cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019" : 7 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Media Interaktif White Board Animation untuk Guru Fisika Mustika Wati; Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah; Abdul Salam; Sri Hartini; Dewi Dewantara
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.761 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1782

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membekali guru fisika agar dapat membuat media interaksi menggunakan white board animation dalam pembelajaran fisika. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 24 orang guru Fisika yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk workshop pembuatan media interaktif menggunakan white board animation dengan tahapan diskusi dan praktik secara langsung. Hasil dari pengabdian ini para guru dapat membuat white board animation dalam berbagai materi fisika. Simpulan yang diperoleh yaitu kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memotivasi guru dalam membuat media interaktif menggunakan white board animation dan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Penggunaan media interaktif ini diharapkan membuat proses pembelajaran menjadi menarik  sehingga dapat memotivasi siswa dalam belajar fisika.This service aims to equip physics teachers to be able to create interactive media using white board animation in learning physics. This training activity was attended by 24 Physics teachers from various regions in South Kalimantan and Central Kalimantan. The method of implementing community service activities is carried out in the form of interactive media manufacturing workshops using white board animation with stages of discussion and hands-on practice. The results of this dedication teachers can make white board animation in various physics materials. The conclusion obtained is that service activities run smoothly and following the objectives to be achieved. This community service activity is expected to motivate teachers in making interactive media using white board animation and can be implemented in the learning process. The use of interactive media is expected to make the learning process interesting so that it can motivate students to learn physics.
Peningkatan Profesionalitas dan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Atiek Winarti; Syahmani Syahmani; Almubarak Almubarak; Iriani Bakti; Leny Leny; Restu Prayogi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.218 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1917

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini ialah meningkatkan ketrampilan guru dalam menulis artikel ilmiah. Metode kegiatan menggunakan sosialisasi formal. Sasaran kegiatan ini ialah guru SMAN 1 Amuntai Utara sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru telah mengetahui secara tepat mekanisme dan sistematika penulisan artikel ilmiah, serta proses publikasi artikel  ilmiah. Hasil kegiatan ini diharapakan para guru mampu mengaktulisasikan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan sehingga dapat meningkatkan profesionalitas dan kompetensi guru. Community service aims to improve the teacher's skills in writing scientific articles. The method of activity uses formal socialization. The target of this activity is 30 teachers of SMAN 1 Amuntai Utara. The results of the events showed that the teachers knew the mechanism and system of writing scientific articles, as well as the process of publishing scientific articles. It hoped that the results of this activity would enable the teachers to be able to activate the knowledge gained during the event to increase the professionalism and competence of teachers.
Pendampingan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Mirnawati Mirnawati; Eviani Damastuti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.439 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1781

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakatan ini bertujuan untuk melakuan mendampingi guru di SDN teluk dalam 1 sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dalam mengidentifikasi anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah bervariasi, demonstrasi, dan latihan. Khalayak sasaran kegiatan pendampingan Identifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif ini adalah warga sekolah SDN Inti Teluk Dalam 1 Banjarmasin yang meliputi Kepala sekolah, Guru kelas, Guru mata pelajaran, dan Guru Pendamping Khusus. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) menambah wawasan peserta terkait pentingnya pelaksanaan identifikasi bagi anak berkebutuhan khusus sebelum pemberian layanan pembelajaran, (2) peserta mendapatkan gambaran terkait prosedur pelaksanaan kegiatan identifikasi bagi anak berkebutuhan khusus, dan (3) guru-guru mampu mengidenifikasi beberapa anak berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.The implementation of community service aims to assist teachers in SDN Teluk Dalam  1 Bajarmasin as an schools organizing inclusive education in identifying children with special needs. The methods used are varied lectures, demonstrations, and exercises. Target audience for assistance activities Identification of children with special needs in this schools organizing inclusive education is a citizen of the SDN Inti Teluk Dalam 1 Banjarmasin, that  include the headmaster, Class teacher, Subject teacher, and Special Assistant Teacher. The results obtained from these community service activities are (1) increasing participants' insights regarding the importance of carrying out identification for children with special needs before providing learning services, (2) participants get an overview of the procedures for implementing identification activities for children with special needs, and (3) teachers is able to identify children with special needs in the school. 
Pendampingan Pengelolaan Laboratorium IPA bagi Guru SMA Negeri 1 Amuntai Arif Sholahuddin; Bambang Suharto; Rahmat Eko Sanjaya; Mahdian Mahdian; Parham Saadi; Noor Elfa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.66 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1919

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdiaan masyarakat ini ialah untuk meningkatkan keterampilan pengelola laboratorium dalam mengelola laboratorium IPA. Kegiatan ini melibatkan peserta yakni guru-guru mata pelajaran eksakta di SMAN 1 Amuntai. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah metode kombinasi yaitu ceramah, demonstrasi, dan sosialisasi formal dengan penyampaian materi secara teoritis (ceramah) tentang pengelolaan dan manajemen laboratorium IPA, kemudian diikuti dengan praktik lapangan di laboratorium IPA. Praktek lapangan berupa kunjungan ke laboratorium IPA untuk melakukan manajeman secara langsung dalam hal tata letak dan desain laboratorium IPA. Hasil kegiatan ini ialah peserta telah memperoleh wawasan dan pengetahuan terkait manajemen, pengelolaan dan K3 laboratorium. Artinya, kegiatan ini bisa menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas mutu dan pengelolaan laboratorium di sekolah.  The purpose of this community service activity is to improve the skills of laboratory managers in managing the science laboratory. This activity involved the participants, the exact subject of teachers at SMAN 1 Amuntai. The method of carrying out activities carried out is a combination method, namely lectures, demonstrations, and formal socialization with the delivery of theoretical material (lectures) about the management and management of the Natural Sciences laboratory, then followed by field practice in the Natural Sciences laboratory. Field practice in the form of a visit to the science laboratory to conduct direct management in terms of the layout and design of the science laboratory. The result of this activity is that the participants have gained insight and knowledge related to management, management, and laboratory K3. That is, this activity can be a guideline in improving the quality and management of laboratories in schools.
Pemahaman Wajib Belajar 12 Tahun di Sekolah Bawang Banjarmasin Mahmudah Hasanah; Mutiani Mutiani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.782 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1783

Abstract

Wajib belajar (Wajar) 12 tahun merupakan hak bagi seluruh rakyat Indonesia. Pelaksanaan Wajar 12 tahun  diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu lulusan dan mutu pendidikan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman wajar 12 tahun melalui pendampingan yang dilakukan di Sekolah Bawang Banjarmasin. Pemilihan lokasi didasari oleh peserta didik di Sekolah Bawang didominasi oleh anak gelandangan, kuli angkut, maupun remaja putus sekolah. Pelaksanaan pendampingan dilakukan setiap hari sabtu pada 21 April dan 12 Mei 2018. Penyampaian materi digunakan metode ceramah bervariasi serta mengedepankan prinsip pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013. Hasil pengabdian dipaparkan, yakni; 1) peserta didik yang mengenyam pendidikan di Sekolah Bawang Banjarmasin didominasi oleh masyarakat yang kurang mampu bekerja di Pasar Lima sebagai juru parkir, kuli angkut, buruh kupas bawang, 2) Sekolah Bawang Banjarmasin banyak memiliki buku yang tidak up to date sehingga tidak menarik perhatian peserta didik, dan 3) lingkungan di Sekolah Bawang Banjarmasin sangat kumuh. Hal ini dikarenakan lokasi berdekatan dengan pasar. Pengabdian masyarakat memberikan motivasi bagi peserta didik yang belajar di Sekolah Bawang karena mereka diberikan pengalaman belajar dengan metode yang beragam. Pengabdian masyarakat sebagai langkah konkret bentuk kepedulian sosial dari lembaga Program Studi Pendidikan IPS FKIP ULM.The 12-year compulsory education is a right for all Indonesian people. Implementation of the 12-year Fair is expected to be able to encourage improvement in the quality of graduates and the quality of education in Indonesia. This article aims to describe a reasonable understanding of 12 years through mentoring conducted at the Sekolah Bawang, Banjarmasin. The location selection is based on students in Sekolah Bawang which are dominated by homeless children, porters, and teenagers who drop out of school. The assistance is carried out every Saturday on April 21 and May 12, 2018. The submission of material used varied lecture methods and emphasizes the principles of the scientific approach in the 2013 curriculum. Service results are presented, namely; 1) students who study in Sekolah Bawang are dominated by people who are less able to work in Pasar Lima as parking attendants, porters, onion peel workers, 2) Sekolah Bawang have many books that are not up to date so that they do not attract the attention of participants students, and 3) the environment in Sekolah Bawang is very dirty. This is because the location is close to the market. Community service motivates students who study at Sekolah Bawang because they are given learning experiences with a variety of methods. Community service as a concrete step in the form of social care from the Social Studies Department FKIP ULM.
Penguatan Kompetensi Guru dalam Optimalisasi Fungsi Laboratorium Arif Sholahuddin; Ratna Yulinda; M Fuad Sya'ban; Rasidah Rasidah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.062 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1784

Abstract

Laboratorium sebagai sarana pembelajaran IPA memiliki fungsi sangat penting dalam menfasilitasi peserta didik membangun kompetensi ilmiah. Oleh karena itu diperlukan manajemen yang tepat oleh pengelola yang memiliki kompetensi. Kegiatan workshop ini dilakukan untuk memperkuat kompetensi guru dalam optimalisasi fungsi laboratorium IPA. Kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah-tanya jawab, diskusi, praktik laboratorium berbasis inquiry dan latihan implementasi manajemen laboratorium di laboratorium sekolah. Peserta kegiatan sebanyak 19 orang guru IPA SMP di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. Kegiatan workshop ini mampu memperkuat pengetahuan dan keterampilan guru SMP dalam pengelolaan laboratorium dan keterampilan merancang dan melaksanakan praktikum berbasis guided inquiry serta kemampuan menerapkan hasil workshop di laboratorium IPA sekolah. Peserta workshop sangat antusias selama mengikuti kegiatan dan merasa sangat terbantu dalam mengatasi kendala dan permasalahan yang dialami guru-guru IPA di sekolah masing-masing. Perlu perluasan peserta workshop di berbagai daerah agar mampu meningkatkan peran laboratorium dalam mendukung tujuan pembelajaran IPA yang meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan ilmiah peserta didik.The laboratory has a very important function as a means of science learning to facilitate students to build their scientific competences. Therefore, we need proper management which is performed by the competent laboratory managers. This workshop was conducted to strengthen the teachers’ competence in optimizing the functions of a science laboratory. The workshop methods including lectures, discussions, inquiry-based laboratory practices and implementation of school’s laboratory management. The participants were 19 junior high school science teachers in Banjarmasin City and Banjar Regency. This workshop was able to strengthen teachers’ knowledge and skills in mining school’s laboratory, teachers’ skills to design and implement guided inquiry-based practicum, and teachers’ ability to apply skills in managing science laboratory. The participants appear very enthusiastic during the workshop and they felt greatly helped in overcoming many laboratory obstacles and problems. It is necessary to expand the workshop’s participants in various regions in order to increase the role of laboratories in supporting science learning objectives which include scientific knowledge, attitudes, and skills of students. 
Pelatihan Media Berbasis E-learning Menggunakan Kahoot! untuk Guru Fisika Suyidno Suyidno; Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah; Abdul Salam; Mastuang Mastuang; Fauzia Dwi Sasmita; Nor Hanifah; Rizki Ramadhan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.468 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1779

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di beberapa sekolah di Banjarmasin, diketahui bahwa proses pembelajaran fisika jarang dikaitkan dengan penggunaan teknologi, seperti penggunaan media berbasis e-learning dalam pembelajaran. Oleh karena itu perlu pembekalan kepada guru fisika SMP/ SMA/sederajat tentang penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, salah satunya penggunaan media berbasis e-learning menggunakan kahoot!. Tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan pelatihan dengan tujuan melatih penggunaan media berbasis e-learning menggunakan kahoot! dalam pembelajaran fisika. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui metode demonstrasi dan praktik secara langsung membuat media pembelajaran menggunakan kahoot! . Kegiatan ini dihadiri oleh 17 orang guru fisika. Hasil akhir kegiatan pengabdian ini ialah  dihasilkannya media berbasis e-learning menggunakan kahoot! dalam pembelajaran fisika.  Media ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan minat peserta didik dalam belajar fisika.Based on observation result in schools in Banjarmasin, physics learning seldom to utilize technology, such as e-learning-based media. Therefore, physics teachers in high school need to be supplied with technology utilization in the learning process. In this dedication to society, the supplied e-learning-based media to the teachers is Kahoot!. The team conducted training to exercise utilization of Kahoot! in physics learning. This program intends to produce e-learning-based media using Kahoot! and international in physics learning. Community service activities are carried out through demonstration methods and practices that directly create learning media using Kahoot!. This activity was attended by 17 physics teachers. The final result of this community service activity is the production of e-learning based media using Kahoot! in learning physics. This media can be used as an alternative to increasing students' interest in learning physics.

Page 1 of 1 | Total Record : 7