cover
Contact Name
Yogho Prastyo
Contact Email
yoghoprastyo@gmail.com
Phone
+6281250166685
Journal Mail Official
borticalth@gmail.com
Editorial Address
JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Journal of Borneo Holistic Health
ISSN : 26219530     EISSN : 26219514     DOI : https://doi.org/10.35334/borticalth
Borneo Holistic Health (borticalth) adalah jurnal cetak dan online dengan sistem open access journal. Borticalth merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan, kebidanan maupun displin ilmu kesehatan lainnya. Borticalth menerbitkan artikel-artikel dalam lingkup keperawatan, kebidanan maupun kesehatan secara luas namun terbatas. Artikel harus merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup ilmu keperawatan dan bidang lain yang terkait dalam baik dalam lingkup skala nasional dan internasional. Keperawatan Manajemen Keperawatan Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan gawat darurat Keperawatan jiwa Keperawatan komunitas Keperawatan geriatri Keperawatan keluarga Keperawatan anak Pendidikan keperawatan Keperawatan maternitas Kesehatan wanita Kebidanan Psikologi Promosi kesehatan
Articles 162 Documents
KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DENGAN SOSIALISASI DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-6 TAHUN Ain Syahrani; Mega octamelia; Eka Darmayanti Putri Siregar
Journal of Borneo Holistic Health Vol 8, No 2 (2025): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v8i2.7132

Abstract

Masa usia dini adalah periode pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat cepat. Menurut WHO lebih dari 70 juta anak di Asia Tenggara tidak mencapai potensi perkembangan optimal karena salah satu penyebabnya adalah rendahnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Indonesia merupakan negara peringkat ketiga dengan keterlibatan ayah yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan sosialisasi dan kemandirian anak usia 4-6 tahun di TK ABA II. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasional yang dilaksanakan di TK ABA II pada bulan Juni 2025. Populasi penelitian ini berjumlah 96 responden. Sampel setelah menggunakan perhitungan teknik purposive sampling berjumlah 78 ayah. Pengumpulan data menggunakan kuesioner keterlibatan ayah, sosialisasi dan kemandirian anak yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian memperlihatkan sebagian besar keterlibatan ayah dalam pengasuhan sangat terlibat yaitu 46 ayah (59,0%) dan sebagian besar anak usia 4-6 tahun memiliki sosialisasi dan kemandirian cukup yaitu 63 anak (80,8%). Analisis data dengan uji gamma menunjukkan p-value 0,007 yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan sosialisasi dan kemandirian anak usia 4-6 tahun di TK ABA II. Penelitian ini menyarankan agar orang tua, khususnya ayah, lebih aktif terlibat dalam kegiatan anak, serta perlunya program yang mendorong keterlibatan ayah.
GAMBARAN KEPATUHAN REMAJA PUTRI DALAM KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS ABANG II KECAMATAN ABANG I Kadek Artawan; Ni Ketut Desi Kristina Arta; I Wayan Remiyasa
Journal of Borneo Holistic Health Vol 8, No 2 (2025): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v8i2.5774

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan keadaan fisik pendek atau, status kondisi kurang gizi yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Anemia dan kurang gizi pada remaja merupakan faktor penyebab terjadi kelahiran stunting pada anak-anak. Data dari Dinas Kabupaten Karangasem  November 2023 Anemia naik mencapai 48,9 %, sedangkan  81% pemberian tablet tambah darah  akan tetapi yang diminum hanya 1,4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kepatuhan Remaja Putri Dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Stunting Di Puskesmas Abang II Kecamatan Abang.Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah Remaja Putri  Kecamatan Abang dengan jumlah populasi  411 dan jumlah  sampel 204 dengan teknik simpling random sampling dengan instrumen kuesioner terdapat 10 pertanyaan kemudian diolah menggunakan SPPS dengan uji Univariat yang meliputi : usia, pendidikan, pekerjaan orang tua.Hasil : Hasil  penelitian  gambaran kepatuhan remaja putri dalam konsumsi tablet tambah darah dengan jumlah  responden 204 sebagian besar dengan kategori patuh 111 responden (54,4%) , kurang  patuh 72 responden (35,3%) dan tidak patuh  21 responden (10,3%).Kesimpulan : Kepatuhan remaja dalam mengkonsumsi tablet tambah darah di Puskesmas Abang II sebagian besar dalam kategori patuh 111 responden (54,4%) pemerintah desa atau petugas kesehatan puskesmas abang 2 harus tetap melakukan penyuluhan dan sosial mengenai masalah stunting dan anemia bagi remaja maupun masyarakat.