cover
Contact Name
Yogho Prastyo
Contact Email
yoghoprastyo@gmail.com
Phone
+6281250166685
Journal Mail Official
borticalth@gmail.com
Editorial Address
JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Journal of Borneo Holistic Health
ISSN : 26219530     EISSN : 26219514     DOI : https://doi.org/10.35334/borticalth
Borneo Holistic Health (borticalth) adalah jurnal cetak dan online dengan sistem open access journal. Borticalth merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan, kebidanan maupun displin ilmu kesehatan lainnya. Borticalth menerbitkan artikel-artikel dalam lingkup keperawatan, kebidanan maupun kesehatan secara luas namun terbatas. Artikel harus merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup ilmu keperawatan dan bidang lain yang terkait dalam baik dalam lingkup skala nasional dan internasional. Keperawatan Manajemen Keperawatan Bedah Keperawatan Kritis Keperawatan gawat darurat Keperawatan jiwa Keperawatan komunitas Keperawatan geriatri Keperawatan keluarga Keperawatan anak Pendidikan keperawatan Keperawatan maternitas Kesehatan wanita Kebidanan Psikologi Promosi kesehatan
Articles 160 Documents
Riwayat Asfiksia Dengan Hiperbilirubinemia Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda Tabanan Friyati, Ni Luh Gede Mei; Suindri, Ni Nyoman; Suarniti, Ni Wayan; Marhaeni, Gusti Ayu; Astiti, Ni Komang Erny
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5572

Abstract

Latar belakang: Hiperbilirubinemia adalah suatu keadaan dimana kadar bilirubin mencapai suatu nilai yang mempunyai potensi menimbulkan kern ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan baik. Survei Kesehatan Demografi Indonesia (SDKI) 2022 mengatakan terdapat 16,9 kematian bayi per 1000 kelahiran hidup di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah hiperbilirubin. Pada tahun 2022 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda terdapat peningkatan kasus hiperbilirubin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat asfiksia dengan hiperbilirubinemia di RSIA Cahaya Bunda.  Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan Bulan Maret 2024 dengan teknik Conseccutive sampling. Berdasarkan rumus maka sampel minimal dalam penelitian ini adalah 85. Pengumpulan data dengan tabel pedoman pengumpulan data yang berisi variabel yang diteliti. Hasil: Analisis data menggunakan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi didapat hasil 36 responden dengan asfiksia dan 64 responden yang mengalami hyperbilirubinemia. Analisis bivariat menggunakkan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p0.05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara asfiksia (p=0,002) dengan hiperbilirubinemia. Simpulan: Bayi yang mengalami asfiksia saat baru lahir berpotensi mengalami hiperbilirubinemia. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan  kasus kontrol agar penelitian ini menjadi lebih sempurna.
Edukasi Tentang ASI Ekslusif Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Yusnia, Yusnia; Zulfia, Rahmatuz; Alfianur, Alfianur; Sulidah, Sulidah; Handayani, Fitriya; Pujianto, Ahmat
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5057

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Salah satu penyebab stunting pada balita yaitu pemberian ASI eksklusif yang tidak diberikan selama 6 bulan karena ASI sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil sebagai upaya dalam pencegahan stunting di Posyandu Sumber Kasih Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Penelitian ini berbentuk penyuluhan edukasi tentang ASI ekslusif menggunakan rancangan pra experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan sebanyak 15 soal dan sikap sebanyak 5 soal. Hasil uji Wilcoxon dari 20 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan post test (2,90) lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (1,30) dengan nilai p value 0,000 atau p 0,005 dan nilai rata-rata sikap post test (14,85) lebih tinggi dari nilai rata-rata pre test (8,85) dengan nilai p value 0,077 atau p 0,005. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan signifikasi p = 0.000 atau p0.005. Terdapat pengaruh mengenai edukasi ASI ekslusif terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan isi dari kuesioner penelitian dan menambah jumlah sampel yang digunakan agar lebih bervariasi, sehingga peningkatan nilai pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai ASI ekslusif dapat lebih signifikan.
Spiritual Well-Being Dengan Hardiness Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Purwokerto Barat Alfiatun Naimah, Lily
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5850

Abstract

Diabetes Melitus (DM) memengaruhi kondisi fisik dan psikologis pasien. Tuntutan yang harus dipenuhi oleh penderita DM dalam menjaga perawatan diri dan mencegah komplikasi dapat menimbulkan tekanan psikologis. Tekanan psikologis ini dapat memengaruhi ketangguhan penderita DM dalam perawatan diri. Ketangguhan atau hardiness ini memengaruhi spiritual well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritual well-being dengan hardiness pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan aplikasi G.Power sebanyak 115 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner spiritual well-being dan skala hardiness. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Spearman Rank. Hasil diperoleh responden sebagian besar berusia 65 tahun sebanyak 64 orang (55,7%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 70 orang (60.9%), berpendidikan SMA 41 orang (35,7%), pekerjaan IRT 59 orang (51,3%) dan lama menderita lebih dari 5 tahun 78 orang (67,8%). Sebagian besar responden memiliki spiritual well-being tinggi sebanyak 62 responden (53,9%) hardiness tinggi sebanyak 76 responden (66,1%). Uji Spearman Rank didapatkan ada hubungan spiritual well-being dengan hardiness pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Barat p value 0,024, CC= 0,211.Kata kunci : diabetes melitus, hardiness, spiritual well-being
Riwayat Anemia Pada Masa Kehamilan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Septiasari, Ratih Mega
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5548

Abstract

Promosi Kesehatan Pada Ibu Hamil dengan Pendekatan Theory Planned Behavior (TPB) : Literatur Review Retnowati, Yuni; Ediyono, Suryo
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5882

Abstract

Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memahami perilaku kesehatan ibu hamil adalah Theory of Planned Behavior (TPB). Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas TPB dalam mempromosikan perilaku kesehatan ibu hamil melalui tinjauan literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan seleksi artikel dari beberapa database utama seperti PubMed, Scopus, dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi penelitian yang membahas intervensi kesehatan berbasis TPB pada ibu hamil yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa TPB dapat secara signifikan menjelaskan niat ibu hamil dalam menjalankan perilaku sehat, termasuk nutrisi, aktivitas fisik, pencegahan anemia, dan manajemen depresi. Kontrol perilaku yang dipersepsikan dan niat merupakan prediktor terkuat dari perilaku kesehatan ibu hamil. Namun, terdapat kesenjangan antara niat dan perilaku aktual, yang menunjukkan perlunya strategi tambahan untuk mendukung implementasi perilaku sehat. Dukungan sosial dari keluarga dan tenaga kesehatan serta peningkatan self-efficacy ditemukan penting untuk mengatasi hambatan yang dihadapi ibu hamil dalam merealisasikan niat sehat mereka. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa program berbasis TPB harus memperhatikan faktor-faktor psikologis dan sosial yang dapat mempengaruhi kemampuan ibu hamil untuk menerapkan perilaku sehat secara efektif.
Gambaran Dampak Pasca Abortus Spontan Pada Wanita Usia Subur di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Widiantari, Gusti Ayu Made Yuni; Rahyani, Ni Komang Yuni; Suarniti, Ni Wayan; Wirata, I Nyoman; Senjaya, Asep Arifin
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5571

Abstract

Abortus spontan termasuk dalam perdarahan obstetrik merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu yang dialami oleh wanita usia subur. Abortus spontan dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental dan sosial ibu. Dalam penelitian ini, digunakan recall memory yaitu mengingat kembali dengan petunjuk seperti menjawab soal. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran dampak pasca abortus spontan pada wanita usia subur di Rumah Sakit Ibu dan Anak. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2024 menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 52 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui google form menggunakan analisis data univariate. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan proporsi dampak fisik jangka pendek: perdarahan pervaginam 55,8%, nyeri abdomen/kram perut 88,5%, kelelahan 59,6%, dampak fisik jangka panjang: perubahan siklus menstruasi 51,9%, infertilitas 38,5%, infeksi 23,1%, dampak psikologis: kesedihan 96,2%, kecemasan 73,1%, rasa bersalah dan penyesalan 88,5%, mimpi buruk 51,9%, trauma emosional 76,9%, depresi 11,5%, dampak sosial: interaksi sosial langsung 19,2%, perubahan hubungan sosial 15,4%, keputusan kehamilan masa depan 55,8%. Simpulan penelitian: dampak fisik, psikologis dan sosial yang dominan dialami oleh sebagian besar responden pasca abortus adalah nyeri abdomen/kram perut, kesedihan dan keputusan kehamilan masa depan. Sebagai upaya untuk mengurangi dampak fisik, psikologis dan sosial pasca abortus spontan diharapkan dari pihak Rumah Sakit melaksanakan asuhan komprehensif seperti pemberian edukasi dan konseling pasca abortus.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kediri I Sari, Ni Wayan Ayu Nirmala; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Astiti, Ni Komang Erny; Budiani, Ni Nyoman; Utarini, Gusti Ayu Eka
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.6137

Abstract

Anemia kehamilan merupakan kondisi dimana jumlah sel darah merah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Pencegahan anemia dilakukan dengan pemberian tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil di Puskesmas Kediri I. Metode: Design penelitian ini adalah deskriptif menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 86 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi ibu hamil trimester II dan III, lama penelitian selama 30 hari. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kediri I pada bulan Maret-April 2024. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 47 ibu hamil (54,7 %) tidak patuh dalam konsumsi tablet tambah darah per bulan, sebanyak 47 ibu hamil (54,7 %) tidak patuh dalam frekuensi konsumsi tablet  tambah darah per hari, sebanyak 85 ibu hamil (98,8 %) patuh terhadap cara mengkonsumsi tablet tambah darah.  Simpulan: Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak patuh dalam mengkonsumsi jumlah, frekuensi tablet tambah darah dan patuh dalam cara mengkonsumsi tablet tambah darah. Saran penelitian ini agar Puskesmas memberikan edukasi secara menyeluruh tentang tablet tambah darah untuk ibu hamil, sehingga dapat menekan kejadian anemia ibu hamil.
Pengaruh Molar (Mother Lactation Booster Cookies) dengan Pendekatan 1000 HPK Berkonsep UNICEF Terhadap Penurunan Stunting Isnaeni, Ely; Rahmawati, Erna; Pujiastutik, Yanuar Eka
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.6144

Abstract

Pada tahun 2017, sekitar 22,2 persen, setara dengan 150,8 juta anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia, dilaporkan mengalami stunting. Dari 83,6 juta anak kecil di Asia, proporsi terbesar berada di Asia Selatan (58,7%). Menurut data yang dihimpun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia memiliki beban penyakit tertinggi ketiga di Asia Tenggara (SEAR). Tujuan penelitian ini: 1). Mengidentifikasi pengaruh ibu hamil Trimester 3 dan ibu menyusui sebelum mengkonsumsi  Molar (mother lactation booster cookies)dengan pendekatan 1000 hpk berkonsep unicef terhadap penurunan stunting, 2). Mengidentifikasi pengaruh ibu hamil Trimester 3 dan ibu menyusui setelah mengkonsumsi  Molar (mother lactation booster cookies)dengan pendekatan 1000 hpk berkonsep unicef terhadap penurunan stunting, 3). Menganalisis pengaruh ibu hamil Trimester 3 dan ibu menyusui sebelum dan sesudah  mengkonsumsi  Molar (mother lactation booster cookies)dengan pendekatan 1000 hpk berkonsep unicef terhadap penurunan stunting. Metode penelitian menggunakan pra experiment dengan desain penelitian one group pre-post tests design. Teknik pengambilan sample purposive sampling. Responden yang digunakan pada penelitian ini memilih yang menikah, 30 Ibu menyusi yang memberikan ASI walaupun tidak eksklusif dan susu formula lainnya ketika bayi berusia 0-6 bulan di Puskesmas Kabupaten Tulungagung. Peneliti mengukur Kandungan cookies yang siap dikonsumsi diberikan sebanyak 10 cookies perhari selama 14 hari kepada ibu dan bayi. Setelah 14 hari , peneliti mengukur Produksi ASI dan Berat badan bayi. Tehnik analisis data yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menunjukkan kue kelor bermanfaat meningkatkan kadar prolaktin dan peningkatan berat badan bayi, diperoleh nilai p = 0,047. Sebelum pemberian Molar rata-rata sebesar 37,06 dan setelah pemberian Molar  meningkat menjadi 56,51. Kesimpulan : Molar dapat  mendukung program 1000 HPK berpengaruh terhadap peningkatan prolaktin dan berat badab bayi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan bagi para ibu untuk menggunakan Molar untuk meningkatkan kadar prolactin dan berat badan bayi
Peran Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam Mencegah Stunting Pada Balita Riniasih, Ni Kadek; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Mahayati, Made Dwi; Tedjasulaksana, Regina
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5573

Abstract

Latar belakang: Salah satu faktor penting dalam mencegah stunting pada anak adalah pemberian ASI. ASI eksklusif adalah praktik pemberian ASI kepada bayi yang hanya menerima ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain selama 6 bulan pertama kehidupannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian air susu ibu eksklusif dengan kejadian balita berisiko stunting Di Desa Getasan Kabupaten Badung. Jenis penelitian menggunakan metode pendekatan secara cross sectional. Pelaksanaan pada bulan Maret-April 2024 dengan tehnik Proportional Random sampling. Sampel berjumlah 52 balita yang memenuhi kriteria inklusi. Instrument pengumpulan data dengan lembar observasi. Hasil penelitian mayoritas ibu memiliki riwayat pemberian ASI eksklusif sejumlah 73,1% responden dan mayoritas balita tidak beresiko stunting sejumlah 90,4% dan balita berisiko stunting sejumlah 9,6% responden. Uji analisis menggunakan uji Contingency Coefficient didapat nilai signifikansi p = 0,001. Simpulan penelitian ini bahwa bayi yang tidak mendapatkan ASI ekslusif dapat menyebabkan kekurangan gizi yang dimana dapat menyebabkan balita berisiko stunting sehingga ada hubungan riwayat pemberian air susu ibu eksklusif dengan kejadian balita berisiko stunting Di Desa GetasanKabupaten Badung. Saran kepada keluarga bayi penelitian ini dapat digunakan sebagai gambaran pada orangtua tentang pemberian ASI ekslusif pada bayi yang mengalami stunting dan orangtua dapat memberikan makanan sesuai dengan usia bayi
DUKUNGAN KELUARGA MENINGKATKAN HEALTH SEEKING BEHAVIOUR PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Munir, Nur Wahyuni; Sididi, Mansur; Ramdhani, Salsabila Nuru; Sainul, Salmila
Journal of Borneo Holistic Health Vol 8, No 1 (2025): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v8i1.6227

Abstract

Every individual tries to seek treatment for themselves in order to maintain or improve their health status.  The aim of this research is to determine the relationship between family support and health seeking behavior in DM sufferers in the Paccerakkang Makassar Health Center Work Area. This research uses a correlation analytical method with a cross sectional study design. Samples were taken using purposive sampling from 80 DM sufferers. The research instrument uses a valid and reliable questionnaire sheet. The data analysis used was the Chi-square test with a significance level of 0.05. The results of the research showed that family support was in the good category as many as 52 people (65%) and not so good as many as 28 people (35%), health seeking behavior was good and not so good for 40 people (50%), and there was a relationship between family support and health seeking behavior in DM sufferers (p value = 0.035). The conclusion from this research is that the better the family support, the better the health seeking behavior in DM sufferers.