cover
Contact Name
Euis Kurniati
Contact Email
euiskurniati@upi.edu
Phone
+62818630149
Journal Mail Official
edukid@upi.edu
Editorial Address
Departemen Pedagogik Program Studi PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 16935284     EISSN : 26856409     DOI : https://doi.org/10.17509/edukids.v18i1
Core Subject : Education,
Jurnal Edukids bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran penelitian tentang isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini untuk menyelesaikan masalah dalam pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini berisi artikel penelitian yang diproses melalui blind peer review. Jurnal Edukids menerima artikel tentang pendidikan anak, perkembangan anak, kurikulum dan pembelajaran, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, kebijakan yang berkaitan dengan anak-anak, pendidikan guru untuk anak usia dini, pengasuhan anak, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, dan bidang lain yang berkaitan dengan anak usia dini. Jurnal Edukids dapat mengakomodasi para peneliti, dosen, pengamat pendidikan anak-anak, mahasiswa, praktisi di bidang pendidikan anak usia dini untuk mempublikasikan pekerjaan mereka secara luas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2018)" : 6 Documents clear
MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN MAKRO Dinawati, Yuli Dinawati; Syaodih, Ernawulan; Rudiyanto, Rudiyanto
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.23 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20148

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan masalah yang berkaitan dengan kemampuan interaksi sosial anak di kelompok A2 TK Negeri Pembina Sadang Serang. Permasalahan tersebut adalah anak yang memiliki kecenderungan anak bermain sendiri, kurangnya anak dalam bergaul, tidak saling tegur sapa, masih jarang melakukan kontak mata saat bercakap- cakap, dan saat proses pembelajaran sering menggunakan Lembar Kegiata Siswa (LKS). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran mengenai penerapan metode bermain peran makro dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak kelompok A2 TK Negeri Pembina Sadang Serang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang kolaboratif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 13 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Pencapaian kemampuan interaksi sosial anak mengalami peningkatan pada setiap indikator diantaranya anak mampu menyapa, anak mampu berkomunikasi secara verbal, anak mampu meminta bantuan, anak mampu menyimak, anak mampu bertanya dan anak mampu bercakap-cakap. Rekomendasi yang diberikan untuk pendidik anak usia dini yaitu penerapan metode bermain peran makro ini dapat dijadikan sebagai alternatife untuk meningkatkan interaksi sosial anak sebagai metode yang menarik, dan memotivasi dan melibatkan anak secara langsung.
PENGGUNAAN METODE CERDAS BERBHASA INDONESIA FONIK (CBIFONIK) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK Salamah, Ulfah; Agustin, Mubiar; Romadona, Nur Faizah
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.217 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20149

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya opini bahwa anak-anak mengalami kesulitan dalam pembelajaran membaca dan menulis sehingga anak kurang memberikan minat yang baik dalam pelajaran membaca. Penguasaan dan pemahaman anak dalam tahapan membaca permulaan masih abstrak, anak masih cenderung menghafal huruf atau bacaan bukan paham dalam membaca. Penguasaan guru dalam pemahaman pembelajaran membaca dan menulis cukup baik. Peran guru dalam proses pembelajaran cukup komunikatif dan guru sudah  menggunakan metode serta media pembelajaran dengan baik. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana melatih kemampuan membaca permulaan menggunakan metode cerdas berbahasa indonesia fonik di taman kanak-kanak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam penggunaan metode cerdas berbahasa indonesia fonik (CBIFonik) dalam melatih kemampuan membaca permulaan di Taman Kanak-kanak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan wali kelas kelompok B. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) perencanaan untuk menggunakan CBIFonik di TK cukup baik dan tersusun; (2) penerapan metode Cerdas Berbahasa Indonesia Fonik (CBIFonik) dapat dilakukan dengan cara yangbervariasi dan menyenangkan sehingga membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan di taman kanak-kanak; (3) alat dan cara evaluasi penerapan kemampuan membaca permulaan di TK sudah tepat.Penggunaan metode cerdas berbahasa indonesia fonik diterapkan melalui aktitas rutin atau kegiatan sehari-hari, setiap hari senin-jumat. Sarana dan prasarana, media atau sumber belajar yang ada sudah dapat menunjang terlaksananya penerapan metode cerdas berbahasa indonesia fonik (CBIFonik) di TKIT An Nahdhoh.
ANALISIS PERILAKU SOSIAL ANAK DITINJAU DARI URUTAN KELAHIRAN Fauziyyah, Nur Hamifa; Rachmawati, Yeni; Kurniati, Euis
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.695 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perilaku sosial anak ditinjau dari urutan kelahiran yang terdiri dari anak sulung, anak tengah, anak bungsu dan anak tunggal. Metode yang digunakan yaitu penelitian survei dengan populasi merupakan seluruh orang tua siswa Taman Kanak-kanak se-Kecamatan Sukasari Kota Bandung, dengan jumlah keseluruhan anak sebanyak 725 dari 13 Taman kanak-kanak di Kecamatan Sukasari Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 258 orang tua siswa. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa angket perilaku sosial anak yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perilaku sosial anak tunggal dominan pada tiga aspek yaitu pada aspek kepemimpinan perolehan persentase sebesar 94,88%, kemandirian sebesar 71,80% dan persahabatan sebesar 94,87%. Sementara itu untuk anak tengah dominan pada dua aspek yaitu pada aspek pengendalian diri perolehan persentase sebesar 58,14% dan penyesuaian diri sebesar 51,16%. Dan untuk anak bungsu dominan pada satu aspek yaitu prestasi dengan perolehan persentase sebesar 87,21%. Untuk persentase keseluruhan aspek yang dominan yaitu anak tunggal sebesar 73,08%, sementara untuk anak bungsu sebesar 69,77%, anak tengah 67,44% dan anak sulung sebesar 62,74%. Rekomendasi bagi orang tua sebaiknya dapat memahami perilaku sosial masing-masing anaknya sesuai dengan urutan kelahirannya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode lain agar hasil penelitian dapat berkembang dan melahirkan ide-ide baru yang lebih baik.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN LAMBANG BILANGAN MELALUI FISHING GAME DI TK AL-HIDAYAH GARUT Indriyani, Deulis; Rachmawati, Yeni; Gustiana, Asep Deni
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.686 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20151

Abstract

Penelitiana ini dilakukan berdasarka hasil temuan masalah yang berkaitan dengan pemahaman lambang bilangan pada anak kelas A TK Al-Hidayah Garut. Permasalahan tersebut adalah pemahaman lambang bilangannya masih rendah, sebagian anak hanya mampu menyebutkan urutan bilangan, namun hanya sebatas menyebutkan urutan bilangan saja tanpa menghubungkan dengan benda-benda kongkrit sehingga tidak diikuti oleh kesadaran kuantitas benda. Selain itu anak belum mampu ketika anak diminta untuk membuat dan membedakan dua kumpulan benda yang jumlahnya sama ataupun tidak sama. Setelah dianalisis pembelajaran yang dilakukan dalam meningkatkan pemahaman lambang bilangan adalah menggunakan paper-pencil, sehingga kemampuan anak dalam berpikir kongkrit/rill tidak terstimulus dengan baik. Oleh karena itu, diperlukannya suatu media yang dapat mengembangkan pemahaman lambang bilangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengimplementasikan media fishing game yang dapat meningkatkan pemahaman lambang bilangan pada anak kelas A TK Al-Hidayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif antara guru kelas dengan peneliti di TK Al-Hidayah dengan partisipan sebanyak 13 anak. Hasil penelitian diperoleh meningkat dengan signifikan dengan perbaikan yang terlihat dari kriteria baik (B) pada  prasiklus sebesar 23,07%, Siklus I sebesar 53,84%, dan siklus II sebesar 76,96%. Berdasarkan data tersebut terbukti bahwa pemahaman lambang bilangan anak terus meningkat setelah dilakukannya pembelajaran dengan fishing game. Sehingga penelitian ini diberhentikan sampai siklus II. Rekomendasi dari penelitian ini bahwa penggunaan media fishing game adalah media yang sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman lambang bilangan anak kelas A.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ALAM DI TK SEKOLAH ALAM BANDUNG (Studi Kasus di TK Sekolah Alam Bandung Tahun Ajaran 2018-2019) Agustiani, Rini
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.061 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20152

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh situasi dilapangan, dimana pembelajaran matematika yang dilaksanakan di lembaga pendidikan anak usia dini belum sesuai dengan tingkat perkembangan anak, dimana pembelajaran matematika yang diberikan cenderung bersifat akademik seperti mengajarkan konsep matematika dengan metode driil dan paper pencil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran matematika berbasis alam di TK Sekolah Alam Bandung.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukan: pertama, Perencanaan pembelajaran matematika berbasis alam di TK Sekolah Alam Bandung dimulai dengan membuat lesson plan, weekly plan, dan action/dynamic plan. Pembelajaran matematika dirancang secara terintegrasi dengan bidang pengembangan sains dan daya pikir. Kedua, pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis alam di TK Sekolah Alam Bandung dilaksanakan dilingkungan alam sekitar melalui kegiatan-kegiatan konkrit yang melibatkan anak secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan pembelajaran matematika dalam kegiatan jelajah alam, pembelajaran matematika dalam kegiatan detektif alam, pembelajaran matematika dalam kegiatan outbond, kegiatan mengumpulkan rumput, menghitung dan menebak bentuk batu, menyusun dan menulis lambang bilangan di atas tanah, mengukur banyak-sedikit air. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut anak dapat dengan mudah menguasai konsep matematika sehingga indikator pencapaian kemampuan matematika anak dapat tercapai. Ketiga, penilaian pembelajaran matematika di TK Sekolah Alam Bandung berdasarkan observasi dan tes yang berpedoman pada indikator pembelajaran matematika.
KECEPATAN MENAMBAH KOSAKATA BAHASA SUNDA ANAK MELALUI KEGIATAN NGAWIH PUPUH SUNDA Oktapiani, Cica Sri; Rudiyanto, Rudiyanto; Kurniawati, Leli
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.832 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v15i1.20153

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang muncul pada anak-anak Kelompok B Kelas Ubur-Ubur TK Labortorium Percontohan UPI, yaitu masih rendahnya kosakata Bahasa Sunda anak yang terlihat dari hasil observasi bahwa 90% anak berada pada kategori kurang dan 10% berada pada kategori cukup. Karena pentingnya kosakata Bahasa Sunda anak dalam kehidupan sehari-hari maka diperlukan upaya untuk menambah kosakata bahasa sunda anak, salah satunya melalui kegiatan ngawih pupuh sunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kegiatan ngawih pupuh sunda dapat menambah kosakata Bahasa Sunda anak pada Kelompok B Kelas Ubur-Ubur Tk Labortorium Percontohan UPI. Metode penelitian yag digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif anatara peneliti dan guru kelas. Penelitian ini mengadaptasi desain Kemmis dan McTaggart. Lokasi penelitian di laksanakan di Tk Laboratorium Percontoha UPI dengan partisipan sebayak 10 anak. Hasil penelitian yang di dapatkan pada kondisi awal menambah kosakata bahasa sunda menunjukan sebagian besar anak berada pada kategori kurang (K). pada akhir siklus I terlihat penambahan kosakata sebagan besar anak mulai berada pada kategori cukup (C). kemudian peningkatan yang signifikan muncul pada akhir siklus II yaitu sebagia besar anak berada pada kategori baik (B). kegiatan ngawih pupuh sunda ternyata dapat menambah kosakata bahasa sunda anak khususnya Kelompok B Kelas Ubur-Ubur Tk Labortorium Percontohan UPI.

Page 1 of 1 | Total Record : 6