cover
Contact Name
Alex Rikki, S.Kom.,M.Kom
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
alexrikisinaga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan - Sumatera Utara Telp : (061) 66455670
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI)
ISSN : 25027786     EISSN : 25977156     DOI : https://doi.org/10.2411/jipiki
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) (p-ISSN : 2502-7786 ) (e-ISSN : 2597-7156) is a national, peer-reviewed journal. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects of the medical record and health information. It is aimed at all medical record and health information practitioners and researchers and those who manage and deliver medical record and health information services and systems. It will also be of interest to anyone involved in health information management, health information system, and health information technology.
Articles 241 Documents
KETIDAK LENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT INAP PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSU IMELDA MEDAN Ali Sabela Hasibuan; Giovani Malau
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v4i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui angka ketidaklengkapan rekam medis rawat inap pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Imelda Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengetahui angka ketidaklengkapan pengisian rekam medis rawat inap pasien Diabetes Melitus. Dari hasil penelitian ditemukan angka ketidaklengkapan pengisian formulir catatan terintegrasi ditemukan 17.40 %, pengkajian awal 15, 22 % resume medis terdapat 9.79 % dan informed consent 17.40 %, nama dokter sebanyak 21.74 % dan tanda tangan dokter 8.70 %, sedangkan untuk identifikasi pasien, catatan anastesi dan laporan operasi diisi lengkap. Adapun saran dari penulis adalah : (1) prosedur tetap Analisa Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap perlu direvisi agar semua formulir yang dianalisa, dan perlu dilakukan sosialisasi terus menerus.
TINJAUAN KETIDAKLENGKAPAN PENULISAN RESUME MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM MITRA MEDIKATAHUN 2019 Siti Agus Kartini; Haliza Liddini
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v4i2.93

Abstract

Berdasarkan survey awal yang dilakukan peneliti di instalasi rekam medis RSU Mitra Medika dari data angka ketidaklengkapan pengisian catatan medis (KLPCM), ditemukan bahwa dari seluruh berkas rekam medis pasien pulang dari rumah sakit pada tahun 2018, yaitu terdapat 13279 berkas terdapat ketidaklengkapan pengisian sebanyak 7,66% (1017) berkas, dimana salah satu diantaranya adalah ketidaklengkapan pengisian resume medis.medis, terdapat ketidaklengkapan pengisian identitas pasien sebanyak 5 formulir (16,6%), anamnese 4 (13,3%), pemeriksaan fisik 2 (6,6%), diagnosa 1 (6,6%), pemeriksaan penunjang 4 (13,3%) dan tindakan medis sebanyak 2 formulir (6,6%).Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh formulir resume medis rawat inap di RSU Mitra Medika pada bulan April 2019 sebanyak 500 formulir. Sampel yang diambil dalam penelitian ini ialah 25 % dari jumlah populasi yakni 50 formulir resume medis. Sampel yang diambil dalam penelitian adalah 10 % dari jumlah populasi yaitu sebanyak 50 formulir resume medis. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi.
TINJAUAN PENATALAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) PADA PUSKESMAS TEGAL SARI TAHUN 2019 Terry Noviar Panggabean
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.333

Abstract

ABSTRAK Di dalam hakekatnya pembangunan kesehatan merupakan berbagai usaha ataupun upaya yang dilaksanakan oleh setiap Individu Bangsa Indonesia dalam tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat indonesia, kemauan, serta kemampuan hidup yang sehat bagi setiap individu Bangasa Indonesia agar terwujud tingginya derajat kesehatan masyarakat, yang juga merupakan suatu investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana penatalaksanaan program indonesia sehat pada puskesmas tegal sari. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2019 dan penelitian dilakukan di Puskesmas Tegal Sari Medan. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan Data yang terkumpul hingga saat ini adalah 5.500 keluarga, dan data yang dientri dalam aplikasi keluarga sehat sebanyak 3.762 keluarga. Sedangkan banyak keluarga dalam area kerja Puskesmas Tegal Sari sebanyak 7.483 keluarga. Disarankan kepada pihak Puskesmas menambah jumlah SDM dan Sarana dalam pengerjaan program ini, memperbaiki jaringan koneksi internet. ABSTRACT In the essence of health development is a variety of efforts or efforts undertaken by each individual nation of Indonesia in the goal of raising Indonesian society awareness, willingness, and healthy living ability for every Individuals of Indonesian nation to materialize the high degree of public health, which is also an investment in the development of human resources that are socially and economically productive. The purpose of this research is to know the extent of the management of healthy Indonesian programs at Puskesmas Tegal Sari. This type of research uses descriptive methods. Research time is conducted in March to May 2019 and research conducted at the Puskesmas of Tegal Sari Medan. Data is collected using observation. The results of the study show that the Data gathered to date is 5,500 families, and the data that is included in the family application is as much as 3,762 families. While many families in the work area of Tegal Sari Puskesmas as much as 7,483 families. Recommended to the Puskesmas increase the number of human resources and facilities in the work of this program, repair the network Internet connection.
TINJAUAN PELAKSANAAN NILAI GUNA REKAM MEDIS BAGI PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA (RSU IPI) MEDAN TAHUN 2018 Johanna Christy; Afni Efani Putri S
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.335

Abstract

ABSTRAK Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanan nilai guna rekam medis bagi pasien. Jenis penelitian ini adalah deskriptif bertujuan menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek secara tepat. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli di Rumah Sakit Umum Pekerja Indonesia Medan (RSU IPI) Tahun 2018. Populasi dalam penelitian adalah 440 berkas rekam medis. Dalam melakukan penelitian, peneliti mengambil sampel sebanyak 81 berkas rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSU IPI pelaksanaan nilai guna rekam medis sudah terlaksana dengan baik, dilihat dari tersedianya ringkasan masuk dan keluar, resume, lembar operasi, identifikasi bayi, lembar persetujuan tindakan, lembar kematian pada setiapberkas pasien pulang meninggal, asuhan keperawatan didalam berkas rekam medis. Tetapi dalam pengisian berkas rekam medis petugas rekam medis belum mengimplementasikan nilai guna rekam medis dengan baik. Kesimpulannya pelaksanaan nilai guna rekam medis sudah baik namun dalam pengisian berkas rekam medis lebih di perhatikan sesuai Permenkes 269 Tahun 2008 Tentang rekam Medis sehingga pelaksaaan nilai guna rekam medis dan pengisisan berkas rekam medis berjalan lebih baik. Kata Kunci: Rekam Medis, Nilai Guna Rekam Medis, Berkas Rekam Medis ABSTRACT Medical record is a document that contains records and documents about patient identity, examination, treatment, care and other services for patients in health care facilities. The purpose of this study was to study how the implementation of the use of medical records for patients. This type of research is descriptive which addresses the systematic problem and the appropriate characteristics of objects and subjects. When this study was conducted in July at the Medan Indonesian Workers General Hospital (RSU IPI) in 2018. The population in this study was 440 medical record documents. In conducting research, researchers took 81 samples of medical records. Based on the results of research conducted at the IPI General Hospital, the implementation of the use value of medical records has been carried out well, seen from the availability of incoming and outgoing assessments, proceeding, surgery sheets, accessing infants, action approval sheets, consent sheets on each patient's return documents, medical care care. However, in applying medical records, medical record officers have not applied the use value of medical records properly. Conclusion the reclamation of the value of the medical record has been better in the reclamation of the medical record is better with the approval in accordance with Minister of Health Regulation 269 of 2008 About the Medical Record requires the implementation of the value of the medical record and the filling of the medical record better.
TINJAUAN PENYEBAB UNCLAIMED BERKAS PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA Ary Syahputra Wiguna
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.336

Abstract

ABSTRAK Klaim adalah tuntutan pengakuan atas suatu fakta bahwa seseorang berhak (memiliki atau mempunyai) atas sesuatu. Rekam medis yang diajukan kepada pihak BPJS yang diragukan kesimpulan medisnya, karena ketidakcocokan atau ketidaklengkapan data-datanya maka akan di kembalikan yang sering disebut unclaimed. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab unclaimed berkas BPJS pasien rawat jalan berdasarkan identifikasi input dan proses. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan fenomenologi.Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2019 dan penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia.Populasi dan sampel dalam penelitian adalah petugas BPJS yang berjumlah 6 (enam) orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan pedoman wawancara.Hasil penelitian menunjukkan penyebab unclaimed berkas BPJS pasien rawat jalan berdasarkan input adalah SDM dan sarana yang kurang, jaringan dan software yang sering error. Sedangkan berdasarkan proses adalah perencanan yang masih belum menggunakan SOP. Disarankan kepada pihak rumah sakit menambah jumlah SDM dan Sarana dalam pengerjaan berkas klaim, memperbaiki jaringan dan software yang error, membuat SOP pengajuan klaim. Kata Kunci : BPJS, Unclaimed, Berkas Rekam Medis ABSTRACT A claim is a claim of acknowledgment of the fact that someone has the right (has or has) of something. Medical records submitted to the BPJS whose medical conclusions are doubtful, because of incompatibility or incomplete data will be returned which is often called unclaimed. The purpose of this study was to determine the cause of unclaimed BPJS outpatients based on identification of inputs and processes. This type of research uses a qualitative method with phenomenology. When the study was conducted in March to May 2019 and the study was conducted at the Indonesian Labor Imelda General Hospital. Population and samples in the study were BPJS officers, amounting to 6 (six) people. Data were collected using interview guidelines. The results of the study showed that the unclaimed causes of outpatient BPJS files based on input were human resources and lack of facilities, networks and software that often caused errors. Whereas based on the process is planning that still does not use SOP. It is recommended to the hospital to increase the number of human resources and facilities in working on claim files, repairing network and software errors, making SOPs filing claims.
ANALISIS LUAS RUANGAN BERDASARKAN KEBUTUHAN RAK DI RUANG PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI MEDAN TAHUN 2019 Puput Melati Hutauruk; Fince Rahmat Zega
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.338

Abstract

ABSTRAK Rekam medis disimpan dalam rak penyimpanan agar terjaga kerahasiaanya, terhindar dari kerusakan dan mempermudah petugas dalam pengambilan dan pengembalian rekam medis. Agar pelayanan menjadi efektif dan efesien, selain memerlukan rak penyimpanan yang cukup, juga perlu ruangan penyimpanan yang bisa memuat rak penyimpanan tersebut agar dapat menyimpan berkas rekam medis pasien dalam jangka waktu tertentu guna pemeriksaan diwaktu yang akan datang dan memudahkan pengambilan kembali oleh petugas. Maka dari itu peneliti bertujuan untuk menegetahui luas ruangan berdasarkan kebutuhan rak saat ini di Rumah Sakit Umum Madani Medan tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya dan membandingkan dengan teori kemudian diambil kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah ruang penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan, dan objek dalam penelitian ini adalah berkas rekam medis dan rak penyimpanan rawat jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah rak penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan di RSU Madani medan adalah 8 rak dengan luas ruangan 18,99 m2. Jika saat ini rumah sakit memiliki 8 rak, maka rumah sakit perlu menyediakan 10 rak lagi sehingga luas ruangan menjadi 48,82 m2 agar luas ruangan dapat tercukupi dan dapat memuat rak sesuai kebutuhan rumah sakit sehingga tidak menyulitkan petugas penyimpanan dalam pengambilan maupun pengembalian rekam medis pasien. Kata Kunci : Rekam Medis, Rak Penyimpanan, Luas Ruangan ABSTRACT Medical records are stored in a storage rack to maintain confidentiality, avoid damage and make it easier for officers to retrieve and return medical records. In order for the service to be effective and efficient, in addition to requiring adequate storage shelves, storage rooms that can also contain storage shelves are needed so that they can store patient medical record files for a certain period of time for future examinations and facilitate retrieval by officers. Therefore the researcher aims to determine the area of ​​the room based on the needs of the current shelves at the Medan Madani General Hospital in 2019. This research uses a quantitative descriptive method by describing the results of the research as it is and comparing with the theory then conclusions are drawn. The subjects in this study were the outpatient medical record file storage room, and the object in this study was the medical record file and outpatient storage rack. The results of this study indicate that the number of outpatient medical record file storage racks in Medan Madani General Hospital is 8 shelves with an area of ​​18.99 m2. If the hospital currently has 8 shelves, the hospital needs to provide 10 more shelves so the room area becomes 48.82 m2 so that the room area can be fulfilled and can load the shelves according to the hospital's needs so that it does not make it difficult for the storage staff to retrieve or return the patient's medical record .
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN WAKTU PENYEDIAAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM MADANI TAHUN 2019 Zulham Andi Ritonga; Alan Juli Wannara
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.341

Abstract

ABSTRAK Sistem penyimpanan yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Madani Medan menggunakan sistem sentralisasi, yaitu penggabungan antara rekam medis rawat inap dengan rekam medis rawat jalan. Rekam medis rawat jalan dan rekam medis rawat inap disimpan dalam satu tempat penyimpanan rekam medis. Namun dikarenakan jumlah rak penyimpanan rekam medis kurang akibatnya status rekam medis tidak cukup untuk disusun di dalam rak penyimpanan dan ditumpukkan di atas status yang telah disusun dengan rapi. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif melalui wawancara dan lembar check list. Penelitian ini dilakukan di RSU Madani Medan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang datang ke tempat pendaftaran rawat jalan dan seluruh petugas rekam medis di unit pendaftaran rawat jalan dan penyimpanan. Sampel dalam penelitian ini terbagi dalam dua jenis yaitu pasien rawat jalan yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama serta petugas rekam medis rawat jalan RSU Madani Medan. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Dari hasil penelitian sistem penjajaran yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Madani Medan yaitu menggunakan sistem angka akhir. Sistem angka akhir dapat memudahkan para petugas rekam medis yang bukan ahli dalam melaksanakan pekerjaan penyimpanan tersebut dan sudah terlaksana dengan baik. Berdasarkan lokasi, sistem penyimpanan menggunakan sentralisasi. Berkas rekam medis di ruang penyimpanan belum tersusun dengan rapi. Dimana rekam medis yang disimpan tidak cukup untuk dijajarkan ke dalam rak penyimpanan rekam medis, yang disebabkan karena luas ruang penyimpanan rekam medis yang tidak mencukupi sehingga mengakibatkan rak penyimpanan rekam medis tidak dapat ditambah ke dalam ruang penyimpanan rekam medis. Terdapat banyak berkas rekam medis ditumpukkan diatas berkas rekam medis yang telah disusun rapi sesuai dengan nomor rekam medisnya. Saat pengambilan kembali rekam medis pasien yang ingin berobat tidak menggunakan tracer (petunjuk keluar) sebagai pengganti untuk disisipkan di bagian setiap nomor rekam medis pasien yang ingin berobat.
GAMBARAN STRESS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS BAGIAN DISTRIBUSI DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Esraida Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.343

Abstract

ABSTRAK Stress kerja dapat dialami oleh semua orang tanpa terkecuali pekerja di rumah sakit dan merupakan konsekuensi dari peristiwa di tempat kerja yang menuntut keterlibatan fisik dan psikis karyawan secara berlebihan (Triatna, 2015). Stress kerja yang berlangsung secara terus menerus dapat menyebabkan perubahan emosional dan perilaku seperti mudah tersinggung dan sulit berkonsentrasi, sehingga dapat menurunkan motivasi kerja seseorang dan berakibat pada penurunan kualitas kerja. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi di RSUP H. Adam Malik Medan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan peneliti dengan mengambil seluruh petugas distribusi yang berjumlah 5 orang. Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat orang yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti, instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan kepada responden untuk melihat gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi. Analisis data pada penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel distribusi. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 5 responden bahwa mayoritas stress kerja dapat disimpulkan bahwa sebanyak 4 responden (80%) mengalami stress kerja, dan minoritas stress kerja sebanyak 1 responden (20%). Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa gambaran stress kerja petugas rekam medis bagian distribusi di RSUP H. Adam Malik Medan mayoritas mengalami stress kerja. Saran peneliti kepada pihak rumah sakit agar memberikan fasilitas berupa alat pengangkut barang kepada petugas rekam medis dibagian distribusi untuk mempermudah pengiriman berkas rekam medis ke poliklinik dan hal ini dapat mengurangi beban kerja petugas rekam medis dalam mengangkat barang berat.
HUBUNGAN WAKTU PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS DENGAN KEPUASAN PASIEN PADA BAGIAN PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BUNDA MEDAN Valentina
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.345

Abstract

ABSTRAK Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pelayanan kesehatan yang bermutu adalah akses terhadap pelayanan yang ditandai dengan waktu penyediaan dokumen rekam medis di bagian pendaftaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan waktu penyediaan dokumen rekam medisdengan kepuasan pasien pada bagian pendaftaran di Rumah Sakit Umum Permata Bunda Medan. Jenis penelitan yang digunakan adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan di RSU Permata Bunda Medan yang dihitung dari rata-rata kunjungan pasien yang datang dalam satu minggu yaitu 307. Sampel dalam penelitian ini adalah 76 orang yang diambil secara accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan analisis bivariat yaitu untuk mencari hubungan dua variabel menggunakan uji statistik t-test independen dengan CI 95%. hasil penelitian menunjukkan ada hubungan waktu penyediaan dokumen rekam medis dengan kepuasan pasien pada bagian pendaftaran di Rumah Sakit Umum Permata Bunda Medan (p=0,0001).Disarankan untuk mempersingkat waktu penyediaan dokumen rekam medis dan meningkatkan kepuasan pasien dengan dengan melaksanakan manajemen rekam medis yang baik benar. Kata Kunci: Waktu, Penyediaan Dokumen Rekam Medis, Kepuasan Pasien, Pendaftaran ABSTRACT One aspect that needs to be considered in health services as assessed for access to services is affected by the provision of medical records in the registration section. The purpose of this study is to determine the relationship between the time of providing medical records and patient satisfaction in the registration section at Permata Bunda General Hospital, Medan. The type of research is descriptive with cross sectional design. The population are patients in RSU Permata Bunda Medan, which was calculated from the average number of patient visits that came in a week as many as 307. The sample is 76 people taken by accidental sampling. Data collection was carried out using the observation method using an observation sheet and the interview method with a questionnaire. Data were analyzed univariate and bivariate using the independent t-test with 95% CI. The results showed that there is a correlation between the time of providing medical records and patient satisfaction in the registration section at Permata Bunda General Hospital, Medan (p = 0,0001). It is recommended to shorten the time for the provision of medical record documents and increase patient satisfaction by helping to manage medical records properly.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DUPLIKASI PENOMORAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN Siti Agus Kartini
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v5i1.346

Abstract

Abstrak Rekam medis adalah berisikan cactatan dan dokumen tentang idetitas pasien , pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis adalah keteranan baik yang tertulis maupun yang terekam tentang identitas, anamases, pemeriksaan laboratorium, diagnosa, segala pelyanan dan tindakan medik yang di berikan kepada pasien. Penomoran berkas rekam medis yang baik merupakan salah satu kunci keberhsilan atau kebaikan suatu manajemen rekam medis dari suatu pelayanan kesehatan, tentunya didukung dengan sistem yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi duplikasi penomoran rekam medis di Rumah Sakit Advent Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Advent Medan pada bulan juli 2018, Populasi dalam penelitian ini adalah 11 petugas rekam medis yang terdiri dari 7 orang petugas pendaftaran dan rawat jalan 4 orang petugas pendaftaran rawat inap, Sampel dalam penelitian ini Menggunakan total sampel, instumen penelitian yang digunakan observasi dan kuisoner, berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan faktor yang mempengaruhi duplikasi nomor rekam medis mayoritas Pengetahuan diperoleh 54,5% dari 11 petugas rekam medis dan dengan hasil uji statistik diperoleh p=0.015<0.05. sehingga Ho ditolak artinya adanya pengaruh antara pengetahuan petugas rekam medis dengan duplikasi penomoran di Rumah Sakit Advent Medan. Minoritas sikap diperoleh 63,6% dan dengan hasil uji statistik diperoleh p=0,545%<0.05 sehingga Ho diterima artinya tidak ada pengaruh antara sikap dengan duplikasi penomoran. Dari hasil uji statistik antara pengetahuan dan sikap, terdapat pengaruh pengetahuan dengan duplikasi penomoaran di Rumah Sakit Advent, Sedangkan sikap tidak ada pengaruh dengan duplikasi penomoran di Rumah Sakit Advent. Diharapkan kepada Rumah Sakit untuk memberikan evaluasi atau pelatihan kepada petugas rekam medis dibagian pendaftaran secara berkesinambungan. Kata Kunci: Rekam medis, Faktor- faktor duplikasi No rekam medis, Sistem penomoran Abstrack Medical record is containing records and documents about patient identity, examination, treatment, actions, and other services that have been provided to patients. Medical records are written and recorded safety regarding identities, anamases, laboratory tests, diagnoses, all services and medical actions given to patients. Numbering a good medical record file is one of the keys to the success or goodness of a medical record management of a health service, of course, supported by a good system. The purpose of this study was to determine the factors that influence the duplication of medical record numbering in Medan Adventist Hospital. This type of research is quantitative descriptive using a cross sectional method conducted at Medan Adventist Hospital in July 2018, the population in this study were 11 medical record officers consisting of 7 registration and outpatient officers 4 inpatient registration officers, samples in this study Using the total sample, the research instrument used observation and questionnaire, based on the results of research conducted by factors that influence the duplication of the majority medical record number . so Ho is rejected, meaning that there is an influence between the knowledge of the medical record officer with the numbering duplication in Medan Adventist Hospital. Minority attitudes were obtained 63.6% and with statistical test results obtained p = 0.545% <0.05 so that Ho was accepted meaning that there was no influence between attitude and numbering duplication. From the results of statistical tests between knowledge and attitude, there is an influence of knowledge with duplication of numbers in Adventist Hospitals, whereas attitude has no influence with duplication of numbers in Adventist Hospitals. It is expected that hospitals will provide evaluation or training to medical records officers in the registration section on an ongoing basis.

Page 10 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari More Issue