cover
Contact Name
Anastasia Cinthya Gani
Contact Email
anastasiag@fsrd.untar.ac.id
Phone
+6221-5663125
Journal Mail Official
jurnalvisual@fsrd.untar.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanagara Blok K Lt.4-5 Kampus I Jl. Letjen. S. Parman No.1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visual
Jurnal Visual berperan sebagai media yang menampilkan berbagai pemikiran sivitas akademika dan peneliti tentang hal-hal yang memiliki konteks dan relevansi dengan bidang seni rupa dan desain, sekaligus sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kebudayaan pada umumnya, sehingga diharapkan dapat menunjang pengembangan keilmuan seni rupa dan desain.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2022)" : 6 Documents clear
Spatial Relationships indoor-outdoor Interior Arsitektur “Rumah De Nijs Bik di Tanah Abang Heuvel 146” Sri Fariyanti Pane
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.18723

Abstract

Rumah peninggalan Belanda bergaya Indies menjadi bagian dari perkembangan arsitektur rumah tinggal di Indonesia. Selain teknologi dan gaya bangunan, kebutuhan ruang di dalam arsitektur rumah tinggal juga berkembang di mana spatial relationships (keterhubungan) indoor-outdoor interior arsitektur berubah. Aktivitas dan keterhubungan ruang di dalam dan luar bangunan berubah sesuai zaman. Perubahan budaya yang dibawa masyarkat Eropa khususnya Belanda menghasilkan akulturasi budaya yang mempengaruhi keterhubungan ruang rumah tinggal bergaya Indies dengan ciri sendiri dan mempunyai makna berbeda. Rumah keluarga De Nijs Bik di Tanah Abang Heuvel 146 mempunyai rangkaian aktivitas dan peristiwa melalui penggunaan ruang selama akhir abad ke-19 sampai abad ke-20. Keterhubungan ruang dalam interior dan luar arsitektur melalui bukaan dalam bangunan (pintu, jendela, lubang udara, dan penaikan/tangga). Pembagian bangunan yang terpisah depan dan belakang memperlihatkan dengan tegas posisi dan peran pemilik rumah dan pekerja di dalam lingkungan rumah sebagai ciri bagunan rumah tinggal gaya Indies yang mencerminkan karakter manusia maupun masyarakat pada masa itu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis dengan pendekatan metode sejarah heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi, serta pendekatan desain interior terkait hubungan ruang memakai metode space shyntax. Penelitian ini diharapkan dapat menyumbang historiografi desain interior periode Indies sehingga dapat dijadikan acuan dalam penelitian selanjutnya.Kata kunci: spatial relationships, interior, arsitektur, Indies
Studi Gaya Komunikasi Visual pada Karya Pemenang Bhayangkara Mural Festival 2021 Andreas Andreas; Sheren Juan Angela; Alvinna Suhartono; Mariati Mariati
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.18869

Abstract

Topik mural yang sedang ramai dibahas di publik menjadi inspirasi pada penelitian ini. Saat ini, masih panas pembahasan tujuan dibalik mural yang beredar di Indonesia. Ada yang beranggapan bahwa gambar mural memiliki kode terselubung dari pemural dan adapula yang beranggapan bahwa persepsi bagi individu yang melihat mural itu terlalu sensitif. Melalui penelitian ini, peneliti mengumpulkan karya dari pemenang lomba mural piala Kapolri 2021 untuk dibahas gaya komunikasi visualnya. Dengan pendekatan semiotika melalui grafis difokuskan pada beberapa hal yakni tipografi; warna; gambar; dan gaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara gaya komunikasi visual termasuk gaya seni dan visual pada karya pemenang lomba dengan pesan yang ingin disampaikan. Pesan juga meliputi tujuan dan fungsi dari mural. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif dengan 5 (lima) tahapan yaitu: (1)literature review; (2)visual data collection; (3)interview; (4)analysis; (5)define style. Data didapatkan bahwa pesan yang dapat diterima dengan baik pada mural adalah dalam bentuk tanda-tanda, gambar, imaji, maupun teks verbal. Namun, dalam konteks kompetisi, tanda-tanda yang serupa cenderung dihindari untuk tidak terjadinya kesamaan gagasan. Kata kunci : mural, desain komunikasi visual, semiotika
Mural “Wall Schooling” sebagai Sarana Belajar Bahasa Inggris: Studi Kasus Anak Usia Sekolah di Bulak Simpul Kalideres, Jakarta Barat Noeratri Andanwerti; Niken Widi Astuti; M. Nashir Setiawan
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.18917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses pembelajaran membaca dan juga menulis dalam bahasa Inggris dibantu dengan kegiatan membuat mural. Mural adalah gambar atau lukisan di media dinding, tembok atau media luas lainnya yang bersifat permanen. Sekolah dan keluarga memiliki peran sentral untuk menentukan keberhasilan pencapaian anak di dalam perkembangan bahasa, dan lewat membaca anak dapat meningkatkan penambahan kosa kata di dalam bahasa. Bahasa adalah dasar dari seorang anak memahami dan berinteraksi dengan lingkungan. Subyek dalam penelitian ini adalah anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif melalui tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian adalah proses belajar dapat dilakukan keempat subyek dengan bantuan mural sebagai media untuk mempermudah menulis dan membaca dalam bahasa Inggris. Kata kunci: mural, wall schooling, baca, bahasa Inggris, anak
Perancangan Webtoon Tentang Percaya Diri Remaja Menghadapi Insecurity Budi Darmo; Phelia Edria; Ariani Wardhani
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.19116

Abstract

Abstrak— Di era digital, insecurity menjadi permasalahan remaja saat ini. Karena ketidakpercayaan diri, remaja membutuhkan media pesan yang inspiratif saat ini, salah satunya berupa cerita komik webtoon yang sedang terkenal oleh remaja Indonesia. Perancangan webtoon ini bertujuan untuk menampilkan visual cerita komik webtoon yang dapat menginspirasi remaja untuk percaya diri, yang berjudul "Dibalik Diriku". Dalam merancang webtoon ini, metode perancangan yang dipakai menggunakan teori Mc.Cloud dan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara psikolog, kuesioner target remaja, serta observasi webtoon. Dalam perancangan ini, menggunakan jenis ilustrasi proporsional simple manga, warna soft color, dan tipografi Anime ace BB, dengan scrolling panel. Komik berisi 5 episode: prolog, 3 cerita berseri, dan epilog, yang masing-masing episode memiliki 10-50 halaman panel 800 x 1280 px. Cerita seri webtoon ini, memiliki 3 tokoh karakter utama bernama Arunika, Jevian, dan Calandra yang masing-masing karakternya memiliki trigger insecure, yaitu fisik, kemampuan, dan pencapaian. Kata kunci: insecure, perancangan, percaya diri, remaja, webtoon.
Analisis Penggunaan Hot-Desking Workstation Untuk Hybrid Working Angelika Revy; Maitri Widya Mutiara
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.19543

Abstract

Abstrak — Sistem hybrid working yang diterapkan setelah pandemi Covid-19 memiliki dampak yang melelahkan bagi para pekerja, karena lingkungan kerja yang berubah setiap hari antara bekerja dari rumah dan bekerja di kantor. Dengan sistem hybrid working ini, pekerja memiliki dua ruang untuk bekerja: rumah dan kantor, sehingga memiliki pengaruh terhadap efisiensi tempat kerja. Kebutuhan energi pada ruang kantor juga perlu dihemat dengan mengoptimalkan penggunaan ruang. Salah satu solusi yang diterapkan berupa sistem hot-desking pada workstation di kantor Lazada Indonesia. Hot-desking adalah sistem atau cara kerja yang membuat para pekerjanya bekerja dalam satu ruangan secara bersama-sama atau satu meja secara bergantian dalam waktu yang berbeda. Dengan sistem tersebut, karyawan dibebaskan bekerja di meja manapun. Hot-desking yang dirancang bertujuan efisien untuk hybrid working, nyaman untuk berpindah dan mengatur barang pribadi, dan mendukung privasi karyawan dalam bekerja. Setelah melakukan pengumpulan data karyawan kantor Lazada dengan studi literatur, workstation dirancang dengan tema dan warna yang sesuai dengan perusahaan Lazada Indonesia, dengan desain yang leluasa dan storage yang mendukung kebutuhan pengguna. Tema fresh and lively menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dinamis, dan memberikan motivasi untuk karyawan sehingga lebih produktif ketika berpindah dari rumah ke kantor. Perancangan furnitur workstation menggunakan material plywood dengan finishing HPL untuk top table dan storage, stainless steel untuk kaki meja, frosted acrylic untuk partisi, dan HPL sebagai finishing. Kata kunci: Furniture; Hybrid Working; Kantor; Karyawan; Workstation;
Karakteristik Fisik dan Spasial Arsitektur Kolonial Belanda pada Museum Perumusan Naskah Proklamasi Panca Aditama; Andrey Caesar
VISUAL Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v17i2.20005

Abstract

Abstrak— Bangunan bersejarah kolonial Belanda terletak dijalan imam bonjol 1, kelurahan Menteng, kecamatan Menteng Kota Jakarta Pusat. Bangunan ini memiliki langgam arsitektur kolonial Belanda, bangunan berawal dari rumah tinggal Laksamana Muda Tadashi Maeda, kepala kantor penghubung Angkatan laut Jepang, pada tahun 1992 bangunan ini berubah fungsi menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan diresmikan oleh Kemendikbud. Bangunan ini di desain oleh Johan Frederik Lodewijk Blankenberg dengan ciri khas arsitektur kolonial Belanda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mencari data primer yang bertujuan untuk mejelaskan perubahan fungsi rumah tinggal menjadi Museum Perumusan Proklamasi serta mengetahui karakteritik fisik dan spasial arsitektur kolonial Belanda melalui teori Habraken (1988) tentang sistem spasial menjelaskan Pola ruang bangunan, orientasi bangunan dan hirarki pada bangunan, konfigurasi fisik mejelaskan wujud fisik bangunan, material bangunan dan pembatas ruang dalam bangunan dan sistem stalistik mejelaskan atap bangunan, kolom bangunan dan bukaan pada bangunan. Kata kunci: Museum, Karakteristik Fisik dan Spasial, Arsitektur Kolonial Belanda

Page 1 of 1 | Total Record : 6