cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 245 Documents
Kebijakan Keringanan Perpajakan untuk Perusahaan di Negara Kawasan Asia Tenggara pada Masa Transisi Pandemi Covid 19 Maryati Maryati; Siti Asmanah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.14363

Abstract

Abstrak:  Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menjadi isu kesehatan yang berdampak luas terhadap perekonomian suatu negara, sehingga pemerintah membuat beragam kebijakan ekonomi termasuk pemberian keringanan perpajakan bagi perusahaan.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kebijakan keringanan pajak yang diberikan kepada perusahaan di negara Kawasan Asia Tenggara pada saat masa transisi pandemi Covid-19 di tahun 2022.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan objek penelitian merupakan negara di Kawasan Asia Tenggara.Hasil Penelitian: Hasil penelitian mendapati bahwa pemerintah di seluruh negara Kawasan Asia Tenggara pada masa transisi dari pandemi menuju endemi Covid-19 masih memberikan kebijakan keringanan pajak untuk perusahaan berupa pengurangan dan/ pembebasan pajak penghasilan. Kamboja, Laos, Thailand dan Vietnam memberikan keringanan pajak berupa pengurangan dan/ pembebasan PPN. Filipina dan Brunei Darussalam memberikan keringanan pajak berupa pembebasan pajak ekspor. Filipina dan Malaysia juga telah memberikan insentif pajak untuk industri yang bergerak di bidang teknologi.Hasil ini menandakan bahwa pemerintah masih memberikan perhatian kepada perusahaan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan operasional bisnis perusahaan yang tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara, serta kebutuhan teknologi informasi merupakan hal yang sangat penting setelah kemunculan pandemi Covid-19 sehingga beberapa negara memberikan insentif pajak untuk mendorong pertumbuhan dan investasi industri teknologi.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memberikan penjelasan tentang hubungan antara fase pandemi Covid-19 dengan kebijakan keringanan perpajakan sebagai upaya pemerintah dalam membangun ekonomi Negara. 
Determinan Kinerja Lingkungan dan Kinerja Keuangan: Studi Empiris Perusahaan Non Finansial di Indonesia Andreani Hanjani; Rr. Karlina Aprilia Kusumadewi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12925

Abstract

Dalam dekade terakhir, perusahaan mengubah paradigm bisnis mereka. Perusahaan tidak lagi melihat lana sebagai orientasi utama namun mengalihkan fokus terhadap 3P yaitu Profit, People, dan Planet. Akibatnya, perusahaan memfokuskan keputusan strategis pada kinerja lingkungan. Perusahaan diharuskan meningkatkan kinerja keuangan tanpa mengabaikan kinerja lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komite audit dan Ukuran dewan terhadap kinerja lingkungan. Kedua, penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Sampel dipilih berdasarkan purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut: perusahaan yang terdaftar di BEI selain bank dan lembaga keuangan dan menerbitkan laporan keuangan tahunan 2018-2020. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 diterima dimana komite audit berpengaruh positif terhadap kinerja lingkungan dengan signifikansi 0,004. Pengujian pengaruh ukuran perusahaan terhadap kinerja lingkungan menunjukkan bahwa semakin besar perusahaan semakin baik kinerja lingkungan dengan signifikansi 0,002 sehingga hipotesis 2 diterima. Pengujian pengaruh kinerja lingkungan terhadap Kinerja Keuangan diperoleh signifikansi 0,027 sehingga hipotesis 3 diterima.
Penghindaran Pajak Di Indonesia: Pengaruh Transfer Pricing dan Customer Concentration Dimoderasi Oleh Peran Komisaris Independen Bella Yohana; Dewi Darmastuti; Shinta Widyastuti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.13468

Abstract

Abstrak: Latar Belakang: Penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan berorientasi laba, sudah merupakan strategi global sebagai salah satu dampak globalisasi dari segi perekonomian. Skema yang paling banyak digunakan adalah transfer picing. Organisasi usaha yang melakukan penjualan lebih dari 10% dari total penjualannya juga terindikasi melakukan peghindaran pajak. Komisaris Independen, yang termasuk dalam sistem tata kelola perusahaan, diharapkan mampu untuk mengurangi masalah keagenan, terkhususnya dalam menekan penghindaran pajak yang dilakukan oleh organisasi usaha.Tujuan: Penelitian ini menganalisis apakah transfer pricing serta customer consentration berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini juga menguji apakah Komisaris Independen dapat memoderasi pengaruh dari transfer pricing, customer consentration terhadap penghindaran pajak.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan sampel 112 data perusahaan dan tahun dari organisasi usaha non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019 dengan analisis regresi panel sebagai metode analisis. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan transfer pricing berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, customer concentration terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sedangkan Komisaris Independen terbukti tidak dapat memoderasi pengaruh transfer pricing dan customer consentration terhadap penghindaran pajak.Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini tidak memasukkan perusahaan keuangan sehingga dan hanya mengambil sampel dari tahun 2017-2019 sehingga kurang menggambarkan keseluruhan penghindaran pajak.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian ini berkontribusi dalam literatur terkait dengan customer concentration, yang mungkin dapat menjadi perhatian pemerintah atau perusahaan terkait determinan penghindaran pajak perusahaan. Selain itu, penelitian menggunakan variabel dan rentang waktu berbeda dari peneliti terdahulu.
Determinan Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Dengan Peran Komitmen Pimpinan Sebagai Pemoderasi Febby Syah Putri Mulyani; Masyitha Putri Fahmi; Selatri Wulandari; Yolanda Rasyid; Muhammad Ahyaruddin
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12837

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan pengelolaan keuangan daerah masih sering terjadi. Terdapat temuan yang selalu berulang-ulang di setiap tahunnya. Kota Pekanbaru menjadi salah satu kota yang temuan kasus atas ketidakpatuhan perundang-undangannya sebesar 8%. Dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020, laporan keuangan pemerintah kota Pekanbaru mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), namun di setiap tahunnya Badan Pemeriksaan Keuangan selalu menemukan adanya permasalahan pengelolaan keuangan yang tidak tertib.Tujuan: Riset ini bertujuan menyediakan fakta empiris tentang determinan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah kota pekanbaru. Secara khusus, riset ini menguji pengaruh kualitas anggaran, penerapan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD), dan pengawasan fungsional terhadap pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, riset ini juga menguji peran komitmen pimpinan sebagai variabel moderating.Metode Penelitian: Riset ini adalah riset empirik menggunakan metode kuantitatif berbasis data primer. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 64 pegawai. Riset ini menggunakan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan bantuan software WarpPLS dalam analisis data dan uji hipotesis.Hasil Penelitian: Hasil riset membuktikan bahwa kualitas anggaran, penerapan SIPKD, dan Pengawasan fungsional berpengaruh positif terhadap pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, hasil riset ini menemukan bahwa komitmen pimpinan mampu memoderasi pengaruh penerapan SIPKD terhadap pengelolaan keuangan daerah.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Ruang lingkup riset hanya dilakukan pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pekanbaru sehingga generalisasi hasil riset masih rendah dan belum tentu bisa samakan dengan daerah lain. Riset ini menguji determinan atau faktor penentu optimalisasi pengelolaan keuangan daerah dengan memasukkan peran komitmen pimpinan sebagai variabel moderating.
Pengaruh Politik Dinasti dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kinerja Pemerintah Daerah dengan Akuntabilitas Pelaporan Sebagai Variabel Pemediasi : Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Di Indonesia Tahun 2012-2015 Tri Susilo Wahyu Aji; Suryo Pratolo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Politik Dinastidan Sistem Pengendalian Internalterhadap Kinerja pemerintahan dengan Akuntabilitas Pelaporan Keuangansebagai variabel pemediasi. Kinerja pemerintahan dinyatakan dalam Penetapan Peringkat dan Status Kinerja PenyelenggaKementrian Dalam Negeri pada Pemerintah daerah Provinsi, Kab/Kota seluruh Indonesia. Objek penelitian ini adalah seluruh pemerintah provinsi, kabupaten/kota di Indonesiatahun 2012-2015.Penelitian ini dilakukandengan metode dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang bersumber dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri. Penelitian ini menggunakan analisis data regresi berganda dengan bantuan software komputer untuk statistika SPSS versi 15.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa praktik Politik Dinasti tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pemerintahan.Sistem Pengendalian Internal terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pemerintahan, serta Akuntabilitas tidak terbukti memediasi hubungan antara Politik Dinasti dan SPI terhadap Kinerja pemerintahan.
Pengaruh Investment Opportunity Set dan Corporate Governance Terhadap Kualitas Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI tahun 2011-2015) Fathussalmi Fathussalmi; Yeasy Darmayanti; Popi Fauziati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.030240

Abstract

Salah satu indikator dalam menilai kinerja perusahaan adalah informasi laba yang diungkapkan dalam laporan keuangan. Sehingga dibutuhkan informasi laba berkualitas yang menggambarkan kondisi perusahaan dan menjadi acuan berbagai pihak dalam pengambilan keputusan. Namun informasi laba juga sering dijadikan sebagai alat oleh manajemen untuk dimanipulasi agar terlihat baik. Hal ini membuat pihak eksternal kurang percaya dan memperkecil keinginan untuk berinvestasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh Investment Opportunity Set, Kepemilikan Manajerial, Dewan Direksi, Dewan Komisaris Independen, dan Komite Audit terhadap Kualitas Laba. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2011-2015. Untuk mewakili populasi, sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan kriteria yang ditentukan oleh peneliti. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 17 perusahaan dengan total observasi yang diteliti yaitu 85. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Investment Opportunity Set, Kepemilikan Manajerial, Dewan Direksi, Dewan Komisaris Independen, dan Komite Audit tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini relative kecil. Selain itu dikarenakan hasil adjusted R square menunjukkan bahwa investment opportunity set dan corporate governance hanya menjelaskan 4% atas kualitas laba.
Faktor Penentu Perusahaan Melakukan Penghindaran Pajak Adam Zain Pratama; Alek Murtin
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.040156

Abstract

Latar Belakang: Perusahaan maunfaktur merupakan bagian dari sektor yang berkontribusi besar terhadap penerimaan pajak Negara, dibandingkan sektor seperti perkebunan, pertambangan, dan keuangan dan lainnya. Perusahaan manufaktur merupakan bagian dari wajib pajak yang terfokus dalam daftar pemeriksaan Direktorat Jendral Pajak. Maka perlu dilakukan penelitian untuk  membuktilan faktor penentu Perusahaan manufaktur dalam melakukan penghindaran pajak, dikarenakan bagi perusahaan pajak merupakan biaya atau cash outflow sehingga sangat hati-hati dalam melakukan perhitungan pajaknya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris tentang variabel profitabilitas, vaiabel leverage, variabel ukuran perusahaan, dan variabel kepemilikan institusional terhadap variabel penghindaran pajak. Adapun penghindaran pajak atau tax avidance merupakan penghindaran pajak yang diperkenankan dalam perpapajakan dan tidak bertentangan dengaan peraturan perudang-undangan perpajakan juga tidak bertentangan dengan aturan akuntansi.Metode Penelitian: Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2016-2018. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan data sebanyak 384 data perusahahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang bisa diolah sebanyak 108 data. Purposivenya berupa Tidak tersedianya data laporan keuangan dan laporan tahunan, Data Perusahaan Manufaktur yang menggunakan mata uang selain rupiah dan Data Perusahaan Manufaktur yang memiliki laba negative . Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 15.0Hasil Penelitian: Hasil olah data dalam penelitian ini menyatakan medapatkan hasil bahwa variabel profitabilitas dan variabel kepemilikan institusional berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Sedangkan variabel leverage dan variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel penghindaran pajak.Keterbatasan Penelitian: Hasil penelitian hanya variabel profitabilitas dan kepemilikan institusional saja, perlu menambahkan variabel lain peperti auditor ekternal, kepemilikan saham oleh keluarga dan lain-lain. Penelitian ini hanya sebatas perusahaan manufaktur, maka perlu ada penelitian untuk perusahaan tambang, industri kimia, jasa dan dagang untuk melihat perbedaan.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian terkait pajak masih terus berkembang, khususnya tentang penghindaran pajak. Dan penelitian ini memberikan diskusi baru untuk bidang perpajakan untuk bidang manufaktur.
Pengaruh Loan to Deposit Ratio, Net Profit Margin, dan Dept to Equity Ratio terhadap Profitabilitas (Studi kasus pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2019) Yossi Margarita; Nur Kholis
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11409

Abstract

Latar Belakang: Bank bisa dikatakan sebagai tempat transaksi yang berhubungan dengan keuangan misalnya untuk melakukan investasi, pengiriman uang dan tempat mengamankan uang. Otoritas Jasa Keuangan mencatat pertumbuhan aset keuangan syariah di Indonesia terus melaju. Per Januari 2021, total aset keuangan syariah Indonesia (tidak termasuk saham syariah) mencapai Rp1.823,13 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 24,54% secara year on year.Tujuan:Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris dan menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Profit Margin (NPM) dan Dept to Equity Ratio (DER) terhadap profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Metode Penelitian Sampel yang digunakan Bank Umum Syariah di Indonesia yaitu Laporan Keuangan Perusahaan Perbankan umum syariah yang terdaftar di BEI periode tahun 2015-2019. Sumber data tersebut diunduh dari web resmi IDX. Menggunakan persamaan regresi linear berganda dan program SPSS 26.Keterbatasan Penelitian : Keterbatasan penelitian ini variabel bebas yang digunakan hanya 3 variabel yaitu (LDR) Loan to Deposit Ratio, (NPM) Net Profit Margin dan (DER) Dept to Equity Ratio. Jumlah sampel 33 selama pengamatan 5 tahun. Keaslian / Novetly Penelitian :Penelitian yang terkait dengan pengaruh NPM, LDR dan DER terhadap profitabilitas terus mengalami perkembangan. Penelitian ini dapat memberikan informasi yang baru tentang perusahaan Perbankan Syariah Indonesia, sejauh mana profitabilitas perusahaan tersebut terukur dengan baik atau tidak.
Pengaruh Media Exposure dan Kepemilikan Asing Terhadap Corporate Social Responsibility Expenditure dan Corporate Social Responsibility Disclosure (Studi Empiris pada Seluruh Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016) Septiani Pangestika; Harjanti Widiastuti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan media dan kepemilikan asing terhadap Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pengungkapan Corporate Social Responbility (CSR) dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Variabel independen dalam penelitian ini adalah paparan media dan kepemilikan asing. Sampel dalam penelitian ini adalah 219 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2016 yang dipilih melalui purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan media tidak mempengaruhi Pengeluaran Corporate Social Responsibility (CSR). Kepemilikan asing berpengaruh positif terhadap Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Paparan media secara positif dan signifikan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Kepemilikan asing secara positif dan signifikan mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Pengeluaran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) secara positif dan signifikan mempengaruhi Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Afiliasi Politik, Dan Dewan Komisaris Independen Terhadap Carbon Emission Disclosure : Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2014-2016 Hannifah Nur Farida; Hafiez Sofyani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, afiliasi politik dan proporsi dewan komisaris independen terhadap carbon emission disclosure. Sampeldalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)periode2014-2016. Dengan menggunakan metodepurposive sampling,didapatkan 64 perusahaan  selama tahun 2014-2016 yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian.  Pengujian yang dilakukan meliputi: statistik deskriptif, asumsi klasik, regresi berganda, koefisien determinasi dan uji T. Berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis yang telah dilakukan maka diperoleh hasil penelitian bahwaukuran perusahaan berpengaruh positif dan leverageberpengaruh negatif terhadap carbon emission disclosure. Sedangkan profitabilitas, afiliasi politik dan proporsi dewan komisaris independen tidak memiliki pengaruh positif terhadap carbon emission disclosure.

Page 8 of 25 | Total Record : 245


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue