cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
demos.ijd@gmail.com
Phone
+6281284963876
Journal Mail Official
demos.ijd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Pandeglang KM. 5 Pandeglang, Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
International Journal of Demos
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 27210642     DOI : 10.31506/ijd
International Journal of Demos (IJD) is an open access, and peer-reviewed journal. IJD try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: citizenship, civil society movement, environmental issues, gender politics and identity, digital society and disruption, urban politics, community welfare, social development, public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance, human rights & democracy, radicalism, and terrorism. Publish three times in a year i.e. April, August, and December. IJD Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Issue 1 (2022)" : 53 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi Bank Dan Inklusi Keuangan Terhadap Pembiayaan UKM Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Resti Widyasetiani; Bahtiar Usman
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.194

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the effect of bank concentration and financial inclusion on SME financing in banking companies. Data used in this study is secondary data sourced from the annual reports of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during periode 2014-2020. Control variable used in this study are bank size, CAR and ROA. The research sample was selected using purposive sampling method so that 31 companies were sampled. The data analysis used to test the hypothesis is panel data regression analysis using the Eviews 9 program. The results show that bank concentration has a positive and significant effect on SME financing. Financial inclusion has a negative and significant effect on SME financing. Bank size has a positive and significant effect on SME financing. CAR and ROA have no significant effect on SME financing.Keywords: Financial Inclusion, Bank Concentration, Bank Size, CAR, ROA, SME Financing. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi bank dan inklusi keuangan terhadap pembiayaan UKM pada perusahaan perbankan. Variabel pengendali yang diteliti meliputi ukuran bank, CAR dan ROA. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2014-2020. Sample penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 31 perusahaan yang menjadi sample. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis yaitu analisis regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan UKM. Inklusi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembiayaan UKM. Ukuran bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan UKM. CAR dan ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan UKM.Kata kunci : Inklusi Keuangan, Konsentrasi Bank, Ukuran Bank, CAR, ROA, Pembiayaan UKM.
Organizational Commitments That Shape Turnover Intention, Employee Performance, And Organizational Citizenship Behavior Masagus Safei; Unggul Kustiawan
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.187

Abstract

Abstract:The research objectives are to explore the effect of perceived organizational support (POS), job satisfaction (JS), and employee engagement (EE), which form organizational commitment (OC). Thus, increase influencing Turnover Intention (TI), Employee Performance (EP), and Organizational Citizenship Behavior (OCB). In addition, it is also about the effect of POS on JS and the influence of OCB on EP. Finally, it is the development of several previous studies. The survey used a purposive sampling method on 203 State Civil Apparatus (ASN) employees of community Health centers (Puskesmas) in Tangerang Regency, Banten Province, Indonesia. For analysis using factor analysis and structural equation modeling (SEM) Lisrel. The findings of this study are organizational support, employee satisfaction, and involvement increase organizational commitment so that it positively affects Turnover Intention, Employee Performance, Organizational Citizenship Behavior. In addition, organizational support increases employee satisfaction. Likewise, Organizational Citizenship Behavior has a positive effect on Employee Performance.Keywords: perceived organizational support, organizational commitment, organizational citizenship behavior. Abstrak:Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi pengaruh dari persepsi dukungan organisasi (POS), kepuasan kerja (JS), dan keterlibatan karyawan (EE), yang membentuk komitmen organisasi (OC). Dengan demikian, peningkatan mempengaruhi Turnover Intention (TI), Employee Performance (EP), dan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Selain itu juga tentang pengaruh POS terhadap JS dan pengaruh OCB terhadap EP. Terakhir, merupakan pengembangan dari beberapa penelitian sebelumnya. Survei menggunakan metode purposive sampling pada 203 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Indonesia. Untuk analisis menggunakan analisis faktor dan structural equation modeling (SEM) Lisrel. Temuan penelitian ini adalah dukungan organisasi, kepuasan karyawan, dan keterlibatan meningkatkan komitmen organisasi sehingga berpengaruh positif terhadap Turnover Intention, Kinerja Karyawan, Organizational Citizenship Behavior. Selain itu, dukungan organisasi meningkatkan kepuasan karyawan. Demikian juga Organizational Citizenship Behavior berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.Katakunci:dukungan organisasi, komitmen organisasi, perilaku kewarganegaraan dalam berorganisasi.
The Role of Youth in Child Literation Education Risdayati Risdayati
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.217

Abstract

AbstractEducation can be a reasonably necessary basis for everyone, the initial foundation for each living life. Education can not only be obtained in school, but education and learning can be obtained from other people. One of them is teenagers. Teenagers at this time have an essential role in being responsible for preparing the next generation of children better. Like Rumah Ilmu youth, they set up a study group to increase the spirit of literacy among children. The lack of children’s interest in literacy is one of the reasons teenagers in Suka Mekar Village set up a Study Group called Rumah Ilmu. With the existence of the Science House, it is hoped that it can become a change for the village so that more children will like things about literacy such as reading, writing, and arithmetic.Keywords:Education, Youth, Literacy, Science House AbstrakPendidikan dapat menjadi landasan yang cukup penting bagi setiap orang, yang dapat menjadi landasan awal bagi setiap individu dalam menjalani kehidupan. Pendidikan tidak hanya dapat diperoleh di sekolah tetapi pendidikan dan pembelajaran dapat diperoleh dari orang lain. Salah satunya adalah remaja, remaja saat ini memiliki peran penting dalam bertanggung jawab untuk mempersiapkan generasi penerus anak yang lebih baik. Seperti pemuda Rumah Ilmu, mereka membentuk kelompok belajar untuk meningkatkan semangat literasi terhadap anak-anak. Minimnya minat anak terhadap literasi menjadi salah satu alasan para remaja di Desa Suka Mekar mendirikan Kelompok Belajar yang diberi nama Rumah Ilmu. Dengan adanya Rumah Ilmiah ini diharapkan dapat menjadi perubahan bagi desa agar semakin banyak anak yang menyukai hal-hal tentang literasi seperti membaca, menulis dan berhitung.Kata Kunci: Pendidikan, Pemuda, Literasi, Science House
Forecasting Tunisia's Future: A Lesson Learned from the Past Januari Pratama Nurratri Trisnaningtyas
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.208

Abstract

AbstractTunisia has become a success story of the peaceful revolution that presented modern dictatorship regime change, which inspired the Arab World. However, post regime transition caused plenty of political, security, and economic instability. Over the last decade, considerable domestic political unrest, combined with deep structural inequalities and increased public perceptions of government corruption, has come dangerously close to derailing its path toward democratic consolidation and stability. On July 25, 2021, President Kaïs Saïed undemocratically dismissed the prime minister and froze the parliament. He subsequently declared his right to rule by decree and his intention to amend the constitution and electoral law. Tunisia is once again thrown into a political crisis due to the event. This study examines similar factors contributing to Tunisia's 2010 and 2021 political problems based on single-country comparative studies and predicts Tunisia's political situation in the future. The study found that the political crises are laid on three key factors: economic problems, political Legitimacy, and the role of Youth. Subsequently, the author argues that Tunisia needs a clear political plan to achieve a stable democracy, particularly by addressing the economic issues as a priority and increasing public trust by eradicating chronic government corruption. Otherwise, the country is likely to return to the autocratic regime.Keywords: Comparative study, Democracy, Political crises, Post-Arab Spring, Tunisia. AbstrakTunisia telah menjadi kisah sukses revolusi damai yang menghadirkan perubahan rezim kediktatoran modern, yang menginspirasi Dunia Arab. Namun, transisi pasca rezim menyebabkan banyak ketidakstabilan politik, keamanan, dan ekonomi. Selama dekade terakhir, kerusuhan politik dalam negeri yang cukup besar, dikombinasikan dengan ketidaksetaraan struktural yang mendalam dan peningkatan persepsi publik tentang korupsi pemerintah, telah nyaris menggelincirkan jalannya menuju konsolidasi dan stabilitas demokrasi. Pada 25 Juli 2021, Presiden Kaïs Saïed secara tidak demokratis memberhentikan perdana menteri dan membekukan parlemen. Dia kemudian menyatakan haknya untuk memerintah melalui dekrit dan niatnya untuk mengubah konstitusi dan undang-undang pemilu. Tunisia sekali lagi dilemparkan ke dalam krisis politik karena peristiwa tersebut. Studi ini mengkaji faktor-faktor serupa yang berkontribusi terhadap masalah politik Tunisia 2010 dan 2021 berdasarkan studi komparatif satu negara dan memprediksi situasi politik Tunisia di masa depan. Studi ini menemukan bahwa krisis politik terletak pada tiga faktor utama: masalah ekonomi, legitimasi politik, dan peran Pemuda. Selanjutnya, penulis berpendapat bahwa Tunisia membutuhkan rencana politik yang jelas untuk mencapai demokrasi yang stabil, terutama dengan menangani masalah ekonomi sebagai prioritas dan meningkatkan kepercayaan publik dengan memberantas korupsi pemerintah yang kronis. Jika tidak, negara kemungkinan akan kembali ke rezim otokratis.Kata kunci: Studi perbandingan, Demokrasi, Krisis politik, Pasca Musim Semi Arab, Tunisia
Majanemen Organisasi: Upaya Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam Penanggulangan Covid-19 Hasyim Adnan
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.198

Abstract

AbstractThis study aims to analyze organizational management carried out by the Pandeglang Regency government in an effort to overcome COVID-19 in Pandeglang Regency. This study uses qualitative research methods because it is considered relevant to be used in this study. Qualitative method is a research method that can be studied and explored a meaning which is considered by individuals or groups as problems that arise from humanitarian problems or social problems. The results of the research conducted by researchers can be said that the management carried out by the Pandeglang district government in dealing with COVID-19 has been carried out well. Planning and strategic steps are carried out by drawing up regulations that bind all citizens to comply with health protocols and educating the public to be more aware of the dangers and risks of this corona virus. To maximize the implementation of the regulations that have been set, the Covid-19 task force was formed in stages from the district, sub-district, to village levels. This makes it easier to implement and mobilize to achieve the goal of preventing and suppressing the number from the spread of the corona virus. Meanwhile, supervision is carried out in stages every day by the Covid-19 Handling Task Force according to the level so that it can respond more quickly to all forms of information and problems in the field in efforts to overcome COVID-19.Keyword: Management, Organization, Countermeasures, Covid-19 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen organisasi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam upaya penanggulangan covid-19 di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena dianggap relevan digunakan dalam penelitian ini. Metode kualitatif merupakan metode penelitian yang dapat mempelajari dan mendalami suatu makna yang oleh sejumlah individu atau kelompok dianggap sebagai permasalahan yang lahir dari masalah kemanusiaan maupaun masalah sosial. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa manajemen yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pandeglang dalam penanggulangan covid-19 sudah dilakukan dengan baik. Perencanaan dan langkah strategis dilakukan dengan menyusun peraturan yang mengikat semua warga masyarakat untuk mematuhi protocol kesehatan dan mengedukasi masyarakat agar lebih sadar terhadap bahaya dan resiko virus corona ini. Untuk memaksimalkan penerapan dari peraturan yang sudah ditetapkan, maka dibentuklah satgas covid-19 secara berjenjang dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai dengan ke desa. Hal ini mempermudah pelaksanaan dan penggerakan untuk mencapai tujuan yaitu mencegah dan menekan angka dari penyebaran virus corona. Sementara pengawasan dilakukan secara berjenjang setiap hari kepada Satgas Penanganan Covid-19 sesuai dengan tingkatan agar lebih cepat merespon segala bentuk informasi dan permasalahan yang terdapat di lapangan dalam upaya penanggulangan covid-19. Kata kunci: Manajemen, Organisasi, Penanggulangan, Covid-19
Pengaruh Product Market Competition dan Financial Performance Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Renal Yanuardi; Bahtiar Usman
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.190

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the effect of product market competition and financial performance on financial distress in manufacturing companies. The data used in this study is secondary data sourced from the annual reports of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2015-2020 period. The research sample was selected using purposive sampling method in order to obtain 10 companies as samples. Data analysis used to test the hypothesis is multiple regression analysis using E-views 9 software. The independent variables studied were product market competition and financial performance. Controlling variables studied include firm value, leverage and exchange rate risk. The results showed that firm value had a positive effect on financial distress. Other variables such as product market competition, financial performance, leverage and exchange rate risk have no effect on financial distress. This research is expected to be taken into consideration by management and investors for firm value to minimize financial distress in the company.Keywords : product market competition; financial performance; firm value; leverage; exchange rate risk; financial distress AbstrakPenelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh product market competition dan financial performance terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2020. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan yang menjadi sampel. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software E-views 9. Variabel bebas yang diteliti adalah product market competition dan financial performance. Variabel pengendali yang diteliti meliputi firm value, leverage dan risiko nilai tukar. Hasil penelitian menunjukan bahwa firm value memiliki pengaruh positif terhadap financial distress. Variabel lain seperti product market competition, financial performance, leverage dan risiko nilai tukar tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan manajemen maupun investor untuk firm value untuk meminimalisir financial distress pada perusahaan.Kata Kunci : persaingan pasar produk; kinerja keuangan; nilai perusahaan; manfaat; risiko, nilai tukar; kesulitan keuangan
Education and Society: A Social System Bintang R. Simbolon
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.213

Abstract

AbstractEducation and society have reciprocal relations. Reciproca relations this philosophical sociological explained in and in terms of their respective roles and the pedagogical described. Stratification of affecting the community has the educational process; next has a role in own education stratification while the effect on the system. Essentially system and education and stratification of the community have each other; integral relations communities are a unified system that is interdependent and have and education to adapt the continuous social development. Following a community, teaching to be elected by the people in education, giving ability in technologically functional, individual, then informative and open, and the knowledge in ethical and moral that may be developed through religion.Keywords: Society, Education, Social Change AbstrakPendidikan dan masyarakat memiliki hubungan timbal balik. Hubungan timbal balik sosiologis filosofis ini dijelaskan dalam dan dari segi peran masing-masing dan dijelaskan secara pedagogis. Stratifikasi yang mempengaruhi masyarakat memiliki proses pendidikan; selanjutnya memiliki peran dalam stratifikasi pendidikan sendiri sedangkan pengaruhnya terhadap sistem. Pada hakekatnya sistem dan pendidikan serta stratifikasi masyarakat saling memiliki; hubungan integral masyarakat adalah satu kesatuan sistem yang saling bergantung dan memiliki serta pendidikan untuk mengadaptasi perkembangan sosial yang berkesinambungan. Mengikuti komunitas, mengajar untuk dipilih oleh rakyat dalam pendidikan, memberikan kemampuan secara teknologis fungsional, individual, kemudian informatif dan terbuka, dan pengetahuan etika dan moral yang dapat dikembangkan melalui agama.Kata kunci: Masyarakat, Pendidikan, Perubahan Sosial
Collaborative Governance dalam Rangka Optimalisasi Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Kota Cirebon Nanang Sulaeman; Ipik Permana; Moh. Taufik Hidayat
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.204

Abstract

AbstractThis study aims to analyze collaborative governance in the context of optimizing Motor Vehicle Tax receipts at SAMSAT Cirebon City, supporting and inhibiting factors in collaborative governance in order to optimize Motor Vehicle Tax receipts at SAMSAT Cirebon City, and the efforts made to improve collaborative governance. in the context of optimizing the receipt of Motor Vehicle Taxes at the Cirebon City SAMSAT. The research was conducted using qualitative methods. Data was collected by using literature study techniques, documentation studies, interviews and observations. Data analysis was carried out by reducing data, displaying data, as well as verifying and drawing conclusions, while testing the validity of the data was carried out using triangulation techniques. Of the 28 collaborative governance indicators, 21 (75%) indicators are in an effective condition and 7 (25%) indicators are in an ineffective condition. Therefore, overall collaborative governance has not been effective in optimizing the receipt of Motor Vehicle Taxes at SAMSAT Cirebon City.Keywords: Collaboration, Collaborative Governance, Motor Vehicle Tax. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis collaborative governance dalam rangka optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Cirebon, faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam collaborative governance dalam rangka optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Cirebon, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan collaborative governance dalam rangka optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Cirebon. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi literatur, studi dokumentasi, wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan reduksi data, display data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan, sedangkan pengujian keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Dari 28 indikator collaborative governance, sebanyak 21 (75%) indikator dalam kondisi efektif dan 7 (25%) indikator dalam kondisi tidak efektif. Oleh karenanya, secara keseluruhan collaborative governance belum efektif dalam rangka optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Cirebon.Kata Kunci: Kolaborasi, Collaborative Governance, Pajak Kendaraan Bermotor.
The Effect of Workplace Empowerment, Quality of Work-Life, Work-Life Balance, Organizational Citizenship Behavior on Job Satisfaction Bagus Caesar Sukmayuda; Unggul Kustiawan
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.182

Abstract

AbstactThis study aims at discovering how much the effect of work empowerment, quality of work-life, work-life balance, organizational citizenship behavior on job satisfaction of workers in manufacturing being continuing their education in Banten Province, Indonesia. For the respondents, they were workers being continuing their education as many as 230 respondents, they were selected by employing a purpose sampling method, they are students having been actively working in manufactire for more than two year of Banten province, Indonesia, this study is a quantitative research employing factor analysis and structural equation modeling (SEM) with Lisrel.The findings of this study are work empowerment, quality of work-life, work-life balance, organizational citizenship behavior can increase job satisfaction. The managerial implication of the study is that by increasing and paying attention to organizational citizenship behavior carried out by the company, there will be a satisfaction in work; and the employee will fully encourage the function of the organization. This study is expected to contribute in providing information at the theoretical/scientific level of human resource management and the company's strategy in noticing the level of positive employee job satisfaction. Especially, it is for employees working while continuing their education in increasing job satisfaction.Keywords:  Workplace Empowerment, Quality of work-life, Work-Life Balance, Organizational Citizenship Behavior, Job Satisfaction. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberdayaan kerja, kualitas kehidupan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, perilaku kewargaan organisasional terhadap kepuasan kerja pekerja manufaktur yang melanjutkan pendidikan di Provinsi Banten, Indonesia. Untuk responden merupakan pekerja yang sedang melanjutkan pendidikan sebanyak 230 responden, dipilih dengan metode purposive sampling yaitu mahasiswa yang telah aktif bekerja di bidang manufaktur lebih dari dua tahun di Provinsi Banten, Indonesia. penelitian kuantitatif menggunakan analisis faktor dan structural equation modeling (SEM) dengan Lisrel. Temuan penelitian ini adalah pemberdayaan kerja, kualitas kehidupan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, perilaku kewargaan organisasi dapat meningkatkan kepuasan kerja. Implikasi manajerial dari penelitian ini adalah dengan meningkatkan dan memperhatikan perilaku kewargaan organisasi yang dilakukan oleh perusahaan maka akan timbul kepuasan dalam bekerja; dan karyawan akan sepenuhnya mendorong fungsi organisasi Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memberikan informasi pada tataran teoritis/ilmiah manajemen sumber daya manusia dan strategi perusahaan dalam memperhatikan tingkat kepuasan kerja pegawai yang positif. Khususnya bagi karyawan yang bekerja sambil melanjutkan pendidikan dalam meningkatkan kepuasan kerja.Katakunci:  Permberdayaan kerja, Kualitas kehidupan kerja, Keseimbangan Kehidupan Kerja, Perilaku Kewarganegaraan Organisasi, Kepuasan Kerja.
When Occupational Self Efficacy and Intrinsic Motivation Influence on Job Satisfaction and Job Performance Wesly Panjaitan; Unggul Kustiawan
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.188

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of occupational self-efficacy on intrinsic motivation, job satisfaction, and job performance. In addition, the influence of intrinsic motivation on job satisfaction and job performance. This research is a descriptive quantitative study using the structural equational modeling (SEM) method and data collection was used by distributing online questionnaires. The population of this study is employees of private companies in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi (Jabodetabek). The sampling method used is purposive sampling with criteria that have worked for two years and over. First, this study proves a positive influence between occupational self-efficacy and intrinsic motivation, job satisfaction, and job performance. Then it also proves that there is a positive influence between intrinsic motivation on job satisfaction but not on job performance.Keywords: occupational self-efficacy, intrinsic motivation, job satisfaction, job performance. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri kerja terhadap motivasi intrinsik, kepuasan kerja, dan prestasi kerja. Selain itu, pengaruh motivasi intrinsik terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode structural equation modeling (SEM) dan pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online. Populasi penelitian ini adalah karyawan perusahaan swasta di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria yang telah bekerja selama dua tahun ke atas. Pertama, penelitian ini membuktikan adanya pengaruh positif antara efikasi diri kerja dan motivasi intrinsik, kepuasan kerja, dan prestasi kerja. Kemudian juga membuktikan bahwa ada pengaruh positif antara motivasi intrinsik terhadap kepuasan kerja tetapi tidak terhadap prestasi kerja.Katakunci: keberhasilan diri dalam pekerjaan, motivasi intrinsik, kepuasan kerja, prestasi kerja.