cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 213 Documents
Effectiveness of Leaflet Media on Mother's Interest in Information on Balanced Nutrition for Toddlers Desy Winda; Anggy Trisnadoli
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2571

Abstract

Unbalanced food consumption in toddlers can lead to serious health issues like malnutrition. Leaflets can be used as a tool to increase mothers' knowledge about balanced nutrition for their toddlers. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of leaflets in improving mothers' knowledge and interest in balanced nutrition for their toddlers in Kampung Baru, Riau Province. This research employed a Quasi Experiment with the One Group Pre-Post Test design and involved 85 respondents of mothers with toddlers in Kampung Baru Village. The study utilized the purposive sampling technique, collected data through a questionnaire, and performed univariate and bivariate analysis using statistical tests. The findings indicate that the P-value = 0.000, demonstrating the effectiveness of leaflets in increasing mothers' interest in balanced nutrition for their toddlers. As a result, health workers are encouraged to educate and provide information about balanced nutrition for toddlers through counseling and distribute leaflets more actively in Kampung Baru, Riau Province.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG Rafika Oktova; Erda Mutiara Halida; Yeri Englania Rusmat
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2516

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia in 2021 is 7,389 cases, which shows an increase compared to 2020. The high maternal mortality rate (MMR) in Indonesia is related to many factors, including the quality of behavior of pregnant women who do not use antenatal care in pregnancy health services. This study aims to determine the relationship between these factors and antenatal care visits (ANC) in the Lubuk Buaya Health Center, Padang City, working area. This type of research used quantitative research with a cross-sectional study design; the sample in this study were all postpartum mothers who were in the Working Area of the Lubuk Buaya Health Center, Padang City, totaling 82 people. The sampling technique in this study is total sampling. Data were obtained from questionnaires filled out by respondents and analyzed using the chi-square statistical test (p≤0.05). The results showed that most of the respondents had complete antenatal care visits, were not at risk of age, had good knowledge, a good attitude, did not work, and had support from their families. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between age (p=0.003), knowledge (p=0.049), attitude (p=0.039), employment (p=0.000), family support (p=0.002), and antenatal care visits. There is a relationship between age, knowledge, attitudes, work, family support, and antenatal care visits.
Hubungan Waktu Pertama Menyusui pada Ibu Post Seksio Sesaria dengan Kejadian Bendungan ASI Ni Made Ari Sumaryanti; I Komang Lindayani; Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1535

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi dan diberikan sedini mungkin setelah ibu melahirkan. Kebijakan pemberian ASI antara lain Inisiasi Menyusui Dini (IMD) membantu ibu menyusui sedini mungkin setelah melahirkan sudah tertuang dalam Standar Prosedur Operasional di RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pertama menyusui pada ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI.  Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Maret  - 15 Mei 2021 di Ruang  Nifas RSD Mangusada Kabupaten Badung.  Jenis penelitian analitik dengan metode pendekatan cross sectional, data yang dikumpulkan adalah data primer waktu pertama menyusui ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI dengan jumlah sampel 55 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi.  Data dianalisis dengan menggunakan uji Fishers Exact Test dengan nilai p <0,001. Hasil penelitian dari 35 orang ibu post seksio sesaria yang menyusui dengan waktu pertama menyusui >6 jam terdapat 45,7% yang mengalami bendungan ASI. Terdapat  hubungan yang signifikan antara waktu pertama menyusui  dengan kejadian bendungan ASI.  Saran kepada petugas agar meningkatkan informasinya dalam hal perawatan payudara dan  pemberian ASI segera setelah melahirkan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku.
Gambaran Pelayanan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani I Tahun 2021 Ni Putu Widhiasih; Ni Ketut Somoyani; I Gusti Ayu Surati; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i1.1640

Abstract

Abstrak: Coronavirus disease (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang saat ini menyerang berbagai negara dan menjadi pandemi. Pada situasi pandemi COVID-19 ini, pemerintah membuat kebijakan adanya pembatasan hampir pada semua layanan rutin salah satu contohnya adalah pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Banyaknya ibu hamil yang melakukan pemeriksaan rutin ke Puskesmas , sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan dalam pemberian layanan Kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Metode: Jenis penelitian deskriptif, data yang diperoleh melalui kuesioner dan Cheklist kepada ibu hamil sebagai sampel yang berkunjung pada saat penelitian berlangsung sebanyak 44 ibu hamil (purposive sampling). Hasil dan Simpulan: Dari hasil penelitian didapati 59% dari 44 ibu hamil teratur melakukan pemeriksaan kehamilan, 100% pemeriksaan ibu hamil sesuai dengan standar (10T),  sebanyak 91% responden sudah melaksanakan protokol Kesehatan selama melakukan pemeriksaan dan sebanyak 96% tenaga kesehatan sudah menerapkan protokol kesehatan. Saran kepada peneliti selanjutnya agar melanjutkan penelitian dengan melakukan penambahan metode penelitian disamping secara kuantitatif juga dilakukan secara kualitatif.Kata kunci: Pelayanan ibu hamil, pandemi Covid-19 Abstract: Coronavirus disease (COVID-19) is an infectious disease that is currently attacking various countries and has become a pandemic. In this COVID-19 pandemic situation, the government has made a policy of limiting almost all routine services, one example of which is maternal and neonatal health services and other health care facilities. The number of pregnant women who carry out routine checks at the Puskesmas, so the government issued a policy in the provision of health services during the COVID-19 pandemic. Methods:This type of research is descriptive, data obtained through questionnaires and checklists to pregnant women as samples who visited during the study were 44 pregnant women (purposive sampling). Results and Conclusions: From the results of the study, it was found that 59% of 44 pregnant women regularly did prenatal checkups, 100% of pregnant women's examinations were in accordance with the standard (10T), 91% of respondents had implemented health protocols during the examination and 96% of health workers had implemented health protocols.  Suggestions to further researchers are to continue research by adding research methods in addition to quantitative as well as qualitative.Keywords: Maternity service, pandemic Covid-19
Hubungan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Kintamani VI Tahun 2022 Putu Cindy Anitya; Asep Arifin Senjaya; Ni Ketut Somoyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2075

Abstract

The main nutritional problems for toddlers were stunting and malnutrition. Stunting or short was one of the malnutrition which was characterized by a height that did not match the development of the child's age or height according to and causes disturbances in physical development which caused a decrease in cognitive, motoric abilities and decreased work performance. Children with stunting had an IQ (Intelligence Quotient) lower than normal children. The state of SEZ and maternal anemia during pregnancy would affect the growth and development of toddlers. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional status during pregnancy and the incidence of stunting in the working area of UPT.Puskesmas Kintamani VI in 2022. This type of research was observational with a cross sectional design. The sample size was 29 people, from the cohort register. Bivariate analysis using Fisher's exact test. The frequency of pregnant women who have a LILA≥ 23.5 cm was 70.3, pregnant women with Hb 11 g/dl were 89.7%, toddlers experiencing stunting in 2022 were 20.7%. There was a relationship between the nutritional status of the mother during pregnancy and the incidence of stunting in the UPT working area. Puskesmas Kintamani VI in 2022 with a p value of 0.018. To the Puskesmas to improve health promotion, especially regarding nutrition during pregnancy.  
Gambaran Pengetahuan Ibu dan Praktik Pemberian Makan Pada Anak Usia 12-24 Bulan Dengan Malnutrisi di Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan Tahun 2022 Luh Ayu Adnyani; Gusti Ayu Marhaeni; Made Widhi Gunapria Darmapatni
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2147

Abstract

The increasing number of case of malnutrition in Selemadeg District shows that nutritional problem are still a public health problem. The incidence of malnutrition occurs due to ignorance and/or inability to prepare complementary food that can provide the needs of balanced and hygienic nutrition. The purpose of this study was to identify how the description of mother knowledge and feeding practices among children aged 12-24 months with malnutrition in Selemadeg District. This research is a descriptive research with cross-sectional approach. The population of this study were all mother who had children aged 12-24 months in Selemadeg District. The sampling technique is non probability sampling namely total sampling with total sampel 63 responden. The study found that the level of knowledge of responden in a good category was 90,47 %, most of practice levels (60,3 %) were in medium category and 54 % of respondens with a good knowledge have medium level of practice. Suggestion for health worker to organize councelling and demonstration of feeding practices esspesially about how to serve the foodsKeywords : Knowledges, child feeding practices, children aged 12-24 months, malnutrition.
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Postpartum Normal di Rumah Sakit Umum Payangan Gianyar Tahun 2022 Ni Made Devi Maharani; Ni Nyoman Suindri; Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2207

Abstract

Perubahan psikologi negatif seperti perasaan sedih, gelisah, jantung berdebar, reaksi terkejut, perhatian terganggu, konsentrasi buruk, pelupa, cemas, mudah terganggu bahkan depresi, jika dibiarkan berlarut-larut dan tidak mendapat penanganan maka akan terjadi komplikasi postpartum blues (kecemasan postpartum), depresi postpartum dan postpartum psikosis (Hershfield, 2015). Dari 60 orang ibu postpartum normal di RSU Payangan  6 diantaranya menunjukan gejala gangguan kecemasan. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan  ibu postpartum normal Di RSU Payangan Gianyar tahun 2022. Tujuan khususnya yakni mengidentifikasi karakteristik, tingkat kecemasan dan tingkat kecemasan berdasarkan karakteristik (usia, pendidikan,pekerjaan dan paritas).  Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional  serta teknik total sampling. Karakteristik responden berada pada rentang usia 20-35 tahun, berpendidikan menengah,IRT dan bersatus primipara. Dari 30 responden  sebagian besar tidak mengalami kecemasan yakni sebesar 66,7%, dan  lainnya 33,3%mengalami kecemasan ringan dan tidak ada yang mengalami kecemasan sedang maupun berat. Responden usia >35 tahun kebanyakan tidak mengalami kecemasan , yang berpendidikan tinggi cenderung tidak mengalami kecemasan, memiliki pekerjaan tetap dominan tidak mengalami kecemasan, multipara kebanyakan tidak mengalami kecemasan. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh bidan, institusi pendidikan dan peneliti selanjutnya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, pendidikan, serta penelitian yang terkait dengan kecemasan postpartum.
Hubungan Lingkar Lengan Atas Dan Indeks Masa Tubuh Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I Di Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Sukawati I Tahun 2021 Ni Nyoman Bujani; Ni Wayan Suarniti; Lely Cintari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2209

Abstract

Status gizi ibu hamil adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk mencegah terjadinya anemia. Pengukuran status gizi pada ibu hamil dilakukan dengan memeriksakan keadaan ibu hamil dengan menimbang berat badan, lingkar lengan atas (LILA), serta memeriksa kadar hemoglobin (Hb). Faktor yang mempengaruhi status gizi ditentukan oleh tinggi badan dan berat badan dengan metode Indeks Massa Tubuh (IMT). Status gizi yang kurang terhadap ibu hamil merupakan predisposisi anemia pada ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan LILA dan IMT dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan sampel dengan purposive sampling, berjumlah 100 ibu hamil trimester I di UPTD Puskesmas Sukawati I. Pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder dari register ibu hamil tahun 2021. Hasil analisis dengan uji chi square didapatkan hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara LILA dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I (p=0,006) dan ada hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian  anemia pada ibu hamil trimester I (p=0,015). Disarankan kepada petugas puskesmas agar lebih meningkatkan pengetahuan ibu tentang anemia dan meningkatkan asupan nutrisi bagi ibu hamil.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dengan Pilihan Cara Persalinan Oleh Ibu di Puskesmas Pembantu Batubulan Kangin Ni Made Rusmini; Ni Wayan Armini; Listina Ade Widya Ningtyas
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2216

Abstract

Masalah menonjol terkait dengan proses persalinan adalah tingginya tindakan seksio sesarea (SC) di Indonesia. Berdasarkan pengalaman empiris peneliti, bahwa pemilihan cara persalinan tindakan terjadi akibat kecemasan ibu terhadap persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan pilihan cara persalinan oleh ibu. Penelitian dilaksanakan dari April-Mei 2022 di Puskesmas Pembantu Batubulan Kangin. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan metode cross secsional. Populasi dalam peneltian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dengan jumlah 38 orang. Besar sampel adalah total populasi tanpa mempertimbangkan faktor janin maupun faktor ibu hamil. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui pemberian kuisioner kepada responden. Ibu hamil yang mangalami kecemasan 20 orang (52,6%) dan ibu hamil yang memilih persalinan dengan tindakan (SC) sebanyak 26 orang (68,4%). Uji analisis menggunakan uji chi-square dengan interpretasi hasil p=0,020. Simpulan penelitian terdapat hubungan antara tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dengan pilihan cara persalinan oleh ibu. Saran yang bisa diberikan kepada petugas di puskesmas dan pihak terkait agar memberikan pendampingan secara kontinyu pada ibu hamil terutama di saat menjelang persalinannya.
Hubungan Paritas dan Usia Ibu dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Rumah Sakit Umum Bali Royal Hospital   Ni Kadek Mila Artini; Ni Luh Putu Sri Erawati; Asep Arifin Senjaya
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2312

Abstract

Infant Mortality Rate is the main problems facing the world, because the success of health services can be measured and determined based on the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). The purpose of the study was to determine the relationship between parity and maternal age with the incidence of low birth weight at Bali Royal General Hospital in 2021. This type of research was an analytical correlation study using a cross sectional approach. The study was conducted in April-May 2022 using a non-probability sampling technique with the type of purposive sampling. The sample size used is 48 respondents. Data collection by taking data on the mother's age, parity, diagnosis and birth weight of the baby from the register or medical record. Analysis of the relationship between parity and LBW data using the coefficient contigency and analysis of the relationship between age and the incidence of LBW using chi-square. The results of the study were large respondents were mothers with moderate risk (58.3%), 95.8% low parity, as many as 29.2% occurred LBW. The conclusion is that there is no relationship between parity and the incidence of LBW infants at Bali Royal Hospital in 2021 with a p value of 0.081, there is a relationship between maternal age and the incidence of infant birth weight at Bali Royal Hospital in 2021 with a p value of 0.000. For research sites to provide more information and education to prospective pregnant women and pregnant women about the dangers of LBW risks.