cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
demos.ijd@gmail.com
Phone
+6281284963876
Journal Mail Official
demos.ijd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Pandeglang KM. 5 Pandeglang, Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
International Journal of Demos
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 27210642     DOI : 10.31506/ijd
International Journal of Demos (IJD) is an open access, and peer-reviewed journal. IJD try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: citizenship, civil society movement, environmental issues, gender politics and identity, digital society and disruption, urban politics, community welfare, social development, public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance, human rights & democracy, radicalism, and terrorism. Publish three times in a year i.e. April, August, and December. IJD Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Issue 2 (2022)" : 30 Documents clear
Internalisasi Moderasi Beragama Perspektif Islam dalam Dunia Pendidikan: Sebuah Analisis Relevansi Pendidikan dengan Pembangunan Karakter Beragama Peserta Didik Muchlis Bahar
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.279

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to analyze the internalization of religious moderation in the world of education in order to create harmonious social conditions for the development of the religious character of students. This research uses qualitative research with descriptive analysis approach. The type of data in this study is secondary data obtained using the literature study method. Presentation of results and discussion in this study using qualitative methods. Based on the results of the analysis and debate, it can be stated that there are two ways that may be employed in internalizing the idea of religious moderation in education, namely the religious approach and the Pancasila approach because both have significance to each other. It is hoped that with the moderation of religion that is developed in the world of education, it will shape the character of students who are more developed, not anti-developmental and different, which in the next stage will form social harmony and accelerate national development in various strategic sectors.Keywords: Internalization, Education, Religious Moderation, Character. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis internalisasi moderasi beragama dalam dunia pendidikan guna menciptakan kondisi sosial yang harmonis demi pembanguan karakter beragama peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapat menggunakan metode studi literatur. Penyajian hasil dan pembahasan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dua cara pendekatan yang dapat digunakan dalam menginternalisasi ide moderasi beragama dalam dunia pendidikan, yaitu pendekatan agama dan pendekatan Pancasila karena keduanya memiliki relevansi satu sama lain. Diharapkan dengan adanya moderasi agama yang dikembangkan dalam dunia pendidikan akan membentuk karakter siswa yang lebih berkembang, tidak anti perkembangan dan perbedaan, yang pada tahap selanjutnya akan membentuk sosial yang harmonis dan mempercepat pembangunan nasional dalam berbagai sektor strategis.Kata Kunci: Internalisasi, Pendidikan, Moderasi Beragama, Karakter.
Sejarah dan Perkembangan Hukum Agraria di Indonesia Dalam Memberikan Keadilan Bagi Masyarakat Damianus Krismantoro
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.287

Abstract

ABSTRACT Agrarian law has a fairly high position in Indonesia. This is because there are so many problems in Indonesia that have a relationship with the existence of the territory of the Indonesian state. This is also increasingly influenced by the layout of the Indonesian state which is an agrarian country. This then led to the importance of strengthening the law relating to agrarian issues in Indonesia. This research then aims to be able to see how the development of agrarian law, especially agrarian law in Indonesia. This research will be carried out using a normative juridical approach that focuses on the study of literature and laws that are still related to the realization of justice in the agrarian sector in Indonesia. The results of this study found that there were many long-standing problems regarding agrarian law since the colonial era until after independence. Policies made by the government must have a firm nature when dealing with various land mafias. In the process, the government needs to provide good services regarding various programs that have been made, such as land certification, and provide legal supervision based on social justice for the community so as not to cause agrarian conflicts. Keywords: History, Development of Agrarian Law, Justice. ABSTRAK Hukum agraria memiliki posisi yang cukup tinggi di negara Indonesia. Hal ini dikarenakan banyak sekali permasalahan di negara Indonesia yang memiliki hubungan keberadaan wilayah negara Indonesia. Hal ini juga kemudian semakin dipengaruhi oleh tata letak negara Indonesia yang merupakan negara agrarian. Hal ini kemudian menyebabkan pentingnya memperkuat hukum yang berkaitan dengan permasalahan agraria di negara Indonesia. Penelitian ini kemudian bertujuan untuk dapat melihat mengenai bagaimana perkembangan dari hukum agraria, khususnya hukum agraria di negara Indonesia. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan yuridis normative yang berfokus kepada pengkajian literatur dan juga undang-udang yang masih berhubungan dengan perwujudan keadilan dalam sektor agraria di negara Indonesia. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat banyak sekali permasalahan panjang mengenai hukum agraria sejak zaman penajajahn hingga setelah kemerdekaan. Kebijakan yang di buat oleh pemerintah haruslah memiliki sifat yang tegas ketika menghadapi berbagai mafia tanah. Dalam prosesnya, pemerintah perlu memberikan pelayanan yang baik mengenai berbagai program yang pernah dibuat, seperti sertifikasi tanah, da memberikan pengawasan hukum yang berdasarkan keadilan sosial bagi masyarakat agar tidak menimbulkan konflik agraria. Kata Kunci: Sejarah, Perkembangan Hukum Agraria, Keadilan.
Pengaruh Implementasi Kebijakan Relaksasi Kredit Dan Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Pencapaian Program Perkreditan Ahmad Hidayat; Gugun Geusan Akbar; Ummu Salamah
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi kebijakan relaksasi kredit dan budaya organisasi terhadap efektivitas pencapaian program perkreditan dengan lokasi penelitian di BPR Arthaguna Mandiri cabang Garut. Metode penelitian kuantitatif dengan teknik survei, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, jumlah populasi sekaligus sampel penelitian sebanyak 40 pegawai. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan structural equation model partial least square (SEM PLS) melalui pemanfaatan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan relaksasi kredit memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap efektivitas pencapaian program perkreditan BPR Arthaguna Mandiri Cabang Garut serta budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pencapaian program perkreditan BPR Arthaguna Mandiri Cabang Garut. Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat implementasi kebijakan relaksasi kredit yang optimal dan budaya organisasi yang baik akan meningkatkan efektivitas pencapaian program perkreditan.            Kata Kunci: Kebijakan Relaksasi Kredit; Budaya Organisasi; Program Perkreditan; Analisis SEM-PLS. ABSTRACT This study aims to analyze the effect of the implementation of credit relaxation policies and organizational culture on the effectiveness of the credit program achievement of BPR Arthaguna Mandiri, Garut branch. Quantitative research methods with survey techniques, interviews, observations, and documentation studies, the total population as well as research samples are 40 employees. While the data analysis technique used is a partial least squares (SEM PLS) structural equation model approach through the use of SmartPLS software. The results showed that the implementation of the credit relaxation policy had a positive but not significant effect on the effectiveness of the credit program achievement of BPR Arthaguna Mandiri Garut Branch and organizational culture had a positive and significant effect on the effectiveness of the achievement of the credit program of BPR Arthaguna Mandiri Garut Branch. This indicates that the optimal level of credit relaxation policy implementation and a good organizational culture will increase the effectiveness of credit program achievement. Keywords: Credit Relaxation Policy; Organizational Culture; Credit Program; SEM-PLS Analisis Analysis.
Utilization of Information and Communication Technology as Arabic Learning Media Faizal Pikri
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.288

Abstract

AbstractThe problem of learning Arabic in various educational institutions, the teaching staff allows for the modification of teaching and learning methods. Understanding expressions and grammar is also a challenge for students because they cannot master the language in a short period of time and find what is spoken to be very boring. This can be accomplished through the advancement of technology, which contains a wealth of information that can be used to improve learning outcomes. The purpose of this study is to discuss the role of technology in the alignment and sustainability of Arabic learning, as well as whether information and communication technology as a learning medium can increase students' interest in learning Arabic. The qualitative descriptive method is used in this paper to answer some of the questions raised above. The study's findings indicate that learning media plays a critical role in increasing students' motivation to learn in order to avoid boredom. Through the internet, interactive CDs, and Arabic E-Learning Programs, information and communication technology can be used as a learning medium.Keywords: Information and Communication Technology, Learning, Arabic. AbstrakMasalah pembelajaran bahasa Arab di berbagai lembaga pendidikan, tenaga pengajar memungkinkan adanya modifikasi metode belajar mengajar. Memahami ekspresi dan tata bahasa juga merupakan tantangan bagi siswa karena mereka tidak dapat menguasai bahasa dalam waktu singkat dan menganggap apa yang diucapkan sangat membosankan. Hal ini dapat dicapai melalui kemajuan teknologi yang mengandung banyak informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas peran teknologi dalam penyelarasan dan keberlanjutan pembelajaran bahasa Arab, serta apakah teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar bahasa Arab siswa. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam makalah ini untuk menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan di atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa agar tidak terjadi kebosanan. Melalui internet, CD interaktif, dan Program E-Learning Bahasa Arab, teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: Teknologi Informasi dan Komunikasi, Pembelajaran, Bahasa Arab.
“Panengen” Indigenous Knowledge as the Financial Behavior of Cikalong Community Nurul Azizah; Sulaeman Rahman Nidar; Kurniawan Saefullah
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.283

Abstract

AbstractThis study aims to examine the panengen culture, an indigenous knowledge as the basis of the financial management of the Cikalong community. This study uses a qualitative method with a case study approach, which analyzes data based on in-depth interviews, non-participatory observations, and documentation about the panengen culture in the financial management of the Cikalong community. The results of this study show that the financial management process of the Cikalong community is based on the cultural concepts of panengen such as basajan, pamali, and neundeun miraweuy which shape their financial behavior.Keywords: Panengen culture, Financial Behavior, Financial Literacy AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai budaya panengen yang menjadi indigenous knowledge sebagai dasar pengetahuan dalam pengelolaan keuangan masyarakat Desa Cikalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana data yang dianalisis berdasarkan data dari wawancara mendalam, observasi non partisipatoris, dan dokumentasi berkaitan dengan budaya panengen dalam pengelolaan keuangan masyarkat Desa Cikalong. Hasil dalam penelitian ini menunjukan proses pengelolaan keuangan masyarakat Desa Cikalong berlandaskan dari konsep-konsep budaya panengen yaitu basajan, pamali dan neundeun miraweuy yang membentuk financial behavior mereka.Kata Kunci: Budaya Panengen, Financial Behavior, Financial Literacy
Implementasi Kebijakan Pembuatan Desa Anti Politik Uang oleh Bawaslu Kabupaten Kendal Ahmad Muqsith; Nur Imam Subono
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.289

Abstract

Abstrak Politik uang adalah musuh besar dalam proses demokratisasi. Menjamurnya praktik politik uang akan mengurangi kualitas demokrasi dan menciderai integritas proses politik elektoral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembuatan Desa Anti Politik Uang (DAPU) Bawaslu Kendal. Penelitian bersifat kualitatif dengan menggunakan metode pemeriksaan sosial. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara secara mendalam terhadap jajaran Bawaslu Kendal dan Panwaslu Kecamatan Patean, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bawaslu Jawa Tengah dan Bawaslu Kendal. Sementara data sekunder berasal dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Bawaslu Kabupaten Kendal. Penelitian ini menemukan fakta bahwa program Bawaslu Kendal ini cukup berhasil menekan praktik politik uang untuk tidak terjadi di desa yang dijadikan program DAPU. Tetapi kebijakan ini juga berpotensi berjalan normatif saat proses penentuan desa tidak menggunakan variabel rekam jejak kasus politik uang yang pernah terjadi di desa tujuan program DAPU. Keberhasilan penekanan praktik politik uang harus diikuti sosialisasi melalui media sosial sehingga mampu memicu naiknya partisipasi masyarakat secara aktif. Dengan demikian bisa membantu percepatan peningkatan jumlah dan sekaligus pemerataan DAPU di wilayah Kabupaten Kendal. Kata Kunci: Bawaslu, Desa, Anti Politik Uang. Abstract Money politics is a big enemy in the democratization process. The proliferation of money political practices will reduce the quality of democracy and harm the integrity of the electoral political process. This study aims to analyze the implementation of the policy of making the Anti-Money Politics Village (DAPU) of the Kendal Bawaslu. The research is qualitative using the social examination method. Primary data collection was carried out through in-depth interviews with the ranks of the Kendal Bawaslu and Panwaslu in Patean District, the Information Management and Documentation Officer (PPID) of the Central Java Bawaslu and the Kendal Bawaslu. Meanwhile, secondary data came from Bawaslu of Central Java Province and Bawaslu of Kendal Regency. This study found the fact that the Kendal Bawaslu program was quite successful in suppressing the practice of money politics from happening in the villages that were used as the DAPU program. However, this policy also has the potential to run normatively when the village determination process does not use the variable track record of money politics cases that have occurred in the DAPU program destination villages. The success of emphasizing the practice of money politics must be followed by socialization through social media so that it can trigger an increase in active public participation. Thus, it can help accelerate the increase in the number and at the same time the distribution of DAPU in the Kendal Regency area. Keywords: Bawaslu, Village, Anti-Money Politics.
The Religious Patterns of the Tablighi Jamaat in Indonesia Aep Saepuloh; Nandang Koswara; Asep Dadan Wildan
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.284

Abstract

Abstract One of the promises of religion is happiness for its followers. The promise is translated according to their respective mindstreem. One of them is the Tablighi Jamaat. The Tablighi Jamaat claims to be a neutral community in terms of sects, mass organizations, and politics, but within the framework of ahl al-sunnah wa aljamâ'ah. They emphasize their religious activities in real terms through the practice of da'wah by prioritizing morality. This study aims to determine the religious pattern of the Tablighi Jamaat by studying the pattern of their life and da'wah. This study uses a qualitative approach with a descriptive method in describing the results of the study. The results of the research on the religious patterns of the Tablighi Jamaat mutually influence the dimensions of doctrine, teachings, rituals, appreciation and practice, so that the social interactions that are formed between the two are dialectically and associatively intertwined because they are influenced by motivational orientations and value orientations. In the application of the religious pattern, the Tablighi Jamaat adheres to the six doctrinal principles they profess. Keywords: Religion, Tablighi Jamaat, Religious Patterns.
Good Governance for Efficient Public Services Responsive and Transparent Ni Putu Tirka Widanti
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.286

Abstract

AbstractThe provision of goods, services, and administrative services by public service providers is one example of how the implementation of public services by the state is an attempt to meet the fundamental requirements and uphold the civil rights of all citizens. A conceptual framework for improving the ideology, paradigm, culture, and management of a government in order to achieve high performance is called "good governance." The existence of cultural constraints within the bureaucracy is the factor that has the greatest impact on the quality of public services. In addition, there is a component in the behavior of the apparatus that does not reflect the behavior of serving but, on the other hand, tends to show the behavior of wanting to be served. This component is known as the "wanting to be served factor." The purpose of this research is to investigate how effective governance can contribute to the delivery of public services that are also responsive, open, and efficient. In this investigation, a qualitative strategy is combined with a descriptive research approach. The findings of the study indicate that the implementation of good governance in the improvement of public services can be carried out in accordance with the principles of efficiency, responsiveness, and transparency.Keywords: Public Service, Good Governance, Efficient, Responsive, Transparent. AbstrakPenyediaan barang, jasa, dan pelayanan administrasi oleh penyelenggara pelayanan publik merupakan salah satu contoh bagaimana penyelenggaraan pelayanan publik oleh negara merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar dan menjunjung tinggi hak-hak sipil seluruh warga negara. Kerangka konseptual untuk meningkatkan ideologi, paradigma, budaya, dan manajemen suatu pemerintahan untuk mencapai kinerja yang tinggi disebut “pemerintahan yang baik”. Adanya kendala budaya dalam birokrasi merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan publik. Selain itu, terdapat komponen perilaku aparatur yang tidak mencerminkan perilaku melayani tetapi sebaliknya cenderung menunjukkan perilaku ingin dilayani. Komponen ini dikenal sebagai "faktor ingin dilayani". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pemerintahan yang efektif dapat berkontribusi pada pemberian layanan publik yang juga responsif, terbuka, dan efisien. Dalam penelitian ini, strategi kualitatif dipadukan dengan pendekatan penelitian deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan good governance dalam peningkatan pelayanan publik dapat dilaksanakan sesuai dengan prinsip efisiensi, daya tanggap, dan transparansi.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Good Governance, Efisien, Responsif, Transparan.
Program Pemberdayaan Pemerintah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa di Wilayah Kabupaten Sukabumi Kantirina Rachaju
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.290

Abstract

AbstractThe village community empowerment program is actually a program that can involve and increase community participation in the national development process, this action is often interpreted as an activity that stems from and is based on the effectiveness of the community as a subject because it is in accordance with their needs and aspirations. This study uses a qualitative method with the aim that there is greater spontaneity and better adaptation of the interaction between researchers and research sources in obtaining answers to research questions. The results of this study explain that, the essence of empowering rural communities is a process in which the community is given the power and opportunity to increase their dignity, so that the community has resilience in various sectors of life independently, such as community empowerment that occurred in the Cibitung village area. and Cikakak Sukabumi Regency where village funds partially have a significant effect on community empowerment there, this can be proven by an increase in infrastructure development and community empowerment, then the management and use of village funds in Cibitung Village is carried out by means of transparency to the community through the village development planning meeting and producing decisions together. Meanwhile, community empowerment on the coast of Cimaja Cikakak, Sukabumi Regency is directed to be a mainstay and leading sector which will broadly be translated as the largest foreign exchange income that will encourage economic growth, increase regional income, empower the community's economy, expand employment and business opportunities.Keywords: Empowerment, Welfare, Rural Community AbstrakProgram pemberdayaan masyarakat desa sejatinya merupakan program yang dapat melibatkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan nasional, tindakan ini sering diartikan juga sebagai kegiatan yang berpangkal dan berbasis pada keefektifan masyarakat sebagai subjek karena sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan agar adanya spontanitas yang lebih besar dan adaptasi yang lebih baik dari interaksi antara peneliti dan narasumber penelitian dalam memperoleh jawaban dari pertanyaan penelitian. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, hakikat dari pemberdayaan masyarakat desa adalah proses di mana masyarakat diberikan kekuatan dan kesempatan untuk meningkatkan harkat dan martabatnya, sehingga masyarakat memiliki ketahanan dalam berbagai sektor lini kehidupan secara mandiri, seperti hal nya pemberdayaan masyarakat yang terjadi di wilayah desa Cibitung dan Cikakak Kabupaten Sukabumi dimana dana desa secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat yang ada disana hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, kemudian pengelolaan dan penggunaan dana desa di Desa Cibitung dilakukan dengan cara tranparansi terhadap masyarakat melalui musrenbangdes dan menghasilkan keputusan bersama. Sementara itu pemberdayaan masyarakat di pantai Cimaja Cikakak Kabupaten Sukabumi diarahkan menjadi sektor andalan dan unggulan secara luas akan diterjemahkan sebagai penghasilan devisa terbesar yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, memberdayakan perekonomian masyarakat, memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha.Kata Kunci: Pemberdayaan, Kesejahteraan, Masyarakat desa
Pengaruh Faktor Internal Dan External Perusahaan Terhadap Harga Saham Perusahaan Subsektor Properti Dan Real Estate Indri Safitri; Henny Setyo Lestari
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.273

Abstract

AbstractThis study aims to determine the influence of internal factors and external factors of the company on stock prices with the control variable, namely company size. Stock prices experience volatility every year so that information about what factors influence is needed to analyze investment decisions. Data on property and real estate sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2014-2019 period. The independent variables in this study are Earning Per Share, Return On Equity, Price Earning Ratio, exchange rate, inflation and interest rates. Based on the results of panel data regression, it shows that the variables EPS, ROE, PER and the exchange rate have a significant effect on stock prices. Meanwhile, the variables of inflation, interest rates and firm size have no significant effect. value adj. R2 0.6961 or 69.61%, which means that the existing independent variables can explain the stock price performance variable of 69.61% while the other 30.39% is explained by other variables that have not been included in this model. Managers can carry out several strategies and steps and managerial decisions that can increase profitability ratios.Keywords:  Sector Property and Real Estate, Stock Price, Earning Per Share,  Return On Equity, Price  Earning Ratio, Exchange Rate , Inflation, Interest Rate, firm size AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Faktor internal dan faktor eksternal perusahaan   terhadap harga saham dengan adanya variable control yaitu ukuran perusahaan. Harga saham mengalami volatilitas tiap tahun sehingga infomasi mengenai faktor apa saja yang berpengaruh diperlukan untuk menganalisa keputusan berinvestasi. Data  perusahaan sub sektor peroperty dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2019. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Earning Per Share,  Return On Equity, Price Earning Ratio, nilai tukar, inflasi dan suku bunga. Berdasarkan hasil regresi data panel meunjukan bahwa varabel EPS,ROE, PER dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sementara, variable inflasi, suku bunga dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Nilai adj. R2  0,6961 atau 69,61% yang berarti variabel independen yang ada dapat menjelaskan variabel kinerja harga saham sebesar 69,61% sedangkan 30,39% lainnya dijelaskan oleh variabel lain yang belum dimasukkan pada model ini. Manajer dapat melakukan beberapa strategi dan langkah- langkah serta keputusan manajerial yang dapat meningkatkan rasio profitabilitas.Kata kunci: Sektor Properti dan Real Estate, Harga Saham, Earning Per Share,  Return On Equity, Price  Earning Ratio, nilai tukar, inflasi, suku bunga, firm size

Page 3 of 3 | Total Record : 30