cover
Contact Name
Alex Rikki, S.Kom.,M.Kom
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
alexrikisinaga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan - Sumatera Utara Telp : (061) 66455670
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI)
ISSN : 25027786     EISSN : 25977156     DOI : https://doi.org/10.2411/jipiki
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) (p-ISSN : 2502-7786 ) (e-ISSN : 2597-7156) is a national, peer-reviewed journal. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects of the medical record and health information. It is aimed at all medical record and health information practitioners and researchers and those who manage and deliver medical record and health information services and systems. It will also be of interest to anyone involved in health information management, health information system, and health information technology.
Articles 241 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI DI PUSKESMAS PAYUNG KECAMATAN PAYUNG KABUPATEN KARO TAHUN 2016 Ary Syahputra Wiguna
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi Puskesmas, sesuai namanya adalah sebuah sistem informasi rekam medis yang secara khusus dirancang untuk digunakan di Puskesmas. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan petugas rekam medis di Puskesmas Payung Kecamatan Payung Kabupaten Karo. Jenis penelitian berupa deskriptif kuantitatif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi penelitian ini adalah Dua belas orang petugas, sampel penelitian dua belas orang, teknik pengambilan sample yaitu dengan metode total sampling. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sistem informasi yang ada di Puskesmas Payung masih manual yaitu pelaporan ke Dinas Kesehatan masih menggunakan hard copydan data dari kuesioner yang dibagikan diperoleh bahwa responden yang berpengetahuan sangat baik terdapat 2 responden (16.7 %), responden yang berpengetahuan cukup baik sebanyak 6 responden (50.0 %) dan responden yang berpengetahuan kurang baik sebanyak 4 responden (33.3 %). Sebagai saran petugas harus melakukan pelatihan di unit rekam medis agar tingkat pengetahuan petugas terhadap prosedur sistem informasi akan lebih baik dan efisien.
GAMBARAN PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TENTANG SISTEM INFORMASI PELAYANAN RAWAT JALAN DI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT LANUD Dr. ABDUL MALIK MEDAN TAHUN 2016 Marta Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit adalah sarana pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat. Pelayanan rawat jalan merupakan komponen integral pada sistem pemberian layanan kesehatan yang berperan dalam kesinambungan perawatan pasien dan peningkatan mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan petugas rekam medis rawat jalan berdasarkan pendidikan, usia, dan masa kerja. Selain itu untuk mengetahui prosedur pada sistem informasi rawat jalan di Rumah Sakit Dr. Abdul Malik Medan. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif, dengan populasi yang di ambil adalah seluruh petugas di unit rekam medis di Rumah Sakit Dr. Abdul Malik Medan sebanyak 4 orang. Sebagai responden adalah seluruh petugas rekam medis. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti terhadap 4 responden bahwa mayoritas pengetahuan petugas rekam medis tentang sistem informasi rawat jalan dengan pengtahuan cukup adalah sebanyak 3 orang dengan nilai 65 (75%) dan yang berpengetahuan kurang adalah 1 orang (25%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan petugas rekam medis tentang sistem informasi rawat jalan sudah membaik, akan tetapi kategori pendidikan masih kurang, karena belum adanya petugas rekam medis yang berpendidikan khusus di bidang rekam medis (minimal D3 Rekam Medis). Saran peneliti untuk Rumah Sakit Dr. Abdul Malik Medan adalah menambah petugas yang berpendidikan khusus rekam medis agar sarana dan prasarana yang saat ini ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal, dan memberikan pelatihan rekam medis bagi petugas yang berpendidikan di luar rekam medis.
PENGARUH PERILAKU PETUGAS REKAM MEDIS TERHADAP PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2016 Fitriyani Lubis
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merupakan semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan perilaku petugas rekam medis terhadap penyimpanan serta faktor apa saja yang mempengaruhi penyimpanan rekam medis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan penyajian fakta secara sistematis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis yang berjumlah 11 orang dengan sampel 11 orang(total sampling). Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa Perilaku petugas rekam medis mayoritas perilaku cukup 7 responden (63,6%) sedangkan penyimpanan mayoritas cukup 5 responden (54,5%) sehingga terdapat pengaruh perilaku petugas rekam medis terhadap penyimpanan rekam medis dengan menggunakan teknik analisa data yaitu uji chi square menggunakan SPSS versi 17 dengan tingkat kemaknaan () 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengaruh perilaku petugas rekam medis terhadap penyimpanan rekam medis. Semakin tinggi tingkat prilaku petugas rekam medis maka kualitas yang diberikan akan semakin baik.
TINJAUAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PEREKAM MEDIS BERDASARKAN BEBAN KERJA DAN EFEKTIFITAS KERJA DI RSU SINAR HUSNI MEDAN TAHUN 2016 Siti Permata Sari Lubis
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kinerja individu sangat bermanfaat bagi pertumbuhan organisasi secara keseluruhan, melalui penilaian tersebut maka dapat diketahui kondisi sebenarnya tentang kinerja petugas rekam medis. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja perekam medis berdasarkan beban kerja dan efektifitas kerja di RSU Sinar Husni Medan Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode observasional, sampel penelitian adalah 5 petugas di Instalasi Rekam Medis, Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada petugas rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi beban kerja yang berat itu 60% sedangkan yang cukup 40%. Sedangkan berdasarkan dari hasil wawancara yang menjawab tidak sebanyak 80% hal ini berarti bahwa beban kerja yang terjadi di RSU Sinar Husni Medan itu tinggi. Distribusi frekuensi efektifitas kerja yang baik itu 20% sedangkan yang kurang 80%, dan berdasarkan hasil wawancara yaitu 80% menjawab tidak, yang berarti beban kerja yang berat membuat efektifitas kerja perekam medik menjadi kurang. Kepada RSU Sinar Husni disarankan agar dapat menambah tenaga perekam medik untuk dapat meningkatkan produktivitas kinerja sehingga pelayanan di RSU Sinar Husni menjadi lebih maksimal.
TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TENTANG MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI 13 AKREDITASI VERSI 2012 DI RUMAH SAKIT SUFINA AZIZ MEDAN Esraida Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan petugas rekam medis tentang manajemen komunikasi dan informasi 13 Akreditasi Versi 2012 di rumah sakit Sufina Aziz Medan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 9 responden dengan teknik pengambilam sampel menggunakan total sampling dan jumlah sampel sebanyak 9 responden. Dari hasil penelitian dapat diperoleh hasil bahwa 33,3% berumur 20-24 tahun, 44,5% berumur 25-29 tahun dan 22,2% berumur >30 tahun. Berdasarkan jenis kelamin 77,8% berjenis kelamin perempuan dan 22,2% berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan tingkat pendidikan 11,1% pendidikan DIII rekam medis, 44,4% pendidikan DIII lainnya dan 44,4% pendidikan Sarjana. Berdasarkan lama kerja 11,1% dengan lama kerja <1 tahun, 33,3% dengan lama kerja 1-5 tahun dan 55,6% dengan lama kerja >5 tahun. Dari hasil penelitian dapat diperoleh hasil 22,2% dengan tingkat pengetahuan baik, dan 77,7% dengan tingkat pengetahuan sedang. Setelah dilakukan penelitian mengenai tingkat pengetahuan petugas rekam medis tentang manajemen komunikasi dan informasi 13 Akreditasi Versi 2012 di rumah sakit Sufina Aziz Medan dengan 9 responden, maka dapat disimpulkan tingkat pengetahuan petugas rekam medis dikatakan sedang (77,7%). Untuk itu disarankan kepada petugas rekam medis agar lebih meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti seminar, melakukan pelatihan dan bimbingan yang mencakup dalam Akreditasi rumah sakit versi 2012 di rumah sakit Sufina Aziz Medan.
ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP BEBAN KERJA DI BAGIAN PENYIMPANAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN METODE WISN (WORKLOAD INDICATOR OF STAFFING NEED) DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK MEDAN Zulham Andi Ritonga
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaa Sumber Daya Manusia (SDM) di unit rekam medis hendaklah memperhatikan jenis pekerjaan,kebutuhan jumlah tenaga kerja untuk unit rekam medis tersebut serta kualifikasi personal yang dibutuhkan dalam setiap unit rekam medis.Dimana perhitungan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) Rekam Medis yang dibutuhkan dilakukan dengan memperhatikan beban kerja yang ada bagian rekam medis di rumah sakitAnalisis kebutuhan tenaga di ruang penyimpanan RSUP H. Adam Malik Tahun 2016 dengan menggunakan Workload Indicator of Staffing Need (WISN).Metode ini digunakan untuk mengitung jumlah optimal tenaga kerja berdasarkan beban kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen ketenagaan. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi dilakukan dengan teknik sampling, selama 6 hari kerja dengan melakukan wawancara mendalam kepada pegawai RSUP H. Adam Malik yang dilakukan pada bulan Desember 2016. Dalam pengamatan terhadap pola kegiatan staff diperoleh hasil bahwa penggunaan waktu produktif pegawai RSUP H. Adam Malik Medan adalah sebesar 2056 jam/tahun, standar beban kerja dalam penyimpanan, standar kelonggaran 0.011. Berdasarkan data primer dan data sekunder yang berhasil dikumpulkan, setelah diolah menggunakan WISN, diperoleh kesimpulan bahwa jumlah pegawai optimal kebutuhan tenaga di RSUP H. Adam Malik Medan adalah sebanyak 15 orang, jadi jumlah tenaga penyimpanan rekam medis masih kurang, dan jumlah pegawai yang ada saat ini sebanyak 11 orang, dengan demikian penambahan jumlah pegawai 4 orang.
GAMBARAN KINERJA PETUGAS DALAM PENGEMBALIAN BERKAS RAWAT INAP DENGAN PENGGUNAAN TRACER DIRUANG PENYIMPANAN RSUP H. ADAM MALIK TAHUN 2017 Parmen Silalahi
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja petugas adalah pernyataan dari suatu kegiatan atau pola tingkahlaku atau penerapan kemampuan pembelajaran untuk melengkapi suatu proses berkaitan dengan spesifikasi atau standar yang telah ditetapkan. Penggunaan Tracer atau outguide dan kartu petunjuk yang digunakan untuk mengganti berkas rekam medis yang diambil untuk berbagai keperluan petugas di penyimpanan RSUP H Adam Malik Medan. Populasi berjumlah 12 orang dan jumlah sample 12 orang sebagai total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, sebagai responden adalah petugas di penyimpanan di RSUP H Adam Malik Medan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengaruh kinerja petugas menurut responden mayoritas dalam dikategorikan sangat setuju sebanyak 3 orang (25.0), setuju 6 orang (50.0),dan tidak setuju 3 orang (25.0), dengan penghitungan manual. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa gambaran kinerja petugas dalam pengembalian berkas rawat inap dengan penggunaan tracer di penyimpanan RSUP H Adam Malik Medan.
ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN DATA PADA SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Suheri Parulian Gultom
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (IPI) Medan tahun 2017 masih belum maksimal, karena masih banyak petugas rekam medis yang tidak mengisi form identitas dengan lengkap, sehingga banyak data yang tidak lengkap dalam pengisiannya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kelengkapan data pada Sistem Informasi Rumah Sakit umum Imelda Pekerja Indonesia (IPI) Medan 2017. Jenis penelitian ini yaitu Deskriptif kuantitatif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi penelitian ini yaitu semua berkas rekam medis pada periode Desember2016–Januari2017. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian dari populasi yang diambil menggunakan rumus. Adapun sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 38 data rekam nedis. Tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu teknik simpel random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yaitu dengan mengamati berkas yang diambil secara acak. Dari hasil penelitian diketahui bahwa masih banyak petugas rekam medis yang tidak mengisi dengan lengkap seluruh form yang ada di Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS).
TINJAUAN PELAKSANAAN PENYUSUTAN BERKAS REKAM MEDIS INAKTIF DIRUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN TAHUN 2016 Ali Sabela Hasibuan
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis inaktif, berkas yang telah disimpan minimal selama 5 tahun di unit kerja rekam medis di hitung sejak tanggal terakhir pasien di layani pada sarana pelayanan kesehatan atau telah 5 tahun setelah meninggal dunia. Pelaksanaan penyusutan rekam medis inaktif mempunyai beberapa tahap, yaitu di mulai dari pemilahan dan pemindahan, penilaian, menscan, dan pemusnahan. Dari hal tersebut, peneliti melakukan observasi dengan tujuan mengidentifikasi SOP pelaksanaan penyusutan rekam medis mngidentifikasi pelaksanaan penilaian rekam medis inaktif, mengamati pengalih media rekam medis inaktif dengan menggunakan scanner, mengidentifikasi pelaksanaan pemusnahan rekam medis inaktif. Pada saat melakukan observasi di RSU Imelda Medan, ditemukan bahwa tahun 2010-2016 telah melakukan penyusutan sebanyak 1.153 yang terdiri dari 885 rekam medis rawat jalan dan 268 rekam medis rawat inap. RSU Imelda Medan sudah mempunyai SOP pemisahan rekam medis inaktif, SOP retensi rekam medis, dan SOP pemusnahan rekam medis inaktif berdasarkan SK Direktur RS, namun dalam melakukan pemindahan rekam medis inaktif, sudah tersedianya ruangan khusus untuk rekam medis inaktif. Penilaian rekam medis inaktif dilakukan oleh tim penilai berdasarkan SK Direktur RS. Dalam menscan rekam medis inaktif, petugas melakukan scan dengan menggunakan alat scanner canon, yang kualitasnya sangat bagus, dan dalam pemusnahan rekam medis inaktif berdasarkan SK Direktur RS yang dilakukan oleh pihak ke-3, yang disaksikan oleh 2 orang saksi dari RSU Imelda Medan dan 1 orang saksi dari perusahaan, tim pemusnahan di lakukan 5 orang.
TINJAUAN PELAKSANAAN KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) VERSI 2012 PADA STANDAR MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MKI) 8 DI RSU SUFINA AZIZ MEDAN TAHUN 2016 Rizca Annur Hadya
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses akreditasi dirancang untuk meningkatkan budaya keselamatan dan budaya kualitas di rumah sakit, sehingga senantiasa berusaha meningkatakan mutu dan pelayanannya. Melalui proses akreditasi salah satu manfaatnya rumah sakit dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit menitik beratkan sasarannya pada keselamatan pasien dan mutu pelayanan. Pelaksanaan akreditasi rumah sakit penting untuk dilakukan dengan alasan agar mutu/kualitas diintegrasikan dan dibudayakan kedalam sistem pelayanan di Rumah Sakit. Kars versi 2012 pada mki 8 adalah informasi yang berkaitan dengan perawatan pasien ditransfer bersama pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksaan akreditasi kars versi 2012 pada standar MKI 8 di Rumah Sakit Sufina Aziz Medan. Populasi berjumlah 1200 berkas pasien rawat inap dan jumlah sampel sebesar 120 berkas rekam medis sebagai total sampling dengan metodologi penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrument dalam penelitian ini menggunakan observasi, sebagai responden adalah berkas rekam medis di RSU Sufina Aziz Medan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan akreditasi kars versi 2012 pada MKI 8 mayoritas kelengkapan resume berkas rekam medis cukup yaitu sebanyak 53 responden (44,2 %) dan minoritas kelengkapan resume berkas rekam medis baik sekali yaitu sebanyak 8 responden (6,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan akreditas kars versi 2012 pada MKI 8 dapat dikatakan cukup yaitu sebesar (44,2%), hal ini menunjukkan bahwa pihak rumah sakit telah melaksanakan proses kelengkapan MKI dengan cukup baik.

Page 3 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari Vol. 3 No. 2 (2018): Vol. 3 No. 2 Tahun 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Vol. 3 No. 1 Tahun 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Tahun 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Vol. 2 No. 1 Tahun 2017 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2 Tahun 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Vol. 1 No. 1 Tahun 2016 Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Agustus Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari More Issue