cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 245 Documents
Interaksi Dark Triad dan Fraud Hexagon: Perspektif Kecurangan Akademik Sapta Reza Gautama; Tito IM. Rahman Hakim; Erfan Muhammad
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19807

Abstract

Latar Belakang: Masifnya kecurangan akademik yang dilakukan mahasiswa masih menjadi topik penelitian yang menarik di bidang akuntansi keperilakuan, terutama karena kecurangan akademik kemungkinan besar akan memengaruhi perilaku kecurangan di dunia kerja. Guna memetakan faktor yang memicu kecurangan akademik maka studi ini dilakukan dengan tujuan memitigasi faktor terjadinya perilaku tidak etis tersebut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek moderasi faktor dark triad pada pengaruh faktor fraud hexagon terhadap kecurangan akademik.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi data dari penelitian ini adalah mahasiswa S1 akuntansi pada perguruan tinggi yang ada di Madura dengan kriteria mahasiswa aktif S1 akuntansi dan telah atau sedang menempuh mata kuliah audit II atau akuntansi forensik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 260 responden. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SmartPLS 4.Hasil Penelitian: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan dan ego berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik, sedangkan kolusi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik. Ketiga faktor dark triad (machiavellianism, narcissism dan psychopathy) secara empiris tidak terbukti mampu memoderasi secara signifikan pengaruh variabel eksogen (kesempatan, kemampuan, rasionalisasi dan ego) terhadap variabel endogen, yaitu kecurangan akademik.Keterbatasan Penelitian: Observasi dilakukan pada scope perguruan tinggi di Madura, sehingga sempitnya lingkup penelitian merupakan keterbatasan dari penelitian ini.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini mencoba mengurangi gap pada topik kecurangan akademik dengan menambahkan faktor dark triad sebagai variabel moderasi.
Determinan Intensi Melakukan Whistleblowing dengan Retaliasi dan Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Pemoderasi Fitriani Baruwati; Erni Suryandari Fathmaningrum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19945

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh personal cost, tingkat keseriusan kecurangan, sikap, kontrol perilaku, profesionalisme, dukungan organisasi dan retaliasi terhadap intensi melakukan whistleblowing.Metode Penelitian: Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung melalui penyebaran survei kuesioner dengan metode purposive sampling, yaitu minimal telah bekerja selama 1 tahun. Subjek pada penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara yang bekerja di DPUPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini sebanyak 97 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan SEM PLS melalui aplikasi smartpls 4.0. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal cost, tingkat keseriusan kecurangan, sikap, profesionalisme berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing. Kemudian retaliasi memperlemah pengaruh profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing. Sedangkan, kontrol perilaku tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing. Sementara itu, dukungan organisasi tidak memperkuat pengaruh sikap maupun kontrol perilaku terhadap intensi melakukan whistleblowing dan retaliasi memperlemah pengaruh profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terletak pada objek penelitian dimana pada penelitian ini menggunakan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) sebagai objek penelitian dan penambahan variabel dependen seperti personal cost, tingkat keseriusan kecurangan dan profesionalisme serta variabel pemoderasi yaitu retaliasi untuk menguji apakah retaliasi memperkuat atau memperlemah profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing.
Eksistensi Single Identity Number Melalui NIK Menjadi NPWP Terhadap Pemenuhan Kewajiban Perpajakan, Efektifkah? Nella Ayu Novia; Fheni Dhelniati; M. Yoan Eka Putra; Roaina Amelia; Linda Hetri Suriyanti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19987

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan mengenai pemenuhan atas kewajiban perpajakan masih menjadi permasalahan yang belum mampu dipecahkan salah satunya diindikasikan dengan adanya kesenjangan antara wajib pajak yang terdaftar dengan angkatan kerja yang sedang bekerja. Tujuan: Riset ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh Penerapan Single Identitiy Number (SIN), pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan terhadap pemenuhan kewajiban wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan yang dimoderasi oleh preferensi risiko. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan SIN.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan menggunakan data primer. Data kuantitatif diperoleh dengan metode survei menggunakan instrumen kuesioner, sedangkan data kualitatif bersumber diperoleh melalui wawancara. Data kuantitatif selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis SEM-PLS menggunakan software WarpPLS 7.0. Adapun data kualitatif dianalisis menggunakan trianggulasi teknik (wawancara dan observasi) dan trianggulasi sumber.Hasil Penelitian: Penelitian ini memberikan bukti secara empiris bahwa SIN dan pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan adalah faktor yang dapat meningkatkan pemenuhan kewajiban perpajakan orang pribadi. Adapun preferensi risiko memiliki peran dalam menurunkan pengaruh SIN serta pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan dalam meningkatkan pemenuhan kewajiban perpajakan di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil jawaban responden, terdapat kesamaan yaitu tingkat efektivitas pemadanaan NIK menjadi NPWP dapat dikatakan cukup baik atau sebesar 41,51%.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menguji pemenuhan kewajiban perpajakan di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan dengan menguji peran preferensi risiko sebagai pemoderasi serta penelitian menggunakan mix method untuk melihat dua unsur tersebut dalam meneliti masalah riset.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kinerja Perusahaan dengan Struktur Kepemilikan sebagai Variabel Pemoderasi Serly Serly; Androni Susanto; Jeslyn Fedelia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.20165

Abstract

Latar Belakang: Penerapan tata kelola perusahaan di Indonesia diatur dalam aturan OJK Nomor 20/POJK.04/2015. Namun masih terdapat tantangan dalam konsistensi penerapan standar ini di berbagai perusahaan. Kasus pelanggaran tata kelola perusahaan telah merugikan banyak perusahaan, mengurangi kepercayaan investor yang pada akhir akan menyebabkan kinerja perusahaan menjadi buruk. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki peran antara penerapan tata kelola perusahaan yang menggunakan karakteristik dewan sebagai pengukuran terhadap kinerja perusahaan serta mengkaji apakah peran struktur kepemilikan mampu memoderasi hubungan antara tata kelola perusahaan terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data numerik dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2018-2022, data diambil melalui situs resmi www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan sampel dengan purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 56 perusahaan dengan 285 data penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi panel.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ditemukan hubungan negatif antara direksi independen, ukuran direksi terhadap kinerja perusahaan dan hasil yang tidak signifikan untuk hubungan antara keberagaman dewan direksi, remunerasi direksi, terhadap kinerja perusahaan. Kepemilikan pemegang saham blok tidak secara signifikan memoderasi interaksi antara penerapan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia sedangkan kepemilikan pemerintah dapat memperlemah interaksi antara penerapan tata kelola terhadap performa yang akan dicapai oleh perusahaan manufaktur di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengulangan dari studi-studi sebelumnya yang telah dilakukan di negara-negara lain, dan sekarang diuji ulang di Indonesia dengan objek penelitian menggunakan perusahaan manufaktur go public yang ada di Indonesia.
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Keadilan terhadap Kepercayaan Masyarakat pada Pemerintah Desa: Apakah Kepuasan Masyarakat Memediasi? Riyan Fardhany Wirawan; Rizal Yaya
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20334

Abstract

Latar Belakang: Dalam satu dekade terakhir, Pemerintah Republik Indonesia memberi otonomi dan dana yang besar untuk pembangunan desa, akan tetapi kasus korupsi anggaran desa juga semakin meningkat yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah desa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pemerintah desa terhadap kepercayaan masyarakat desa yang dimediasi oleh kepuasan masyarakat Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan 50 responden dari aparat pemerintah desa dan 28 responden dari anggota Badan Permusyawaratan Desa yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dan perangkat lunak (software) SmartPLS 3.0Hasil Penelitian: Transparansi pemerintah desa berpengaruh positif terhadap kepercayaan masyarakat desa. Adapun kepuasan masyarakat tidak dapat memediasi pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pemerintah desa terhadap kepercayaan masyarakat desa.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan variabel kepuasan masyarakat sebagai variabel pemediasi.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Pencegahan Fraud Pengelolaan Dana Desa Alek Murtin; Bella Arum Indrasari; Adli Zuliansyah Putra
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20508

Abstract

Latar Belakang: Fraud pengelolaan dana desa memberikan dampak terhadap terhambatnya pembangunan desa. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk mencegah terjadinya fraud pengelolaan dana desa, namun pada praktiknya kasus-kasus fraud pengelolaan dana desa masih kerap terjadi. Oleh karenanya, perlu dilakukan penelitian yang menguji faktor-faktor apa saja yang mampu mempengaruhi pencegahan fraud pengelolaan dana desa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan terjadinya fraud dalam pengelolaan dana desa pada konteks pemerintahan desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini melibatkan 32 Kelurahan yang berada di 6 Kecamatan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 125 kuesioner disebarkan, dengan tingkat pengembalian sebesar 97,65% untuk selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS v.22.Hasil Penelitian: Secara statistik menunjukkan bahwa pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dipengaruhi oleh akuntabilitas, sistem pengendalian internal, dan moralitas pegawai.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan konteks wilayah yang berbeda dengan penelitian-penelitian terdahulu, sehingga memberikan kontribusi secara empiris untuk memperluas literatur terkait faktor-faktor yang dapat mencegah terjadinya kecurangan dalam pengelolaan dana desa.
Pengaruh Karakteristik Dewan Direksi terhadap Sustainability Reporting Ananda Rima Prameswari Nugraha
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20551

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan dalam tata kelola perusahaan secara signifikan telah memberikan peningkatan pengawasan publik terhadap keputusan dan komposisi dewan perusahaan, terutama yang berkaitan dengan masalah keragaman yang terdapat dalam dewan. Keragaman dewan merupakan salah satu topik yang saat ini masih menjadi perdebatan dalam penelitian tata kelola perusahaan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh keragaman dewan yang terdiri dari jenis kelamin, masa jabatan, dan umur direksi terhadap pengungkapan sustainability reporting perusahaan dengan menggunakan sudut pandang resource-based view theory (RBV).Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel masa jabatan (tenure) direksi yang berpengaruh terhadap sustainability reporting, sedangkan jenis kelamin (gender) dan usia (age) direksi tidak berpengaruh terhadap sustainability reporting.Keterbatasan Penelitian: Hanya menggunakan perusahaan manufaktur sebagai objek penelitian. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Pengukuran sustainability reporting yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman terbaru dari GRI yaitu GRI Standards.
Corporate Social Responsibility, Leverage, Capital Intensity, dan Likuiditas terhadap Agresivitas Pajak: Good Corporate Governance sebagai Pemoderasi Mollisa Aznira Dewi; Yuni Nustini
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20572

Abstract

Latar Belakang: Agresivitas pajak merupakan kegiatan merancang pendapatan kena pajak oleh perusahaan dengan melakukan tindakan perencanaan pajak, baik dengan cara yang tergolong legal (tax avoidance) atau ilegal (tax evasion). Laporan Tax Justice Network yang berjudul The State of Tax Justice 2020: Tax Justice in the time of Covid-19 disebutkan sebanyak Rp 67,6 triliun merupakan hasil dari penghindaran dipajak perusahaan di Indonesia. Hal ini menyiratkan bahwa agresivitas pajak dapat merugikan negara Indonesia, sebab wajib pajak mengurangi beban pajak secara agresif.Tujuan: Menganalisis pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (CSR), leverage, capital intensity dan likuiditas terhadap agresivitas pajak dengan good corporate governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021. Metode Penelitian: Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh yaitu 60. Data yang digunakan adalah data dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2019-2021 yang berasal dari web Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi moderasi dengan uji beda mutlak menggunakan bantuan program komputer yaitu SPSS versi 25.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa CSR, leverage, capital intensity berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Likuiditas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Komisaris independen mampu memoderasi hubungan antara CSR dan agresivitas pajak. Kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi hubungan antara CSR dan agresivitas pajak.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan kompilasi dari penelitian yang dilakukan oleh Gunawan (2017), Wijaya dan Saebani (2019). Perbedaan dari penelitian terdahulu terletak pada penambahan variabel independen yaitu likuiditas. Selain itu variabel GCG yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial dan komisaris independen berkedudukan sebagai variabel moderasi dalam menghubungkan antara variabel Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap agresivitas pajak.
Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Inovasi Terhadap Kinerja UMKM Rudy Suryanto; Muhammad Afif Nur Hanan; Rizka Saniyatul Ummah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.21968

Abstract

Latar Belakang: Melalui kontribusinya terhadap PDB dan penciptaan lapangan kerja baru, UMKM memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pelaku UMKM dari kalangan akademisi, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi, diharapkan dapat menjadi patron dalam upaya meningkatkan perekonomian negara. Namun, pada masa pandemi, pelaku UMKM dari kalangan akademisi mengalami penurunan kinerja. Hal ini disebabkan oleh aspek keuangan dan inovasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan inovasi terhadap kinerja UMKM.Metode Penelitian: Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer dengan penyebaran kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Sampel penelitian ini adalah pemilik UMKM di kalangan mahasiswa maupun alumni UMY. Adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan software SmartPLS4.Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh bahwa Literasi Keuangan dan Inovasi berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Sedangkan Inklusi Keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Sampel penelitian adalah UMKM kalangan akademisi yang teridiri dari mahasiswa dan alumni UMY.
Pengaruh Green Accounting, Pengungkapan Emisi Karbon, dan Kinerja Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan Barbara Gunawan; Kholifah Lilla Berliyanda
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.22027

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan bisnis yang tiada henti membuat perusahaan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan nilai perusahaan dan terciptalah persaingan bisnis tanpa disadari yang mengakibatkan pencemaran lingkungan atas aktivitas operasional yang dilakukan sehingga perusahaan mulai memperhatikan dampak aktivitas operasional terhadap lingkungan demi mempertahankan kelangsungan usaha.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akuntansi hijau, pengungkapan emisi karbon, dan kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Metode Penelitian: penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan periode 2018-2022. Perusahaan dengan sektor manufaktur, pertanian, dan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2022 menjadi kriteria data penelitian ini. Pengolahan data menggunakan Statistical Package For Social Science (SPSS)Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini adalah akuntansi hijau tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, pengungkapan emisi karbon tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Keterbatasan Penelitian: Tidak berpengaruhnya akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan dimungkinkan karena proxy yang digunakan dalam penelitian ini masih belum bisa mempresentasikan proxy yang sebenarnya dari akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan proxy lainnya untuk mengukur akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Motivasi penelitian ini berasal dari maraknya pencemaran lingkungan di Indonesia sebagai dampak dari aktivitas operasional perusahaan dan masih banyak perusahaan yang belum sepenuhnya melakukan akuntansi hijau serta pengungkapan emisi karbon.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue