cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
surur.miftah99@gmail.com
Editorial Address
JL. MADURA NO 34 MIMBAAN PANJI SITUBONDO
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan
ISSN : 23020008     EISSN : 26231964     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The Journal of Education and Entrepreneurship is a place for scientific publications that publishes research articles from a variety of research methods both quantitative, qualitative, development and mix methods related to the study of economics, entrepreneurship, and education.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2019)" : 12 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL SOLUTION AND CRITIC GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR MENGINDENTIFIKASI BENTUK PASAR DALAM KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT John Harisantoso; Nursalam .
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.91 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.1

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di MTs Al-Iman Klatakan Situbondo, penguasaan IPS cenderung masih rendah dan jauh dari yang diharapkan. Tolak ukur keberhasilan mengajar didasarkan pada ketuntasan belajar 85% untuk ketuntasan belajar secara klasikal belum tercapai. Berdasarkan latar belakangdiatas, maka rumusan masalah, meliputi (1) apakah penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan aktivitas siswa pada kompetensi dasar mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat mata pelajaran IPS Kelas VIII-B MTs Al-Iman Klatakan Situbondo pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016?, (2) apakah penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pompetensi dasar mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat mata pelajaran IPS kelas VIII-B MTs Al-Iman Klatakan Situbondo semester genap tahun pelajaran 2015/2016?. Desain penelitian ini adalah PTK, berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan mengunakan tes ulangan dan observasi dengan checklist, serta data sekunder dengan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan, (1) penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan aktivitas belajar mencapai 87% (2) penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan hasil belajar mencapai 89%.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL COOOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 2 ASEMBAGUS SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Miftahus Surur; Firman Dwiyanto
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.609 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.2

Abstract

Abstrak: Aktivitas belajar yang rendah pada mata pelajaran IPS Terpaduberdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yangmempengaruhinya adalah model pembelajaran yang diterapkan oleh guru.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswapada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan model pembelajaranCooperative Learning tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitianini dilakukan sejak tanggal 12 Mei 2016 sampai dengan 21 Mei 2016 denganobjek penelitian adalah siswa kelas VII-B sebanyak 24 siswa. Desainpenelitian ini adalah skema Hopkins, dengan menggunakan 4 fase, yaituperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data,penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Analisisdata penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatanaktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa sebelumtindakan dalam kriteria sedang. Dari hasil analisis ulangan harian pada siklusI diperoleh tingkat ketuntasan klasikal 77,86%. Hal ini menunjukkan bahwapenerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssistedIndividualization (TAI) pada siklus I belum berhasil, maka dilanjutkan padasiklus II. Hasil analisis ulangan harian pada siklus II diperoleh ketuntasanklasikal sebesar 91,14%. Keberhasilan siswa pada ulangan harianmenunjukkan bahwa pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssisedIndividualization (TAI) telah berhasil dan telah dapat membawa siswa padahasil belajar yang semakin meningkat serta ditunjukkan ketuntasan belajarsecara individu dengan nilai rata-rata  75 dan tingkat ketercapaianketuntasan klasikal 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CooperativeLearning tipe Team Assisted Individualization (TAI) terbukti dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VII B dengantingkat ketuntasan klasikal sebesar 91,14%. Kata Kunci : Cooperative Learning, Team Assisted Individualization,Aktivitas Belajar, Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER Ahmad Hafas Rasyidi; Nawawi Agus Jaya
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.036 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.3

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal 20 April sampai dengan30 Mei 2015 dengan obyek penelitian siswa kelas VIII-C sebanyak 28 siswa.Desain penelitian ini adalah model skema Hopkins, dengan mengguanakan 4fase, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk memperolehdata dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan tes.Analisis data penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Hasilyang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatanaktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa dalam prosespembelajaran sebelum tindakan memenuhi kriteria cukup aktif. Dari hasilanalisis aktivitas siklus I diperoleh persentase 78,57% dan ulangan harianpada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 78,57% Hal ini menunjukkanbahwa penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran denganpembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siklus I belum berhasilmaka dilanjutkan pada siklus II. Hasil pembelajaran siklus II, aktivitasbelajar siswa berada dalam kategori aktif dengan persentase 86.11%,sedangkan analisis ulangan harian pada siklus II diperoleh ketuntasanklasikal sebesar 85,71%. Keberhasilan siswa pada ulangan harianmenunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered HeadTogether (NHT) telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Maka dapatdisimpulkan bahwa model pembelajaran yang digunakan oleh guru sangatmempengaruhi aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dalampenerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada matapelajaran IPS Terpadu siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Jangkar KabupatenSitubondo tahun pelajaran 2015/2016 yang telah mencapai ketuntasan secaraklasikal.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KESIAPAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI-IIS SMA NEGERI 1 PRAJEKAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Wiji Hartono; Dyah Ayu Puspitaningrum
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.488 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.4

Abstract

Abstrak: Dalam proses pendidikan titik beratnya terletak pada pihak anakdidik yaitu akan terjadi proses belajar yang merupakan interaksi dengan pengalaman-pengalamannya. Belajar mengakibatkan terjadinya perubahanpada diri orang yang belajar. Perubahan tersebut bersifat integral, artinya perubahan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Menurut teori, aspekkognitif dapat dipengaruhi oleh kesiapan belajar siswa. Kondisi siswa yangsiap menerima pelajaran dari guru, akan berusaha merespon atas pertanyaanpertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah ada pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik dankesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data adalah kuisioner, tes, dandokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS dengan jumlahpopulasi 65 siswa. Analisis data meliputi korelasi dan analisis varian untuksemua variabel. Uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik,motivasi ekstrinsik dan kesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswadengan hasil F hitung = 14,241, F tabel = 3,94 pada α = 0,05. Ternyata F hitung = 14,241 > F tabel = 3,94. Untuk R square didapatkan 41,189% makadisimpulkan bahwa ada pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik dankesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektifsebesar 41,189%. Sumbangan Efektif (SE) prediktor (X1) motivasi intrinsikterhadap kriterium (Y) hasil belajar siswa 9,381%, Sumbangan Efektif (SE)prediktor (X2) motivasi ekstrinsik terhadap kriterium (Y) hasil belajar siswa0,830%, Sumbangan Efektif prediktor (X3) kesiapan belajar siswa terhadapkriterium (Y) hasil belajar siswa 30,978% ini menunjukan bahwa kesiapanbelajar siswa lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingmotivasi belajar. Dengan melihat hasil data yang telah dipaparkansebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa “Ada pengaruh positif antaramotivasi belajar dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar siswa padapelajaran sejarah kelas XI IIS di SMA Negeri 1 Prajekan semester ganjil tahunpelajaran 2015/2016.
PENGARUH EFEKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII SMP NEGERI 5 PANJI SITUBONDO SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Khusnul Khotimah; Dassucik .
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.039 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.5

Abstract

Abstrak: Sistem kurikulum sekarang ini pelaksanaannya tidak lepas darikegiatan efektivitas pada siswa atau melibatkan langsung siswa dalam suatupembelajaran, siswa dapat dilibatkan secara aktif, karena mereka adalahpusat dari kegiatan pembelajaran dan pembentukan kompetensi. Siswa harusdilibatkan dalam tanya jawab yang terarah dan mencari pemecahan terhadapberbagai masalah pembelajaran. Peserta didik harus didorong untukmenafsirkan informasi yang diberikan oleh guru, sampai informasi tersebutdapat diterima oleh akal sehat. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh efektivitas belajar terhadap hasil belajar siswa padamata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 5 Panji Situbondo semester genaptahun pelajaran 2015/2016. Dari hasil penelitian yang diperoleh denganmenggunakan rumus analisis variansi garis regresi, nilai Ry(1,2) empiricsebesar 0,60017, yang apabila dikonsultasikan dengan r-table dengan Nsebanyak 100 responden dan taraf signifikansi 5%, diperoleh 0,195.Penghitungan tersebut dimaksudkan untuk membuktikan hipotesa kerjamayor dengan menggunakan uji signifikansi. Dari hasil penghitungananalisis variansi garis regresi diperoleh F reg sebesar 27,30494. Dan apabiladikonsultasikan dengan F tabel untuk db1 = 2 dan db2 = 97 dengan tarafsignifikansi 5%, diperoleh 3,0902. Dengan demikian, dari hasil perhitungantersebut, menunjukkan bahwa nilai F reg melebihi nilai F tabel. Berdasarkanhasil analisa data tersebut, maka hipotesa kerja mayor yang berbunyi “adapengaruh efektivitas belajar siswa terhadap hasil belajar siswa matapelajaran IPS kelas VII semester genap SMP Negeri 5 Panji Situbondosemester genap tahun pelajaran 2015/2016” diterima. Selanjutnya, diperolehtingkat efektivitas garis regresi sebesar 36,01972%. Ini berarti bahwasumbangan dari prediktor adalah sebesar 36,01972%, sedangkan prediktorlain yang tidak diteliti memberikan sumbangan sebesar 63,98828%.Sumbangan efektif (SE) prediktor efektivitas belajar siswa di sekolah (X1)terhadap kriterium hasil belajar (Y) adalah sebesar 17,02444%, sedangkansumbangan efektif (SE) prediktor efektivitas belajar siswa di rumah (X2)terhadap kriterium hasil belajar (Y) adalah sebesar 18,99528%. Hal inimenunjukkan bahwa efektivitas belajar di rumah lebih berpengaruh terhadaphasil belajar siswa dibandingkan efektivitas belajar di sekolah.
PENGARUH PEMANFAATAN INTERNET DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KAPONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Siti Rohana
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.196 KB) | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.6

Abstract

Selama ini siswa SMK merasa fobia dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Padahal hampir seluruh mata pelajaran membutuhkan matematika dalam penyelesaiannya. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa, maka perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat mengaitkan isi materi matematika dengan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu diadakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual di kelas XII Perbankan SMKN 1 Panji Situbondo. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dalam penelitian ini, materi anuitas yang diajarkan dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat dengan jelas keterkaitannya dengan masalah kejuruan siswa (Perbankan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran anuitas yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL SOLUTION AND CRITIC GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR MENGINDENTIFIKASI BENTUK PASAR DALAM KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT Harisantoso, John; ., Nursalam
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.1

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di MTs Al-Iman Klatakan Situbondo, penguasaan IPS cenderung masih rendah dan jauh dari yang diharapkan. Tolak ukur keberhasilan mengajar didasarkan pada ketuntasan belajar 85% untuk ketuntasan belajar secara klasikal belum tercapai. Berdasarkan latar belakangdiatas, maka rumusan masalah, meliputi (1) apakah penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan aktivitas siswa pada kompetensi dasar mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat mata pelajaran IPS Kelas VIII-B MTs Al-Iman Klatakan Situbondo pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016?, (2) apakah penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pompetensi dasar mengidentifikasi bentuk pasar dalam kegiatan ekonomi masyarakat mata pelajaran IPS kelas VIII-B MTs Al-Iman Klatakan Situbondo semester genap tahun pelajaran 2015/2016?. Desain penelitian ini adalah PTK, berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan mengunakan tes ulangan dan observasi dengan checklist, serta data sekunder dengan wawancara.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan, (1) penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan aktivitas belajar mencapai 87% (2) penerapan pembelajaran model solution and critic group dapat meningkatkan hasil belajar mencapai 89%.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL COOOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 2 ASEMBAGUS SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Surur, Miftahus; Dwiyanto, Firman
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.2

Abstract

Abstrak: Aktivitas belajar yang rendah pada mata pelajaran IPS Terpaduberdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu faktor yangmempengaruhinya adalah model pembelajaran yang diterapkan oleh guru.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswapada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan model pembelajaranCooperative Learning tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitianini dilakukan sejak tanggal 12 Mei 2016 sampai dengan 21 Mei 2016 denganobjek penelitian adalah siswa kelas VII-B sebanyak 24 siswa. Desainpenelitian ini adalah skema Hopkins, dengan menggunakan 4 fase, yaituperencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk memperoleh data,penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan tes. Analisisdata penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatanaktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa sebelumtindakan dalam kriteria sedang. Dari hasil analisis ulangan harian pada siklusI diperoleh tingkat ketuntasan klasikal 77,86%. Hal ini menunjukkan bahwapenerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssistedIndividualization (TAI) pada siklus I belum berhasil, maka dilanjutkan padasiklus II. Hasil analisis ulangan harian pada siklus II diperoleh ketuntasanklasikal sebesar 91,14%. Keberhasilan siswa pada ulangan harianmenunjukkan bahwa pembelajaran Cooperative Learning tipe Team AssisedIndividualization (TAI) telah berhasil dan telah dapat membawa siswa padahasil belajar yang semakin meningkat serta ditunjukkan ketuntasan belajarsecara individu dengan nilai rata-rata  75 dan tingkat ketercapaianketuntasan klasikal 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CooperativeLearning tipe Team Assisted Individualization (TAI) terbukti dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas VII B dengantingkat ketuntasan klasikal sebesar 91,14%. Kata Kunci : Cooperative Learning, Team Assisted Individualization,Aktivitas Belajar, Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER Rasyidi, Ahmad Hafas; Jaya, Nawawi Agus
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.3

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal 20 April sampai dengan30 Mei 2015 dengan obyek penelitian siswa kelas VIII-C sebanyak 28 siswa.Desain penelitian ini adalah model skema Hopkins, dengan mengguanakan 4fase, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk memperolehdata dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan tes.Analisis data penelitian ini menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Hasilyang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatanaktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa dalam prosespembelajaran sebelum tindakan memenuhi kriteria cukup aktif. Dari hasilanalisis aktivitas siklus I diperoleh persentase 78,57% dan ulangan harianpada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 78,57% Hal ini menunjukkanbahwa penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran denganpembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siklus I belum berhasilmaka dilanjutkan pada siklus II. Hasil pembelajaran siklus II, aktivitasbelajar siswa berada dalam kategori aktif dengan persentase 86.11%,sedangkan analisis ulangan harian pada siklus II diperoleh ketuntasanklasikal sebesar 85,71%. Keberhasilan siswa pada ulangan harianmenunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered HeadTogether (NHT) telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Maka dapatdisimpulkan bahwa model pembelajaran yang digunakan oleh guru sangatmempengaruhi aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dalampenerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada matapelajaran IPS Terpadu siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Jangkar KabupatenSitubondo tahun pelajaran 2015/2016 yang telah mencapai ketuntasan secaraklasikal.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KESIAPAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI-IIS SMA NEGERI 1 PRAJEKAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Hartono, Wiji; Puspitaningrum, Dyah Ayu
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v6i2.4

Abstract

Abstrak: Dalam proses pendidikan titik beratnya terletak pada pihak anakdidik yaitu akan terjadi proses belajar yang merupakan interaksi dengan pengalaman-pengalamannya. Belajar mengakibatkan terjadinya perubahanpada diri orang yang belajar. Perubahan tersebut bersifat integral, artinya perubahan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Menurut teori, aspekkognitif dapat dipengaruhi oleh kesiapan belajar siswa. Kondisi siswa yangsiap menerima pelajaran dari guru, akan berusaha merespon atas pertanyaanpertanyaan yang telah diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah ada pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik dankesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data adalah kuisioner, tes, dandokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS dengan jumlahpopulasi 65 siswa. Analisis data meliputi korelasi dan analisis varian untuksemua variabel. Uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik,motivasi ekstrinsik dan kesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswadengan hasil F hitung = 14,241, F tabel = 3,94 pada α = 0,05. Ternyata F hitung = 14,241 > F tabel = 3,94. Untuk R square didapatkan 41,189% makadisimpulkan bahwa ada pengaruh motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik dankesiapan belajar siswa terhadap hasil belajar siswa dengan sumbangan efektifsebesar 41,189%. Sumbangan Efektif (SE) prediktor (X1) motivasi intrinsikterhadap kriterium (Y) hasil belajar siswa 9,381%, Sumbangan Efektif (SE)prediktor (X2) motivasi ekstrinsik terhadap kriterium (Y) hasil belajar siswa0,830%, Sumbangan Efektif prediktor (X3) kesiapan belajar siswa terhadapkriterium (Y) hasil belajar siswa 30,978% ini menunjukan bahwa kesiapanbelajar siswa lebih berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingmotivasi belajar. Dengan melihat hasil data yang telah dipaparkansebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa “Ada pengaruh positif antaramotivasi belajar dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar siswa padapelajaran sejarah kelas XI IIS di SMA Negeri 1 Prajekan semester ganjil tahunpelajaran 2015/2016.

Page 1 of 2 | Total Record : 12