cover
Contact Name
Andi Ahmad Yani
Contact Email
jhsj.isjn@gmail.com
Phone
+6282292625423
Journal Mail Official
jhsj.isjn@gmail.com
Editorial Address
Jalan SMA 14 No.32,Cililitan, KramatJati, Jakarta Timur 13640, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Humanity and Social Justice
ISSN : -     EISSN : 2657148X     DOI : -
The Journal of Humanity & Social Justice provides an internationally unique forum for leading research on the themes of humanity and social justice includes social, cultural, economics, politics, history, spiritual, and philosophical approaches. The journal explores links with equality and equity in housing, health, education, economic and human rights, as well as issues of ethnicity, racial, gender, disability, aging, violence, peace, immigration, segregation, religion, minority, poverty, globalization, land economy, enviromental justice, and other social inequalities as they relate to humanity and social justice.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020" : 5 Documents clear
PEMENUHAN SPIRITUAL KOMUNITAS KRISTEN DI TAPAK TUAN, ACEH SELATAN Rosnida Sari
ISJN Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38026/journalhsj.v2i2.36

Abstract

Abstrak Dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 29 dikatakan bahwa setiap warga negara dilindungi haknya dalam melaksanakan aktivitas agamanya. Hal ini di lindungi juga dalam Konvenan Hak Sipil dan Politik pasal 18 yang kemudian di ratifikasi Indonesia dalam Undang-Undang no 12 tahun 2005. Dengan kuatnya pengakuan yang diberikan oleh pemerintah, maka penulis berasumsi bahwa setiap warga negara di Indonesia telah dapat memenuhi kebutuhan spiritualnya. Penelitian ini melihat bagaimana masyarakat Kristen di Tapak Tuan, Aceh memenuhi kebutuhan spiritual mereka, terutama dalam hubungannya dengan pelaksanaan ibadah minggu. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode etnoghrafi, sedangkan tekhnik pengumpulan datanya adalah dengan wawancara mendalam, observasi lapangan dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) masyarakat Kristen di Tapak Tuan tidak mempunyai tempat ibadah permanen (2) Komunitas Kristen di Tapak Tuan melakukan ibadah di kompi militer, tergantung jika ada militer yang mau rumahnya dipakai untuk beribadah (3) Masyarakat meminta pemerintah menyediakan ruang (bukan gereja) untuk beribadah, tapi karena sulitnya perizinan mereka belum memiliki ruang permanen sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan spiritual mereka. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah mempertimbangkan untuk memberikan satu ruang khusus (bukan gereja) kepada masyarakat sehingga apa yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 dapat dinikmati oleh semua pemeluk agama. Selain itu, komunitas Kristen di Tapak Tuan bisa mempraktekkan Discovery Bibble Studies sebagai alternative pengganti ritual peribadatan selain gereja. Kata Kunci: Agama, DUHAM, Persekutuan Do’a, Penbimas, Pelayanan
EKONOMI POLITIK KEBIJAKAN PAS LINTAS BATAS INDONESIA-REPUBLIK DEMOKRATIK TIMOR LESTE Didimus Dedi Dhosa; Zakarias Dos Santos Maia; Marianus Kleden
ISJN Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38026/journalhsj.v2i2.41

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan dampak kebijakan pas lintas batas di perbatasan Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste. Pas lintas batas merupakan suatu bentuk kebijakan kedua negara untuk memfasilitasi aktivitas perdagangan di pasar tradisional dan memudahkan mobilisasi warga lintas negara selama mengikuti rangkaian ritual sosial-budaya, tanpa menggunakan visa dan pasport. Penelitian dilakukan di Desa Silawan, Kabupaten Belu pada bulan Februari hingga Juni 2019. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif kritis melalui wawancara mendalam, observasi dan studi literatur, tulisan ini berpendapat bahwa kebijakan pas lintas batas tidak hanya membantu meringankan beban warga, tetapi juga menimbulkan persoalan ekonomi politik yang pelik. Penerapan border pass hanya berlaku pada desa dan anggota masyarakat tertentu menimbulkan diskriminasi negara terhadap warga dan membidani lahirnya ketidakpuasan warga. Konsekuensi lanjut adalah warga melakukan perjalanan lintas batas secara ilegal. Aturan negara yang membatasi jumlah penjualan dan pembelian barang pada satu pihak menguntungkan negara, akan tetapi di pihak lain, [ia] tidak menguntungkan para pedagang kecil yang hendak memvalorisasi nilai ekonomi. Pada akhirnya, kebijakan border pass melahirkan dominasi militer dalam melakukan pungutan liar atas pelintas batas ilegal yang mendatangkan keuntungan ekonomi politik bagi militer.
PERANAN KEBIJAKAN FISKAL DALAM MENINGKATKAN PROGRAM PENGURANGAN STUNTING DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA BALIKPAPAN Mahpud Sujai
ISJN Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38026/journalhsj.v2i2.45

Abstract

Health problems remain a formidable challenge in all over the world. Currently, millions of young children do not reach their full potential because of inadequate nutrition. Another challenge is the problem of poverty, where more than 700 million people still live on less than $ 1.90 per day. The current health condition based on stunting indicator of Indonesia is still lagging behind compare to those countries similar to Indonesia at the upper middle income country level. This can be seen from the Human Capital Index (HCI) score issued by the World Bank. Of the 157 countries surveyed, Indonesia is ranked 87th with a value of 0.53. Related to the issue of stunting, Indonesia's score of 0.664 is still far below the average score of upper middle income countries with a score of 0.867. These conditions need to be analysed more depth on the factors that cause the high stunting rate in Indonesia. The problem is Government of Indonesia has took several actions and allocated plenty of budget in the health sector including reducing stunting program, but the results still have not been encouraging. However, there are many cities that have been successfully reduced the stunting rate and Balikpapan City is one of the examples. This study aims to analyse the role of fiscal policy to promote stunting reduction program in Indonesia, case study Balikpapan City. Methodology uses in this study is a qualitative approach with descriptive analytical methods. The study was conducted by analysing secondary data and conducting a literature review. This article will discuss about how the local government can achieve successful indicators of reducing stunting by promoting effective fiscal policy as well as others supporting policies. Keywords: Stunting; Fiscal Policy; Local Government; Health
TANTANGAN MENGHADIRKAN PENELITIAN SENI DI PENDIDIKAN DASAR (STUDI KASUS MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS NUSA CENDANA, KUPANG) Yosephina Katharina Sogen
ISJN Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38026/journalhsj.v2i2.47

Abstract

Mahasiswa kesulitan menemukan judul dan permasalahan dalam pendidikan seni SD sehingga kurangnya minat terhadap pendidikan seni. Bagaimana mahasiswa PGSD dapat menemukan permasalahan untuk menulis topik skripsi tentang pendidikan seni SD. Mahasiswa membutuhkan pengalaman belajar seni musik dan seni rupa SD yang nyata sehingga terdorong untuk melakukan penelitian pendidikan seni SD. Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pendidikan seni bagi siswa SD. Metode penelitian: kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus dipilih karena kasus ini sangat spesifik berdasarkan situasi di lingkungan kampus PGSD-FKIP Undana Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan saat mahasiswa melakukan pembelajaran di SD yang disertai wawancara kepada siswa dan guru kelas juga kepala sekolah. Proses studi dokumentasi dilakukan melalui laporan mahasiswa berupa laporan kegiatan mahasiswa dan jurnal-jurnal penelitian ilmiah. Analisis data dilakukan dengan menyajikan data menurut Miles and Huberman yaitu merangkum data, memilah data berdasarkan kategori keaktifan dalam aktivitas pembelajaran bersama siswa SD, praktek musik, menggambar dan ketrampilan lainnya, keaktifan siswa, interaksi guru dan siswa, metode pembelajaran dan kebebasan dalam belajar. Tahap Penyajian data yaitu mempresentasikan atau menjelaskan sesuai grafik atau diagram jumlah judul skripsi sejak 2014 hingga 2018 yang menunjukkan kenaikan yang signifikan pada 2017 sebesar 10 judul hingga 14 judul di tahun 2020 .Tahapan berikut yaitu penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Berdasarkan data yang dikumpulkan bahwa Program mengajar di SD memberikan pengalaman belajar dan kesempatan mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan seni dan menerapkan teori-teori pembelajaran. Mahasiswa belajar melalui mengajar sehingga memiiki keinginan untuk menulis dan meneliti tentang pendidikan seni SD. Mahasiswa berdiskusi dalam kelompok mengajar kemudian menemukan bahwa siswa SD wajib praktek dalam pembelajaran dan guru wajib memberikan contoh dalam bermain music dan menggambar serta ketrampilan lainnya. Sebelumnya 2014-2016 hanya terdapat 1 judul penelitian pendidikan seni SD. mahasiswa dapat belajar dengan mengajar dan timbul rasa ingin tahu yang besar dan berusaha untuk mencari solusi atas permasalahan pembelajaran seni SD. Kata kunci: Penelitian Seni, Pendidikan Dasar, Pendidikan Seni Abstract Students have difficulty finding titles and problems in elementary art education so there is a lack of interest in art education. How PGSD students can find problems writing thesis topics about elementary art education. Students need a real elementary music learning experience and fine arts so they are encouraged to conduct elementary art education research. The purpose of this research is to increase students' understanding of the importance of art education for elementary students. Research methods: qualitative with a case study approach. The case study approach was chosen because this case is very specific based on the situation in the campus environment of PGSD-FKIP Undana Kupang. In-depth data collection techniques and documentation study. Observations were made when students conducted learning in elementary school accompanied by interviews with students and class teachers as well as school principals. The documentation study process is carried out through student reports in the form of student activity reports and scientific research journals. Data analysis was carried out by presenting data according to Miles and Huberman, namely summarizing data, sorting data by activity categories in learning activities with elementary students, music practice, drawing and other skills, student activeness, teacher and student interaction, learning methods and freedom of learning. Data Presentation Phase is to present or explain according to a graph or diagram of the number of thesis titles from 2014 to 2018 which shows a significant increase in 2017 of 10 titles to 14 titles in 2020. The next stage is drawing conclusions and data verification. Based on data collected that the teaching program in elementary schools provides learning experiences and opportunities for students to develop artistic knowledge and apply learning theories. Students learn through teaching so they have the desire to write and research about elementary art education. Students discussing in a teaching group then find that elementary students are required to practice in learning and teachers are required to give examples in playing music and drawing and other skills. Previously, 2014-2016 there was only 1 title for elementary art education research. students can learn by teaching and arise a great curiosity and try to find solutions to elementary art learning problems. Keywords: Art Research, Basic Education, Art Education
INDONESIA’S NATIONAL NEWS TRENDS ON THE RICE IMPORT POLICY: A CONTENT ANALYSIS Dasad Latif; Ruslan Ramli
ISJN Journal Vol 2 No 2 (2020): Volume 2 Issue 2, 2020
Publisher : Indonesia Social Justice Network (ISJN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38026/journalhsj.v2i2.49

Abstract

This research discusses the rice import policy of the government of Indonesia in 2018. At the time more than two state institutions differ to see the national rice stock. They are the official state institutions; Central Bureau of Statistic, Ministry of Trade, and Ministry of Agriculture. The National Logistics Agency (Bulog) as state institution which responsibility to the national rice affair of Indonesia is confused to run the policy. Then, the policy reaps polemic, pros, and cons points of view. The pros argue that rice stocks are getting less while the cons argue that rice stocks are available due to harvest. This research aims to explain the trends and alignment of tempo.co and kompas.com toward the policy of rice import taken by the government. The method uses a descriptive-quantitative approach by applying the content analysis technique. It divides of some categories. The result shows that the news tendency of tempo.co tends to apply war journalism, while kompas.com tends to apply peace journalism. For news’ source category, tempo.co and kompas.com empower their reporters in creating a news. They both take a side to the policy for rejecting rice import to Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5