cover
Contact Name
Fariz Al-Hasni
Contact Email
al.ihkam@uinmataram.ac.id
Phone
+6285934327883
Journal Mail Official
al.ihkam@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Berugak Journal, Jln. Pendidikan No. 35, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Ihkam: Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram
ISSN : 20881169     EISSN : 27146391     DOI : https://doi.org/10.20414/alihkam
Core Subject : Religion, Social,
Al-Ihkam Journal is one of the Faculty Sharia journals of the Departement Islamic Family Law (Ahwal Syakhshiyyah) Universitas Islam Negeri Mataram, which intensely tries to respond, criticize, and comprehensively analyze related issues in contemporary Islamic Family Law from various scientific perspectives.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2023): Desember" : 10 Documents clear
PONDASI KETAHANAN KELUARGA DALAM PRESPEKTIF ISLAM DI ERA ARUS GLOBALISASI Akhmad Rifai; Nofa Nur Rahmah Susilawati
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9750

Abstract

Perkembangan globalisasi saat ini menjadi ssebuah tantangan bagi keluarga yang perlu disikapi secara selektif dan kritis. Ini karena dampak yang menyertai seperti pergeseran peran ayah dan ibu dalam keluarga, sifat konsumtif yang menjadi trend gaya hidup seseorang, adanya keterbukaan informasi tanpa batas, dan degradasi moral manusia. Keluarga sebagai azas peradaban terkecil dalam Islam memiliki peranan utama dalam merespon tantangan tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana ketahanan keluarga menghadapi tantangan tersebut harus terus eksis sebagai bentuk keluarga berkepribadian Islami. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan jenis deskriptif analitik dan pendekatan kualitatif. Adapun observasi yang dilakukan menggunakan studi pustaka. Setidaknya ada empat fokus utama dalam pembentukan ketahanan keluarga yakni : 1) Penanaman nilai spiritual sebagai pondasi dasar, 2) Implementasi sistem keluarga Islami, 3) Pendidikan anak sedari dini, 4) Menumbuhkan kesadaran bagi anggota keluarga akan adanya sanksi sosial sebagai konsekuensi dari perbuatan negatif yang dilakukan. Hasil tulisan ini memerlukan langkah lebih lanjut dari berbagai pihak baik dalam sektor pemerintahan sebagai pembuat kebijakan, hingga tingkat KUA. Selain itu, kerjasama dalam sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat hingga ditingkat RT melalui penyuluhan dan sosialisasi efektif pun diperlukan..
THE ROLE OF FAMILY IN IMPROVING FAMILY ECONOMIC STABILITY Januar Adi; Hais Fadila
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9751

Abstract

Stabilitas ekonomi keluarga memiliki peran yang krusial dalam mencapai kesejahteraan keuangan dan kehidupan yang berkelanjutan. Dalam jurnal ini, kami membahas peran keluarga dalam meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga dan faktor-faktor yang berkontribusi pada pencapaian tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penting, seperti penanaman nilai-nilai keuangan, pendidikan keuangan, pengelolaan anggaran keluarga, pembentukan cadangan dana darurat, perencanaan investasi, pengembangan keterampilan keuangan, komunikasi dalam keluarga, dan pemanfaatan sumber daya komunitas. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka deskriptif yang sumbernya dari jurnal. Hasil penelitian menunjukan bahawa penanaman nilai-nilai keuangan dalam keluarga menjadi dasar yang kuat untuk membentuk sikap dan perilaku yang bertanggung jawab terhadap keuangan. Meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga membutuhkan kesadaran akan pentingnya keuangan, pendidikan yang kuat, komunikasi terbuka, dan akses ke sumber daya yang relevan. Implikasi jurnal ini menyoroti pentingnya program pendidikan keuangan, kampanye kesadaran keuangan, pengembangan kebijakan yang mendukung stabilitas ekonomi keluarga, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan pribadi.
SPIRITUAL ASPECTS OF THE FAMILY FROM AN ISLAMIC PERSPECTIVE AND ITS ROLE IN SHAPING A CIVILISED SOCIETY Oneng Nurul Bariyah; Usman Al Farisi
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9752

Abstract

Permasalahan Keluarga yang terjadi dalam masyarakat sangat mempengaruhi tatanan kehidupan sosial masyarakat. Tingginya Kasus perceraian dan Kekerasan dalam rumah tangga meningkatkan tingginya angka perceraian. Terjadinya keretakan keluarga sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial sehingga tidak selaras dengan tujuan keluarga dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, paper ini menjelaskan aspek-aspek spiritual keluarga dan perannya sebagai basik pembentukan masyarakat beradab. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif filosofis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pernikahan sebagai awal terbentuknya keluarga merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi bangunan keluarga yang sesuai dengan syari’at Islam. Pernikahan dalam Islam berlandaskan nilai-nilai ilahiyah tauhidiyah. Sehingga keluarga yang dibangun bernilai ibadah. Aspek spiritualitas menjiwai seluruh aktifitas anggota keluarga baik sebagai suami, isteri, maupun anak-anak. Tatanan keluarga dibangun secara terencana meliputi aspek spiritual, material, maupun psikologis. Terlaksananya fungsi-fungsi keluarga dengan baik menjadi faktor penentu terbangunnya masyarakat yang beradab. Keluarga sebagai tempat awal Pendidikan menentukan bangunan masyarakat yang berpendidikan sehingga mampu melakukan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Faktor Pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan material masyarakat sehingga kemajuan dapat tercapai. Peradaban masyarakat yang maju ditentukan oleh kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga sesuai dengan perkembangan teknologi. Terpenuhinya kebutuhan primer keluarga seperti sandang, pangan, dan papan dengan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan merupakan pondasi terbentuknya masyarakat yang beradab.
SIGNIFIKANSI KEPERCAYAAN SUAMI ISTRI DALAM MEMBENTUK KEHARMONISAN KELUARGA PADA PASANGAN MUDA MUSLIM (Studi Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Kab. Lombok Barat) Sulis Setiawati; Abdullah
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.10016

Abstract

This research examines in depth two things, namely first, strategies for building trust between husband and wife in forming family harmony among young Muslim couples and second, the problems faced by husband and wife in building trust to form family harmony among young Muslim couples in Batu Putih Village, Sekotong District, Regency. West Lombok. The research method used in this research is a qualitative method, this research was carried out in Batu Putih village, West Sekotong District. The data collection methods used were observation methods, interview methods and documentation methods. The results of this research show that the Strategy for Building Trust between Husband and Wife in Forming Family Harmony in Young Muslim Couples in Batu Putih Village can be done in four ways, namely instilling honesty in the household, and the second is by instilling the nature of mutual trust in a household. respect and be wise in solving problems. There are three main underlying problems faced by husband and wife in building trust to form family harmony among young Muslim couples in Batu Putih Village, namely: poor communication relationships, the average economic condition of the community is low. and the Rights and Obligations of the Wife Ignored by the Husband.
PERTANGGUNG JAWABAN ORANGTUA TERHADAP ANAK YANG BEKERJA UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH DAN UU NO 35 TAHUN 2014 PERUBAHAN ATAS UU NO 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat) Sherina Pramasela; Hery Zarkasih
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.11369

Abstract

This research was motivated by researchers' attention to the phenomenon of minors working as the backbone of the family in Seteluk District, West Sumbawa Regency. The type of method used is a qualitative method with a juridical-empirical research approach. The data collection methods used were observation and interviews. The researcher explains the form of parental coverage for children who work to help the family's economy in Seteluk District, West Sumbawa Regency, and uses children, parents, and village and sub-district governments as primary data sources. Data collection techniques in this thesis are observation and interviews. The data that has been collected is then analyzed and conclusions are drawn. The results of this research are the first form of parental coverage for children who work to help the family economy in Seteluk District, West Sumbawa Regency, namely providing a living and good nutrition, giving education rights to some working children, and giving children the right to participate.
PONDASI KETAHANAN KELUARGA DALAM PRESPEKTIF ISLAM DI ERA ARUS GLOBALISASI Rifai, Akhmad; Rahmah Susilawati, Nofa Nur
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9750

Abstract

Perkembangan globalisasi saat ini menjadi ssebuah tantangan bagi keluarga yang perlu disikapi secara selektif dan kritis. Ini karena dampak yang menyertai seperti pergeseran peran ayah dan ibu dalam keluarga, sifat konsumtif yang menjadi trend gaya hidup seseorang, adanya keterbukaan informasi tanpa batas, dan degradasi moral manusia. Keluarga sebagai azas peradaban terkecil dalam Islam memiliki peranan utama dalam merespon tantangan tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana ketahanan keluarga menghadapi tantangan tersebut harus terus eksis sebagai bentuk keluarga berkepribadian Islami. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan jenis deskriptif analitik dan pendekatan kualitatif. Adapun observasi yang dilakukan menggunakan studi pustaka. Setidaknya ada empat fokus utama dalam pembentukan ketahanan keluarga yakni : 1) Penanaman nilai spiritual sebagai pondasi dasar, 2) Implementasi sistem keluarga Islami, 3) Pendidikan anak sedari dini, 4) Menumbuhkan kesadaran bagi anggota keluarga akan adanya sanksi sosial sebagai konsekuensi dari perbuatan negatif yang dilakukan. Hasil tulisan ini memerlukan langkah lebih lanjut dari berbagai pihak baik dalam sektor pemerintahan sebagai pembuat kebijakan, hingga tingkat KUA. Selain itu, kerjasama dalam sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat hingga ditingkat RT melalui penyuluhan dan sosialisasi efektif pun diperlukan..
THE ROLE OF FAMILY IN IMPROVING FAMILY ECONOMIC STABILITY Adi, Januar; Fadila, Hais
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9751

Abstract

Stabilitas ekonomi keluarga memiliki peran yang krusial dalam mencapai kesejahteraan keuangan dan kehidupan yang berkelanjutan. Dalam jurnal ini, kami membahas peran keluarga dalam meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga dan faktor-faktor yang berkontribusi pada pencapaian tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penting, seperti penanaman nilai-nilai keuangan, pendidikan keuangan, pengelolaan anggaran keluarga, pembentukan cadangan dana darurat, perencanaan investasi, pengembangan keterampilan keuangan, komunikasi dalam keluarga, dan pemanfaatan sumber daya komunitas. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka deskriptif yang sumbernya dari jurnal. Hasil penelitian menunjukan bahawa penanaman nilai-nilai keuangan dalam keluarga menjadi dasar yang kuat untuk membentuk sikap dan perilaku yang bertanggung jawab terhadap keuangan. Meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga membutuhkan kesadaran akan pentingnya keuangan, pendidikan yang kuat, komunikasi terbuka, dan akses ke sumber daya yang relevan. Implikasi jurnal ini menyoroti pentingnya program pendidikan keuangan, kampanye kesadaran keuangan, pengembangan kebijakan yang mendukung stabilitas ekonomi keluarga, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan pribadi.
SPIRITUAL ASPECTS OF THE FAMILY FROM AN ISLAMIC PERSPECTIVE AND ITS ROLE IN SHAPING A CIVILISED SOCIETY Bariyah, Oneng Nurul; Al Farisi, Usman
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.9752

Abstract

Permasalahan Keluarga yang terjadi dalam masyarakat sangat mempengaruhi tatanan kehidupan sosial masyarakat. Tingginya Kasus perceraian dan Kekerasan dalam rumah tangga meningkatkan tingginya angka perceraian. Terjadinya keretakan keluarga sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial sehingga tidak selaras dengan tujuan keluarga dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, paper ini menjelaskan aspek-aspek spiritual keluarga dan perannya sebagai basik pembentukan masyarakat beradab. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif filosofis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pernikahan sebagai awal terbentuknya keluarga merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi bangunan keluarga yang sesuai dengan syari’at Islam. Pernikahan dalam Islam berlandaskan nilai-nilai ilahiyah tauhidiyah. Sehingga keluarga yang dibangun bernilai ibadah. Aspek spiritualitas menjiwai seluruh aktifitas anggota keluarga baik sebagai suami, isteri, maupun anak-anak. Tatanan keluarga dibangun secara terencana meliputi aspek spiritual, material, maupun psikologis. Terlaksananya fungsi-fungsi keluarga dengan baik menjadi faktor penentu terbangunnya masyarakat yang beradab. Keluarga sebagai tempat awal Pendidikan menentukan bangunan masyarakat yang berpendidikan sehingga mampu melakukan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Faktor Pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan material masyarakat sehingga kemajuan dapat tercapai. Peradaban masyarakat yang maju ditentukan oleh kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga sesuai dengan perkembangan teknologi. Terpenuhinya kebutuhan primer keluarga seperti sandang, pangan, dan papan dengan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan merupakan pondasi terbentuknya masyarakat yang beradab.
SIGNIFIKANSI KEPERCAYAAN SUAMI ISTRI DALAM MEMBENTUK KEHARMONISAN KELUARGA PADA PASANGAN MUDA MUSLIM (Studi Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Kab. Lombok Barat) Setiawati, Sulis; Abdullah
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.10016

Abstract

This research examines in depth two things, namely first, strategies for building trust between husband and wife in forming family harmony among young Muslim couples and second, the problems faced by husband and wife in building trust to form family harmony among young Muslim couples in Batu Putih Village, Sekotong District, Regency. West Lombok. The research method used in this research is a qualitative method, this research was carried out in Batu Putih village, West Sekotong District. The data collection methods used were observation methods, interview methods and documentation methods. The results of this research show that the Strategy for Building Trust between Husband and Wife in Forming Family Harmony in Young Muslim Couples in Batu Putih Village can be done in four ways, namely instilling honesty in the household, and the second is by instilling the nature of mutual trust in a household. respect and be wise in solving problems. There are three main underlying problems faced by husband and wife in building trust to form family harmony among young Muslim couples in Batu Putih Village, namely: poor communication relationships, the average economic condition of the community is low. and the Rights and Obligations of the Wife Ignored by the Husband.
PERTANGGUNG JAWABAN ORANGTUA TERHADAP ANAK YANG BEKERJA UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH DAN UU NO 35 TAHUN 2014 PERUBAHAN ATAS UU NO 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat) Sherina Pramasela; Hery Zarkasih
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 15 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v15i2.11369

Abstract

This research was motivated by researchers' attention to the phenomenon of minors working as the backbone of the family in Seteluk District, West Sumbawa Regency. The type of method used is a qualitative method with a juridical-empirical research approach. The data collection methods used were observation and interviews. The researcher explains the form of parental coverage for children who work to help the family's economy in Seteluk District, West Sumbawa Regency, and uses children, parents, and village and sub-district governments as primary data sources. Data collection techniques in this thesis are observation and interviews. The data that has been collected is then analyzed and conclusions are drawn. The results of this research are the first form of parental coverage for children who work to help the family economy in Seteluk District, West Sumbawa Regency, namely providing a living and good nutrition, giving education rights to some working children, and giving children the right to participate.

Page 1 of 1 | Total Record : 10