsur agama didalamnya sangat sensitif bagi masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Video Last Hope Kitchen, Kontroversi, SARA, Dark Comedy, Semiotika.
Studi Retorika Dalam Bedah Film 3 Dara Pada Tipikal Komunikator Womanizer Rida Anjani; Mutiara Ayu Lestari; Wahyuni Choiriyati
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 2 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.599 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i02.953

Abstract

Merujuk pada artikel Hamudi, Womanizer merupakan seorang pria yang mampu memahami apa yang diinginkan dan diharapkan oleh wanita, sinyal cinta yang dipancarkan oleh seorang wanita wanita, serta dapat menjadi siapa saja bagi wanita itu. Studi Retorika penelitian ini membedah Film 3 Dara terkait gaya komunikasi pria metroseksual tipikal womanizer womanizer. Film 3 Dara merupakan film yang menceritakan 3 tokoh laki-laki yang memiliki karakter womanizer. Analisis komunikator tipikal womanizer dalam riset ini menggunakan teori Retorika. Retorika diartikan sebagai seni berbicara yang dipergunakan dalam proses komunikasi antar manusia. Seni berbicara ini berkaitan erat dengan konsep womanizer yaitu kategori pria yang mampu menaklukan hati para wanita dengan mudahnya namun tidak berniat untuk menjalin hubungan serius dengan lawan jenis. Orientasi womanizer hanya untuk kesenangan semata. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis tipikal komunikator womanizer mengenai bagaimana gaya komunikasi dan strategi komunikasi yang digunakan di lingkungan sosial mereka dalam berinteraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schuzt dan teori Narsism yang merujuk pada Littlejohn (2009). Upaya mengungkap gaya komunikasi kategori pria metroseksual dalam film ini menempatkan paradigma konstruktivis.
Sasadu Sebagai Simbol, Identitas Budaya dan Perekat Suku Sahu Di Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Peinina Ireine Nindatu
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 1, No 1 (2018): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.143 KB) | DOI: 10.33822/jep.v1i01.437

Abstract

Komunikasi manusia dan budaya tidak dapat dipisahkan atau dapat dikatakan bahwa komunikasi adalah kebudayaan dan kebudayaan adalah komunikasi. Komunikasi non verbal berupa simbol budaya dapat berbentuk gerakan, pakaian, objek, bendera, ikon  keagamaan dan sebagainya. Aspek simbolis yang penting dari budaya adalah bahasa penggunaan katakata untuk mewakili benda dan pandangan. Penyimbolan memungkinkan suatu budaya disampaikan dari generasi ke generasi. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menjelaskan makna simbol pada Sasadu (Rumah Adat Suku Sahu) yang telah menjadi identitas budaya Suku Sahu di Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Metode yang digunakan yaitu : melakukan kajian literatur yang relevan dari jurnal ilmiah, hasil penelitian, buku dan data sekunder yang relevan dengan topik penulisan makalah, kemudian dianalisis dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil pembahasan makalah menyimpulkan bahwa makna simbol dan identitas budaya pada Sasadu Suku Sahu di Kabupaten Halmahera Barat yaitu: Sasadu merupakan Rumah Bersama Suku Sahu, Sasadu Sebagai Alat Perekat Suku Sahu dan Sasadu Sebagai Simbol Otoritas Fungsi Integratif, Nilai-nilai Hukum dan Etika Sosial Budaya Suku Sahu.
STRATEGIES AND ROLE OF LOCAL GOVERNMENT IN IMPROVING THE COMPETITIVENESS OF TRADITIONAL FISHERMEN IN PANDEGLANG, BANTEN Kusumajanti Kusumajanti; Ni Putu Eka Widiastuti; Asep Kamaluddin
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.93 KB) | DOI: 10.33822/.v3i1.1360

Abstract

The aims of study to explore in depth: a. strategies and role of local government supports the formation of fishermen groups and group performance in enhancing the competitiveness of traditional fishermen; b. Strategies undertaken by local governments to improve competitiveness so as to realize the prosperity of traditional fishermen, c. group communication model between local government, traditional fishermen group, and partners  This study use qualitative research methods with a critical paradigm referring to the critical concepts of Marxist thought. The results showed that the government through the Ministry of Marine Affairs and Fisheries Republic of Indonesia has issued Government Regulation no. 50 Year 2015 on empowering small fishermen and small fish farmers. The Ministry of Marine Affairs and Fisheries has an agenda to improve the welfare of traditional fishermen and to optimize their potentials in groups, which are handed down to the provincial and district fisheries departments. Pandeglang District Government as the object of research through Fisheries Department has the authority to manage, utilize, and conserve marine and fishery resources for the welfare of Pandeglang community, especially fisherman community, cultivation, processing and marketing of fish, and to increase contribution for PAD (District Owned Revenue). Fisheries Department develop strategies for improving the welfare of traditional fishermen, among others, encourage the formation of fishermen cooperatives with legal status. Socialization of the use of fishing gear which is not prohibited by the government. This is because there are still many traditional fishermen in Pandeglang who use Cantrang that can threaten the sustainability of marine ecosystems. The local government through related offices has not been actively involved in providing assistance to traditional fishermen so that they have high competitiveness such as maintaining good quality fish quality, stable catch quantity, environment of fishery and marine areas that is maintained so as to ensure the sustainability of existence fish in the sea. The results of this study have implications on the preparation of roles and strategies of local governments in improving the competitiveness of traditional fishermen adapted to local elements so that traditional fishermen become prosperous.

Page 2 of 21 | Total Record : 201